Home » Kim So Hyun » Sinopsis Let’s Fight Ghost Episode 13 – 1

Sinopsis Let’s Fight Ghost Episode 13 – 1

Sinopsis Let’s Fight Ghost Episode 13 – 1, bercerita tentang Hyun Ji dan Bong Pal yang mulai dekat kembali. Hyun Ji luluh karena Bong Pal sudah menyelamatkannya dari hantu. Namun rasa berbunga-bunga Bong Pal langsung hilang, ketika dia mendapat ultimatum dari ibu Hyun Ji yang tak suka Bong Pal mendekati Hyun Ji. Ingin tahu cerita lengkapnya, yuk baca sinopsis dibawa ini:

Sinopsis Let’s Fight Ghost Episode 12 – 2

Sinopsis Let’s Fight Ghost Episode 13 – 1

Sumber konten dan gambar dari tvN

Bong Pal pun langsung menyelamarkan Hyun Ji dan menghajar hantu dr. Kim. Hyun Ji terlihat syok dengan kejadian itu. hantu itu langsung lenyap saat Bong Pal memukul lehernya. Bong Pal pun langsung mendekati Hyun Ji yang pingsan, Bong pal berteriak apa  ada orang di sana.

Hye Sung datang ke klinik, sedangkan Myung Chul masih berada di dalam ruangan Hye Sung. Ternyata Myung Chul mendengar suara pegawainya yang sendang menyapa Hye Sung.

Saat Myung Chul ingin keluar, ia berpapasan dengan Hye Sung. Hye Sung mengatakan kalau itu bukan kamar mandi, dan sepertinya Myung Chul tersesat. Mendengar itu Myung Chul hanya mengiyakan apa yang Hye Sung katakan tadi lalu tertawa. Myung Chul pun berpamitan untuk pergi, namun saat Myung Chul ingin pergi Hye Sung langsung menghentikannya.

“Bukannya kau datang kemari untuk menemuiku?” tanya Hye Sung.

“Betul. Aku datang ke sini…untuk menanyakan bagaimana perkembangan Bong Pal di kampus.” Jawab Myung Chul. Hye Sung pun mengatakan kalau Bong Pal sangat rajin dan aktif di kampus. “Baguslah. Aku khawatir… karena dia agak sulit bergaul.” Ucap Myung Chul.

“Biksu… Aku punya cerita menarik untukmu. Beberapa hari yang lalu, aku menyelamatkan seekor kucing. Ketika aku sampai di tempat…, kucing itu terjebak dalam kipas angin kecil. Kupikir kucing itu tak sengaja masuk kesana. Namun…, kucing itu terjebak terlalu dalam… jadi kucing itu tidak bisa keluar. Meskipun rasa sakit hebat yang dirasakan kucing itu… kucing itu terus terjerembab lebih dalam… mengikuti suara kipas angin itu. Kau tahu apa yang terjadi  pada kucing itu? Kucing itu… meninggal kesakitan…karena tidak bisa bernapas dengan baik.” Ucap Hye Sung, Myung Chul terdiam mendengarnya.

“Cerita itu tidak menarik sama sekali.” Ucap Myung Chul

“Apa iya? Kupikir itu menarik. Ada pelajaran juga dibalik cerita ini.” Ucap Hye Sung.

“Meskipun aku merasa seperti  aku mengajar ikan untuk bisa berenang…tapi aku harus mengajarimu pelajaran ini dari Buddha.”Orang yang menikmati  melakukan perbuatan jahat…tidak akan mampu membebaskan diri…dari tali kebencian dan  permusuhan yang diakibatkannya. Jika kau memiliki hati yang  penuh dengan rasa amarah…,karma akan membalas perbuatanmu…atas semua dosa yang telah kau lakukan.” Ucap Myung Chul.

“Pelajaran yang bagus ya.” Ucap Hye Sung.

“Memang. Jangan lupakan itu. Ajaran itu berlaku untuk semua makhluk… meski kau bukan manusia sekalipun. Entah itu kau itu binatang atau hantu.” Ucap Myung Chul.

Hye Sung mendekati Myung Chul, terlihat tangan Myung Chul yang mengepal. Namun pegawainya langsung memanggil dengan mengatakan kalau Hye Sung kedatangan tamu dari Komunitas Perlindungan Hewan. Hye Sung pun mengatakan kalau ia akan segera kesana, sebelum pergi ia sempat berterima kasih pada Myung Chul dan mengatakan kalau ai akan mengingat perkataan Myung Chul tadi.

Detektif Yang  pergi ke rumah ibu Hye Sung, terlihat ibu Hye Sung yang tidak nyaman dengan kedatangan polisi ke rumahnya. Di dalam Detektif  Yang meminta maaf karena sudah datang ke sana malam-malam begitu. Ibu Hye Sung pun bertanya apa yang membuat detektif Yang datang kesana.

Detektif Yang menanyakan apa ayah Hye Sung mengalami kecelakaan, ibu Hye Sung pun bertanya balik kenapa Detektif Yang menanyakan tentang masa lalunya, karena kasus itu sudah ditutup. “Ada yang aneh dari kasus ini. Saat itu, kau berada di rumah bersama dengan dia ‘kan? Lalu bagaimana bisa kau tidak tahu kapan itu terjadi?” tanya Detektif Yang.

“Kupikir dia lagi di luar.” Jawab ibu Hye Sung.

“Tadi siang, aku mendatangi TKP. Tinggi badannya sama denganku. Menurutku itu cukup mustahil… bisa jatuh di atas pagar balkon. Bagaimana menurutmu? Menurutku…ada orang yang mendorongnya dari belakang. Itulah pendapatku.” Tanya Detektif Yang namun ibu Hye Sung hanya diam saja. “ Profesor Joo Hye Sung bersama denganmu di rumah, ‘kan? Saat itu, apa yang dia lakukan?” tanya Detektif Yang.

Ibu Hye Sung pun berdiri dan menyuruh Detektif Yang untuk pergi. Karena tidak ada yang perlu ia jelaskan pada Detektif Yang. Detektif Yang berdiri dan mengatakan apa di boleh bertanya lagi, namun ibu Hye Sung langsung membuang muka dari Detektif Yang. Detektif Yang pun berterima kasih atas waktunya lalu pergi dari rumah itu. dari dalam terlihat ibu Hye Sung yang mengintip melihat Detektif Yang, saat Detektif Yang menoleh ibu Hye Sung langsung menutup kembali tirai hordengnya.

Kini Hyun Ji sudah berada di kamarnya, dokter mengatakan kalau denyut jantung dan nafas Hyun Ji setabil dan menyuruh ibu Hyun Ji untuk tidak khawatir. Hyun Ji tadi hanya terkejut saja, dia akan bangun setelah istirahat. Dokter pun keluar setelah selesai memeriksa Hyun Ji.

Ibu Hyun Ji melihat ke arah Bong Pal dengan tatapan tidak senang, ia menyuruh Bong Pal untuk pergi saja. Bong Pal pun memberikan ponsel Hyun Ji lalu pergi dari kamar Hyun Ji, namun sebelum itu ia sempat melihat kearah Hyun Ji.

Myung Chul pergi ke sebuah minimarket dan membeli soju, ternyata Myung Chul masih memikirkan kenapa kartu pelajar milik Hyun Ji ada di ruangan Hye Sung.

Sedangkan Hye Sung, is tersenyum sinis sambil melihat kartu pelajar milik Hyun Ji.

Saat Detektif Yang kembali kekantor polisi, di dalam ternyata ada Chun Sang dan In Rang yang sedang bersama dengan Detektif Kim. Melihat Detektif Yang datang Chun Sang dan In Rang langsung berdiri dan meminta bantuan Detektif Yang. Ternyata mereka datang ke kantor polisi untuk meminta mereka menemukan pelaku tabrak lari yang menimpa Hyun Ji. Ternyata Detektif Yang masih mengingat mereka yang dulu pernah ia selidiki.

Detektif Yang pun meminta mereka berdua untuk menjelaskan kejadiannya. “Baik. Jadi begini… Aku punya teman. Teman yang cantik. Dia seperti bidadari.” Ucap In Rang namun langsung dipotong oleh Detektif Yang, Detektif Yang menanyakan siapa namanya. “Namanya Kim Hyun Ji. Dia mengalami kecelakaan tabrak lari… dan koma selama lima tahun.  Dia baru-baru ini sadarkan diri…tapi dia kehilangan ingatannya. “ jelas Chun Sang.

“Itu  kecelakaan tabrak lari di Seokjeong-dong.  Aku menghubungi polisi lalu lintas. Tapi tidak ada saksi mata. Jadi penyelidikan dihentikan.” Ucap Detektif Kim.

“Penyelidikannya dihentikan? Temanku di rumah sakit berjuang dengan koma yang dialaminya sementara pelakunya…” ucap In Rang namun langsung di potong oleh Detektif Yang dengan menyuruh mereka untuk pergi.

Namun In Rang terlihat tidak puas dan meminta detektif untuk menolongnya. Detektif Kim pun mengatakan kalau mereka tidak bisa langsung meninvestigasi ulang kasus meskipun mereka mau, karena tidak ada saksi mata. Detektif Kim pun menyuruh keamanan untuk menyuruh mereka berdua untuk keluar.

Setelah mereka keluar Detektif Kim memberitahu Detektif Yang kalau ketua ingin bertemu dengannya besok. Detektif Yang pun bertanya kenapa, Detektif Kim mengatakan kalau sepertinya ketua mengetahui kalau Detektif yang menyelidiki Profesor Joo. Detektif Yang pun mengeluh karena terlalu banyak rintangan dan tidak ada yang berjalan sesuai rencana.

Di apartemen Bong Pal sedang mengobati lukanya, ia mendapatkan luka saat bertarung dengan hantu Dr.Kim. tak lama Myung Chul datang sambil berteriak-teriak. Ternyata Myung Chul mabuk karena terlalu banyak minum. Myung Chul meminta Bong Pal untuk menciumnya, namun Bong pal tidak mau. Bong Pal pun mengantar Myung Chul untuk duduk, Myung Chul juga meminta air putih pada Bong Pal. namun saat Bong pal sampai dengan membawa air, Myung Chul sudah tertidur sambil meminta maaf pada Bong Pal.

Di rumah sakit ibu Hyun Ji sudah tertidur, namun ibu Hyun Ji bangun saat mendengar suara Hyun Ji. Ibu Hyun Ji terlihat sangat khawatir dengan Hyun Ji, Hyun Ji pun mengatakan kalau ia tidak apa-apa. Ibu Hyun Ji bertanya apa yang sebenarnya terjadi, Hyun Ji mengatakan kalau ia tidak tahu, a terkejut karena melihat sesuatu yang menakutkan.

Hyun Ji duduk dan bertanya di mana Bong Pal. ibu Hyun Ji terlihat tidak menyukai Hyun Ji yang menanyakan tentang Bong Pal. Hyun Ji pun mengatakan kalau Bong Pal itu baik, ibu Hyun Ji bertanya dari mana Hyun Ji mengetahui itu. Hyun Ji pun memastikan apa ibu nya tadi tidak mengatakan sesuatu pada Bong Pal, ibu Hyun Ji pun mengatakan apa yang akan ibu katakan padanya. Hyun Ji menyuruh ibunya untuk tidak kasar pada Bong Pal, karena ia tidak ada hubungannya dengan Hyun Ji yang pingsan. Dan Bong Pal lah yang menolongnya. Ibu Hyun Ji menyuruh Hyun Ji untuk berhenti membahas Bong Pal dan meminta izin untuk menemui dokter Hyun Ji.

Setelah ibunya pergi, Hyun Ji teringat saat Bong pal menyelamatkannya tadi, ia mulai bertanya-tanya apa itu tadi hantu. Dan kenapa Hyun Ji memanggil nama Bong Pal saat itu. Hyun Ji mulai curiga apa dia benar-benar mengenai Bong Pal sebelumnya. Hyun Ji pun kembali membaringkan tubuhnya.

Di apartemen Bong Pal ternyata belum tidur, ia masuk berada di depan laptopnya. Ternyata Bong pal sedang mencari informasi tentang penyakit amnesia. Bong Pal pun mengambil ponselnya dan mengirim pesan pada Hyun Ji, apa Hyun Ji baik-baik saja.


loading...

Melihat ponselnya berbunyi, Hyun Ji bangun da mengambil ponselnya. Hyun Ji tersenyum saat melihat kalau itu adalah pesan dari Bong Pal. Hyun Ji bertanya kenapa Bong Pal mengubah namanya.

“Ya. Aku merasa baikan setelah cukup istirahat.” Balas Hyun Ji.

“Syukurlah. Aku sangat khawatir padamu.” Balas Bong Pal.

“Terima kasih telah menolongku. Kau tak terluka?” balas Hyun Ji.

“Aku baik-baik saja.” Balas Bong Pal.

“Syukurlah. Tapi, tadi itu apa?” balas Hyun Ji.

“Lain kali, akan kuceritakan padamu.” Balas Bong Pal.

“Baiklah. Aku keluar RS besok. Mampirlah kalau kau mau.” Balas Hyun Ji.

“Baiklah.” Balas Bong Pal dan mereka pun saling mengucapkan selamat malam.

Tak lama ibu Hyun Ji datang dan bertanya kenapa Hyun Ji belum tidur dan malah bermain ponsel. Hyun Ji pun mengatakan kalau ia akan membalas satu SMS. Namun ibu Hyun Ji langsung mengambil Ponsel Hyun Ji. Hyun Ji pun bertanya kenapa ibunya melakukan itu karena ia bukan anak kecil lagi. Ibu Hyun Ji pun mengatakan kalau memang Hyun Ji bukan anak kecil kagi namun ia masih lah seorang pasien. Jika Hyun Ji ketahuan bermain ponsel saat malam-malam maka ibu Hyun Ji akan menyitanya. Hyun Ji pun mengiayaknnya, ia mngambil ponselnya lalu tidur.

Malam sudah semakin larut, namun Hyun Ji belum tidur. Ternyata ia sedang tersenyum sambil membaca SMSnya dengan Bong Pal. sedangkan Bong Pal juga belum tidur, ia juga masih asik tersenyum sambil membaca pesan dari Hyun Ji. Tak lama Hyun Ji kembali mengirim pesan pada Bong Pal.

Mereka pun kembali saling berbalasan pesan. Padahal saat itu sudah pukul 2 malam namun mereka masih asik berbalas pesan.

Keesokannya Bong Pal bangun, dan melihat pesannya tadi malam yang belum di balas oleh Hyun Ji, ponselnya habis battre. Bonh Pal pun mengecas ponselnya. Ternyata ponsel Hyun Ji juga di cas, dan mereka menunjukan persenan yang sama.

Bong Pal keluar dan membuka hordeng. Bong Pal memasak makanan dan membangunkan Myung Chul. Myung Chul bertanya kemana Bong Pal akan pergi pagi-pagi begini. Bong Pal pun menjawab kalau ia akan kerumah sakit karena Hyun Ji pulang hari ini. Myung Chul meminta Bong Pal untuk menyampaikan ucapan selamatnya pada Hyun Ji. Setelah Bong Pal pergi, Myung Chul mengatakan kalau ia tidak yakin Bong pal dan Hyun Ji harus bertemu lagi.

Saat sedang menunggu di halte bus, Bong pal melihat poster kalung yang sangat cantik.

Bong Pal pun pergi ke toko perhiasan untuk membelu sebuah kalung. Pelayan pun mengambilkan kalung yang sama persis dengan kalung yang Bong Pal lihat di halte.

“Desain ini…melambangkan dua orang  yang ditakdirkan bersama.” Ucap pelayan itu dan Bong Pal pun mengatakan kalau ia akan membeli yang itu.

Bong Pal datang kerumah sakit, ternyata Ibu Hyun Ji berada di sana dan memanggil Bong Pal. ibu Hyun Ji bertanya apa Bong Pal ingin menemui Hyun Ji, Bong Pal mengiayakannya karena Hyun Ji akan pulang hari ini. Ibu Hyun Ji meminta maaf karena ia tidak ingin Bong Pal menemui Hyun Ji, mendengar itu tentu saja membuat Bong Pal bingung. “Aku tidak tahu apa hubunganmu…dengan Hyun Ji, tapi itu membuatku  agak tidak nyaman. Hyun Ji pingsan kemarin saat dia bersamamu. Dia baru saja sadarkan setelah lima tahun. Aku tidak bisa membiarkan kejadian  kemarin terulang lagi.” Ucap ibu Hyun Ji. Bong Pal pun meminta maaf, dan ibu Hyun Ji menyuruh Bong Pal untuk pergi.

Di dalam ruangan Hyun Ji, Hyun Ji terlihat senang karena ia sudah boleh pulang. Ibu Hyun Ji bertanya apa Hyun Ji tidak apa-apa karena kemarin ia pingsan, dokter pun mengatakan kalau Hyun Ji hanya mengalai kehilangan kesadaran sementara, karena Hyun Ji sudah berbaring di tempat tidur cukup lama. “Kondisi mentalnya tidak sepenuhnya kembali normal. Jika ada perubahan emosi mendadak… kelakuannya bisa lebih sensitif, yang mengakibatkan dia pingsan.” Ucap dokter.

“Apa yang harus kami lakukan jika itu terjadi lagi?” tanya ibu Hyun Ji.

“Sinkop vasovagal sering terjadi… pada anak muda. Kau tidak perlu terlalu khawatir. Selama dia terus menjalani fisioterapi… itu tidak akan terjadi lagi. Kau harus ikut fisioterapi…dua kali seminggu, ya?” ucap dokter dan Hyun Ji mengiyakannya.

Ya.

“Halo. Maaf aku terlambat.” Ucap Hye Sung yang baru saja datang. “Dia Profesor Joo. Dia yang bertugas menjalankan fisioterapi-nya Hyun Ji.” Ucap Dokter. Hye Sung pun memberikan bunga yang ia bawa pada Hyun Ji. ”Dia profesor yang akan membantu dalam menjalankan fisioterapi. Dia sangat terkenal karena menjalankan fisioterapi pada hewan. Dia orang yang sangat sibuk…, tapi ketika dia dengar tentangmu,  dia tidak ragu-ragu membantumu.” Ucap dokter.

Ibu Hyun Ji merasa berterima kasih pada Hye Sung karena Hye Sung sudah banyak membantu mereka. dokter pun bertanya di mana ayah Hyun Ji, ibu Hyun Ji mengatakan kalau dia sedang sibuk dan bisa datang nanti malam. Dokter terlihat bingung bagaiaman mereka akan membawa semua barang-barang itu. Hye Sung pun menawarkan kalau ia yang akan menghantar Hyun Ji dan ibunya.

Ternyata di luar Bong pal melihat Hyun Ji yang tersenyum dan di dalam juga ada Hye Sung.

Mereka pun kini sudah diluar, semua dokter dan suster yang merawat Hyun Ji menghantar Hyun Ji keluar. Saat sudah masuk kedalam mobil Hyun Ji terlihat celingak celinguk mencari seseorang, ternyata ia mencari Bong Pal yang berjanji akan datang saat ia keluar dari rumah sakit. Hyun Ji langsung mengatakan tidak saat ibunya bertanya ada apa.

Setelah Hye Sung pergi bersama dengan Hyun Ji, Bong Pal keluar dari rumah sakit. Terlihat wajah Bong pal yang sedih.

Myung Chul sdah siap untuk pergi, saat melihat Bong pal, Myung Chul bertanya kenapa Bong Pal sudah kembali. Namun Bong Pal tidak mengatakan yang sebenarnya, Myung Chul bertanya apa itu untuk Hyun Ji saat melihat Bong pal menaruh sebuah paper bag. Myung Chul pun kembali bertanya apa Hyun Ji sudah menginat semuanya, namun Bong Pal dengan wajahnya yang sedih menjawab kalau Hyun Ji belum mengingat apa pun, sepertinya dia juga tidak mengingat kalau dulu di pernah menjad hantu.

“Bong Pal. Kalau aku memikirkanmu, aku selalu kasihan padamu. Namun, ini mungkin yang terbaik baginya. Apa bagusnya jadi hantu? Dia pasti sangat takut kalau dia sadar dia dulu jadi hantu. Aku yakin itu juga akan  menjadi hal terburuk bagi hantu lainnya. Lebih baik begitu, dia tidak mengingat dia itu hantu. Dia sekarang kembali menjadi manusia, jadi dia harus menjalani kehidupan normal. Ingatan dia menjadi hantu  bisa mempengaruhi hidupnya saat ini. Ini memang sulit bagimu…, tapi alangkah lebih baik jika kau membantunya menjalani kehidupan baru. Kau harus merelakan dia dulu… supaya dia bisa memulai hidup baru.” Ucap Myung Chul, setelah mengatakan itu semua Myung Chul pun pergi. Sedangkan Bong Pal ia hanya diam saja.

Di dalam mobil Hye Sung membuka kesunyian dengan bertanya apa ingatakan Hyun Ji sudah kembali, Hyun Ji pun mnjawab belum.

“Kau harusnya tidak kesana.” Ucap ibu Hyun Ji dan Hye Sung pun bertanya kemana. “Temannya minta bantuannya. Dia sulit mengingat jalan,  tapi dia pergi ke… lingkungan komplek rumah orang lain dan ditabrak disana. Memang siapa yang meminta bantuanmu itu?” tanya ibu Hyun Ji.

“Aku tidak tahu. Aku tidak ingat.” Ucap Hyun Ji.

“Siapa pun itu… orang itu telah menghancurkan kehidupan anakku. Ini juga salahmu. Kau itu terlalu baik. Kenapa kau  membantu orang lain tanpa pikir-pikir dulu? Kenapa kau pergi begitu saja ke Seoul?” ucap ibu Hyun Ji.

“Kan ‘bagus menjadi orang baik.” Ucap Hyun Ji.

“Tidak juga. Orang itu bersalah… tapi dia kabur setelahnya itu lebih buruk. Semoga orang itu akan kena karma atas perbuatannya. Brengsek.” Ucap ibu Hyun Ji, selama ibu Hyun Ji berbicara Hye Sung hanya diam saja.

Sinopsis Let’s Fight Ghost Episode 13 – 2

loading...

Yang banyak dicari

  • sinopsis lets fight ghost episode 13
  • sinopsis lets fight ghost ep 13
  • sinopsis lets fight ghost eps 13
  • sinopsis let\s fight ghost episode 13
  • lets fight ghost episode 13
  • sinopsis let\s fight ghost episode 13 bagian pertama
  • sinopsis lets fight ghost episode 13 part 2
  • sinopsis drama korea lets fight ghost episode 13
  • sinopsis lets fight Ghost episode 13 part 1
  • lets fight ghost eps 13 part 1
No Comments

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *