Home » Han Hyo Joo » Sinopsis W – Two World Episode 8 – 2

Sinopsis W – Two World Episode 8 – 2

Your ads will be inserted here by

Easy Plugin for AdSense.

Please go to the plugin admin page to
Paste your ad code OR
Suppress this ad slot.

Sinopsis W – Two World Episode 8 – 2, bercerita tentang si pembunuh yang ternyata terjebak di dunia nyata dan diapun terus mencari keberadaan Kang Chul. Ketika dia bertemu dengan Yeon Joo, tanpa basa basi si pembunuh pun langsung menembak Yeon Joo, namun sebelum peluru sempat mengenai dahi Yeon Joo, Yeon Joo langsung menghilang dan kembali ke dunia webtoon. Untuk mengembalikan semuanya ke tempat semula, Kang Chul meminta Yeon Joo menggambar kalau semuanya hanya mimpi. Walaupun berat, Yeon Joo pun melakukannya.

Sinopsis W – Two World Episode 8 – 1

Sinopsis W – Two World Episode 8 – 2

sumber konten dan gambar dari MBC

Ternyata si pembunuh juga ikut pergi ke dunia nyata bersama Kang Chul saat itu dan disana dia mencari keberadaan Kang Chul. Dia bertanya pada manusia yang dia temui. Melihat si pembunuh tak punya wajah dan saat bicara yang keluar tulisan, tentu saja si manusia takut dan langsung kabur. Si pembunuh terus berjalan dan kemudian menemukan buku yang menulis akhir webtoon W dimana Kang Chul memutuskan bunuh diri tanpa mencari tahu siapa pembunuh keluarganya. Melihat itu si pembunuh marah dan merobek bukunya.

“Si pembunuh mengikutiku ke dunia sungguhan dan tahu semuanya. Ketika dia menyadari bahwa karakternya tidak ada lagi….dia menjadi marah. Orang yang menginginkan identitas si pembunuh terungkap….selain diriku adalah….tak lain pembunuh itu sendiri,” ucap Kang Chul.

SI pembunuh pergi ke sungai Han dan bertanya-tanya apa Kang Chul benar-benar sudah mati. “Dia sudah meninggal? Kang Chul sungguh sudah mati? Siapa bilang dia bisa bunuh diri? Aku sudah menantikan untuk membunuhnya dengan tanganku sendiri. Aku sudah menantikannya selama 10 tahun. Aku sudah menunggunya supaya dia bisa menemukanku. Jadi mana mungkin ini sudah berakhir? Mana mungkin akhirnya seperti itu?” ucap si pembunuh dengan tulisan.

Kang Chul bisa tahu kalau si pembunuh mengetahui tentang percobaan bunuh dirinya dan si pembunuh pun merasa marah, sehingga tulisan tamat itupun menjadi bersambung, karena si pembunuh lah yang menghalangi akhir cerita W. Si pembunuh ingin mengakhiri ceritanya bersama Kang Chul, dia tak ingin di tinggalkan sendiri dengan tujuan hidup yang tak jelas.

Dan sekarang, si pembunuh masih berkeliaran di dunia nyata, karena dia tak tahu cara kembali ke dunia webtoon. Mengetahui hal itu, Kang Chul jadi semakin cemas pada Yeon Joo karena si pembunuh ada di dunia nyata dan ingin membunuhnya.

Yeon Joo baru selesai mandi dan dia kepikiran pada Kang Chul. Tepat disaat itu telepon rumah Tuan Oh berbunyi dan Yeon Joo mengangkatnya. Ternyata itu adalah telepon dari si pembunuh.

“Kau. Apa kau sudah pulang?” tanya si pembunuh dan muncul tulisan di depan Yeon Joo. Tentu saja Yeon Joo kaget melihatnya. “Kau anaknya Seong Moo, bukan? Kau Yeon Joo, ‘kan? Kau wanita yang dinikahi Kang Chul,” ucap si pembunuh dan Yeon Joo ketakutan. Dia langsung mematikan teleponnya.

Dari mana si pembunuh tahu tentang telepon rumah Tuan Oh? Ternyata dia mengambilnya dari komputer yang ada di kantor editor webtoon W. Bukan hanya mengambil nomor tersebut, si pembunuh juga sudah membunuh orang yang punya komputernya.

Ketakutan dan panik, Yeon Joo langsung membangunkan Soo Bong dan mengajaknya pergi. Yeon Joo juga tak lupa membawa komputernya. Si pembunuh sampai ke rumah Tuan Oh dan untungnya, Yeon Joo sudah tak ada lagi disana. Namun si pembunuh ini benar-benar manusia hologram, dia bisa pindah kemana saja yang dia mau, dan untuk menemukan Yeon Joo, bisa dia lakukan dengan mudah.

Si pembunuh muncul tiba-tiba di depan mobil. Melihat itu Yeon Joo langsung menyuruh Soo Bong mundur, karena si pembunuh mengarahkan pistolnya pada Yeon Joo. Panik, Soo Bong langsung memundurkan mobilnya, tapi karena panik, Soo Bong malah menabrak tiang dan merekapun sudah tak bisa kemana-mana.

Si pembunuh kemudian melepaskan tembakannya dan mengarah ke dahi Yeon Joo. Tepat disaat peluru tinggal beberapa centi lagi mengenai dahi Yeon Joo, Yeon Joo menghilang dan peluru itu hanya mengenai kursi mobil.

Kemana Yeon Joo? Sekarang dia berada di mobil Kang Chul. Melihat Yeon Joo, Kang Chul langsung meminggirkan mobilnya. Dengan kondisi masih panik, Yeon Joo pun menceritakan tentang apa yang terjadi padanya. Kang Chul pun menenangkannya dengan cara mencium kening dan memeluknya. Setelah Yeon Joo sedikit tenang, dia kemudian merasa khawatir pada Soo Bong. Tapi ternyata si pembunuh tidak menyakiti Soo Bong. Si pembunuh langsung pergi setelah melihat Yeon Joo hilang. Kang Chul pun tahu akan hal itu dan memberitahu Yeon Joo kalau si pembunuh hanya mengincar Yeon Joo, jadi dia tidak akan menyakiti orang lain tanpa alasan. Yeon Joo sedikit lega namun dia jadi khawatir pada ibunya.

Kembali ke dunia nyata, Soo Bong lari terbirit-birit dari mobil dan tepat di depan rumah Tuan Oh, dia bertemu dengan Soo Sun yang baru datang dan hendak menemui Yeon Joo di rumah ayahnya. Masih dengan kondisi panik, Soo Bong mengajak Soo Sun pergi dan Soo Sun pun menurut walau tak tahu dengan apa yang terjadi.

Keputusan Soo Bong membawa pergi Soo Sun tepat, karena si pembunuh masih berada di rumah Tuan Oh. Disana dia menemukan tiket perjalanan Tuan Oh yang bertuliskan kalau tanggal 15 Agustus, Tuan Oh pulang ke Korea.

Tuan Oh dan teman-temannya sudah berada di pesawat menuju Korea. Ada salah satu penumpang menghampiri Tuan Oh dan meminta tanda tangannya. Orang itu adalah salah satu penggemar webtoon W. Tak lama kemudian seorang pramugari mengumumkan kalau mereka akan segera mendarat ke Seoul sekitar 30 menit lagi, jadi Tuan Oh pun memutuskan pergi ke Toilet.

Saat Tuan Oh berada di toilet, tiba-tiba muncul tulisan, “Kau siapa? Siapa aku? Dimana Kang Chul? Siapa aku? Kenapa kau tidak memberitahuku siapa aku sebenarnya? Siapa aku? Beritahu aku siapa aku ini.”

Tuan Oh ketakutan dan hendak keluar toilet, namun tangan si pembunuh tiba-tiba muncul dan menangkap tangan Tuan Oh.

Tepat disaat itu seorang pramugari lewat depan toilet dan mendengar suara seseorang terjatuh di dalam toilet. Setelah itu terdengar suara seperti orang berkelahi dan pramugaripun jadi panik. Dia terus memanggil-magil orang yang di dalam toilet. Namun tiba-tiba informasi toilet berubah dari “occupied” jadi “vacant” yang berarti toilet sekarang dalam keadaan kosong.

Kita kembali pada Yeon Joo dan Kang Chul. Kang Chul bertanya apa Tuan Oh tidak cerita apa-apa ada Yeon Joo dan Yeon Joo menjawab tidak, karena dia tak bisa menghubungi ayahnya. Ayahnya masih berada di dalam pesawat. Yeon Joo kemudian bertanya kemana Kang Chul mau pergi. Kang Chul tak menjawab, tapi dia mengajak Yeon Joo ke tempat tujuannya. Melihat apartemen yang di datangi Kang Chul, Yeon Joo pun bisa tahu kalau itu adalah kediaman So Hee.

Kang Chul menekan bel dan memanggil So Hee, namun tak ada jawaban dari dalam rumah. Yeon Joo bertanya ada masalah apa, namun Kang Chul tak memberitahu. Kang Chul bertanya apa Yeon Joo tahu tentang password rumah So Hee. Yeon Joo pun mencoba mengingat-ingat.

Flashback!
Soo Bong sangat tergila-gila pada karakter So Hee, sampai-sampai dia hendak menyuapi gambar So Hee dengan bakpau. Tentu saja Sun Mi dan Yoon Hee risih melihatnya. Sun Mi kemudian memberitahu Yeon Joo kalau Soo Bong sangat terobsesi dengan karakter So Hee. Saking terobsesinya, Soo Bong membuat So Hee tinggal di kamar no 702 karena itu adalah hari ulang tahun Soo Bong, 2 Juli. Sedangkan untuk password-nya adalah 2405 dan itu adalah nomor ponsel Soo Bong.

“So Hee tidak bisa lari dariku. So Hee, kau itu milikku,” ucap Soo Bong senang dan kemudian memeluk gambar So Hee. Ketiga wanita yang ada disitu pun menyebut Soo Bong menyedihkan.
Flashback End!

Yeon Joo pun memberitahu Kang Chul kalau password rumah Kang Chul adalah 2405. Saat dicoba ternyata benar, pintunya terbuka. Ketika Kang Chul hendak menemui So Hee, dia menyuruh Yeon Joo menunggu di balik dinding, dia tak memperbolehkan Yeon Joo masuk.

 

Lantai rumah So Hee, sudah dipenuhi dengan pecahan gelas dan bercak darah karena kakinya terluka. So Hee sendiri sekarang sedang menangis di samping kursi dengan tubuh yang mulai samar-samar. Kang Chul menghampiri So Hee dan So Hee berkata kalau sepertinya dia akan mati.

“Ada apa denganku? Tanganku menghilang. Lihat ini,” ucap So Hee dan Yeon Joo mendengarnya. Yeon Joo pun teringat dengan obrolan Kang Chul dan Do Yoon. Dia melihatnya di webtoon ketika dia kembali ke dunia nyata. Saat itu, Do Yoon memberitahu Kang Chul kalau tangan So Hee menghilang.

loading...

“Kakiku juga. Apa yang terjadi padaku?” tanya So Hee dan Kang Chul menyakinkan kalau semua itu karena So Hee sedang mabuk dan dia tidak kenapa-kenapa. So Hee percaya, namun ketika dia melihat cincin pernikahan yang Kang Chul pakai, So Hee kembali sedih dan patah hati. Penasaran dengan apa yang terjadi, Yeon Joo pun masuk. Dia kaget melihat So Hee seperti bayangan.

“Kupikir aku akan menikah denganmu suatu hari nanti….tapi apa aku ini? Aku ini apa? Aku ini apa?” tanya So Hee dan menangis.

“So Hee, ini cuma kesalahpahaman. Kau tahu sendiri itu pernikahan palsu. Itu semua palsu. Tak ada yang terjadi di antara kami,” ucap Kang Chul.

“Ini cuma salah paham?”

“Ya, benar. Apa yang kau khawatirkan? Kau sangat berharga bagiku. Kaulah orang terdekatku. Aku membutuhkanmu selama sisa hidupku,” ucap Kang Chul meyakinkan So Hee dan kepercayaan diri So Hee mulai kembali. Tubuhnya pun kembali nyata. Kang Chul pun memeluk So Hee dan meyakinkan kalau So Hee tidak akan mati, dia hanya sedang mabuk. Kang Chul kemudian menoleh ke arah Yeon Joo yang sedari tadi diam di belakang mereka.

So Hee sudah tertidur dan Yeon Joo mengobati lukanya. Melihat So Hee, Kang Chul pun teringat pada masa lalunya. Dimana dia dan So Hee masih memakai seragam sekolah. Saat itu Kang Chul mengaku kalau dia akan belajar teknik komputer. Sedangkan untuk menembak hanya akan dia jadikan hobi saja.

“Padahal aku berharap kau mendapatkan medali emas kedua di Olimpiade. Ayahmu nanti akan kecewa,” ucap So Hee.

“Aku bisa menjadi juara dunia di bidang komputer,” jawab Kang Chul.

“Hei. Kau itu bukan jenius yang bisa melakukan apa saja.”

“Aku ini memang jenius, tahu. Aku ini jenius. Kau tak tahu?”

“Apa?” ucap So Hee tak terima karena Kang Chul berkata seperti itu dengan ekspresi mengejeknya. So Hee pun langsung mencapit kepala Kang Chul dengan lengannya.

Kita kembali pada Kang Chul yang sekarang. Yeon Joo kemudian mengaku kalau dia sudah lupa bahwa So Hee lah karakter utama wanita di webtoon. Yeon Joo pun mengaku salah.

“Ini memang nasib mengerikan yang diciptakan ayahmu. Karakter buatan. Alasan untuk keberadaan suatu karakter. Bukankah itu kejam…karena hanya ada satu alasan….bagi keberadaan kita? Kami ini juga manusia,” ucap Kang Chul.

Di mobil, Yeon Joo terus menangis dan bergumam kalau semuanya jadi sangat kacau, karena bukan seperti itu skuel yang dia inginkan. Saat berhenti di lampu merah, Kang Chul memasang usb ke ponselnya dan menulis nama Oh Sung Moo. Setelah melihat Yeon Joo yang masih menangis, Kang Chul meneruskan tulisannya.

Di dalam lift, Yeon Joo masih terdiam dan Kang Chul kemudian jongkok. Dia mengikat sepatu Yeon Joo dan berkata kalau cuma itu kesempatannya. Dia kemudian bertanya apa dia sudah melakukan empat kegiatan yang romantis sekarang? Dan Yeon Joo menjawab kalau sekarang bukanlah waktu yang tepat untuk melakukan semua itu. Tanpa berkata sepatah katapun Kang Chul langsung menggenggam tangan Yeon Joo dan ketika pintu lift terbuka, Kang Chul menutupnya lagi. Dia membawa Yeon Joo ke atap gedung. Itu adalah tempat terakhir kali mereka bertemu, saat itu kang Chul dalam kondisi sekarat.

Kang Chul kemudian melepaskan tangan Yeon Joo dan memintanya berjanji satu hal padanya. “Ketika kau meninggalkan dunia ini lagi….bisakah kau menggambar sesuatu?” tanya Kang Chul. Dia ingin Yeon Joo menggambar mimpi.

“Adegan di mana aku bangun dari mimpiku. Segala sesuatu yang terjadi dua bulan lalu saat kita bertemu….sampai saat ini, buatlah itu seperti mimpi. Buatlah itu seperti mimpi panjang. Itu tidak sulit, ‘kan? Seharusnya tidak sulit kalau kau saja bisa menghidupkanku lagi. Cuma ini satu-satunya solusi yang kupikirkan. Kembali ke masa sebelum aku mengira kau adalah kunci kehidupanku,” ucap Kang Chul.

“Aku bertemu denganmu di sini untuk pertama kalinya. Aku mulai penasaran terhadapmu dan mencarimu. Karena itulah kau terus tertarik ke dalam dunia ini.”

 

“Aku harusnya tidak boleh mengetahui hal itu darimu. Aku bertemu ayahmu. Aku melakukan hal yang tidak seharusnya dilakukan.”

“ Setelah itu, pembunuh itu mengikutiku….dan juga mengacau di duniamu. Teman dekatku hampir menghilang.”

“Inilah yang paling penting. Kau tidak boleh mati. Aku tidak sanggup jika harus melihatmu mati. Semuanya akan baik-baik saja kalau kita kembali ke saat dimana kita belum pernah bertemu. Jika aku tidak bertemu denganmu, aku pasti takkan mencarimu. Aku juga takkan memikirkanmu. Dengan begitu, kau takkan tertarik ke dalam dunia ini. Aku takkan tahu semua ini dari kau. Aku takkan menembak ayahmu. Pembunuh itu juga takkan meninggalkan dunia ini. Tidak ada yang akan berada dalam bahaya. Terima kasih sudah menyelamatkanku. Aku tidak tahu bagaimana aku harus hidup, tapi aku sudah tahu sekarang. Aku harus hidup sesuai dengan nasibku. Jika mencari tersangka yang tak bisa kutangkap selama sisa hidupku….adalah alasan keberadaanku di dunia ini, maka aku harus melanjutkannya,” jelas Kang Chul panjang lebar.

“Apa yang kaupikirkan? Kau mengerti perkataanku?” tanya Kang Chul dan Yeon Joo mengiyakan dengan ekspresi sedih.

“Bisakah kau menggambarnya demi diriku? Gambarlah kalau ini semua mimpi…saat aku dirawat di RS. Mimpi yang bahkan tak bisa kuingat,” pinta Kang Chul dan kemudian memberikan USB pada Yeon Joo.

“Berjanjilah. Kau harus menggambarnya saat kau sudah pulang nanti. Jangan ragu sama sekali. Si pembunuh itu tidak perlu mengikuti alir cerita….jadi dia bisa muncul setiap saat. Jawab aku. Kita tidak punya waktu. Dia mungkin mendengar apa pembicaraan kita. Dia tidak punya karakter,” sambung Kang Chul dan Yeon Joo berjanji akan melakukannya.

“Baiklah kalau begitu. Sayang sekali kita cuma melakukan 4 kegiatan romantis. Padahal ada lebih dari 100 kegiatan romantis yang bisa dilakukan. Aku ingin memelukmu….tapi aku tak bisa. Karena itu akan membuatku ragu lagi,” ucap Kang Chul dan dia terus berjalan mundur.

“Kau mau pergi?” tanya Yeon Joo dan Kang Chul naik kepagar.

“Kita sudah kehabisan waktu, dan inilah satu-satunya solusi. Oh Yeon Joo…lupakanlah aku sekarang. Aku hanyalah karakter kartun. Kalau kau merindukanku…kau bisa pergi ke toko buku dan melihatku dalam komik. Mengerti? Jaga dirimu,” ucap Kang Chul dan kemudian menjatuhkan diri dari atap gedung.

Kita kemudian melihat Kang Chul terbaring di rumah sakit, dari mata Kang Chul yang masih tertutup, terlihat keluar air mata. Seperti permintaan Kang Chul, dia dikembalikan lagi pada saat dia berada di rumah sakit setelah mengalami penyerangan di atap gedung. Kang Chul membuka mata dan tepat disaat itu So Hee masuk dan memberitahu Kang Chul kalau mereka tidak mendapatkan petunjuk mengenai penyerang Kang Chul.

So Hee kemudian melihat pipi Kang Chul basah dan diapun bertanya apa Kang Chul habis menangis. Kang Chul mengusap pipinya dan benar ada bekas air mata. Dia pun berkata kalau dia sendiri tidak tahu kenapa dan sepertinya dia barusan bermimpi. Tapi Kang Chul tidak ingat dengan mimpinya.

Kang Chul kemudian minta diambilkan minum. Sambil mengambilkan minum, So Hee menyebut Kang Chul sembrono, karena dia naik ke atap gedung sendirian. Untungnya saja ada pelayan yang menemukannya dan Kang Chul pun masih bisa diselamatkan.

Apa yang terjadi pada Kang Chul adalah hasil gambar yang Yeon Joo buat. Yeon Joo kemudian melihat tangannya dan di jari manisnya masih terpasang cincin pernikahannya dengan kang Chul. Kang Chul juga terus melihat tangannya, walau disana sudah tak terpasang cincin pernikahan lagi. Yeon Joo pun menangis karena hubungannya dengan Kang Chul akhirnya berakhir.

Bersambung ke sinopsis W – Two Worlds Episode 9

loading...

Yang banyak dicari

  • Drakor two worlds 8 page 2
  • Sinopsis drama W eps 8 part 2
  • sinopsis film w eps 8 bagian 2
  • Sinopsis W episod 8
  • Sinopsis w eps 8 part 2
  • sinopsis w two world episode 8-2
  • Sinopsis W-Two World 8 part 2 Sinopsis Drama
  • sinopsis-w-two-worlds-episode-8-2/
No Comments

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *