Home » Kim Yoo Jung » Sinopsis Moonlight Drawn By Clouds Episode 5 – 1

Sinopsis Moonlight Drawn By Clouds Episode 5 – 1

Sinopsis Moonlight Drawn By Clouds Episode 5 – 1, bercerita tentang Sam Nom yang berhasil lolos dari pencarian Putra Mahkota. Walaupun mulai curiga kalau gadis penari adalah Sam Nom, tapi Putra Mahkota terus menepisnya dengan anggapan kalau hal itu tidak mungkin. Namun, Putra Mahkota tetap memperlihatkan rasa perhatiannya pada Sam Nom, bahkan dia rela nyebur ke kolam hanya untuk menolong Sam Nom dan Putra Mahkota juga menjaga Sam Nom semalaman.

Sinopsis Moonlight Drawn By Clouds Episode 4

Sinopsis Moonlight Drawn By Clouds Episode 5 – 1

sumber konten dan gambar dari  KBS 2

Yoon Sung berhasil menyelamatkan Sam Nom dari pencarian Putra Mahkota. Setelah Putra Mahkota pergi, Sam Nom menjauhkan diri dari Yoon Sung dan berkata kalau memang sangat memalukan jika seorang pria berpakaian seperti wanita. Hmmm… Sam Nom masih tak mau mengakui kalau dia wanita pada Yoon Sung, padahal sudah tertangkap basah seperti itu. Sam Nom beralasan melakukan semua itu karena tak ingin Putra Mahkota mendapat masalah, pasalnya jika acara itu berantakan maka yang terkena imbasnya adalah Putra Mahkota.

Namun Yoon Sung tetap yakin kalau Sam Nom adalah wanita, jadi diapun bertanya alasan Sam Nom menjadi kasim padahal dia adalah seorang wanita.

Kasim Jung menghampiri Putra Mahkota dan berkata kalau dia tak bisa menemukan keberadaan wanita penari, selain itu para penari yang lain juga tak ada yang kenal dengan wanita itu. Pangeran Mahkota tiba-tiba kepikiran dengan Sam Nom, karena orang yang tahu dengan baik semua gerakan tari bagian Ae Shim adalah Sam Nom. Diapun langsung bertanya pada Kasim Jung tentang keberadaan Sam Nom.

Tak bisa menjawab pertanyaan Yoon Sung, Sam Nom pun berkata kalau dia harus segera pergi, karena dia sudah terlalu lama pergi. Namun Yoon Sung tak bisa membiarkan Sam Nom pergi begitu saja dengan kaki terluka, jadi diapun langsung mengeluarkan dan membalut luka di kaki Sam Nom. Dia juga menyuruh Sam Nom untuk berdiam diri di tempat itu, karena dia akan pergi untuk mengambil seragam kasim Sam Nom.

Ketika Yoon Sung hendak menemui Sam Nom kembali, dia kebetulan bertemu dengan Putra Mahkota dan tentu saja Yoon Sung langsung menyembunyikan baju Kasim milik Sam Nom. Mendengar Putra Mahkota sedang mencari Sam Nom, jadi Yoon Sung pun berkata kalau tadi dia melihat Sam Nom pergi menuju Istana Timur. Mendengar informasi dari Yoon Sung, Putra Mahkota pun langsung pergi.

Tentu saja Yoon Sung berbohong, karena baju Sam Nom saja masih ada di tangannya. Setelah rombongan Putra Mahkota pergi, Yoon Sung langsung menemui Sam Nom.

Putra Mahkota sampai di istananya dan disana benar-benar ada Sam Nom yang sedang duduk menata lagu yang sudah Putra Mahkota tulis. Sam Nom juga mengaku kalau dia sudah pergi ke istana Timur setelah acara selesai.

Sam Nom melihat ke arah buku dan jepit rambutnya terlihat, dengan cepat dia langsung menyembunyikannya di bawah buku. Putra Mahkota melihat gerakan tangannya, namun dia tetap tak melihat jepit rambut milik Sam Nom karena Putra Mahkota mengambil buku yang diletakkan di atas.

Melihat Sam Nom benar-benar menulis lagu, Putra Mahkota pun menyingkirkan dugaannya tentang Sam Nom adalah seorang gadis. Dia kemudian meninggalkan Sam Nom untuk melanjutkan pekerjaannya. Ternyata yang menyuruh Sam Nom cepat ke istana Timur adalah Yoon Sung.

Episode 5 == Ucapkan Permohonanmu

Sam Nom sedang bersih-bersih perpustakaan dan tanpa dia sadari, Putra Mahkota terus memperhatikannya. Tepat disaat itu, Sam Nom bersin dan Putra Mahkota meminta dia untuk mengulanginya. Sebenarnya maksud Putra Mahkota memintaitu adalah karena ingin melihat Sam Nom menutup setengah bagian wajahnya, untuk memastikan apakah Sam Nom adalah wanita penari atau bukan.

Karena Sam Nom tak mengerti maksudnya, jadi Putra Mahkota pun menutup wajah Sam Nom dengan tangannya dan ketika hanya melihat mata Sam Nom, Putra Mahkota teringat pada si wanita penari.

Tak ingin membuat dirinya larut dengan pikiran kalau Sam Nom adalah wanita, Putra Mahkota pun mengganti topik dengan menyuruh Sam Nom istirahat di balai pertobatan, karena dia tidak ingin tertular dengan penyakit Sam Nom. Sam Nom terkena demam.

Bukannya istirahat di balai pertobatan, Sam Nom malah menemani Putri Myung Eun berperahu. Bagaimana tidak, dia tidak akan mungkin membantah permintaan seorang putri. Tujuan Putri Myung Eun mengajak Sam Nom berperahu adalah untuk menanyakan tentang pria yang sering berkirim surat dengannya, sebab Sam Nom sebelumnya berkata kalau isi surat yang putri terima adalah ungkapan perasaan tulus dari seseorang.

Putra Mahkota melihat apa yang sedang Sam Nom dan Putri Myung Eun lakukan. Tentu saja putra mahkota merasa kesal, karena dia tadi sudah menyuruh Sam Nom istirahat, tapi ini dia malah berperahu dengan putri.

Sam Nom batuk dan Putri Myung Eun langsung mengajaknya menepi. Saat hendak mendayung perahu ke tepi, Sam Nom berkata, “Oh ya, bukankah Putri juga sedang demam saat itu?”

Saat yang Sam Nom maksud adalah ketika Tuan Jang pertama kali mengirim surat untuk putri. Saat itu,walaupun Putri batuk-batuk, dia tetap menaiki ayunan dengan riang. Ayunan? Demam? Mengingat kata itu, putri pun akhirnya putri menyadari sesuatu dan itu membuatnya marah. Saking marahnya, saat dia berdiri, perahu langsung oleh dan membuat Sam Nom tercebur ke danau.


loading...

Melihat Sam Nom tercebur dan tak bisa berenang, Putra Mahkota reflek masuk ke air untuk menyelamatkan Sam Nom. Tak bisa membiarkan Putra Mahkota masuk ke air, kasim Jang dan pelayan laki-laki yang lain pun langsung ikut masuk ke dalam air.

Putra Mahkota berhasil menyelamatkan Sam Nom, dari kejauhan Yoon Sung melihat mereka dan dia terlihat tak senang melihat apa yang terjadi.

Setelah keluar dari air, Sam Nom langsung dimarahi oleh Kasim Jang karena sudah membuat Putra Mahkota masuk air. Karena hal itu bukan kesalahan Sam Nom, Putra Mahkota pun membelanya. Bahkan Putra Mahkota hendak memberikan jubahnya pada Sam Nom agar Sam Nom tak kedinginan, tapi tak jadi karena tak boleh oleh Kasim Jang. Putra Mahkota pun pergi dan Sam Nom kembali ke balai pertobatan.

Yoon Sung langsung pergi menemui Sam Nom, padahal Kasim Ma mengatakan padanya kalau Kim Hun sedang menunggunya.

Putri Myung Eun masih di atas perahu dan berusaha memanggil orang untuk menolongnya. LOL Putri Myung Eun dilupakan, dia ditinggal sendirian.

Yoon Sung langsung menyelimuti tubuh Sam Nom dengan kain, ketika mereka sudah berada di balai pertobatan. Karena Yoon Sung sudah tahu semua tentang Sam Nom, dia pun meminta Sam Nom untuk menggapnya sudah berbagi rahasia dengannya. Yoon Sung juga meminta Sam Nom untuk percaya padanya, tidak menghindar dan tidak takut padanya. Namun Sam Nom tak menjawab apa-apa, dia hanya pamit pergi. Yoon Sung yang tadinya hendak pergi, jadi berbalik lagi dan dia melihat tulisan balai pertobatan.

Kasim Jang sudah bersama Kasim Sung dan juga Kasim Ma. Kasim Ma kemudian bertanya apa Kasim Jung sudah menemukan penari wanita itu, tentu saja Kasim Jung menjawab belum, padahal dia sudah mencari keseluruh istana. Membahas tentang wanita penari itu, Kasim Sung jadi kesal karena usaha dia membantu Ratu jadi sia-sia, padahal dia sudah bekerja sangat keras untuk melakukan semua rencana Ratu.

Kasim Ma tahu, kalau wanita penari itu adalah Sam Nom, namun dia tak mengatakan apa-apa. Kasim Ma kemudian pergi ke perpustakaan dan melihat surat lulus milik Sam Nom. Melihat kertas kelulusan milik Sam Nom benar-benar di cap lulus, Kasim Ma pun bingung dengan cara Sam Nom berhasil menjadi kasim.

Raja bersama Putra Mahkota dan Kim Hun sedang mendengarkan permintaan dari utusan Qing yang dibacakan oleh Kasim Han.

“30,000 tael silver dari istana. Akar ginseng 200. 150 mantel bulu. Kertas wangi, 50 lembar,” baca Kasim Han dan Putra Mahkota berkomentar kenapa jumlahnya jadi meningkat banyak di bandingkan bulan lalu. Kim Hun pun menjawab kalau hal itu adalah hal yang wajar, sebab mereka ingin meminta persetujuan dari utusan Qing untuk pengangkatan Putra Mahkota.

Tak mau mendapat masalah, Raja pun hendak menuruti permintaan utusan Qing dan juga meminta Putra Mahkota menutup mulut kali ini. Namun putra mahkota tak mau, dia menolak permintaan sang ayah.

Sam Nom mimpi disaat dia terakhir bertemu ibunya. Ketika itu sedang ada acara lampion. Ibu Sam Nom sepertinya sedang dikejar-kejar para prajurit, tak mau Sam Nom ikut tertangkap, sang ibu pun berbohong padanya. Sam Nom disuruh bersembunyi di bawah meja sampai sang ibu datang untuk menjemputnya. Setelah Sam Nom bersembunyi, ibu Sam Nom ketahuan prajurit dan diapun langsung dikejar. Karena sang ibu tak kunjung datang, Sam Nom kecil pun menangis.

Memimpikan hal itu, membuat Sam Nom menangis dalam tidurnya dan ternyata di samping Sam Nom sudah ada Putra Mahkota. Putra Mahkota kemudian mengusap air mata Sam Nom dan dengan mata terpejam, Sam Nom menangkap tangan Putra Mahkota. Perlahan Sam Nom membuka mata dan memanggil Putra Mahkota dengan sebutan “Kim Hyun.” Hmmm…. Sam Nom mengira kalau orang yang ada disampingnya itu bukan Putra Mahkota tapi Byung Yeon. Sam Nom memberitahu Putra Mahkota kalau dia mimpi saat berpisah dengan ibunya.

“Jadi mimpi sedih,” ucap Putra Mahkota.

“Mimpi bahagia. Setidaknya aku bisa bertemu dengan ibu,” jawab Sam Nom dan kembali memejamkan mata. Dari luar, Byung Yeon melihat apa yang Putra Mahkota lakukan. Byung Yeon terluka, tapi kita tidak diperlihatkan penyebab Byung Yeon bisa terluka seperti itu.

Besoknya, Sam Nom sudah sembuh dan dia kembali bekerja. Pada Putra Mahkota, dia berkata kalau dia bisa cepat sembuh karena dirawat oleh Byung Yeon. Sam Nom mengira kalau orang yang sudah menjaganya semalaman adalah Byung Yeon. Walaupun Putra Mahkota tahu hal itu salah, tapi dia tetap diam saja. Dia tak mau memberitahu Sam Nom kalau orang yang sudah menjaga dia adalah Putra Mahkota sendiri.

Karena Sam Nom terus membantah ucapannya, Putra Mahkota pun memasukkan pil emas ke dalam mulut Sam Nom. Dia berkata kalau pil emas itu lebih 10 x berkhasiat dari Kim Hyung-nya Sam Nom. Setelah berkata itu, Putra Mahkota pun pergi dengan tersenyum.

Kasim Jang menemui Sam Nom dan mengatakan kalau semua kasim yang hadir dalam perayaan mendapat libur di hari Chuseok. Tentu saja Sam Nom senang mendapatkan libur. Setelah Sam Nom pergi, Kasim Jang bertanya-tanya dengan sikap Putra Mahkota akhir-akhir ini yang terkesan aneh, karena selama ini tidak ada pangeran yang memberikan libur pada kasim baru.

Sam Nom berjalan dengan riang karena mendapat libur dan dia kemudian bertemu dengan Sung Yeol yang sedang menghibur Do Gi. Karena tugasnya untuk melayani utusan Qing diambil oleh Kasim Ma. Tepat disaat Sam Nom mengomeli orang yang mengambil posisi Do Gi, Kasim Ma datang dan dia menghampiri Sam Nom lalu berkata, “Semakin aku melihatmu, kau semakin mirip gisaeng yang cantik.,” ucap Kasim Ma dan kemudian berjalan pergi. Tentu saja Sam Nom kaget mendengar Kasim Ma berkata seperti itu.

Bersambung ke sinopsis Moonlight Drawn By Clouds Episode 5 – 2

 

loading...

Yang banyak dicari

  • sinopsis moonlight episode 5
  • sinopsis moonlight drawn by clouds ep 5
  • sinopsis moonlight drawn by clouds episode 5 bagian 2
  • Sinopsis moonlight demam
  • sinopsis moonlight by clouds episode 5
  • sinopsis love in the moonlight ep 5
  • sinopsis gong shim i love you episode 5 bagian 1
  • sinopsis drama moonlight ep 5 part 1
  • sinopsis drama korea moonlight drawn by clouds episode 5
  • episode pangeran mahkota tahu bahwa sun moh perempuan
No Comments

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *