Home » Kim So Hyun » Sinopsis Let’s Fight Ghost Episode 13 – 2

Sinopsis Let’s Fight Ghost Episode 13 – 2

Your ads will be inserted here by

Easy Plugin for AdSense.

Please go to the plugin admin page to
Paste your ad code OR
Suppress this ad slot.

Sinopsis Let’s Fight Ghost Episode 13 – 2, bercerita tentang Bong Pal yang berusaha menjauhi Hyun Ji, tapi Hyun Ji yang mulai suka pada Bong Pal, malah terus mengikuti Bong Pal. Hyun Ji bahkan mengungkapkan rasa cemburunya pada Bong Pal, karena Bong Pal dekat-dekat dengan Seo Yeon. Ingin tahu cerita unik kisah romance mereka yuk baca sinopsisnya:

Sinopsis Let’s Fight Ghost Episode 13 – 1

Sinopsis Let’s Fight Ghost Episode 13 – 2

Sumber konten dan gambar dari tvN

Hye Sung mengantarkan Hyun Ji dan ibunya sampai rumah. Melihat kebaikan Hye Sung, tentu saja ibu Hyun Ji merasa senang. Setelah Hye Sung pulang, ibu Hyun Ji berkomentar kalau Hye Sung adalah pria yang tampan dan Hyun Ji setuju akan hal tersebut. Ternyata rumah itu bukanlah rumah Hyun Ji, sang ibu hanya menyewanya semenjak Hyun Ji masuk rumah sakit.

Hyun Ji kemudian masuk ke kamarnya dan dia merasa senang karena kamarnya di tata seperti kamar lamanya dan didalam kamar juga ada banyak barang baru yang dipersiapkan untuk Hyun Ji. Semua itu adalah hadiah yang diberikan oleh ibu dan ayah Hyun Ji setiap hari ulang tahun Hyun Ji. Karena dalam waktu 5 tahun ini, Hyun Ji tidak sadar, jadi mereka pun meletakkannya di kamar Hyun Ji. Hyun Ji pun berterima kasih pada ibunya dan ibunya juga mengucapkan hal yang sama. Sang ibu merasa bersyukur karena Hyun Ji sudah sadar dari komanya.

Setelah melihat-lihat beberapa baju yang diberikan untuknya, Hyun Ji kembali menemui sang ibu dan memeluknya dari belakang. “Terima kasih, Ibu. Karena aku, pasti Ibu kesulitan. Aku akan sangat berbakti padamu mulai sekarang. Aku akan belajar masuk universitas… …lalu aku akan cari pekerjaan supaya aku bisa memberikanmu uang hasil kerjaku,” janji Hyun Ji dan sang ibu menjawab kalau Hyun Ji tak perlu melakukan semua itu, karena Hyun Ji sehat saja, ibunya sudah merasa senang. Namun Hyun Ji tetap ingin melakukan semuanya, semua yang dulu tak pernah Hyun Ji lakukan seperti menciumi pipi ibunya.

Tanpa keduanya sadari, Hye Sung terus melihat ke arah mereka. Jadi, sedari tadi Hye Sung masih belum pergi dari tempat itu. “Jadi memang benar kau yang memiliki benda itu,” gumam Hye Sung.

Flashback!
Sebelum Hyun Ji kecelakaan, Hyun Ji pergi ke klenteng dimana abu ibu Bong Pal di semayamkan. Saat itu, Hyun Ji terus melihat ke dalam tasnya dan terlihat kebingungan. Tepat disaat itu, Hye Sung datang dan hanya melewati Hyun Ji.
Flashback End!

Detektif Yang dan detektif Kim kena semprot atasannya, karena ingin menyelidiki ulang kasus kematian ayah Hye Sung yang sudah lama di tutup. Kalau mereka punya waktu luang, si atasan menyuruh mereka untuk melakukan pekerjaan mereka saja.

Keluar dari ruangan atasan, detektif Yang berkata kalau dia akan tetap menyelidiki kasus tersebut walau tak mendapatkan izin dari atasan. “Noh Hyun Joo dan Lee Min Soo meninggal. Kita tidak bisa membiarkannya begitu saja. Kematian ayahnya Profesor Joo juga mencurigakan,” ucap detektif Yang dan detektif Kim mengatakan kalau mereka tak punya petunjuk sama sekali. Walaupun begitu detektif Yang tak mau putus asa, dia akan terus mencari sampai dia menemukan petunjuknya.

Hyun Ji mengirim sms pada Bong Pal dan bertanya Bong Pal sedang apa, namun tak dibalas oleh Bong Pal dan itu sedikit membuat Hyun Ji kesal.

Di sisi lain, In Rang terus berusaha mencari tahu tentang tabrak lari yang dialami Hyun Ji, dengan membuat komunitas tabrak lari di internet. Semua itu In Rang lakukan karena dia merasa kasihan pada Bong Pal dan Hyun Ji. Karena Chun Sang terus merendahkan usaha yang dia buat, In Rang pun bertanya apa Chun Sang sudah melakukan sesuatu untuk membantu hubungan Bong Pal dan Hyun Ji.

Chun Sang pun menjawab kalau dia punya rencana untuk membantu Bong Pal dan Hyun Ji. Tepat disaat itu paket yang Chun Sang datang. Apa yang Chun Sang pesan? Ternyata dia membuat spanduk yang bertuliskan “Mencari Saksi Kejadian Tabrak Lari”.

“Orang yang melihat kejadian tabrak lari….biasanya tinggal atau bekerja di dekat lokasi TKP. Tidak ada gunanya memposting keluhanmu sepanjang hari. Kita hanya perlu menggantung spanduk ini di jalan….dan ada tulisan imbalan bagi yang bersedia jadi saksi. Aku sudah banyak mencetak spanduknya….jadi ayo kita gantung spanduk ini di mana-mana,” ajak Chun Sang dan In Rang sangat suka dengan ide Chun Sang itu.

Di rumah, Hyun Ji merias dirinya dengan perasaan bahagia. Di kampus, In Ran dan Chun Sang menemui Bong Pal dan memberitahunya tentang rencana mereka untuk mencari si penabrak lari. Mengetahui kalau Hyun Ji masih hilang ingatan, In Ran pun mendoakan semoga ingatan Hyun Ji cepat kembali, karena akan menyenangkan kalau mereka berempat bisa bersama lagi.

Tepat disaat itu, Hyun Ji muncul dan langsung menghampiri Bong Pal. Melihat Hyun Ji menghampiri Bong Pal, Chun Sang pun bertanya apa Hyun Ji sudah ingat semuanya dan In Rang menjawab tidak tau.

Hyun Ji bertanya kenapa Bong Pal tidak membalas sms-nya dan Bong Pal menjawab kalau dia tak membacanya. Hyun Ji datang ke kampus karena dia mau ikut kelas Hye Sung untuk mata kuliah komunitas hewan, kebetulan Bong Pal juga mengikuti kelas itu, jadi mereka pun pergi bersama.

Saat Bong Pal dan Hyun Ji pergi, dua sekawan menyapa Hyun Ji dan Hyun Ji hanya menjawab sapaannya dengan ekspresi tak kenal. Melihat ekspresi itu, Chun Sang pun menebak kalau Hyun Ji tidak ingat dengan mereka berdua dan menyadari hal itu. In Rang pun terlihat sedih dan kecewa. Namun dia akan tetap mendukung Bong Pal dan Hyun Ji, yang In Rang inginkan hanyalah melihat Hyun Ji bahagia.

Hyun Ji lalu bertanya pada Bong Pal tentang siapa dua sekawan itu. Bong Pal pun hanya menjawab kalau mereka berdua adalah senior Bong Pal.

“Mereka tidak tampan, tapi entah kenapa wajah mereka tak asing,” ucap Hyun Ji.

“Tapi….darimana kau tahu tentang Profesor Joo?” tanya Bong Pal. Hyun Ji menjawab kalau Hye Sung adalah dokter yang akan menjalankan fisioterapi untuknya dan mereka bertemu di rumah sakit.

Saat hendak masuk kelas, mereka bertemu dengan Hye Sung. Melihat Bong Pal dan Hyun Ji datang bersama, Hye Sung pun bertanya apa mereka berdua sudah saling kenal. Bong Pal hendak menjawab, tapi sudah keduluan oleh Hyun Ji yang berkata kalau mereka hanya kenal dan tidak dekat.

Hyun Ji hendak duduk disamping Bong Pal, namun sudah keduluan oleh Seo Yeon. Melihat Hyun Ji tetap berdiri di depan mereka, Seo Yeon pun bertanya pada Bong Pal tentang siapa Hyun Ji dan Bong Pal menjawab kalau Hyun Ji adalah mahasiswa pendengar. Disebut mahasiswa pendengar, tentu saja membuat Hyun Ji tak senang dan terpaksa Hyun Ji mengambil tempat duduk yang lain.

Seo Yeon melihat luka di tangan Bong Pal dan kemudian bertanya kenapa. Bong Pal pun menjawab kalau dia hanya tergores saja. Mendengar tangan Bong Pal luka, Hyun Ji pun bisa menebak kalau luka itu karena dirinya. Karena Bong Pal menolongnya kemarin.

Kelas dimulai, dan Hyun Ji tak sedikitpun bisa fokus pada materi yang dijelaskan oleh Hye Sung, karena dia merasa cemburu pada kedekataan Bong Pal dan Seo Yeon. Ternyata bukan hanya Hyun JI yang merasa cemburu, Bong Pal pun terlihat cemburu ketika melihat Hye Sung tersenyum pada Hyun Ji dan Hyun Ji membalasnya.

Dua sekawan sibuk memasang spanduk tentang mencari saksi kejadian tabrak lari dan tak lama kemudian muncul ahjumma dan memprotes apa yang mereka lakukan. Sebenarnya ahjuma itu tidak memprotes spanduk dan isinya, yang dia tak suka adalah karena dua sekawan memasang banyak spanduk di tempat yang sama. LOL

Myung Chul pergi ke kantor polisi dan meminta polisi melakukan penyelidikan ulang tentang sebuah kasus dan dia ingin polisi menyelidiki Hye Sung. Tepat disaat itu detektif Yang lewat dan mendengar Myung Chul menyebut nama Hye Sung. Penasaran, detektif Yang pun menghampiri Myung Chul.

Pada detektif Yang dan detektif Kim, Myung Chul memberitahu kalau Hye Sung punya barang-barang milik Hyun Ji dan Detektif Kim kemudian berkata kalau mereka tidak menemukan satupun barang Hyun Ji di TKP. Walaupun percaya pada apa yang Myung Chul katakan, detektif Yang tidak bisa membuka kembali penyelidikan karena bukti yang Myung Chul katakan masih bersifat sementara.

Tepat disaat itu, dua sekawan muncul. Mereka dibawa ke kantor polisi karena masalah spanduk untuk mencari atas kasus tabrak lari Hyun Ji. Mereka dibawa menemui detektif Yang, karena dua sekawan mengatakan pada si polisi kalau mereka kenal dengan detektif Yang.

Detektif Yang kemduian mempersilahkan Myung Chul dan dua sekawan untuk pulang. Karena sudah mendapatkan dua laporan tentang tabrak lari yang di alami Hyun Ji, detektif Yang pun jadi penasaran dan dia kemudian meminta detektif Kim untuk mengambil alih kasus Hyun JI dari departemen lalu lintas.

Di luar kantor polisi, Myung Chul memanggil dua sekawan dan ketika Myung Chul tahu kalau mereka juga mengenal Hye Sung, Myung Chul pun meminta bantuan pada mereka berdua. Tak dijelaskan apa permintaan Myung Chul, kita langsung dialihka pada Hye Sung yang saat itu masih mengajar di kelas.

Kelas bubar, Hyun Ji hendak menghampiri Bong Pal tapi keduluan Hye Sung yang langsung memanggilnya. Hye Sung menghampiri Hyun Ji untuk bertanya apa Hyun Ji dengan kelasnya dan tentu saja Hyun Ji menjawab iya. Disaat Hyun Ji sibuk ditanyai oleh Hye Sung, Bong Pal memilih pergi. Melihat Bong Pal pergi, Hyun Ji jadi tak fokus berbicara dengan Hye Sung. Hyun JI bahkan menolak ajakan makan siang yang di tawarkan Hye Sung. Setelah Hyun Ji pergi, Seo Yeon langsung menghampiri Hye Sung dan mengajaknya bicara karena ada yang ingin dia katakan.

Mereka berdua kemudian duduk berdua di bangku taman. Karena semester ini adalah semester terakhir untuk Seo Yeon, jadi dia nanti tak akan lagi bertemu dengan Hye Sung. Oleh sebab itulah, Seo Yeon akhirnya memberanikan diri untuk mengaku suka pada Hye Sung. Namun rasa kecewa harus diterima oleh Seo Yeon, karena Hye Sung menolak perasaannya. Bukan hanya menolak perasaan Seo yeon, Hye Sung juga mengembalikan bolpoin yang pernah Seo Yeon berikan padanya.

loading...

Hyun Ji menemui Bong Pal yang sedang duduk sendiri di bangku taman. Melihat sikap acuh Bong Pal, Hyun Ji pun bertanya apa Bong Pal marah, tentu saja Bong Pal mengatakan tidak. Hyun Ji kemudian menikmati nuansa tamannya dan tiba-tiba dia teringat ketika dia duduk di tempat itu. Dia kemudian bertanya pada Bong Pal, apa dia pernah berada di tempat itu sebelumnya.

“Seperti yang kukatakan, kau selalu mengikutiku,” jawab Bong Pal.

“Aku tak percaya ini, tapi rasanya tempat ini tidak asing,” ucap Hyun Ji dan menikmati suasananya. Hyun Ji kemudian teringat kalau dia harus segera pergi menemui temannya. “Aku punya teman SMA yang tinggal di Seoul. Mereka akan membantuku belajar Ujian Nasional.”

“Benarkah?”

“Ya. Mulai sekarang, aku akan sibuk. Setelah ujian itu, aku harus ujian masuk perguruan tinggi. Aku harus cari pekerjaan juga,” ucap Hyun Ji dan Bong Pal berpesan agar Hyun Ji pelan-pelan saja, tidak perlu terburu-buru.

“Aku ini telat 5 tahun UN. Aku harus bekerja keras lima kali lipat daripada orang lain. Aku ingin hidupku kembali. Banyak hal yang telah kulewatkan. Banyak hal yang ingin kulakukan juga,” aku Hyun Ji dan kemudian berjalan pergi karena temannya sudah sampai.

Mendengar pengakuan Hyun Ji, Bong Pal pun teringat dengan perkataan Myung Chul yang menyuruhnya untuk membantu Hyun Ji menjalani kehidupan baru.

Bong Pal berjalan pulang sendirian sedangkan Hyun Ji sudah bertemu dengan teman-temannya. Hyun Ji terlihat senang berkumpul dengan mereka semua.

Di halte bus, Bong Pal bertemu dengan Seo Yeon yang masih terlihat sedih karena baru di tolak oleh Hye Sung. Ingin meluapkan rasa sedihnya, Seo Yeon pun mengajak Bong Pal minum. Karena Seo Yeon sudah terlihat mabuk, Bong Pal pun menghentikan Seo Yeon minum. Namun ketika dia menarik minuman Seo Yeon, minumannya tumpah ke tangan Bong Pal. Bong Pal pun langsung pergi ke toilet untuk membersihkan diri.

Hyun Ji berpisah dengan teman-temannya dan ketika dia jalan sendiri, dia melihat seorang ahjumma yang juga berjalan sendirian. Wajah si ahjumma terlihat seram. Tak mau ambil pusing, Hyun Ji pergi begitu saja. Kebetulan Hyun Ji melewati apotek dan membeli obat disana.

Hyun Ji kemudian menelpon Bong Pal dan dia kaget ketika mendengar suara wanita yang menjawabnya.

Bong Pal hendak mengantarkan Seo Yeon pulang, namun tiba-tiba Hyun Ji muncul dan menarik Bong Pal pergi, sedangkan Seo Yeon di suruh pulang dengan taksi yang sebelumnya di pakai Hyun Ji.

Di luar, Hyun Ji langsung marah-marah pada Bong Pal. “Kau bilang kau menyukaiku. Kau bilang kau itu pacarku. Lalu kenapa kau begini? Membuatku kesal saja,” ucap Hyun Ji kesal.

“Apa itu membuatmu kesal?”

“Tentu saja. Kau pikir aku suka?”

“Benarkah?”

“Ya. Aku kesal….melihatmu dengan gadis lain,” aku Hyun Ji kesal dan Bong Pal tersenyum mendengarnya. “Kau tertawa? Bisa-bisanya kau tertawa sekarang? Jika kau itu seorang pria, kau harus mencintai satu wanita sampai akhirnya. Kau tidak boleh seperti itu. Meski aku tidak ingat pun….kau harusnya terus berusaha,” ucap Hyun Ji dan Bong Pal langsung mencium Hyun Ji. Kaget, Hyun Ji pun langsung menendang kaki dan menyebut Bong Pal cabul.

“Jangan pernah menghubungiku lagi,” teriak Hyun Ji dan berjalan pergi, namun dia balik lagi untuk melempar obat yang sudah dia beli untuk Bong Pal.

Namun ternyata, Hyun Ji tidak pergi meninggalkan Bong Pal yang kesakitan. Mereka berdua sekarang duduk di bangku taman dan Hyun Ji mengobati luka Bong Pal. Karena memang lagi kesal pada Bong Pal, Hyun Ji mengobati Bong Pal dengan kasar. Walaupun begitu, Bong Pal tak marah pada Hyun Ji, dia malah senang.

Bong Pal kemudian memberikan hadiah yang sudah dia belikan untuk Hyun Ji dan mengucapkan selamat sudah keluar dari rumah sakit. Apa yang sudah Bong Pal belikan? Ternyata dia membelikan kalung untuk Hyun Ji. Bong Pal bahkan memakaikan kalungnya.

Dalam perjalanan pulang, Bong Pal bertanya apa sekarang mereka berdua resmi pacaran? Masih malu, Hyun Ji pun menjawab, “lihat saja nanti.”

“Aku akan menunggumu,” janji Bong Pal.

“Jangan berani-beraninya kau melirik wanita lain lagi,” ancam Hyun Ji dan Bong Pal pun mengiyakan, dia janji hanya akan melirik Hyun Ji saja.

Karena sudah sampai rumah, Hyun Ji pun masuk rumah, namun Hyun Ji tiba-tiba membuka pintu rumahnya lagi untuk melihat Bong Pal. Ketahuan oleh Bong Pal, Hyun Ji pun terlihat malu dan langsung melambaikan tangannya lalu menutup pintu rumahnya lagi.

Hyun Ji bertemu ibunya dan sang ibu ingin menemui paman Hyun Ji, jadi dia meninggalkan Hyun Ji sendiri di rumah. Sebelum ibunya pergi, Hyun Ji berpesan minta dibelikan es krim, tentu saja sang ibu mengiyakan.

Dari dalam rumah, Hyun Ji melihat ahjumma yang sedikit mencurigakan tadi. Namun dia mengabaikannya dan ternyata ahjumma itu adalah hantu, karena ibu Hyun Ji tak melihatnya dan menembusnya.

Di kantor polisi, detektif Yang melihat mobil berwarna putih yang ditangkap kamera di TKP dan secara kebetulan, Hye Sung juga punya mobil berwarna putih, namun mobil itu sudah dihancurkan pada tanggal 25 Agustus 2011, tepat dua hari setelah kecelakaan Hyun Ji. Mengetahui semua itu, tambah membuat mereka berdua curiga pada Hye Sung.

Tak mau kejahatannya terungkap, Hye Sung pun membakar semua barang-barang Hyun Ji yang dia simpan.

Di rumah, Hyun Ji diikuti oleh hantu ahjumma dan jelas saja, Hyun Ji langsung berlari ketakutan ketika hantu ahjumma tiba-tiba muncul di sampingnya. Di tengah rasa takutnya, Hyun Ji langsung menelpon Bong Pal. Tanpa Hyun Ji sadari, Hye Sung sedang melihatnya dari jauh.

Hyun Ji menunggu Bong Pal di bangku taman dan ketika Bong Pal datang, Hyun Ji langsung bertanya apa yang harus dia lakukan. Hyun Ji mengaku kalau dia bisa melihat hantu dan hal itu sangat membuat Hyun Ji ketakutan. Hyun Ji melihat hantu ahjuma sedang duduk di belakang Bong Pal. Melihat mata Hyun Ji ke arah belakang, Bong Pal pun ikut melihat kebelakang dan benar ada hantu disana, namun Bong Pal tidak mengaku kalau dia juga bisa melihat hantu.

Mengetahui kalau Hyun Ji bisa melihat hantu, Bong Pal pun teringat pada apa yang Myung Chul katakan. Dimana Myung Chul berkata kalau Hyun Ji sekarang menjadi manusia jadi dia harus menjalani kehidupan normal dan ingatan dia menjadi hantu bisa mempengaruhi hidupnya saat ini.

“Jangan khawatir. Apapun yang terjadi….aku akan melindungimu,” janji Bong Pal dan merangkul Hyun Ji agar Hyun Ji merasa tenang.

Bersambug ke sinopsis Let’s Fight Ghost Episode 14

loading...

Yang banyak dicari

  • sinopsis lets fight ghost episode 14
  • sinopsis lest fight ghost epi 13 bagian 2
  • sinopsis bring it on ghost ep 13
  • sinopsis let's fight ghost episode 13
  • sinopsis bring it on ghose 13
  • sinopsis bring it on ghost 13
  • lets fight ghost cemburu saat di bangku kuliah
  • sinopsis bring it on ghost episode 13
  • sinopsis drama korea Lets Fight Ghost ep 13
  • sinopsis korea lets fight ghost 13
No Comments

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *