Home » Man To Man » Sinopsis Man To Man Episode 9 – 2

Sinopsis Man To Man Episode 9 – 2

Your ads will be inserted here by

Easy Plugin for AdSense.

Please go to the plugin admin page to
Paste your ad code OR
Suppress this ad slot.

Sinopsis Man To Man Episode 9 – 2, bercerita tentang Sul Woo yang bekerja sama dengan Do Ha dan Woon Gwang untuk mendapatkan kayu ukiran ketiga dan mereka pun berhasil. Sebenarnya mereka bisa berhasil karena dibantu Ki Chul. Ya, Ki Chul berpihak dengan mereka karena Sul Woo bersedia membantunya untuk membuat kematian dan untuk balasan bantuan itu, Ki Chul memberikan bukti kalau Tuan Cha tidak membunuh Agen Yoon.

Sinopsis Man To Man Episode 9 – 1

Sinopsis Man To Man Episode 9 – 2

sumber gambar dan konten dari jtbc

Trio Do Ha, Sul Woo dan Woon Gwang mulai menyusun rencana untuk besok. Dengan menggunakan alasan pemegang saham terbesar di Chewing, Woon Gwang pun akan menghadiri acara lelangnya. Do Ha kemudian bertanya pada Sul Woo, apa dia kenal dengan Tuan Baek. Sul Woo pun jujur menjawab kalau Tuan Baek adalah salah satu orang yang menjebak Tuan Cha. Tentu saja hal itu membuat Do Ha dan Woon Gwang kaget, karena yang mereka tahu selama ini, musuh mereka hanya Seung Jae.

Sul Woo kemudian menjelaskan kalau Tuan Baek dan Seung Jae sudah lama bekerja sama untuk mencapai tujuan mereka. Woon Gwang pun menyimpulkan kalau Seung Jae dan Tuan Baek adalah penjahat nomor satu dan nomor dua dan misi mereka adalah untuk mengalahkan keduanya.

Do Ha lalu bertanya apa yang akan Sul Woo lakukan sendiri jika mereka berdua tidak membantunya. Sul Woo menjawab kalau misi Black Auction bisa dipimpin sendiri, tapi untuk rencana yang akan dia jelaskan dia butuh bantuan. Ya, Sul Woo sepertinya masih akan meminta bantuan mereka berdua.

Ketua Yamato datang ke tempat acara. Di dalam gedung, semua anggota BIN mulai berjaga-jaga dan mencari sosok Sul Woo. Orang yang mereka cari saat ini sudah berada di parkiran.

Seperti biasa, namanya artis pasti dikerumuni wartawan dan itu yang terjadi pada Woon Gwang, ketika dia sudah berada di gedung acara, dia langsung dikerubungi wartawan. Do Ha memisahkan diri dan melihat situasi disekitar lalu menjelaskannya pada Sul Woo.

 

Setelah memarkirkan mobilnya Sul Woo pun langsung pergi ke belakang mobil dan melihat rekaman CCTV gedung. Saat melihat jumlah anggota BIN yang berjaga, Do Ha tanpa sengaja melakukan kontak mata dengan salah satunya dan itu membuat Do Ha langsung tegang dan cemas. Untungnya Sul Woo bisa menenangkan Do Ha dan meyakinnya kalau hal itu tidak masalah.

Ketua Yamato kemudian bertemu dengan Ketua Lung dan dia datang bersama dengan Nn Wang. Ketua Lung kemudian meninggalkan Ketua Yamato dengan Nn Wang dan saat hanya berdua Ketua Yamato memberitahu Nn Wang kalau kemarin dia ketemuan dengan Seung Jae.

Seung Jae sendiri saat ini sedang bersama Tuan Baek. Dia memberitahu Tuan Baek tentang perjanjiannya dengan Ketua Yamato. Dia terpaksa melakukan perjanjian itu walau konsekwensinya adalah industri transportasi laut Korea akan kalah dari Jepang.

Ki Chul diam-diam pergi ke ruang mesin. Disisi lain Do Ha pergi ke parkiran untuk bertemu dengan Sul Woo, tapi dia malah melihat anggota BIN yang sudah menculiknya. Takut dan cemas malah membuat Do Ha tak bisa bergerak untuk pergi dari sana, untungnya ada Sul Woo yang dengan cepat menarik Do Ha untuk bersembunyi. Agar Do ha merasa tenang dan tak takut lagi, Sul Woo pun berkata kalau Do Ha tak perlu khawatir karena dia selalu mengawasinya.

Woon Gwang memanggil Do Ha karena acara panelnya akan segera di mulai dan misi merekapun akan dimulai juga.

Ki Chul mencuri server gedung dan diapun bisa melihat rekaman CCTV gedung. Orang yang menculik Do Ha melihat Do Ha dan Woon Gwang masuk aulia, jadi diapun mengabari rekannya agar lebih waspada.

loading...

Acara dimulai dan semua orang yang datang menggunaka cincin Black Auction. Di tempat berbeda, Sul Woo da Ki Chul melihat jalanya acara dari rekaman CCTV. Peawaran di mulai da barang pertama yag di tunjukka adalah Meja gajah emas. Melihat bagusnya gajah emas tersebut, Woon Gwang pun berniat untuk membelinya, namun Sul Woo langsung mencegah dengan mengatakan kalau itu barang adalah barang yang di curi dari keluarga Kerajaan Inggris dan Interpol saat ini sedang mencarinya, jadi kalaupun di beli Woon Gwang tidak akan bisa menjualnya.

Tae Ho menemui Dong Hyun dan memberitahukan kalau Sul Woo tetap pergi untuk mendapatkan kayu ukiran ke dua. Mendengar itu Dong Hyun berkata kalau Tae Ho tidak perlu khawatir karena Sul Woo akan baik-baik saja dan berhasil. Tae Ho kemudian mengungkapkan rasa tak enaknya pada Dong Hyun dan Dong Hyun kembali meminta agar Tae Ho tenang saja, karena kasus ini tak jauh lebih buruk dari misi Jakarta. ( Aku jadi penasaran sama misi Jakarta)

Sul Woo dan Ki Chul terus memantau jalannya lelang dan akhirnya Woon Gwang dan Do Ha berhasil mendapatkan kayu ukiran setelah bersaing dengan Ketua Yamato.

Do Ha kemudian pergi ke meja reseptionis dan minta kunci kamar untuk mengambil kayu ukiran yang berhasil dia beli. Saat naik lift, Do Ha bertemu mata dengan si penculik dan itu membuat Do Ha panik. Merasa ada yang aneh dengan Do Ha, si penculik langsung menghubungi anggota BIN yang lainnya. Ki Chul dan Sul Woo juga langsung menyusul Do Ha. Saat hendak menyusul Do Ha, Sul Woo bertemu dengan anggota BIN dan diapun harus menyelesaikan mereka dulu.

Do Ha sampai di kamar yang di berikan dan tanpa dia sadari, Ki Chul juga masuk ke dalam kamar tersebut. Si penculik dan rombongan sudah berada di lantai 33, sedangkan Sul Woo masih berada di dalam lift.

Ki Chul keluar dengan membawa koper isi ukiran kayu. Ketua anggota BIN menyuruh anak buahnya untuk mengambil barangnya dan menghabisi Ki Chul. Namun Ki Chul tidak mau memberikan barangnya, tepat disaat itu Sul Woo muncul dan langsung  memukuli anggota BIN. Setelah membereskan mereka semua, Ki Chul dan Sul Woo langsung pergi.

Ternyata Ki Chul dan Sul WOo bekerja sama, mereka bertemu di tangga darurat dan Ki Chul memberikan koper ukiran kayunya pada Sul Woo. Apa yang sebenarnya terjadi?

Flashback!

Ki Chul memberi penawaran pada Sul Woo, kalau Sul Woo mau bukti pembunuh sebenarnya Robert Yoon, maka Sul Woo harus membantunya dengan membuat kematian seseorang dan itu adalah kematian Ki Chul sendiri. Dia ingin melakukannya karena data pribadi dan fotonya sudah ada di tangan kejaksaan, jadi karirnya sebagai agen ghost sudah berakhir. Bahkan jika dia bisa bebas maka kubu Seung Jae pasti akan membunuhnya.

Flashback End!

Ki Chul terus berjalan mengikuti Sul Woo. Do Ha keluar kamar dalam keadaan selamat, ternyata dia juga sudah diberitahu tentang kerja sama antara Sul Woo dan Ki Chul. Do Ha juga dengan suka rela memberikan koper ukiran kayu itu pada Ki Chul, karena Ki Chul memberikan USB yang berisi bukti pembunuh Agen Yoon yang sebenarnya.

Do Ha mengabari Woon Gwang kalau USB sudah dia dapatkan, jadi Woon Gwang pun langsung keluar dari ruang lelang.

Sul Woo pergi dengan motor dan Ki Chul langsung masuk mobil. Setelah Sul Woo pergi, mobil yang Ki Chul naiki langsung meledak tepat di depan semua anggota BIN. Karena ledakan terjadi di depan gedung hotel, semua orang pun jadi panik, sedangkan Do Ha dan Woon Gwang jalan keluar hotel dengan santainya.

Kabar kematian Ki Chul langsung diberitahukan pada Tuan Baek dan Seung Jae mendapat kabar kalau Ketua Yamato gagal mendapatkan kayu ukiran. Misi Sul Woo kembali berhasil.

bersambung

loading...

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *