Home » Jin Goo » Sinopsis Night Light Episode 12 – 2

Sinopsis Night Light Episode 12 – 2

Your ads will be inserted here by

Easy Plugin for AdSense.

Please go to the plugin admin page to
Paste your ad code OR
Suppress this ad slot.

Sinopsis Night Light Episode 12 – 2, bercerita tentang Yi Kyung yang menyelamatkan Se Jin dan Gun WOo dari preman Ketua Park. Tanpa pengetahuan Yi Kyung, Ketua Jang mengadakan pertemuan dengan Moo Sam dan Tuan Son, dia mengajak kedua orang tersebut untuk memberi pelajaran pada Yi Kyung. Di akhir episode kita melihat Gun Woo yang shock karena jaminan kesehatan Tuan Park di batalkan.

Sinopsis Night Light Episode 12 – 1

Sinopsis Night Light Episode 12 – 2

Paginya Yi Kyung kedatangan tamu dari seongbuk-dong dan orang itu adalah Jong Gyu. Saat ditanya alasan Jong GYu datang, dia menjawab kalau dia diminta Ketua Jang untuk membawakan beberapa hadiah untuk Yi Kyung. Tapi sepertinya Jong Gyu datang untuk melihat-lihat kondisi kantor Yi Kyung dan meminta Yi Kyung untuk tidak melewati batas dan memprovokasi Ketua Jang. Tak mau mendengar ocehan Jong Gyu, Yi Kyung pun meminta pergi. Yi Kyung juga berpesan pada Jong Gyu untuk membuat janji terlebih dahulu jika mau datang ke galeri.

Sebelum pergi Jong Gyu menanyakan tentang wanita muda yang menjadi salah satu pegawai Yi Kyung dan Yi Kyung menjawab kalau dia sudah berhenti dengan alasan pribadi.

Se Jin bersama Gun Woo sedang mempelajari tentang hubungan Ketua Jang dan Perusahaan Calling yang ternyata sebelumnya pernah diselidiki oleh seorang reporter. Melihat Se Jin yang terus berupaya mencari keburukan yang bisa menjatuhkan Ketua Jang sampai merasa frustasi, Gun Woo pun menyuruhnya untuk istirahat dan makan siang terlebih dahulu, karena Gun Woo sendiri harus tetap bekerja di kantor. Saat ditanya apa Se Jin sudah tidur, Se Jin menjawab kalau dia sudah tidur sebentar. Gun Woo pun menyuruhnya untuk tidur dengan baik dan mereka bicara lagi lain waktu. Melihat Se Jin tak mau melakukannya, Gun Woo pun berkata kalau dia tahu Se Jin merasa gelisah karena Yi Kyung, namun Se Jin harus tetap istirahat untuk membuat pikirannya jernih.

“Dengan caraku sendiri, aku juga membuat kemajuan pada beberapa hal, sehingga kau tidak perlu melakukan semuanya sendiri,” tambah Gun Woo dan Se Jin mengerti walau dia masih terasa berat jika tak melakukan apapun.

Yi Kyung memberi tugas pada Tak untuk berada di dekat Se Jin, bukan untuk mengawasinya, namun untuk menjaganya. Hmmm… sepertinya Yi Kyung sudah memperkirakan akan ada sesuatu yang terjadi pada Se Jin.

Se Jin masih mempelajari berkas-berkas walau Gun Woo sudah menyuruhnya istirahat. Tepat disaat itu Ma Ri datang dan dia langsung bingung karena melihat Hee Jung diruangan itu. Se Jin pun memperkenalkan Hee Jung sebagai sekretaris Gun Woo yang datang untuk membantu pekerjaan Se Jin.

Ma Ri datang untuk mengeluh karena uang sakunya habis untuk membeli semua barang-barang baru yang di pajang di sebuah galeri. Disaat dia ingin mendapatkan uang tambahan dengan bersikap lucu di depan kakeknya, sang kakek malah tak mau menemuinya. Membahas tentang Tuan Son, Se Jin pun bertanya apa yang dilakukan Tuan Son hari ini?

Setelah mendapat informasi dari Ma Ri, Se Jin pun malamnya langsung menelpon Gun Woo dan memberitahunya kalau orang-orang dari Seongbuk-dong juga menemui Tuan Son untuk membicarakan tentang dana. Walau Tuan Son tidak akan begitu saja membocorkan hal itu pada mereka, Se Jin pun berkata akan mencobanya, kalau tak bisa diselesaikan dengan hanya berbicara, mereka bisa sedikit menekannya. Mendengar hal itu sedikit beresiko, Gun Woo pun berkata akan ikut dengan Se Jin.

Yi Kyung sedang menatap pemandangan kota dari atas gedung dan tepat disaat itu Tak menelpon untuk memberitahukan kalau Ma Ri baru saja pulang dari studio, tempat Se Jin bekerja. Sedangkan Gun Woo, hari ini tak datang sama sekali. Sebelum menutup telepon, Yi Kyung meminta Tak untuk terus mengawasi Se Jin, jangan sampai dia terluka.

Gun Woo dan Se Jin menemui Tuan Son dan seperti dugaan, Tuan Son tak mau membocorkan tentang hal tersebut. Keluar dari ruangan Tuan Son, Gun Woo memberitahu Se Jin kalau Tuan Son bukan satu-satunya orang dari keluarga Son yang merasa tidak senang dengan Yi Kyung. Siapa yang Gun Woo maksud? Siapa lagi kalau bukan ayah Ma Ri, Son Ki Tae.

Merasa tak nyaman jika harus kembali ke lantai atas untuk menemui Ki Tae, jadi mereka pun mengajak Ki Tae ketemuan di tempat lain. Awalnya Ki Tae tak mau membantu Gun Woo dan Se Jin, namun dia langsung mulai goyah setelah Gun Woo berkata kalau keluarga Son harus lepas dari Yi Kyung sehingga keuangan Chunha dapat kembali ke posisi lama. Tidak mau mendapat masalah Ki Tae pun masih menolak, sehingga Se Jin langsung membahas tentang Ki Tae yang menyewa preman Taiwan untuk menculiknya dan juga usaha penjeblosan Se Jin kepenjara.

Tuan Jo menemui Yi Kyung dan mengatakan kalau ada masalah dengan proses tender. “Salah satu di antara perusahaan telah membuat deklarasi whistle-blower dengan Fair Trade Commission. Mereka mengatakan konstruktor yang sudah memilih dan ada kolusi dalam harga penawaran,” ungkap Tuan Jo dan Yi Kyung terlihat cemas dan marah.

Yi Kyung langsung menghubungi Moo Sam dan Moo Sam mengaku kalau dia juga baru tahu hal itu sekarang. “Perusahaan selain yang Anda pilih, CEO Seo… Di antara perusahaan-perusahaan sidekick, beberapa perusahaan BottomFeeder… tampaknya telah melakukan sesuatu di bawah meja!” jelas Moo Sam yang kemudian berkata kalau tidak ada yang bisa mereka lakukan sampai tender berikutnya.

Yi Kyung pun menjawab kalau dia akan mulai penyelidikan untuk mencari tahu darimana informasi tender itu bocor. Karena menurut Yi Kyung biasanya hal itu di lakukan oleh orang dalam. Mendengar itu, Moo Sam pun pura-pura baru tahu dan berjanji akan menyelidikinya.

Setelah menutup telepon, Yi Kyung meminta Tuan Jo untuk pergi ke FTC (Fair Trade Commission) dan Tuan Jo pun langsung pergi.

Tak masih berada di depan studio dimana Se Jin bekerja. Yi Kyung menelpon dan bertanya dimana dia sekarang. Tak menjawab kalau dia sudah berada di depan studio dan dia juga memberitahu Yi Kyung kalau Se Jin dan Gun Woo tadi pergi ke Chunha lalu bertemu dengan Ki Tae di tempat lain. Melihat apa yang Se Jin dan Gun Woo lakukan, Tak pun menebak kalau mereka terus melakukan penyelidikan terhadap TH Foundation.

“Untuk saat ini, datanglah ke sini. Sesuatu yang mendesak telah terjadi,” ucap Yi Kyung dan Tak pun mengiyakan.

Ide untuk mengganti perusahaan yang Yi Kyung pilih adalah dari Gun Woo dan dia berkata pada Moo Sam di telepon kalau perusahaan-perusahaan pilihan Yi Kyung akan hilang semua di tender berikutnya.

Melalui internet, Se Jin melihat kalau mantan istri Kim Hyun Su sudah kembali ke Korea Selatan dan ternyata mereka mendapat informasi itu dari Ki Tae. Ingin mendapatkan informasi lebih, Se Jin pun berkata kalau dia akan mencari tahu rumah, keluarga, teman dan rincian kontak dari mantan istri Kim Hyun Su.

Se Jin melihat Gun Woo memikirkan sesuatu dan saat ditanya kenapa, dia menjawab kalau apa yang mereka lakukan ini akan memberi pukulan yang lumayan menyakitkan untuk Yi Kyung. Namun Se Jin tak mempermasalahkannya asal Yi Kyung bisa berhenti balas dendam.

Tuan Son memberitahu Ketua Jang tentang Gun Woo dan Se Jin yang sedang menyelidiki tentang pemilik Perusahaan Calling yang sebenarnya. Karena Se Jin adalah bawahan Yi Kyung sebelumnya, jadi Tuan Son pun menambahkan kalau Yi Kyung ikut bekerja sama dengan mereka. Mendengar itu, tentu saja Ketua Jang terlihat murka.

Yi Kyung melakukan pertemuan dengan beberapa presdir dari perusahaan yang dipilih Yi Kyung untuk ikut tender kota baru. Mereka semua tak bisa melakukan tugas dari Yi Kyung karena persengkongkolan tender mereka bocor. Selesai rapat, Yi Kyung meminta Tak untuk mengantarkannya ke studio.

Di studio, Se Jin dan Gun Woo mengumpulkan berkas-berkas yang berhubungan dengan perusahaan Calling. Se Jin kemudian bertanya-tanya apa mantan istri Hyun Su mau menemui mereka dan Gun Woo menjawab kalau apa yang Ki Tae katakan benar maka wanita itu pasti sudah menyusun bukti-bukti yang memberatkan Hyun Su untuk membalas dendam.

“Jika kita menemukan bukti yang menghubungkan perusahaannya dengan Tetua Seongbuk-dong…”

“Lalu, rencana CEO juga akan berhenti dengan itu, kan?” tanya Se Jin.

loading...

“Tidak peduli seberapa baik Yi Kyung, tidak mungkin dia menjalin politisi dengan orang yang tertangkap dalam skandal korupsi menjadi Kingmaker,” jawab Gun Woo dan tepat disaat itu muncul dua orang utusan Seongbuk-dong. Utusan datang untuk mengambil dokumen yang Gun Woo berhasil kumpulkan. Tentu saja Gun Woo menghalanginya.

Yi Kyung dan Tak baru sampai di depan studio dan mereka saling lihat ketika melihat ada mobil lain di depan studio.

Di dalam studio, Gun Woo kena pukul karena mencegah kedua utusan mengambil dokumen. Tak dan Yi Kyung masuk. Setelah tahu kalau kedua orang itu dari Seongbuk-dong, Yi Kyung pun menyuruh mereka segera mengambil dokumen lalu pergi. Tapi karena si utusan berkata kalau mereka harus membawa Gun Woo dan Se Jin juga, Yi Kyung pun tak bisa mengizinkannya. Yi Kyung pun kemudian meminta Tak untuk menghajar mereka.

Walau sempat kena banting di awal, Tak berhasil mengalahkan keduanya. Kalah, mereka pun pergi. Setelah mereka pergi, Yi Kyung menyuruh Tak untuk mengambil dokumen itu, agar bisa dia berikan langsung pada Ketua Jang. Gun Woo hendak protes, namun Yi Kyung mengatakan kalau mereka tetap menyimpan dokumen itu, maka Ketua Jang akan terus mengirim orang-orangnya untuk melukai mereka. Yi Kyung mengaku kalau dia tak mau Se Jin terluka.

“Depyonim,” ucap Se Jin.

“Bukankah aku meminta kalian untuk melarikan diri?” ucap Yi Kyung dan pergi. Tak pun mengikuti Yi Kyung keluar dengan membawa dokumennya.

Se Jin membawa Gun Woo ke rumah sakit. Setelah Gun Woo mendapat perawatan, Se Jin pun mengingatkannya untuk tidak melawan lagi jika terjadi masalah yang sama, karena Gun Woo tidak bisa berkelahi. Se Jin hendak pergi dan Gun Woo memanggilnya. Gun Woo memberitahu Se Jin kalau apa yang akan mereka lakukan setelah ini, mulai berbahaya, jadi kalau Se Jin akan berhenti, Gun Woo tak akan mempermasalahkannya.

“Depyonim pernah mengatakan… bahwa aku akan memiliki momen pilihan suatu saat. Aku telah membuat pilihan yang berbeda daripada Depyonim dan sekarang aku di jalan itu,” ucap Se Jin dan Gun Woo berkata kalau tidak ada cara lagi untuk membuat Yi Kyung berhenti.

Yi Kyung menemui Ketua Jang untuk memberikan dokumen yang dia ambil dari studio dan setelah mendapatkan berkas itu, Jong Gyu langsung pergi untuk menghancurkannya.

Saat hanya berdua, Ketua Jang mengaku kalau dia mulai merasa ragu pada Yi Kyung, karena salah satu orang yang menyelidiki dirinya adalah orang yang pernah bekerja dengan Yi Kyung. Ingin keraguannya itu hilang, Ketua Jang pun meminta Yi Kyung menyingkirkan Se Jin, namun Yi Kyung tak mau melakukannya. Dia hanya meminta Ketua Jang untuk percaya padanya.

Dalam perjalanan pulang, Yi Kyung terlihat marah dan kesal. Se Jin juga dalam perjalanan pulang, dia teringat pada ucapan Yi KYung yang menyuruhnya pergi dan tidak ikut campur, karena kalau diteruskan, Se Jin sendiri yang akan dalam bahaya.

Se Jin pergi ke Galeri S. Penulis Kim dan Tuan Jo menyambutnya dengan ramah, Penulis Kim bahkan mengaku rindu pada Se Jin. Tak yang ada di ruangan itu terlihat cuek pada Se Jin, dia hanya diam tidak menyapa Se Jin sama sekali.

Se Jin menemui Yi Kyung di ruangannya dan mengaku kalau apa yang terjadi adalah kecerobohannya. Dia juga mengatakan pada Yi Kyung kalau dia tidak tahu situasinya akan menjadi rumit seperti sekarang.

“Depyonim, Kau sekarang dalam bahaya karena aku, bukan? Orang tua di Seongbuk-dong atau jika bukan, orang lain, pasti akan mengambil tindakan kepadamu. Apa aku benar?” tanya Se Jin.

“Ada kemungkinan itu benar. Tapi mungkin juga tidak,” jawab Yi Kyung.

“Apa kau masih akan melanjutkan? Bahkan jika itu jelas akan mendatangkan sesuatu yang lebih berbahaya?”

“Saat aku menahan diri, aku hanya akan mati. Ini bukan hanya untuk kepentinganmu. Ini juga untuk kepentingan Gun Woo. Bagiku, jika itu berkaitan dengan hidup-mati di dalamnya, bahkan jika itu untuk satu menit atau detik, aku tidak ingin bernapas. Itulah mengapa aku berjuang. Karena aku ingin hidup,” jawab Yi Kyung dan Se Jin bertanya apa yang akan Yi KYung dapat, jika akhirnya semua itu akan membuatnya terluka.

Yi Kyung menghampiri Se Jin dan berkata kalau semua itu bukan berarti Yi Kyung sedang mendaki, ambisi untuk naik ke atas, dengan sendirinya akan bermakna. Se Jin pun terdiam mendengarnya.

Se Jin keluar dari Galeri S dan Tak mengikutinya. Dia bertanya keadaan Gun Woo dan Se Jin menjawab kalau Gun Woo baik-baik saja. Tak kemudian memberitahu Se Jin kalau selama ini dia bukan mengawasi Se Jin untuk memata-matainya, melainkan untuk menjaganya dan semua itu adalah perintah Yi Kyung. Se Jin terlihat senang mendengarnya, dia bahkan tersenyum.

Di ruangannya, Yi KYung terlihat terus berpikir.

Besoknya, Ketua Jang mengajak Moo Sam dan Tuan Son ketemuan di sebuah tempat. Sepertinya pertemuan itu tanpa sepengetahuan Yi Kyung, karena Ketua Jang ingin membahas tentang Yi Kyung. Ketua Jang ingin mengajak Moo Sam dan Tuan Son kerja sama dalam memberi Yi Kyung pelajaran. Tentu saja Tuan Son dan Moo Sam langsung menyetujuinya.

Hee Jung masuk ke studio dan melihat Se Jin sedang fokus dengan laptopnya. Se Jin kemudian menunjukkan sebuah berita pada Hee Jung dan berita itu langsung membuat Hee Jung kaget.

Yi Kyung sendiri sedang ketemuan dengan Gun Woo disebuah restoran. Tepat disaat itu Hee Jung menelpon dan memberitahu Gun Woo kalau jaminan sakit Tuan Park sudah dibatalkan. Mendengar itu Gun Woo langsung beranjak dari duduknya.

“Ini hanya keluar sebagai berita. Layanan penuntutan telah mengirim skuad ke RSUD Univ. Dongsan Univ,” jelas Hee Jung dan Gun Woo menatap kaget ke arah Yi Kyung. Yi Kyung yang tak tahu apa-apa, jadi ikut terlihat bingung.
bersambung

loading...
One Comment

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *