Home » Kim Young Kwang » Sinopsis Lookout Episode 2

Sinopsis Lookout Episode 2

Your ads will be inserted here by

Easy Plugin for AdSense.

Please go to the plugin admin page to
Paste your ad code OR
Suppress this ad slot.

Sinopsis Lookout Episode 2, bercerita tentang Soo Ji yang mendapati anaknya jatuh dari atap gedung dan dia kemudian mendapat kiriman rekaman CCTV dari orang misterius. Setelah di konfirmasikan pada Yu Na (anaknya) ternyata memang pemuda itulah yang mengajaknya ke atap dan mendorongnya. Dengan bantuan temannya yang bekerja di kejaksaan dan semua teman sesama detektif, Soo Ji pun mulai melakukan pencarian. Di akhir episode, Soo Ji akhirnya menemukan pemuda yang sudah mendorong Yu Na.

Sinopsis Lookout Episode 1

Sinopsis Lookout Episode 2

sumber gambar dan konten dari MBC

Tak mau ada keributan, Soon Ae pun berkata kalau mereka akan melakukan apa yang Do Ha mau, tapi setelah Do Ha pergi, Soon Ae menyuruh Soo Ji mencari teman Woo Sung, karena dialah satu-satunya saksi lain yang bisa membuktikan Woo Sung bersalah.

Karena harus menangkap Je Myung Hoon, Soo Ji jadi tidak bisa pulang dan dia pun berusaha menghibur Yu Na melalui video call. Yu Na marah karena Soo Ji tidak pulang padahal itu adalah hari anak. Yang membuat Yu Na sangat marah adalah karena Soo Ji lagi-lagi melupakan janjinya, namun Soo Ji merasa kalau dia tidak melupakan janjinya, dia sudah membelikan sepatu yang Yu Na mau. Selain itu, besok Yu Na akan pergi bersama neneknya ke panti asuhan dan disana banyak hal-hal yang menyenangkan.

Setelah menutup telepon, Soo Ji langsung lemas, karena dia benar-benar merasa bersalah sudah meninggalkan Yu Na lagi di hari anak. Dia pun merasa kalau kemarahan Yu Na saat ini akan berlangsung sampai seminggu. Soon Ae lalu mengaku kalau Se Won anaknya, juga begitu. Tapi Soo Ji tidak perlu khawatir karena disaat anak mereka masih kecil, kemarahan itu tidak akan lama.

Kita beralih ke Yu Na yang masih tetap cemberut walau diberi sepatu cantik oleh neneknya. Setelah dipakaikan sepatu barunya, sang nenek kemudian mengambil gambar Yu Na. Yu Na kemudian bergumam kalau ibunya lagi-lagi melupakan janji mereka berdua.

== 5 Mei 2016 ==
Yu Na dan neneknya sudah berada di panti asuhan, mereka melihat penampilan seorang sulap. Saat sang nenek fokus melihat aksi sulap, Yu Na diam-diam keluar dan di luar dia bertemu dengan Yoon Shi Wan, dia adalah anak SMU yang membantu Yu Na menggambar. Pada Shi Wan, Yu Na bertanya apa dia tahu tempat yang paling dekat dengan langit. Mendapat pertanyaan itu, Shi Wan pun tersenyum.

 

Di tempat lain, Soo Ji dan tim melakukan penggerebekan. Seorang pria melarikan diri dan Soo Ji dengan sekuat tenaga menangejarnya. Setelah kejar-kejaran, akhirnya pria itu tertangkap karena dia menemui jalan buntu dan takut di tembak. Soo Ji juga berkata kalau dia bukan ingin menangkap Myung Hoon, tapi hanya ingin meminta kesaksian atas pembunuhan yang Kim Woo Sung lakukan di tahu 2004 silam.

Saat akan kembali ke kantor polisi, mobil mereka terjebak macet karena ada mobil tabrakan di depan mereka. Tepat disaat itu Soo Ji mendapat telepon dari ibunya yang mengatakan kalau Yu Na menghilang. Cemas, Soo Ji pun langsung pergi ke panti asuhan untuk mencari Yu Na.

Betapa terkejutnya Soo Ji saat menemukan Yu Na tak sadarkan diri dan dibawa ambulan. Yu Na di duga jatuh dari atap gedung dan terluka parah.

Di rumah sakit, seorang polisi memberi penjelasan kalau Yu Na diperkirakan naik sendiri ke atas gedung dan kemudian terjatuh. Namun Soo Ji tidak percaya karena Yu Na fobia ketinggian, jadi tidak mungkin seorang anak dengan fobia bisa naik sendiri ke atap gedung. Setelah mendengar penjelasan Soo Ji, si polisi pun berjanji akan memeriksa lebih teliti lagi. Setelah polisi pergi, Soo Ji teringat kembali pada percakapannya dengan Soon Ae tadi malam.

Flashback!
Soo Ji dengan bangganya menunjukkan foto Yu Na yang begitu cantik mengenakan sepatu baru. Melihat ekspresi Yu Na yang cemberut, Soon Ae pun berkata kalau kemarahan Yu Na tidak berlangsung selama 1 bulan, bukan seminggu. Soon Ae kemudian mengaku pada Soo Ji kalau dia pernah berpikir untuk berhenti jadi detektif dan bekerja di balik meja, tapi dia berharap Soo Ji tidak melakukannya, karena ujung-ujungnya Soo Ji juga akan memilih untuk menjadi detektif lagi. Saat Soo Ji berhasil menyelesaikan kasus pertamanya, dari sana Soon Ae bisa tahu kalau Soo Ji adalah detektif sejati, dia tak mengerjakan kasus karena uang.

Soon Ae kemudian menyarankan pada Soo Ji untuk berkencan dengan Jaksa Kim Eun Joong, karena menurut Soon Ae, Eun Joong menyukai Soo Ji. Namun Soo Ji tidak mau, karena dia sudah tahu bagaimana rasanya pacaran. Selain itu, bagi Soo Ji saat ini…. hanya Yu Na lah cinta terakhir dan sejatinya.
Flashback End!

Soo Ji mendapat sebuah pesan yang berisi kalau kecelakaan Yu Na adalah sebuah kesengajaan. Saat Soo Ji hendak menelpon balik si pengirim pesan, si pengirim pesan menelponnya duluan dan dia memberitahu Soo Ji kalau tempat disamping gedung Yu Na jatuh, ada CCTV yang merekam kejadiannya. Ketika Soo Ji bertanya siapa si penelpon, si penelpon malah menutup telepon dan mengirim rekaman CCTV-nya. Dari rekaman itu terlihat kalau Yu Na pergi bersama seorang anak SMU.

Soo Ji dan ibunya masuk ke ruang ICU untuk melihat keadaan Yu Na. Yu Na pun sudah bisa membuka matanya, namun dia belum bisa bicara. Jadi dia memberi kode dengan tangannya kalau dia ingin bicara. Walaupun ragu, Soo Ji menunjukkan rekaman CCTV dan bertanya apa anak laki-laki itu sudah melakukan sesuatu pada Yu Na. Yu Na tak langsung menjawab, dia langsung ketakutan ketika melihat gambar laki-laki itu.

Flashback!
Shi Wan membawa Yu Na ke atap gedung dan ketika Yu Na hendak menerbangkan pesawat kertasnya, Shi Wan tiba-tiba mengambil pesawat kertas milik Yu Na dan kemudian dia mendorong Yu Na.
Flashback End!

Soo Ji bertanya apa pria yang ada di rekaman yang sudah mendorong Yu Na, Yu Na pun mengiyakan dengan kedipan mata. Melihat Yu Na ketakutan, Soo Ji pun menenangkannya dan berjanji kalau dia akan menangkap pria itu.

loading...

Di tempat lain kita melihat seorang wanita yang sedang memantau rekaman CCTV dan dia melihat apa yang Soo Ji lakukan di kamar ICU Yu Na. Ternyata wanita itu adalah Seo Bo Mi. Seorang pria kemudian berkata pada Bo Mi kalau buktinya yang di dapat hanya rekaman video yang menunjukkan Yu Na bersama Shi Wan. Bo Mi pun menjawab kalau hal itu sudah cukup, mereka sudah melakukan yang semestinya mereka lakukan.

Bo Mi kemudian menyuruh pria yang bicara dengannya untuk segera keluar karena dari rekaman CCTV, dia melihat ada penjaga yang sedang menuju ke tempat di pria. Tak mau buang waktu lama, pria yang ternyata bernama Kong Kyung Soo itupun langsung keluar. Tapi sayangnya disaat dia keluar seorang penjaga datang dan melihat dirinya.

Awalnya Kyung Soo ingin bersikap biasa saja, tapi si penjaga mencurigainya. Tak mau ditangkap, Kyung Soo pun memilih kabur. Berhasil kabur, Kyung Soo pergi ke gereja dan menemui pendeta yang bertugas sebagai tempat pengakuan dosa. Saat diminta untuk mengakui semua dosanya, Kyung Soo malah berkata kalau dia harus mengakui semuanya, sekalipun bergadang, tidak akan cukup menceritakannya.

“Saya akan kembali lagi kalau anda sudah punya waktu lagi,” ucap Kyung Soo dan menempelkan sesuatu di meja lalu pergi.

Keluar gereja, Kyung Soo menyalakan lilin berwarna merah yang punya gambar berwarna hitam. Tak lama kemudian muncul seorang pria yang melihat lilin tersebut. Seolah itu adalah lilin kode, pria itu pun masuk ke ruang pengakuan dosa dan mengambil kertas yang Kyung Soo tinggalkan.

Kertas yang Kyung Soo tinggalkan berisi, “Misi selesai. Mulai sekrang, tidak perlulah melakukan misi berbahaya begini. Tolong pahami kalau jantungku ini lemah. Tapi, aku tidak sedang memberontak kok.”

Pria itupun hanya tersenyum setelah membaca pesan dari Kyung Soo.

Eun Joong melihat artikel kecelakaan Yu Na dan juga dokumen kasusnya. Tak lama kemudian Soo Ji muncul dan memperlihatkan rekaman CCTV yang memperlihatkan kalau ada seorang anak SMU yang pergi dengan Yu Na di hari kejadian. Soo Ji minta Eun Joong mengeluarkan surat penyelidikan, namun Eun Joong tidak bisa melakukannya karena kurangnya bukti.

Soo Ji kemudian meminta Eun Joong untuk membantunya mencari pemuda itu bukan sebagai detektif, melainkan sebagai seorang ibu. Soo Ji kemudian mengaku kalau dia pernah merasa Yu Na sebagai penghalang dirinya sebagai detektif disaat kemampuannya lebih baik di bandingkan para detektif pria.

“Tapi Yu Na… dia bangga akan diriku sebagai detektif. Namun putriku… sampai gemetaran hanya melihat wajah pemuda itu. Dia terbaring disana dengan patah di sekujur tubuh. Kesulitan untuk bernafas, tapi dia menegaskan pemuda itu pelakunya. Aku… sekali saja… sekali saja, bantu aku menjadi ibu yang baik. Kumohon,” pinta Soo Ji dan jawaban Eun Joong tetap sama, dia tidak bisa mengizinkan pencarian.

Soo Ji pun kemudian berkata kalau selama ini dia selalu menghargai Eun Joong sebagai jaska yang taat aturan, tapi hari ini Soo Ji ingin sekali memukul wajah Eun Joong. Soo Ji pun memilih pergi dan Eun Joong langsung berkata kalau dia memang tidak bisa mengeluarkan izin pencarian sebagai jaksa, tapi sebagai rekan kerja yang selalu bersama dalam menangkap penjahat, Eun Joong ingin membantu Soo Ji menangkap pelakunya.

Soo Ji dibantu Soon Ae dan Eun Joong, membagikan selebaran di depan sekolah menengah atas. Mereka membagikan selebaran yang berisi gambar rekaman CCTV pada anak-anak SMU disana. Tak hanya membagikan selebaran, mereka juga memasang spanduk dengan tulisan mencari saksi.

== 9 Mei 2016==
Soo Ji terus membagikan selebaran, namun tak ada satupun anak yang merespon selebaran mereka. Saking inginnya menemukan pemuda yang mendorong Yu Na, Soo Ji sampai salah orang. Tapi tanpa dia sadari kalau pemuda yang dia cari ada di dekatnya. Pemuda itu adalah Shi Wan dan di tasnya ada stiker milik Yu Na. Untungnya Soo Ji cepat menyadari hal itu, dia ingat dengan stiker tersebut.

Di tempat lain, Do Ha buru-buru menemui Jaksa Oh dan mengatakan kalau dia sudah menemukan solusi dari masalah mereka berdua.

Soo Ji mengejar Shi Wan dan mengatakan kalau dialah yang sudah membawa Yu Na ke atap. Di sisi lain, Do Ha memberitahu Jaksa Oh kalau putra dari Jaksa Yoon mendapatkan masalah.

Jaksa Oh menemui Jaksa Yoon diruangannya dan Do Ha sengaja mengantarnya agar dia bisa bertemu dengan Jaksa Yoon. Sebelum pergi ke ruangan Jaksa Yoon, Do Ha memberitahu Jaksa Oh kalau Jaksa Yoon tidak bisa menyelesaikan masalah putranya sendiri, tapi mereka bisa membantunya tanpa menimbulkan kecurigaan.

“Bujangnim (Jaksa Oh) tidak bisa membebaskan Kim Sang Woo…. tapi bisa untuk putra Geomsajangnim,” ucap Do Ha.

 

Jaksa Yoon mulai bicara dengan Jaksa Oh dan Do Ha masih membungkuk didepan pintu. Dia melihat dengan pandangan mencurigakan. Apa yang sebenarnya Do Ha pikirkan.

 

Flashback!
Do Ha berjanji pada Jaksa Oh kalau dia akan membereskan masalah mereka tanpa jejak, tapi sebagai gantinya Jaksa Oh harus memperkenalkan dia dengan Jaksa Yoon.

Do Ha kemudian berkenalan dengan seorang reporter dan besoknya reporter itu langsung berusaha mewawancarai Jaksa Oh terkait masalah Sang Woo.

Sang Woo pergi sendiri ke kantor polisi dan mengakui kesalahannya. Ternyata orang yang menyuruh Sang Woo melakukan semua itu adalah Do Ha. Dia lah penelpon misteriusnya.
Flashback End!


Pintu ruangan Jaksa Yoon mulai tertutup dan Do Ha kembali menegakkan badannya. Dia kemudian bergumam, “Aku akan datang lagi. Yoon Seung Ro…. Geumsajangnim.”
bersambung

loading...

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *