Home » Jang Hyuk » Sinopsis Voice Episode 1 – 1

Sinopsis Voice Episode 1 – 1

Your ads will be inserted here by

Easy Plugin for AdSense.

Please go to the plugin admin page to
Paste your ad code OR
Suppress this ad slot.

Sinopsis Voice Episode 1 – 1, bercerita tentang Ji Hye, istri Jin Hyuk yang dibunuh oleh seseorang misterius. Sebelum dibunuh Ji Hye sempat menelpon 112 dan yang mengangkatnya adalah Kwon Joo, namun karena tak ada gerakan cepat atas pengaduan Ji Hye oleh polisi, jadi Ji Hye pun terbunuh. Tak lama kemudian polisi menemukan tersangka pembunuh Ji Hye, tapi Kwon Joo yang mendengar suara si pembunuh, dengan yakin mengatakan kalau bukan tersangka yang ditangkap itu pembunuh Ji Hye. Atas kesaksian Kwon Joo, si tersangka yang di tangkap polisi pun di bebaskan.

Sinopsis Voice Episode 1 – 1

sumber gambar dan konten dari OCN

Dalam gelapnya malam dan turun salju, seorang wanita yang sudah dalam kondisi babak belur terus belari menghindari seorang pria dengan pakaian serba hitam dan menggunakan tudung kepala.

Disebuah dermaga Jin Hyuk dan tim-nya sedang melakukan pengintaian. Penjahat yang mereka intai akhirnya datang dan Jin Hyuk langsung mengajak tim-nya untuk menangkap mereka. Tepat ketika Jin Hyuk hendak keluar mobil, istri Jin Hyuk menelpon namun tak diangkat oleh Jin Hyuk, bahkan Jin Hyuk sengaja meninggalkan ponselnya di mobil.,

Istri Jin Hyuk adalah wanita yang sedang dikejar-kejar penjahat. Karena Jin Hyuk tak mengangkat teleponnya, sang istri pun menghubungi 112 untuk meminta tolong. Orang yang mengangkat telepon istri Jin Hyuk adalah Kang Kwon Joo. Melihat wajah Kwon Joo tegang, rekannya pun ikut bicara dengan istri Jin Hyuk. Rekan Kwon Joo meminta istri Jin Hyuk untuk memberitahu alamatnya agar polisi bisa datang dan menyalamatkannya.

Setelah melihat ke sekelilingnya, istri Jin Hyuk menjawab kalau dia ada di sebelah gereja Banseok. Telepon tiba-tiba terputus dan Kwon Joo diminta untuk menelpon balik oleh rekannya. Namun Kwon Joo ragu melakukannya, sehingga rekannya lah yang menelpon bali. Apa yang rekan Kwon Joo lakukan malah membuat keberadaan istri Jin Hyuk ketahuan oleh si penjahat, semua itu karena suara dering ponsel ketika di telpon.

Kembali terhubung Kwon Joo langsung menanyakan keberadaan istri Jin Hyuk, namun istri Jin Hyuk tak menjawab karena dia menyadari keberadaannya ketahuan si penjahat. Istri Jin Hyuk hendak pergi ke tempat yang lebih aman, namun kepalanya di pukul oleh pejahat dan itu membuatnya terjatuh ke tanah dan tak punya tenaga lagi untuk lari.

Istri Jin Hyuk terus memohon untuk di lepaskan, bahkan dia berkata kalau bayinya ada di rumah. Namun si penjahat tak perduli, dia malah tersenyum dan berkata, “Makanya…. kenapa bertingkah?”

Setelah mengatakan itu si penjahat mengeluarkan bola besi dan memukulnya ke kepala istri Jin Hyuk. Kwon Joo sendiri shock mendengarnya. Dia dengan jelas mendengar istri Jin Hyuk dibunuh.

Tanpa tahu yang terjadi dengan istrinya, Jin Hyuk dan timnya menangkap penjahat dan berhasil. Karena keberhasilannya itu, Jin Hyuk dan timnya pun merayakannya dengan makan dan minum bersama. Tepat disaat mereka bersenang-senang, Dae Sik menelpon dan mengatakan kalau ada seorang wanita ditemukan tewas dengan bagian kepala hancur. Karena di dompet siwanita ditemukan KTP istri Jin Hyuk, jadi Dae Sik meminta Jin Hyuk menelpon istrinya untuk memastikan semuanya.

Jin Hyuk yang masih menganggap kalau istrinya baik-baik saja, langsung menelpon nomor istrinya. Namun ketika teleponnya benar-benar tak diangkat, Jin Hyuk terlihat sangat cemas.

Dalam kondisi mabuk dan sempoyongan, Jin Hyuk pergi ke lokasi dan dia langsung mengampiri jasad korban. Namun sebelum sampai ke jasad istrinya, Jin Hyuk melihat kotak nasi yang berserakan dan juga sebuah catatan yang berisi, “Kenapa pergi seperti itu? Kau lupa ulang tahunmu? Selamat ulang tahun, Aku cinta padamu, Detektif.”

Sampai di samping jasad korban, Jin Hyuk melihat tangan si wanita yang memakai gelang dan dia juga sedikit membuka penutup jasad. Dari sana, Jin Hyuk sudah bisa mengenali kalau wanita korban pembunuhan itu adalah istrinya.

“Aah kau bertingkah karena aku tidak pulang ? Yaa … Tidak ada yang akan memakannya. Kenapa membawakan aku itu?” ucap Jin Hyuk dan berusaha membangunkan istrinya. Tentu saja istrinya tak bangun karena dia sudah tak bernyawa. Jin Hyuk berbaring dan menyentuh kaki istrinya yang sudah luka-luka.

“Tadi malam jam 10 malam, seorang wanita dibunuh di sebuah gang kecil di Eunhyung-dong, Sungwun. Korban ternyata adalah istri dari Detektif Moo Jin Hyuk dari Kepolisian Regional Tim Kriminal Unit 1 Sungwun. Detektif Moo Jin Hyuk terkenal dengan beberapa prestasinya yang besar. Disaat sang suami sibuk dengan investigasi dan tidak pulang kerumah, Ny Heo sedang dalam perjalanan membawakan bekal disaat Ia diserang. Banyak orang yang bersimpati pada keluarga ini. Dalam kasus ini, korban telah menelpon 112, tapi mendapat gangguan saat menelpon sehingga akhirnya Ia meninggal. Saat ini kepolisian mendapatkan kritikan keras,” ucap seorang reporter tentang kasus kematian istri Jin Hyuk dan Kwon Joo di panggil untuk diperiksa.

“Kepolisian regional Sungwun mengumumkan petugas yang bertanggung jawab akan mendapat hukuman berat atas insiden ini, begitu juga kepala dari pusat panggilan darurat 112,” sambung pembaca berita dan kita diperlihatkan pada Kepala pusat panggilan darurat yang mengumumkan pengunduran dirinya.

Jin Hyuk terlihat sangat terpukul dengan kematian istrinya. Bahkan saat pemakamannya dia sampai tak bediri lagi ketika membalas penghormatan dari anggota timnya. Juniornya kemudian berkata kalau pembunuh istri Jin Hyuk sudah di tangkap, namanya Go Dong Chul. Dulu dia bekerja sebagai tukang pukul di klub Rambada di kawasan Yongjing dong. Mereka menjadikannya tersangka karena mereka menemukan baju yang bersimbah darah dan setelah dilakukan tes, darah yang ada dibaju itu adalah darah milik istri Jin HYuk.

Atasan Jin Hyuk menambahkan kalau sidangnya akan segera di gelar. Karena semua itu adalah kesalahan pusat panggilan darurat 112, jadi para atasan mereka ingin kasusnya segera ditutup dan memberikan Dong Chul hukuman seumur hidup.

“Hyung.. aku sudah lama sekali tak pulang, sehingga si bodoh itu membuatkan aku bekal.. dan ini yang terjadi. Aku bekerja agar kami bisa makan,” ungkap Jin HYuk dan mengeluh. Dia kemudian mengugkapkan kalau orang yang bernama Oh Dong Chul itu jangan sampai di bebaskan, karena kalau sampai dia bebas maka Jin Hyuk akan membunuhnya.

== Sidang Terakhir Kasus Pembunuhan Eunhyung Dong ==
Jaksa mengatakan kalau pada tanggal 25 November pukul 10:15 malam, tersangka Go Dong Chul melihat Heo Ji Hye yang sedang mengantar bekal untuk suaminya. Dong Chul memperkosanya dan karena korban memberontak jadi diapun membunuhnya. Jin Hyuk ada di ruang sidang dan dia menatap Dong Chul dengan tatapan benci. Apalagi pengacara Dong Chul mengatakan kalau malam itu dia mabuk dan dia tak ingat apa yang terjadi malam itu.

Kang Kwon Joo kemudian dipanggil untuk menjadikan saksi. Namun apa yang dia utarakan di ruang sidang malah menyatakan kalau Dong CHul bukanlah pembunuhnya karena suara Dong Chul sangat berbeda dengan si pembunuh Ji Hye. Suara pembunuh itu sangat mirip dengan pembunuh ayah Kwon Joo. Tentu saja semua orang tak percaya dengan ucapannya termasuk Jin Hyuk.

Ingin membuktikan apa yang dia katakan, Kwon Joo meminta rekaman Ji Hye di putar ulang dan hakim mengabulkannya. Jin Hyuk terlihat semakin terpuruk ketika mendengar suara rintihan istrinya. Sampai rekaman selesai, tak ada suara si pembunuh dan Kwon Joo berkata kalau seharusnya masih ada rekaman lain saat dia bicara dengan ayahnya melalui walkie talkie. Hakim pun berkata kalau hanya rekaman itu yang diberikan polisi pada pengadilan.

Kwon Joo tak percaya dan berkata pasti ada yang salah, karena dia benar-benar bicara dengan pelakunya. Dikatakan tak bersalah oleh Kwon Joo, tentu saja Dong Chul merasa senang, karena dengan begitu masih ada kesempatan baginya untuk bebas dan hukuman.

loading...

Menganggap Kwon Joo hendak melepaskan pembunuh Ji Hye, Jin Hyuk pun tak terima. Dia langsung berdiri dan menyuruh Kwon Joo bicara yang benar. Dalam kondisi seperti orang mabuk, JIn Hyuk menuduh Kwon Joo sudah dibayar oleh Dong Chul untuk membelanya. Jin Hyuk pun kemudian membuat keributan di ruang sidang, sehingga membuat hakim menunda persidangan.

“Saksi dari pusat panggilan darurat 112 memberi kesaksian bahwa suara pelaku tidak sama dengan terdakwa. Dengan ini, terdakwa Go Dong Chul mengubah pernyataannya. Namun menurut kantor polisi, rekaman suara saksi tidak pernah ada sama sekali. Kepolisian menyatakan kebingungan mereka dan tersebar banyak rumor mengenai kemungkinan korban punya koneksi dengan Go Dong Chul,” ucap seorang reporter.

== SUARA DALAM KEGELAPAN = 3 TAHUN SETELAH INSIDEN EUNHYUNG DONG ==
KEPOLISIAN REGIONAL SUNGWUN


Semua anggota tim panggilan darurat 112 sedang sibuk dengan pekerjaan mereka. Mereka menerima banyak pengaduan.

Kwon Joo melewati sebuah toko buku dan tepat disaat itu TV di toko buku menyiarkan berita tentang seorang kakek yang menerima telpon penipuan dan si cucu melaporkan kasus tersebut. Ketika mendengar suara rekaman dari si penipu, Kwon Joo langsung menelpon 112 dan mengatakan kalau dia punya informasi tentang kasus yang sedang di siarkan di berita. Sebelum dia mengatakan informasi yang dia tahu, Kwon Joo menyuruh anggota 112 untuk melihat beritanya lebih dulu.

Kwon Joo lalu berkata kalau penjahat yang melakukan telepon penipuan dalam berita itu adalah cucu dari kakek itu sendiri. Mendengar itu anggota 112 langsung bertanya dari mana Kwon Joo tahu.

“Ia berusaha mengubah suaranya menggunakan modular, tapi rekaman suaranya mirip dengan pola bicara, aksen dan cara bernapas cucunya. Suara manusia mirip dengan sidik jari. 99% kemungkinan kalau si cucu yang menciptakan skenario penipuan ini. Tolong investigasi,” ucap Kwon Joo dan menutup telepon.

Setelah berita tentang kasus kakek yang ditipu, sekarang beralih ke berita pembunuhan. Dimana korban yang bernama Nyonya Yu yang ditemukan dengan tengkorak kepala penyot dan tubuh dimutilasi beberapa bulan lalu di Gejeong Dong. Saat ini polisi menetapkan Tuan Jang selaku kekasih Nyonya Yu sebagai tersangka dan sekarang hendak di interogasi. Namun polisi gagal menemukan tersangka sat ini.

Kwon Joo menyebrang jalan dan dalam sebuah voiceover dia berkata, “Namaku Kang Kwon Joo. Aku memiliki kemampuan khusus yang tidak diketahui orang lain. Itu adalah … melihat dunia bukan dengan mata, melainkan dengan telinga.”

Tak mau mendengar semua hal yang ada disekelilingnya, Kwon Joo pun menggunakan earphone. Tepat disaat itu dia ditabrak oleh seorang pelajar SMA yang terlihat sedang tergesa-gesa. Di telepon, pelajar itu berkata, “Kau yakin aku dapat 100 dolar hanya dengan ngobrol denganmu? Tunggu teleponku, nanti akan kuhubungi di stasiun Eunhyung.

Seorang tersangka terus protes karena dia dipukuli sampai babak belur oleh seorang polisi yang sekarang tertidur di kursi. Polisi itu adalah Jin Hyuk. Dia sudah dipindahkan ke divisi patroli dan alasan dia memukuli orang itu adalah untuk mencaritahu keberadaan Dong Chul. Karena pria itu tak mau mengatakannya jadi Jin Hyuk pun memukulinya. Ya, walaupun sudah lewat 3 tahun, Jin Hyuk terus mencari keberadaan Dong Chul yang ternyata dibebaskan karena kesaksian dari Kwon Joo.

Dae Sik muncul dan bertanya pada seniornya yang menangani kasus pria yang dipukuli oleh Jin Hyuk, dia bertanya apa semuanya sudah diatasi? Karena dia banyak pekerjaan jadi tak bisa membantunya. Namun si senior menjawab tak mau, dia tak mau perduli. Dia menyuruh Dae Sik yang melaporkannya ke Kapten Jang.

Dae Sik kemudian mengajak Jin Hyuk pergi dan pria yang jadi tersangka itu kemudian menyadari kalau polisi yang memukulinya adalah suami dari wanita yang dibunuh oleh Dong Chul. Ntah apa yang pria itu pikirkan, dia malah membahas kembali kasus Dong Chul, bahkan dia sampai berkata, “Tidak heran istrinya mati tertusuk di jalan dan mati. Ini karena suaminya tolol!…”

Mendengar ejekan itu, emosi Jin Hyuk kembali tak stabil dan dia pun langsung memukuli pria itu sampai pingsan. Tak bisa mengendalikan Jin Hyuk, polisi yang lain pun sibuk menutupi kamera CCTV. Setelah memukuli Jin Hyuk pergi dan Dae Sik mengikutinya. Dia menyerahkan pria itu pada rekannya yang lain.

Seseorang menelpon Tuan Bae dan memintanya untuk membentuk tim Golden Time. Dengan setengah hati diapun menjawab akan mempertimbangkannya. Apa itu Golden Time? Yuk lanjut sinopsisnya…..

Di sebuah pertemuan, Kwon Joo menjelaskan, “Jarak kejadian 3 menit, 5 menit dan 10 menit, setelah insiden terjadi disebut golden time [waktu emas] dimana kita dapat menyelamatkan korban sebelum meninggal. Tujuan dari Tim Golden Time adalah, jangan sampai melewatkan golden time. Diharapkan dapat tiba di tkp dalam 3 menit setelah laporan dan menangkap tersangka dalam 10 menit. Tim Golden Time harus pergi lebih dulu sebelum tim lainnya. Sekian.”

“Jadi, maksudmu Unit Kriminal harus ada dibawah kendali pusat panggilan darurat 112 ? Begitu maksudmu ?” tanya Kapten Jang yang terlihat tak senang dengan pembentukan Golden Time dan Kwon Joo menjawab kalau maksudnya bukan dibawah kendali, namun mereka berangkat lebih cepat setelah menerima laporan.

“Hei, Nn Kang. Aku senang karena kau belajar di Amerika, tapi kau tidak paham dengan cara kerja polisi Korea. Ini berlawanan dengan hirarki kepolisian,” jelas Tuan Bae.

“Kalau begitu, jika ada kesalahan dengan sistem 112… karena tidak bisa datang tepat waktu, bagaimana kau akan bertanggung jawab? Terutama Kepolisian regional Sungwon yang paling rendah menanggapi panggilan. Bukankah itu sama dengan pembiaran kasus kriminal ?” tanya Kwon Joo balik.

“Apa ?!”

“Kau tahu maksudku. Kasus Songshin dong di bulan Februari. Kasus Hwami-dong di bulan Oktober. Penelpon meninggal karena sistem dan terapan prinsip kita. Bahkan penipuan via telpon di Buwol Dong Kasus itu dapat selesai dalam hitungan menit jika suaranya dapat dianalisa dengan benar,” ungkap Kwon Joo dan Kapten Jang langsung menyela dengan berkata kalau Kwon Joo tidak perlu membesar-besarkan masalah. Mereka seharusnya tak perlu bertentangan, menurut Kapten Jang, peraturan tetaplah peraturan.

“Itu sebabnya, kita harus maksimalkan fungsi dari Pusat panggilan darurat 112 dengan mengubah peraturan dan menyiapkan tim ekslusif yang dapat cepat bertindak pada laporan,” ucap Kwon Joo lagi.

Dae Sik menghampiri Jin Hyuk dan dengan marah bertanya kenapa dia memukuli pria itu. Dia meminta Jin Hyuk mengakhiri pencariannya terhadap Dong Chul. Namun Jin Hyuk enggan menjawabinya. Dia malah mengajak Dae Sik makan.

Saat Jin Hyuk berjalan pergi, Dae Sik langsung berkata kalau Kwon Joo sudah kembali ke kantor polisi mereka dan ditempatkan sebagai Kepala Pusat 112. Selain itu, Kwon Joo menerima jabatan itu dengan sukarela.
bersambung

 

loading...

Yang banyak dicari

  • sinopsis chief kim
  • sinop voice
  • sinopsis the girl
  • kdrama voice eps 1
  • sinopsis drama voice 2017
  • d-korea voice
No Comments

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *