Home » Kim Young Kwang » Sinopsis Lookout Episode 1

Sinopsis Lookout Episode 1

Your ads will be inserted here by

Easy Plugin for AdSense.

Please go to the plugin admin page to
Paste your ad code OR
Suppress this ad slot.

Sinopsis Lookout Episode 1, bercerita tentang seorang wanita bernama Soo Ji yang berprofesi sebagai detektif. Karena menangani kasus seseorang yang tiba-tiba mengaku telah membunuh orang 12 tahun yang lalu, diapun harus bertemu dengan jaksa yang terus membuatnya kesal. Si jaksa menginginkan agar Soo Ji tidak menangani kasus tersebut agar jaksa yang menangani kasusnya tidak mendapatkan masalah. Tentu saja Soo Ji tak mau menurutinya.

Sinopsis Lookout Episode 1

sumber gambar dan konten dari MBC

Lookout episode perdana dimulai dengan adegan seorang pria yang mengemudikan mobil dengan kencang dan wanita disampingnya terus berteriak menanyakan keberadaan Se Beom. Namun dengan kasar si pria malah mendorong kepala si wanita. Di tempat lain kita melihat seorang wanita tengah berada di depan banyak layar, dia sedang memperhatikan rekaman cctv dan melihat mobil yang dikendarai pria tadi.

Di belakang mobil itu kita melihat seorang wanita mengendari sepeda motornya dengan kencang dan wanita itu adalah Jo Soo Ji. Sepertinya Soo Ji sedang mengejar mobil tersebut. Di sisi lain ada seorang pria yang mengatur ponsel pria pengemudi dan membuat bagian depan mobil tiba-tiba terbuka. Karena hal itu, dijalanpun terjadi tabrakan beruntun.

Soo Ji yang sudah berada tak jauh dari mereka langsung melepaskan motornya untuk mencegah sebuah truk menabrak mobil si pria pengendara.

Tak lama kemudian rombongan polisi datang, ada Jang Do Han juga diantara mereka. Si Pria pengendara dengan kasar menarik istrinya keluar mobil dan Soo Ji pun langsung memukulnya. Saat si pria bertanya siapa Soo Ji sebenarnya, Soo Ji pun menjawab kalau dia adalah pemburu orang seperti pria itu.

“Apa kau polisi?” tanya si pria.

“Tidak lagi,” jawab Soo Ji dan kita diperlihatkan kembali kilasan dimana Soo Ji marah karena anaknya meninggal dan tak ada yang membantunya dalam mengungkapkan semuanya. Soo Ji bahkan menyebut Do Han tak pantas menjadi seorang jaksa. Saking marah dan kesalnya, Soo Ji sampai melepaskan tembakan.

Apa yang terjadi sebenarnya?


==Lookout; The Guardian== Episode 1 ==

Seorang pria mendapat telepon dari orang misterius yang mengancam akan membeberkan kejahatannya, jika pria itu tidak mau menyerahkan diri.


== 3 Mei 2016==
Soo Ji belum juga bangun sampai putrinya masuk dan membangunkannya. Sang putri kemudian menempelkan stiker pada kening Soo Ji dan Soo Ji tidak melepaskannya karena dia buru-buru pergi bekerja, padahal ibunya sudah memberitahunya kalau ada sesuatu di keningnya.

Setelah Soo Ji pergi, Yu Na memberitahu sang nenek kalau yang ada di kening Soo Ji adalah stiker anak baik. Dia memberinya karena sang ibu selalu sibuk menangkap orang-orang jahat.


==Kantor Polisi Seoul==
Soo Ji sampai kantor polisi dan di depan kantor dia berpapasan dengann Bung Jae dan Jin Ki. Ketika Bung Jae menyinggung tentang promosi yang Soo Ji dan tim dapatkan, Soon Ae muncul dan membela diri. Dia berkata kalau timnya mendapat promosi karena cara investigasi mereka jauh lebih modern dibanding cara investigasi yang Bung Jae lakukan. Tak mau terjadi perang antara Bung Jae dan Soon Ae, Soo Jin dan Jin Ki pun langsung memegangi ketua tim mereka masing-masing.

Ketika ditinggal sendirian tiba-tiba ada seorang pria masuk kantor polisi dan menabrak pundak Soo Ji. Pria itu datang membawa tas yang ada berkas darahnya. Di depan semua polisi dan kamera CCTV, pria itu berkata kalau dia sudah membunuh orang dengan menggunakan pisau yang saat ini dia pegang. Setelah ditangkap polisi, pria itu berkata pada kamera CCTV kalau dia sudah melakukan apa yang diperintahkan.

Kita beralih ke Do Han yang dengan bangganya pergi ke restoran mahal dan memesan cemilan mahal disana. Sebelum makan, dia sampai meminta pegawai restoran untuk memfoto dirinya. Foto itu pun langsung dia unggah di sosmed dengan caption, “Kau telah bekerja keras. Penghargaan atas upaya diri sendiri.”

Namun sayang, sebelum sempat cemilan mahal itu masuk ke dalam mulutnya, Do Han mendapat telepon dari Jaksa Oh yang memintanya segera datang ke kantor polisi. Kesal tak bisa mencicipi makanan mahal itu, Do Ha pun memanggil kembali pegawai restoran dan bertanya apa dia bisa mendapatkan uangnya kembali?

Pada Soo Ji, pria itu mengaku kalau dia sudah membunuh seseorang di Supermarket Samil pada tahun 2004 yang lalu. Jadi orang yang sudah ditahan selama 12 tahun itu adalah korban salah tangkap yang polisi lakukan. Saat ditanya kenapa pria itu mengaku sekarang, pria itu berkata kalau ada seseorang yang mengawasi gerak-geriknya dan ketika mengatakan itu pria tersebut melihat ke arah kamera CCTV.
Orang yang mengawasinya itu mengancam kalau dia akan membeberkan kejahatan si pria pada publik, serta istri dan anaknya jika pria itu tidak menyerahkan diri. Jadi si pria memohon pada Soo Ji untuk percaya pada apa yang dia katakan. Soo Ji lalu bertanya apa ada orang yang tau dengan perbuatannya dan pria itu menjawab ibu, kakak perempuannya dan juga seorang temannya.

Tepat disaat itu Do Ha masuk dan meminta si pria berhenti mengatakan semuanya. Pria itu bernama Kim Woo Sung. Saat Soo Ji bertanya siapa, Do Ha hanya memberikan kartu pengenalnya dan dari sana Soo Ji pun tahu kalau Do Ha adalah seorang jaksa.

Dipertemuan pertama mereka itu, Soo Ji sudah tak suka pada Do Ha, karena Do Ha menyuruhnya berhenti menanangani kasus Woo Sung dengan alasan agar Do Ha tak kena masalah akibat kesalahan penanganan kasus.

Do Ha kemudian memberitahu Soo Ji kalau Soo Ji tetap menangani kasus itu, maka para petinggi akan marah padanya, karena orang yang menyuruh Do Ha datang ke kantor polisi adalah orang yang punya posisi tinggi. Walaupun begitu Soo Ji tidak perduli, dia akan tetap menangani kasusnya dengan alasan kalau itulah tugasnya.

loading...

“Tapi, bagaimana kalau kita akhirnya justru saling suka?” tanya Do Ha dengan nakal karena kalau Soo Ji tetap meneruskan kasusnya, maka mereka berdua akan jadi sering bertemu.

“Ugh, tidak akan mungkin terjadi,” jawab Soo Ji dengan alasan kalau Do Ha bukanlah tipenya. Mendengar itu, Do Ha pun terlihat kecewa dan bersyukur lalu pamit pergi. Setelah Do Ha pergi, Soo Ji mengungkapkan rasa kesalnya.

Soo Ji kemudian menemui Eun Joong di tempat latihan. Sepertinya Eun Joong sangat menyukai Soo Ji, terlihat ketika Soo Ji belum datang dia sangat kelelahan untuk latihan, tapi ketika Soo Ji datang dan menghampirinya, dia pura-pura fokus pada latihan. Soo Ji menemui Eun Joong untuk menanyakan tentang Do Ha, karena Eun Joong juga berprofesi sebagai jaksa.

Mendengar kalau kasus yang Soo Ji tangani juga ditangani oleh Do Ha, Eun Joong pun berpesan padanya untuk berhati-hati. Karena Do Ha sangat terkenal di kalangan jaksa, gara-gara dia mendapatkan GED dan lolos ujian dengan nilai tinggi di usia sangat muda. Tapi kepintarannya itu juga menjadi kelemahannya.

Do Ha berada di parkiran dan seorang pria menghampirinya. Pria itu bernama Cho Min Seok dan dia mengaku sebagai tetang Do Ha saat Do Ha masih tinggal di Gangneung. Namun Do Ha berkata kalau dia tak kenal Min Seok dengan alasan kalau dia tak pernah tinggal di tempat lain selain Seoul. Min Seok seolah mengerti dan diapun akhirnya berkata kalau dia lah yang sudah salah orang. Do Ha masuk mobil sambil mengeluh karena Min Seok sudah sok kenal dengannya.

Lanjut lagi ke cerita Eun Joong kalau Do Ha aslinya berasal dari desa terpencil di Gangneung, tapi dia ingin menyembunyikan fakta kalau dia dulu adalah orang yang kurang mampu.

Do Ha pulang dan saat dia keluar mobil, dia langsung kesal karena mobilnya di kencingi anjing. Tapi ternyata itu bukanlah mobil Do Ha, dia hanya menyewanya saja untuk memperlihatkan kalau dia adalah orang yang berada.

Eun Joong menambahkan kalau Do Ha sukses sampai seperti sekarang karena dia punya koneksi. Dia berusaha keras mencitrakan dirinya sudah kaya dari lahir. Segala sesuatu yang ia makan, kenakan dan kendarai… mahal dan mewah. Untuk menangani kasus, Do Ha akan melakukan segala macam cara selama hal itu menjamin kesuksesan karirnya.

Di rumah, Do Ha mencari semua informasi yang berhubungan dengan Soo Ji.

Setelah mendengar cerita Eun Joong, Soo Ji pun jadi ingat kalau dikalangan jaksa ada yang dipanggil dengan sebutan “penembak jitu” dan Do Ha lah orangnya. Eun Joong tersenyum melihat ekspresi paniknya Soo Ji karena harus terlibat dengan Do Ha. Eun Joong kemudian menambahkan kalau Jaksa Oh Kwang Ho adalah orang dibalik suksesnya Do Ha.

Soo Ji pun berterima kasih atas informasi dan saran dari Eun Joong. Sebagai rasa terima kasihnya, Soo Ji memberikan sebotol minuman pada Eun Joong karena Eun Joong belum makan malam. Soo Ji sendiri harus segera pulang karena dia harus menjemput Yu Na.

Karena tak sabar bertemu dengan Yu Na, Soo Ji pun masuk ke kelas Yu Na yang saat itu sedang menggambar bersama anak SMU yang datang ke TK. Yu Na kemudian memperkenalkan ibunya pada teman-temannya dan Yu Na bahkan meminta sang ibu untuk menunjukkan borgol dan juga pistolnya, agar semuanya percaya kalau sang ibu adalah seorang polisi.

Tanpa ragu Soo Ji pun menunjukkan borgol miliknya dan mengungkapkan fungsinya. Tapi karena penjelasan Soo Ji masih terlalu berlebihan untuk di katakan pada anak TK, sang guru pun meminta Soo Ji berenti dan kemudian meminta Yu Na untuk menunjukkan hasil gambarannya saja.

Yu Na menunjukkan hasil menggambarnya dan dia menggambar sang ibu. Yu Na bangga dengan Soo Ji karena pekerjaannya adalah menangkap penjahat, terharu Soo Ji pun langsung memeluk Yu Na. Dengan senang Soo Ji kemudian berterima kasih pada semua anak SMU yang datang ke TK untuk membantu anak-anak menggambar.

Do Ha menyelamatkan seorang wanita yang diganggu seorang pria. Dia mengaku sebagai pacar si wanita agar pria itu lekas pergi. Karena si wanita menanyakan namanya, Do Ha pun dnegan bangga mengeluarkan kartu namanya untuk memperlihatkan kalau dia adalah seorang jaksa.

Di rumah, Soo Ji masih mempelajarii kasus, dia telponan dengan Soon Ae untuk mendiskusikannya. Mereka sudah mendapatkan daftar panggilan telepon Woo Sung, namun mereka tidak mendapatkan data dari panggilan misteriusnya. Sama seperti Soo Ji, Soon Ae juga punya anak perempuan dan anaknya usia SMA. Sepertinya Soon Ae tidak terlalu akur dengan sang anak, karena saat dia bertanya padanya sang anak tidak menjawab.

Yu Na terbangun, jadi Soon Ae menyuruh Soo Ji untuk melanjutkan diskusinya besok saja. Yu Na terbangun karena dia mimpi buruk, jadi Soo Ji pun menemaninya untuk tidur lagi.

== 4 Mei 2016==
Ternyata wanita yang Do Ha temui di bar semalam adalah seorang reporter dan pagi ini reporter Kim Myung Mi menemui Jaksa Oh di lobi, dia menanyakan apa pelaku sebenarnya pembunuhan di Supermarket Samil menyerahkan diri. Reporter Kim menanyakannya pada Jaksa Oh karena Jaksa Oh lah yang bertanggung jawab atas kasus itu. Tentu saja Jaksa Oh menyangkal sudah melakukan kesalahan, dia merasa sudah melakukan penyelidikan atas kasus tersebut.

Do Ha menemui Jaksa Oh diruangannya dan baru masuk ruangan, Do Ha langsung dilempar vas, untungnya Do Ha dengan cepat mengelak, sehingga vas itu tak mengenai wajahnya. Saat ditanya kenapa sampai ada reporter yang menemuinya untuk menanyakan kasus, Do Ha pun menjawab kalau semua itu karena detektif yang bertanggug jawab atas kasus itu, tidak mau bekerja sama dengan mereka.

Untuk menyelesaikan masalah mereka itu, Jaksa Oh berencana minta bantuan pada Kepala Kejaksaan. Mendengar itu, Do Ha pun berjanji akan mendapatkan solusi dan menyelesaikannya dengan idenya sendiri, namun jika dia berhasil melakukanya, Jaksa Oh harus mengenalkan dia dengan Jaksa Yoon.

Seorang nenek datang dan dia adalah nenek Han Dong Hoon, orang yang di duga salah tangkap karena pembunuh sebenarnya adalah Woo Sung. Si nenek datang membawakan buku yang berisi data kasus cucunya, dia mengumpulkan semua itu dari kantor polisi.

Ibu Woo Sung dan kakak perempuannya dimintai keterangan di kantor polisi. Namun sang ibu tetap ngotot kalau anaknya tidak bersalah, walau sepertinya si kakak perempuan ingin sekali mengatakan yang sebenarnya. Menurut Soo Ji dan Soon Ae, keduanya tidak mengakui hal yang sebenarnya, karena mereka takut ditahan juga. Soon Ae pun berkata kalau yang harus mereka dapatkan saat ini adalah DNA dari senjata itu.

Tepat disaat itu Do Ha masuk dan berkata kalau DNA dari senjatanya tidak bisa diperiksa, karena sepertinya Woo Sung dan keluarga sudah mencuci bersih pisaunya. Karena tak ada barang bukti dan saksi atas pembunuhan itu, Do Ha pun menyuruh Soo Ji menyerah. Tentu saja Soo Ji tak mau, karena dia masih bisa memeriksa berkas kasus yang Jaksa Oh buat.

Kemarin, Do Ha membantu Woo Sung bebas, kali ini dia berusaha membantu Jaksa Oh, dengan kedua fakta itu, Soo Ji pun bertanya, kapan Do Ha akan menjadi jaksa sesungguhnya?

“Siapa kau berani menilaiku begitu? Aku disini sekarang sebagai jaksa…. juga datang sendiri kemari… penuh gairah untuk melakukan investigasi dan ku bilang, kita lepaskan saja dia. Hmm?” ucap Do Ha.
bersambung

 

loading...

Yang banyak dicari

  • sinopsis lookout episode 1
  • sinopsis lookout korea
No Comments

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *