Home » Kim So Hyun » Sinopsis Let’s Fight Ghost Episode 14 – 1

Sinopsis Let’s Fight Ghost Episode 14 – 1

Sinopsis Let’s Fight Ghost Episode 14 – 1, bercerita tentang Bong Pal yang ingin mengajari Hyun Ji bela diri dengan bantuan Chun Sang, tapi ternyata Hyun Ji sudah punya sabuk hitam untuk bela diri taekwondo. Alhasil Chun Sang yang kena sial, dia mendapat tendangan dari Hyun Ji tepat diarea terlarang. Beralih kecerita lain, mayat Tuan Park di ketemukan dan Bong Pal shock melihatnya. Saking sedihnya, Bong Pal bahkan tak mau menangkat telepon dan membalas sms dari Hyun Ji. Ingin cerita lengkapnya? YUk baca sinopsis dibawah ini:

Sinopsis Let’s Fight Ghost Episode 13 – 2

Sinopsis Let’s Fight Ghost Episode 14 – 1

Sumber konten dan gambar dari tvN

Bong Pal mengajak Hyun Ji ke sebuah toko dan membelikannya sandal, karena Hyun Ji lari dari rumah tanpa memakai sandal. Hyun Ji kemudian bertanya apa yang Bong Pal rasakan saat pertama kali dia melihat hantu? Bong Pal menjawab kalau dia ketakutan, diapun selalu menangis dan menangis. Bahkan Bong Pal pernah sampai kencing di celana.

“Dulu, sama sepertimu…aku tidak bisa memikirkan apa pun. Aku tak bisa bergerak, aku gemetaran. Tapi suatu hari… Aku tidak takut lagi,” cerita Bong Pal.

Flashback!
Bong Pal kecil sedang bermain bola sendirian, tiba-tiba muncul hantu dan memegang tangannya. Bong Pal pun lari ketakutan dan kemudian menangis. Tepat disaat itu Myung Chul datang dan menghibur Bong Pal.

“Semua orang hidup dengan ketakutan di dalam hati mereka. Melarikan diri setiap kali kau takut… Itu tidak menyelesaikan masalah. Kau harus berani dan menghadapinya,” ucap Myung Chul dan Bong Pal bertanya apa yang harus dia lakukan kalau dia merasa agak takut pada hantu-hantu itu.

“Menakutkan kalau menghadapinya sendirian,” aku Bong Pal dan Myung Chul berkata kalau Bong Pal tidak sendirian, ada dia yang selalu berada di samping Bong Pal. Myung Chul terus meyakinkan Bong Pal untuk tidak takut.
Flashback End!

Bong Pal pun meyakinkan Hyun Ji untuk tidak takut juga, karena ada Bong Pal yang akan selalu berada di sisi Hyun Ji. Berkat Bong Pal, Hyun Ji pun tersenyum dan berani pulang.

Hyun Ji sudah berada di kamarnya, namun dia tetap merasa takut. Sebagai penjagaan, Bong Pal pun tak pulang, dia menjaga Hyun Ji dari luar rumah, namun pada Hyun Ji, Bong Pal mengaku kalau dia sudah sampai di rumahnya. Untuk menghibur Hyun Ji yang masih merasa ketakutan, Bong Pal pun menyanyikan lagu untuknya. Mendengar suara Bong Pal, Hyun Ji pun tersenyum dan merasa tenang. Tak lama kemudian Hyun Ji pun tertidur dan lampu kamarnya sudah dimatikannya. Melihat Hyun Ji sudah tidur, Bong Pal pun memutuskan pulang.

Ibu Hyun Ji pulang dan dia masuk sejenak ke kamar Hyun Ji untuk melihat Hyun Ji dan merapikan selimutnya.

Bong Pal pulang dan dirumah sudah ada Myung Chul. Pada Myung Chul, Bong Pal pun bercerita kalau Hyun Ji bisa melihat hantu dan bertanya apa ada solusi untuk mengobati mata Hyun Ji, agar dia tak bisa melihat hantu lagi. Karena Hyun Ji tak bisa hidup seperti dirinya, Hyun Ji harus hidup normal.

”Bong Pal, dia sudah koma selama lima tahun. Memang wajar melihat hal-hal mengerikan ketika ingatanmu tiba-tiba kembali. Melihat hantu itu sifatnya bisa sementara. Jangan terlalu khawatir,” ucap Myung Chul yang berpendapat kalau kemampuan Hyun Ji melihat hantu akan segera hilang setelah ingatan Hyun Ji kembali sepenuhnya. Jadi, sampai saat itu tiba, Bong Pal harus terus menjaga Hyun Ji.

Hyun Ji bangun tidur dan tepat disaat itu ponselnya bunyi. Dia mendapat sms dari Bong Pal yang bertanya apa tidur Hyun Ji nyenyak dan Hyun Ji pun menjawab iya. Karena hari ini, Hyun Ji ada jadwal bertemu Hye Sung, jadi Bong Pal pun mengajaknya ketemuan di sore hari. Di akhir sms, Bong Pal berkata kalau dia merindukan Hyun Ji. Tentu saja mendapat pesan itu membuat Hyun Ji merasa senang.

Seorang pemburu berkeliling hutan bersama anjing pelacaknya. Tiba-tiba si anjing mencium sesuatu dan menggalinya. Apa yang si anjing temukan? Ternyata itu adalah sebuah mayat.

Hyun Ji sudah bersama Hye Sung. Mereka duduk bersama di bangku taman. Hye Sung menjelaskan pada Hyun Ji kalau anak anjing selalu takut terhadap lingkungan mereka saat mereka baru dilahirkan, jadi untuk mengatasinya mereka harus membawa sianjing jalan-jalan.

“Ini mungkin bukan yang kaualami sekarang….tapi trauma mentalmu bisa jadi masalah besar. Karena itulah penting sekali kau harus….perlahan-lahan melakukan kegiatan sehari-harimu,” tambah Hye Sung dan kemudian menyarankan pada Hyun Ji untuk sering bertemu dengan Happy (anjing kecil milik Hye Sung). Karena menurut Hye Sung, kalau Hyun Ji sering-sering bermain dengan anjing….maka hormon endorfin Hyun Ji akan meningkat dan kecemasannya akan hilang. Emosional Hyun Ji juga akan stabil, jadi hal itu akan sangat membantunya.

“Jadi sering-sering datanglah ke klinikku dan bermainlah dengan dia,” tawar Hye Sung dan Hyun Ji pun mengiyakan.

Tiba-tiba Hyun Ji merasa kepalanya sakit. Mengira Hyun Ji kelilipan, Hye Sung pun hendak menolongnya. Ketika tangan Hye Sung berada di dekat kepala Hyun Ji, Hyun Ji pun bisa mendengar suara hentak jarum jamnya. Mendengar itu, Hyun Ji teringat kalau dia juga mendengar bunyi yang sama saat dia terbaring karena di tabrak mobil. Ketika itu, orang yang memakai jam bertanya tentang benda yang seharusnya Hyun Ji berikan padanya.

Pada Hye Sung, Hyun Ji mengaku kalau ingatan tentang kecelakaannya sudah kembali dan Hye Sung pun menyuruh Hyun Ji untuk tidak memaksakan diri mengingatnya, karena Hyun Ji akan ingat sendiri jika sudah waktunya.

“Janganlah diingat ingatan yang buruk, dan cobalah ingat ingatan yang baik saja. Tidak perlu mengingat ingatan buruk,” saran Hye Sung dan Hyun Ji pun mengiyakan. Tepat disaat itu, Hyun Ji mendapat telepon dari Bong Pal dan Hye Sung dengan senang hati mengantarkan Hyun Ji pada Bong Pal.

Dalam perjalanan menemui Bong Pal, Hye Sung bertanya tentang bagaimana Hyun Ji bertemu dengan BongPal. Hyun Ji sendiri bingung menjelaskannya, jadi diapun memberitahu Hye Sung kalau mereka berdua seperti sudah di takdirkan untuk bertemu.

Setelah Hyun Ji turun dan menemui Bong Pal, dengan ekspresi tak senang Hye Sung berguam, “Kalian ditakdirkan bertemu? Menarik juga.”

Bong Pal mengajak Hyun Ji ke toko baju olahraga dan kemudian menyuruh Hyun Ji memilih baju yang dia suka.

Chun Sang mengatakan pada In Rang kalau dia sedikit aneh dengan permintaan Myung Chul pada mereka. Saat di depan kantor polisi Myung Chul meminta agar mereka berdua terus berada di sisi Bong Pal dan mereka juga diminta langsung menghubungi Myung Chul, jika Hye Sung terlihat melakukan hal-hal aneh pada Bong Pal. In Rang kemudian berkata kalau dia merasa Hye Sung memang sedikit aneh.

Saat In Rang bertanya mereka berdua mau kemana, Chun Sang menjawab kalau mereka akan bertemu dengan Bong Pal, sebab Bong Pal menelpon Chun Sang dan berkata kalau dia butuh bantuan mereka berdua.

Hyun Ji sudah mengenakan pakaian olahraga dan sekarang mereka berdua berada di ruang olahraga. Bong Pal menyuruh Hyun Ji untuk menanggapnya sebagai hantu yang tiba-tiba datang dari belakang Hyun Ji. Karena Hyun Ji memang bisa bela diri, jadi dia dengan mudah melakukan gerakan untuk mengalahkan orang yang tiba-tiba menyerangnya dari belakang. Namun Bong Pal berhasil mengalahkannya dan posisi Bong Pal sekarang ada di atas Hyun Ji.


loading...

Tepat disaat itu Chun Sang dan In Rang muncul. Mereka melihat apa yang Bong Pal dan Hyun Ji lakukan. Tentu saja kepergok dalam posisi seperti itu, membuat Bong Pal dan Hyun Ji jadi malu dan merasa kegerahan.

Bong Pal meminta bantuan Chun Sang untuk mengajari Hyun Ji bela diri, karena Chun Sang adalah mahasiswa dari jurusan penjaskes. Sebelum memulai latihan, dua sekawan ini pun memperkenalkan diri pada Hyun Ji, karena Hyun Ji tidak mengingat mereka berdua.

Latihan dimulai dan Chun Sang berpura-pura sebagai pria yang menggoda Hyun Ji. Sekarang giliran Hyun Ji yang membela diri dengan menyerang Chun Sang, namun serangan Hyun Ji benar-benar membuat Chun Sang tak berkutik. Chun Sang kesakitan, karena Hyun Ji menendang area terlarang. LOL

Selesai latihan, mereka berempat pun makan bersama dan Hyun Ji masih merasa bersalah pada Chun Sang, jadi dia pun terus meminta maaf pada Chun Sang dan bertanya apa Chun Sang baik-baik saja.

“Kenapa kau tidak bilang kau itu sudah sabuk hitam Taekwondo? Pantas saja kau hebat sekali waktu kau jadi hantu,” ucap Chun Sang kesal.

“Semoga ingatanmu cepat kembali,” ucap In Rang dengan sedikit terbata-bata.

“Tidak perlu buru-buru,” jawab Bong Pal.

“Tetap saja, ingatannya harus kembali supaya kita bisa tangkap pelakunya. Ini tidak adil,” ungkap In Rang dan Hyun Ji yakin kalau ingatannya akan segera kembali.

“Aku bisa maklum kau tidak ingat kapan kecelakaannya. Tapi bisa-bisanya kau melupakan Bong Pal? Il Rang juga. Dia mungkin tidak tampan, tapi apa kau tahu betapa sedihnya dia? Dia selalu menangis karena kau..,” ucap Chun Sang namun dipotong oleh In Rang yang langsung menyuapi Chun Sang dengan jeotgal. Karena In Rang tak mau dia membahas masalah itu, Chun Sang pun mengganti topik dengan bertanya tentang alasan Bong Pal ingin mengajarkan Hyun Ji bela diri. Bong Pal pun menjawab kalau bela diri bisa membantu Hyun Ji menghadapi hantu.

“Olahraga itu tak bisa hanya dijadwalkan saja. Kau harus olahraga sewajar mungkin supaya olahraga itu bisa berhasil. Dalam kasusnya Hyun Ji ini, dia butuh OR yang merangsang pikiran dan intelektualitas,” ucap Chun Sang dan Bong Pal bertanya apa itu.

Sekarang, mereka semua sudah berada di ruang karoke. In Rang dan Chun Sang mempersembahkan lagu untuk Hyun Ji. Mereka menyanyi sambil menari.

Setelah dari tempat karoke, Bong Pal mengantarkan Hyun JI pulang. Di dalam rumah, Hyun Ji melihat sang ibu sedang berbicara dengan orang dari agen real state. Ternyata sang ibu hendak menjual rumah mereka itu dan kemudian pindah ke rumah lama mereka, karena disana ayah Hyun Ji sendirian. Mendengar hal itu, Hyun Ji terlihat sedih, karena kalau dia pindah rumah, dia akan berjauhan dengan Bong Pal.

Myung Chul mendapatkan telepon dari Petugas Choi dari kantor polisi Yangchul, yang memintanya datang untuk mengindetifikasi sebuah mayat yang di duga adalah Park Ji Hoon. Setelah di pastikan sendiri oleh Myung Chul, ternyata mayat itu benar-benar Tuan Park, dia adalah ayah Bong Pal.

“Kenapa kau berbaring di sini? Apa yang harus kulakukan? Bagaimana dengan Bong Pal?” tanya Myung Chul ketika melihat mayat Tuan Park.

Petugas Choi kemudian menemui Myung Chul dan menyarankan agar mayat Tuan Park dibawa ke Seoul untuk diotopsi, karena kata dokter yang memeriksa, leher Tuan Park patah dan itu bukan akibat terjatuh. Petuga Choi berpendapat kalau Tuan Park sudah dibunuh oleh seseorang. Mendengar hal itu, tentu saja Myung Chul bisa tahu dengan cepat siapa pelakunya dan saking marahnya Myung Chul sampai meremas gelas kopi yang petugas Choi berikan.

Hye Sung sendiri sekarang sedang berada di kliniknya dan tepat disaat itu berita tentang penemuan mayat Tuan Park disiarkan di TV. Hye Sung hanya tersenyum sinis mendengar berita tersebut.

Myung Chul menemui Bong Pal dan memaksa Bong Pal ikut bersamanya untuk menemui Tuan Park. Saat itu Myung Chul tidak mengatakan kalau Tuan Park sudah meninggal,dia hanya mengajak Bong Pal pergi bersamanya.

Saat melihat mayat ayahnya, Bong Pal terdiam sesaat dan kemudian bertanya pada Myung Chul, kenapa ayahnya berbaring disana? Myung Chul pun tak bisa menjawabnya, dia hanya terdiam.

Detektif Kim memberitahu detektif Yang kalau polisi dari wilayah lain menemukan mayat yang mirip dengan kasusnya Noh Hyun Joo. Tentu saja detektif Yang langsung penasaran dan pergi melihat mayatnya.

Dokter otopsi memberitahu detektif Yang kalau mayat itu ditemukan di Gangwondo, sama seperti kasus Hyun Joo, si mayat mengalami patah leher.

“Dia meninggal karena lehernya patah. Sebelum itu terjadi, dia sepertinya sedang berkelahi. Tubuhnya memar-memar,” jelas dokter.

“DNA pelaku harusnya ada di mayat itu,” ucap detektif Yang.

“Kita takkan tahu pasti sampai otopsinya dilakukan.Tapi bisa jadi begitu,” jawab si dokter dan otopsi baru akan dimulai setelah keluarga korban menyetujuinya.

Myung Chul memberikan Borang Persetujuan Otopsi pada Bong Pal, “Ini persetujuan untuk otopsi ayahmu. Polisi bilang kematian ayahmu mencurigakan. Mereka butuh persetujuan dari keluarga. Pikirkan baik-baik sebelum kau menandatanganinya,” saran Myung Chul dan kemudian pergi meninggalkan Bong Pal sendirian.

Tepat disaat Bong Pal menandatangi Borang tersebut, Hyun Ji menelpon namun tak diangkat oleh Bong Pal.

Ibu Hyun Ji menyiapkan sarapan dan kemudian memanggil Hyun Ji untuk sarapan. Saat berjalan menuju meja makan, Hyun Ji terus berusaha menghubungi Bong Pal dan dia sampai merasa kesal, karena Bong Pal tak membalas sms-nya dan juga tak menjawab teleponnya.

Kemana dan sedang apa Bong Pal sekarang? Ternyata dia sudah berada di rumah pemakaman untuk melakukan upacara pemakaman ayahnya. Dia sedang tak membawa ponselnya.

Bersambung ke sinopsis Let’s Fight Ghost Epsiode 14 – 2

loading...

Yang banyak dicari

  • sinopsis lets fight ghost ep 14
  • sinopsis lets fight ghost eps 14
  • let\s fight ghost sinopsis
  • sinopsis let\s fight ghost episode 14
  • sinopsis lets fight ghost 14

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *