Home » Chae Soo Jin » Chae Seo Jin » Sinopsis Positive Physique Episode 4

Sinopsis Positive Physique Episode 4

Your ads will be inserted here by

Easy Plugin for AdSense.

Please go to the plugin admin page to
Paste your ad code OR
Suppress this ad slot.

Sinopsis Positive Physique Episode 4 – berisikan tentang Hwan Dong yang menyetujui Hye Jung menjadi pemeran utama di filmnya. dan di episode ini juga kita di perlihatkan tentang masa lalu Hye Jung dan Hwan Dong dulu saat mereka masih menjadi sepasang kekasih.

Sinopsis Positive Physique Episode 3

Sinopsis Positive Physique Episode 4

sumber gambar dan konten dari Naver TV Cast

Hye Jung kini sudah sampai di tempat parkir, manajernya mengajak Hye Jung untk masuk. Namun Hye Jung mengatakan kalau ia akan masuk 20 menit lagi.

Sedangkan Hwan Dong kini ia sedang berlari dengan sangat kencang menuju ke tempat ia akan bertemu dengan Hye Jung nanti.

Kembali ke Hye Jung yang kini sedang melakukan peregangan kecil. Manajernya mengatakan kalau direktur sangat marah dan drama yang ditulis oleh Kim Won Suk sangat di nanti-nantikan. Manajernya mengatakan kalau yang menggantikan Hye Jung untk bermain sebagai pemran utama sudah di gantikan oleh Yoon Seo Kyung, manajernya juga memuji Seo Kyung cantik. Mendengar itu Hye Jung langsung menoleh ke arah manajernya, dan manajernya langsung terdiam. Hye Jung pun bertanya siapa yang lebih cantik dan manajernya pun menjawa Yoon Seo Kyung, lalu menghindari pukulan Hye Jung.

Hwan Dong kini sudah sampai, ia bernafas legah karena Hye Jung belum datang. Hwan Dong pun mengira kalau selebriti tidak pernah tepat waktu. karena menunggu Hye Jung cukup lama membuat Hwan Don tertidur.

Namun saat Hwan Dong  terbangun ia terkejur melihat Hye Jung yang ini sudah duduk di hadapannya. Hye Jung pun berkata kalau Hwan Dong memakai sepatu bot, Hwan Dong mengatakan kalau ia baru saja mengali tanah untuk latihan lebih bertenaga. Mendengar itu Hye Jung mengajak Hwan Dong untu melakukannya bersama karena ia juga harus diet. Hye Jung pun menanyakan apa Hwan Dung sudah menulis ulang kontraknya.

“Oh ya. Tentang itu… Kau bisa menganggap ini sebuah klub atau seperti kau sedang bermain game. Jangan marah.” Ucap Hwan Dong.

“Aku marah. Sutradara, aku tidak berakting sambil  berpura-pura sedang memainkan sebuah permainan.” Ucap Hye Jung.

“Begitu juga denganku. Jika aku akan mengatakan hal seperti itu, aku  seharusnya memilih kalimatku lebih baik. Aku salah bicara.” Ucap Hwan Dong, saat Hye Jung ingin mengambil kontak dan menandatanganinya, Hwan Dong menahan kontrak itu, “Aku tahu caramu menganggap dirimu sendiri sebagai seorang aktris dan caramu berakting sangat berharga bagimu. Aku bisa lihat kau tidak goyah dengan memilih untuk membintangi sebuah film pendek. Yang tidak akan kau sesali apapun hasilnya. Aku bisa melihat kalau kau sekeras batu, tapi juga fleksibel lewat tatapanmu. Aku menghargai semangatmu, tapi aku mengagumi jalan pendek yang sedang kau jalani. Apa yang aku berikan untukmu  sekarang mungkin terlihat kecil, tapi perbedaan yang dihasilkannya dalam hatimu tidak berbeda.Aku harap kau bisa mengerti ketulusanku dan benar-benar bisa jadi bahan pertimbanganmu.” Ucap Hwan Dong.

“Mereka memberimu 5 ribu dolar tapi kau memberiku 500 dolar? Kau benar-benar ahli dalam melebih-lebihkan.” Ucap Hye Jung sambil melihat ponselnya.

“Aku tidak bertanggung jawab dengan apa yang sudah kukatakan. Aku sudah menghabiskan waktuku dengan mencoba untuk mencaritahu tentang hidupku.” Ucap Hwan Dong, namun Hye Jung menyuruh Hwan Don untuk berhenti berkata bijak.

“Mereka tidak lagi menerima mahasiswa untuk jurusan seni dan kebudayaan. Dulu, ada begitu banyak tempat yang mendukung produksi sebuah seni.” Ucap Hwan Dong.

“Sebuah kesempatan mungkin semakin sulit, tapi tidak pernah hilang.” Ucap Hye Jung lalu mengirim link ke Hwan Dong, Hwan Dong pun membukanya dan bertanya kenapa ia tidak tahu.

“Apa aku harus mencaritahu semua itu untukmu? Jika 500 dolar atau 50 dolar penting untukku, kita tidak akan melakukan pembicaraan ini sekarang. Tanah yang ada di sepatu bootmu sangat menarik, jadi jangan seperti pengecut. Jangan memalingkan wajahmu. Aku pergi sekarang.” Ucap Hye Jung lalu pergi meninggalkan Hwan Dong.

“Dia memiliki banyak daya tarik.” Ucap Hwan Dong sambil melihat Hye Jung pergi. “Hye Jung. Apa kau ingin aku membelikanmu kaki ayam?” tanya Hwan Dong.

{Flashback}

loading...

Hwan Dong kini sedang berjalan bersua bersama dengan Hye Jung, Hwan Dong mengelus kepala Hye Jung untuk membuat Hye Jung merasa lebih bak. Hye Jung pun mengatakan kalau Hwan Dong tidak pernah setengah-setengah dalam memberikan perhatian dan menurut Hye Jung semua itu sangat berharga. “Kau ingin aku membelikanmu kaki ayam?” tanya Hwan Dong. “Kau berbicara dengan sangat baik sampai aku ingin membelikanmu makanan.” Ucap Hwan Dong.

“Bisakah aku makan telur rebus juga?” tanya Hye Jung, “Ya. kau bisa meminum Cool Piece juga.” Jawab Hwan Dong.

{Flashback end}

Kini Hye Jung dan Hwan Dong sudah berada di sebuah kedai, yang sering mereka datangi dulu. mereka mulai mengobrol dalam keadaan setengah mabuk.

“3 botol soju. Ketika selesai minum 3 botol soju, aku merasa bingung kemana saat-saat tiga tahun lalu pergi, ketika kami nyaman satu sama lain. Caranya bicara ketika sedang mabuk dan ekspresi wajahnya tidak berubah sama sekali. Restoran, pemiliknya, menu, dan bahkan harganya masih sama. Fakta kalau aku mencintai wanita ini tidak terasa sekaku seperti dulu.” ucap Hwan Dong dalam hati.

“Kau mencampakkanku. Kau memiliki keberanian untuk mencampakkanku.” Ucap Hye Jung tiba-tiba.

“Kenapa kau mengatakan hal yang tidak masuk akal? Apa mudah mengatakan yang ingin kau katakan? Apa kau hanya mengatakannya tanpa berpikir?” tanya Hwan Dong kesal.

“Aku tidak mengatakannya tanpa berpikir. Tapi kau mengasumsikan sesuatu sesukamu. Aku hanya mengatakan faktanya.” Jawab Hye Jung.

“Kau yang mencampakkanku. Kau selingkuh dariku. Skandal yang muncul begitu kau debut  sangatlah gila.” Ucap Hwan Dong. Dan mereka pun terus berdepat sampai akhirnya mereka menyelesaikannya.

“Ya. Memikirkan tentang itu, kami sangat sering bertengkar.” Ucap Hwan Dong dalam hati.

{Flashback}

Saat itu Hye Jung dan Hwan Dong bertengkar di jalan sebuah gang, saat itu mereka bertengkar hebat. Hwan Dong sempat meninggalkan Hye Jung, namun Hwan Dong kembali mendekati Hye Jung dan memeluk Hye Jung.

“Kita bertengkar seperti orang gila, lalu berbaikan seperti kita tidak pernah bertengkar sebelumnya. Kita berpura-pura itu tidak pernah terjadi lalu bertengkar lagi. Dan lagi…” batin Hwan Dong.

{Flashback end}

Mereka masih saling diam, hingga Hwan Dong membuka suara “Maafkan aku. Aku tahu itu tidak benar, tapi aku tetap melarikan diri. Aku takut kalau kau semakin terkenal, atau aku yang semakin mengecil di hadapanmu, jadi aku melarikan diri karena aku takut.”

“Aku tidak bisa mempertahankanmu. Aku mengerti kalau kau mungkin melakukan itu, tapi aku tidak bisa mempertahankanmu. Aku pikir aku bingung karena kehidupanku berubah.” Ucap Hye Jung.

“Tidak, ini karena aku takut. Aku takut kalau kau yang akan mencampakkanku lebih dulu.” ucap Hwan Dong.

“Tidak. Aku seharusnya tidak membuatmu merasa cemas.” Ucap Hye Jung dan kini mereka malah saling menyalahkan diri sendiri.

Hingga akhirnya mereka akan melakukan sesuatu seperti yang mereka lakukan dulu di tempat yang sama.

 bersambung
loading...

Yang banyak dicari

  • sinopsis miss in kiss
  • sinipsis positive phisique eps 4
  • Sinopsis be positive ep 4
No Comments

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *