Home » Kim So Hyun » Sinopsis Let’s Fight Ghost Episode 14 – 2

Sinopsis Let’s Fight Ghost Episode 14 – 2

Your ads will be inserted here by

Easy Plugin for AdSense.

Please go to the plugin admin page to
Paste your ad code OR
Suppress this ad slot.

Sinopsis Let’s Fight Ghost Episode 14 – 2, bercerita tentang Hyun Ji akhirnya tau tentang alasan Bong Pal tak mengangkat teleponnya dan membalas sms-nya. Ketika melihat foto Tuan Park, Hyun Ji pun akhirnya ingat kalau dia sudah pernah bertemu dengan Tuan Park 5 tahun lalu. Saat itu Tuan Park memberikan sebuah bungkusan pada Hyun Ji yang berisi gelang dan alamat Bong Pal. Untungnya, Hyun Ji menceritakan semua itu pada Myung Chul dan Myung Chul pun meminta Hyun Ji untuk langsung memberitahunya jika Hyun JI ingat dimana dia meletakkan gelang itu.

Sinopsis Let’s Fight Ghost Episode 14 – 1

Sinopsis Let’s Fight Ghost Episode 14 – 2

sumber konten dan gambar dari tvN

Hyun Ji pergi ke rumah Bong Pal karena Bong Pal tidak menjawab teleponnya namun Bong Pal juga tidak ada di rumah. Tak lama Hyun Ji mendapat telepon dari Hye Sung.

Di acara pemakaman ayah Bong Pal, Myung Chul mengambil tasnya dan ingin pergi. Namun ia terhenti saat melihat ponsel Bong Pal menyala dan ternyata ada 11 panggilan tak terjawab. Myung Chul pun menoleh ke arah Bong Pal yang sedang merenung.

Hyun Ji sudah bersama dengan Hye Sung, Hye Sung membicarakan tentang terapi Hyun Ji, namun Hyun Ji tidak terlalu memerhatikan perkataan Hye Sung. Merasa tidak di respon Hye Sung pun memanggil Hyun Ji dan bertanya apa Hyun Ji ada masalah. Hyun Ji pun menjawab tidak ada dan bertanya kemana mereka akan pergi. Hye Sung pun mengatakan kalau mereka akan pergi ke tempat yang happy (anjing) sukai dan perjalanan ke sana cukup jauh.

Hyun Ji pun mendapat telepon dari Bong Pal, Hyun Ji langsung mengangkatnya dan marah-marah pada Bong Pal. Namun orang yang meneleponnya bukanlah Bong Pal melainkan Myung Chul. Myung Chul memberitahu Hyun Ji apa yang terjadi pada Bong Pal. Mengetahui semuanya, Hyun Ji reflek meneteskan air mata dan Hyun Ji pun berkata kalau dia akan segera kesana.

Hyun Ji sampai di pemakaman ayah Bong Pal dan langsung menemui Bong Pal. Bong Pal meminta maaf karena ia tadi tidak mengangkat telepon Hyun Ji. Tak lama ada seseorang yang memanggil Bong Pal, Bong Pal pun meninggalkan Hyun Jin dan berkata  pada Hyun Ji untuk bicara lagi nanti.

Setelah Bong Pal pergi, Hyun Ji bicara dengan Myung Chul. Myung Chul pun berterima kasih karena Hyun Ji sudah mau datang. Hyun Ji kemudian melihat foto ayah Bong Pal dan tiba-tiba saja kepala Hyun Ji jadi sakit.

Flashback!

Saat itu Hyun Ji pergi ke kuil untuk melakukan doa, Hyun Ji berdoa supaya dia bisa melakukan ujian. Ternyata ayah Hyun Ji datang kesana dan melihat kearah Hyun Ji.

Hyun Ji pun mengatakan kalau ia pernah melihat ayah Bong Pal sebelumnya, mendengar itu membuat Myung Chul terkejut. Hyun Ji pun mengatakan kalau ia bertemu dengan ayah Bong Pal di sebuah kuil 5 tahun yang lalu.

Saat itu Hyun Ji baru saja keluar dari kuil, tiba-tiba saja ayah Bong Pal mendekati Hyun Ji dan memberikan sebuah bungkusan pada Hyun Ji. Dia menyuruh Hyun Ji untuk memberikan benda itu pada anaknya dan di sana juga ada alamat tempat anaknya tinggal. Setelah memberikan bungkusan itu ayah Bong Pal langsung lari, dan Hye Sung mengikuti ayah Bong Pal.

Myung Chul bertanya apa Hyun Ji melihat barang itu. ternyata Hyun Ji membuka bungkusan itu, di sana tertulis “Park Bong Pal, Akademi Pribahasa, Seojeong-dong, Seoul.” Tiba-tiba saja kepala Hyun Ji sakit. Namun Hyun Ji tidak mengingat dimana dia meletakkan barang itu. melihat Hyun Ji yang kesakitan, Myung Chul pun meminta Hyun Ji untuk istirahat saja.

Myung Chul mengantar Hyun Ji kesebuah ruangan untuk beristirahat. Myung Chul juga mengatakan pada Hyun Ji jika Hyun Ji mengingat dimana benda yang di berikan ayah Bong Pal, maka Hyun Ji harus memberitahunya pada Myung Chul karena itu sangat penting bagi Bong Pal.

Myung Chul pun keluar dari ruangan itu dan menemukan seseorang sedang berbelasungkawa atas kematian ayah Bong Pal. melihat itu Myung Chul berterima kasih karena sudah datang, namun Myung Chul langsung terkejut saat melihat ternyata orang itu adalah Hye Sung. Hye Sung mengatakan kalau ia turut berduka cita, lalu keluar dari ruangan itu.

Saat Hye Sung ingin menuju ke mobilnya, Myung Chul langsung memegang kerah baju Hye Sung. “Bajingan kau! Bagaimana mungkin kau bisa muncul di sini?” tanya Myung Chul.

“Aku datang karena aku mengkhawatirkan muridku. Ada yang salah?” jawab Hye Sung.

“Kau pikir aku tidak akan mengenalmu?” ucap Myung Chul.

“Aku tidak mengerti apa yang kau bicarakan. Tolong lepaskan aku.” Ucap Hye Sung.

“18 tahun yang lalu. Aku masih bisa merasakan jejak roh jahat dalam dirimu. Kau pikir aku tidak sadar saat kau mencoba menyembunyikannya dari ku? Arwah yang keluar dari Bong Pal masih terlihat sangat hidup dimatamu.” Ucap Myung Chul.

“Benarkah?” tanya Hye Sung.

“Kau yang telah membunuh ibunya Bong Pal. Itu tidak cukup, sehingga kau juga membunuh ayah Bong Pal. Berapa banyak lagi orang yang harus kau bunuh sebelum kau berhenti?” tanya Myung Chul.

“Lalu kenapa kau mengusirku dari tubuh Bong Pal? Ini semua karenamu.” Ucap Hye Sung.

“Kau! Kau roh jahat yang ku keluarkan!” ucap Myung Chul.

“Jadi apa yang akan kau lakukan sekarang?” tanya Hye Sung lalu menggenggam tangan  Myung Chul, membuat Myung Chul tidak bisa melakukan apa-apa lagi. “Aku sudah memperingatkanmu, ‘kan? Terlalu banyak rasa ingin tahu bisa saja membunuhmu.” Ucap Hye Sung.

“Keluarlah dari tubuh ini, bajingan!” ucap Myung Chul.

“Jika aku keluar, orang ini akan mati. Tubuh kita sudah menyatu. Apa kau ingin orang lain mati lagi? Kau sepertinya salah paham. Aku menyelamatkan hidupnya. Aku menyelamatkannya dari neraka.” Ucap Hye Sung.

{Flashback}

Ibu Hye Sung terkejut saat melihat Hye Sung dikelilingi oleh asap hitam. Hye Sung sedang dipukuli oleh teman-temannya karena mereka menyangka kalau ibu Hye Sung lah yang sudah membunuh ayahnya. Hye Sung menangis dan mengatakan kalau ibunya bukan pembunuh.

Terlihat gumpalan asap hitam mendekati Hye Sung dan mengelilingi Hye Sung. Merasa takut Hye Sung langsung lari untuk menghindari asap itu, namun asap itu langsung masuk kedalam tubuh Hye Sung.

Hye Sung mendatangi teman-temannya yang sudah memukulinya tadi, Hye Sung datang dengan membawa batu. Hye Sung mendekati salah seorang dari mereka yang mengatakan kalau ibunya adalah seorang pembunuh. Hye Sung langsung memukul kepala temannya itu menggunakan batu.

{Flashback end}

Hye Sung masih memegang lengan Myung Chul, “Kau mungkin tidak boleh ikut campur urusanku. Bisa jadi Bong Pal yang akan terbunuh. Bukankah lebih baik untuk memiliki pemakaman ganda untuk ayah dan anak?” ucap Hye Sung.

“Bajingan kau!” ucap Myung Chul sambil memegang kerah baju Hye Sung. Hye Sung tertawa dan bertanya apa yang Myung Chul lakukan.

Tiba-tiba wajah Hye Sung berubah serius, asap hitam mulai keluar dari wajah Hye Sung. Hye Sung kembali mencekik Myung Chul dan menghentakan kelapa Myung Chul di kaca mobil. “Jika kau ingin menyelamatkan hidup menyedihkanmu itu jangan banyak bicara.” Ucap Hye Sung sambil melepaskan tangannya dari leher Myung Chul. “Aku akan mengampunimu kali ini untuk mengenang masa lalu. Lain waktu aku akan menghancurkan lehermu juga. Semoga semuanya lancar dengan pemakamannya. Katakan pada Bong Pal bahwa aku sudah datang untuk memberikan salam terakhir.” Ucap Hye Sung lalu pergi.

Bong Pal melihat Hye Sung pergi dengan mobil, namun Bong Pal langsung berlari saat melihat Myung Chul berada di atas mobil. Bong Pal langsung membantu Myung Chul, saat Bong Pal bertanya. Myung Chul tidak mengatakan yang sebenarnya.

Beralih ke kantor polisi, Detektif Kim memberikan hasil otopsi untuk Park Ji Hoon pada Detektif Yang. Detektif Yang langsung membukanya, Detektif Kim memberitahu kalau ada jejak DNA yang ditemukan di bawah kukunya. Dia adalah seorang laki-laki dengan golongan darah B.

Detektif Yang pun langsung bertanya apa golongan darah Yoo Hye Sung, Detektif Kim menjawab kalau Golongan darah Hye Sung adalah B. Detektif Yang meminta Detektif Kim untuk mengajukan surat perintah karena mereka sudah memiliki bukti DNA.

loading...

Di kuil, Bong Pal sedang melakukan doa untuk kedua orang tuanya dan di Sana juga ada Myung Chul. Ternyata di luar ada Hyun Ji yang sedang berdiri sambil melihat Bong Pal melakukan doa.

Myung Chul menyuruh Bong Pal untuk tidak pergi kemana-mana dan tetap berada di dalam rumah. Bong Pal meminta Myung Chul untuk tidak khawatir lalu pergi, setelah Bong Pal pergi. Hyun Ji mendekat Myung Chul, Myung Chul mengatakan kalau Hyun Ji melakukannya dengan baik di pemakaman. Myung Chul mendekati Hyun Ji dan bertanya bagaimana Hyun Ji bisa mengenal Hye Sung. Hyun Ji menjawab kalau Hye Sung membantu pengobatan psikoterapinya. Myung Chul ingin bertanya lagi, namun ia mengurungkannya dan menyuruh Hyun Ji untuk menjaga Bong Pal.

Hyun Ji berjalan bersama dengan Bong Pal. namun mereka hanya saling diam, hingga akhirnya Hyun Ji membuka suaranya. Hyun Ji mengajak Bong Pal untuk makan bersama karena Bong Pal belum makan dari kemarin, namun Bong Pal tidak mau, ia hanya ingin istirahat. Bong Pal pun mengatakan kalau ia akan menghubungi Hyun Ji lagi nanti.

Bong Pal pun pergi meninggalkan Hyun Ji. Hyun Ji hanya memandangi Bong Pal yang sudah mnjauh, ia ingin memanggil Bong Pal namun tidak jadi.

Bong Pal membawa sebuah tas dan menaruhnya di dalam kardus. Kemudian ia melihat ke laci tempat semua surat dari ayahnya. Bong Pal membuka laci itu, dan mengambil semua surat itu. Bong Pal membukanya dab membaca surat yang di tulis oleh ayahnya, di sana Bong Pal menangis karena ia tidak pernah mau membaca semua surat dari ayahnya dulu. Bong Pal meminta maaf karena itu.

Ternyata Hyun Ji berada di depan pintu apartemen Bong Pal, ia juga mendengar tangisan dan ucapan permintaan maaf Bong Pal pada ayahnya.

Myung Chul pergi menemui dukun wanita.

“Jadi kau bilang bahwa ayah Bong Pal memberikan senjata pada gadis itu?” tanya dukun.

“Benar. Itulah sebabnya dia mengalami kecelakaan. Dia tidak ingat di mana meletakkannya.” Jawab Myung Chul.

“Ah. Hubungan yang sangat naas. Tapi setidaknya kita harus membiarkan dia tahu apa yang sedang terjadi. Bahwa Profesor Joo pelaku tabrak lari nya.” Ucap dukun.

“Dia ada disekitar gadis itu. Jika kita katakan padanya dan roh jahat itu tahu Dia mungkin bisa dalam bahaya.” Ucap Myung Chul.

“Bagaimana dengan Bong Pal? Dia setidaknya harus tahu siapa yang membunuh ayahnya.” Ucap Dukun.

“Aku tidak tahu apakah aku harus memberitahunya atau tidak.” Ucap Myung Chul.

“Mengapa roh jahat begitu terobsesi dengan senjata itu? Jika itu senjata itu kuat, dia seharusnya lari. Benar, ‘kan?” tanya Dukun.

“Benda itu dapat mengancam hidupnya, jadi dia harus menyingkirkannya.” Jawab Myung Chul.

“Lalu apa yang akan ia lakukan selanjutnya? Dia tidak sedang mengincar Bong Pal, ‘kan?” tanya Dukun.

“Simpanlah ini di sini.” Ucap Myung Chul sambil memberikan senjata pedangnya.

Hyun Ji pulang ke rumahnya, Hyun Ji terlihat bingung karena ibunya sudah berkemas-kemas. Ibu Hyun Ji mengatakan kalau rumah itu sudah di jual, ada sepasang pengantin baru sudah menandatangani kontraknya kemarin. Ibu Hyun Ji pun menyuruh Hyun Ji untuk segera merapikan barang-barangnya yang ada di kamarnya karena jasa pindahan akan datang besok pagi.

Hyun Ji duduk dan bertanya apa dia boleh tinggal di sana, mendengar itu membuat ibu Hyun Ji bingung. Hyun Ji mengatakan kalau ia bisa tinggal di rumah paman. Ibu Hyun Ji curiga dan bertanya apa semua itu karena Bong Pal. namun Hyun Ji hanya diam tidak mengatakan apa pun.

“ Hyun Ji, baru satu bulan sejak kau tersadar. Kau koma dalam waktu yang lama. Itulah mengapa kau terlena karena perlakuan baiknya. Tapi kau tidak harus melakukan itu. Jika kau melihat teman-teman lamamu di lingkungan yang dulu Kau akan berubah pikiran.” Ucap Ibu Hyun Ji.

Hyun Ji mengatakan kalau ia tidak bisa meninggalkan Bong Pal. ibu Hyun Ji mengatakan kalau ia akan menyetujui semua keinginan Hyun Ji namun tidak dengan yang ini. Karena Hyun Ji harus belajar keras untuk ambil ujian persiapan dan masuk ke perguruan tinggi. Namun ibu Hyun Ji tidak bilang Hyun Ji harus putus dengan Bong Pal, jika Hyun Ji masuk ke perguruan tinggi setelah Hyun Ji pulang dan belajar keras. Hyun Ji pun berdiri dan mengatakan kalau ia akan keluar sebentar.

Hyun Ji berlari menuju ke rumah Bong Pal. sedangkan Bong Pal sedang terdiam sambil memandangi foto keluarganya dulu. Hyun Ji mengetuk pintu rumah Bong Pal, namun Bong Pal mengabaikannya. “Bong Pal, kau berada di sana, kan? Buka pintunya, Bong Pal.” ucap Hyun Ji namun Bong Pal tidak membukakan pintu rumahnya.

“Aku akan pindah besok. Aku akan pindah ke kediaman ayahku. Jadi… Sebelum aku pergi… Aku ingin melihatmu. Aku akan segera kembali. Tunggu aku, Bong Pal. Aku akan menghubungimu. Kau harus angkat, oke?” ucap Hyun Ji sambil menangis di luar. Di dalam Bong pal juga meneteskan air matanya. Setelah mengatakan semua itu Hyun Ji pergi meninggalkan rumah Bong Pal.

Klinik Hye Sung sudah tutup, saat Hye Sung keluar dari ruang kerjanya ia melihat Hyun Ji sedang berjalan sendirian. Hye Sung pun langsung keluar dan memanggil Hyun Ji. Hye Sung bertanya apa ada yang terjadi karena Hyun Ji tidak terlihat baik. Hye Sung menawarkan Hyun Ji untuk masuk dan  minum teh. Hyun Ji pun masuk ke klinik mengikuti Hye Sung.

Bong Pal masih duduk di depan sofa, tak lama ponsel Bong Pal berbunyi, ada banyak sekali pesan dari Hyun Ji. Tak lama ada seseorang yang mengetuk, ternyata itu dari Detektif Yang. Bong Pal pun berdiri dan membukakan bintu, serta menawarkan masuk ke dalam.

Mereka duduk di kursi makan. Detektif Yang meminta maaf karena sudah menggangu Bong Pal seperti itu, Bong Pal pun bertanya apa hasil otopsinya sudah keluar. Detektif Yang mengiyakannya dan mengatakan kalau sepertinya ayah Bong Pal meninggal karena di bunuh, oleh karena itu dia memiliki pertanyaan untuk Bong Pal.

Detektif Yang bertanya apa Bong Pal tahu bagaimana ayahnya dan Hye Sung bertemu, mendengar nama Hye Sung membuat Bong Pal bingung. Bong Pal pun bertanya apa Hye Sung ada kaitannya dengan kematian ayahnya. Detektif Yang mengatakan kalau ia tidak tahu pastinya, ole karena itu Bong pal harus memberitahunya, walaupun itu hal yang kecil sekali pun.

Detektif Yang pun pulang, setelah Detektif Yang pulang. Bong pal langsung menelepon Myung Chul.

Bong Pal dan Myung Chul bertemu di sebuah taman.

“Biksu Myung Chul. Apa kau tahu tentang itu semua?” tanya Bong Pal.

“Apa maksudmu?” tanya Myung Chul.

“Detektif datang ke rumah. Dia bertanya tentang Profesor Joo. Profesor Joo ada hubungannya dengan kematian ayahku.” Tanya Bong Pal.

“Bong Pal. Profesor Joo bukan manusia. Lebih tepatnya. Ada Roh jahat yang ada di dalam tubuhnya. Roh iblis, Roh jahat yang keluar dari tubuhmu waktu itu. Telah berkeliling di sekitarmu dan Hyun Ji.” Jawab Myung Chul.

“Hyun Ji?” tanya Bong Pal bingung.

“Dia memiliki apa yang dia inginkan.” Ucap Myung Chul.

Di sisilain Hyun Ji sedang minum teh bersama dengan Hye Sung. Tiba-tiba saja kepala Hyun Ji sakit setelah meminum teh itu. Hyun Ji berdiri untuk kekamar mandi, namun ia kesulita untuk berjalan. melihat itu Hye Sung tersenyum sinis.

Bong Pal menelepon Hyun Ji, karena Hyun Ji sedang kekamar mandi. Hye Sung mengambil ponsel Hyun Ji dan mematikannya.

Bong Pal pun langsung berlari karena ia takut akan terjadi sesuatu pada Hyun Ji karena ponsel Hyun Ji tidak aktif.

Hyun Ji berjalan dengan kepala yang sangat pusing. Hyun Ji terus berpegangan pada dinding, Hyun Ji memegang lehernya dan kaluang pemberian Bong Pal jatuh ke lantai. Bong Pal mempercepat larinya.

Hyun Ji terlihat kesakitan, dan Hye Sung hanya melihat ke arah Hyun Ji.

Bersambung ke Let’s Fight Ghost Episode 15 – 1

loading...

Yang banyak dicari

  • sinopsis lets fight ghost episode 15
  • sinopsis Lets Fight Ghost eps 15
  • sinopsis lets fight ghost 15
No Comments

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *