Home » Go Ho The Starry Night » Sinopsis Go Ho The Starry Night Episode 3

Sinopsis Go Ho The Starry Night Episode 3

Sinopsis Go Ho The Starry Night Episode 3, bercerita tentang Go He yang diawal episode merasa cemburu dengan kedekatan antara Ji Hoon dan Gong Hee. Tepat disaat itu, ibunya muncul dan memperkenalkan dirinya dengan seorang pria bernama Park Kwang Soo. Mengingat pesan sang ibu untuk melupakan Ji Hoon dengan menemukan pria yang lebih baik darinya lalu di pamerin, Go Ho pun mau datang ke acara kencan buta tersebut. Tapi Go Ho sedikit harus merasa kecewaan, karena pria yang bernama Kwang Soo itu sangat mirip dengan Tae Ho, selain itu disaat dia bertemu dengan KWang Soo, Tae Ho juga tiba-tiba muncul dan melihat semuanya.

Sinopsis Go Ho The Starry Night Episode 2

Sinopsis Go Ho The Starry Night Episode 3

sumber gambar dan konten dari SBS

Gong Hee ingin mengambil sesuatu di rak paling atas dan dia terlihat kesulitan mengambilnya, Ji Hoon pun membantunya. Melihat itu, Go Ho terlihat tak senang. Dalam hati diapun berkata, “Cemburu bisa diartikan dalam 2 kata. Envy dan jealousy. Envy itu perasaan menginginkan sesuatu yang tak bisa kaumiliki. Jealousy itu… benci saat orang lain menyentuh milikmu. Terus yang kurasakan ini apa?”

Melihat ekspresi Go Ho yang mengetik dengan suara keras dan terus melihat ke arah Ji Hoon dan Gong Hee, Hee Yeon pun menegurnya, kalau dia terlihat sekali sedang cemburu. Go Ho berusaha membuat rasa tak nyamannya itu hilang dengan fokus pada ketikannya, dia mengirim email pada editor Park yang berisi: “The Starry Night, minggu pertama di bulan April. Aku mengirimkan naskahnya. Kucoba mereview suatu hubungan. Ini review pria dari sudut pandang wanita. Mohon lihatlah.”

Go Ho hampir bisa menguasai dirinya dari rasa cemburu, namun dia tiba-tiba berasa kesal lagi saat melihat Gong Hee memberikan kopi pada Ji Hoon. Saking kesalnya, Go Ho pura-pura menjatuhkan penanya dan kemudian dia bersembunyi di bawah sambil menghajar penanya, seolah-olah pena itu adalah Ji Hoon. Tepat disaat itu Tuan Choi muncul dan bertanya apa yang sedang Go Ho lakukan di bawah meja.

Go Ho langsung berdiri dan mengatakan pada Tuan Choi kalau dia hanya sedang mengambil penanya. Namun Tuan Choi tak mau membahas hal itu, dia langsung menurunkan tangan Go Ho dengan menggenggam pergelangan tangan Go Ho.

Go Ho bernarasi tentang Tuan Choi, “Direktur Choi Chang Seob. Salah satu partner perusahaan dan legenda industri periklanan. Dia terluka oleh seseorang 17 tahun lalu. Sejak itu, beliau sendiri. Tapi kau tak menemukan kekurangan pada beliau.”

Tanpa basa basi, Tuan Choi langsung menarik Go Ho dan mengajaknya pergi, Ji Hoon dan Tae Ho melihatnya, tentu saja hal itu membuat mereka merasa tak senang.

=Episode 3 == Kesuksesan Dimulai Dari Usia Paruh Baya ==

Tuan Choi mengajak Go Ho ke sebuah restoran mewah. Mereka berdua makan daging mahal disana. Karena sudah sangat kenal dengan karakter Tuan Choi, Go Ho pun bisa menebak kalau dia bersikap baik seperti itu karena dia mau minta tolong dan tebakan Go Ho tepat.

Go Ho kemudian membandingkan dengan atasannya yang lain ketika mereka minta tolong dan tak ada dari mereka yang sehebat Tuan Choi saat meminta bantuannya.

Tae Ho, setiap minta tolong selalu memerintah seenak hatinya. Bahkan ketika dia meminta tolong dia hanya menunjuk tulisan yang ada diberkas dan tak berkata sepatah katapun. Jin Woo juga sama, dia suka meminta tolong dengan seenak hatinya, ketika dia memerinta dia hanya mengatakan permintaannya lalu pergi. Jika kedua atasannya itu dibandingkan dengan Tuan Choi, benar-benar sangat berbeda. Saat meminta bantuan, Tuan Choi selalu mengajaknya makan di restoran mewah dulu, baru setelah itu dia mengungkapkan permintaannya. Selain itu, Tuan Choi juga merupakan pria yang sangat sopan pada wanita.

Dan untuk yang sekarang, Tuan Choi meminta bantuan Go Ho untuk menemaninya menemui Nyonya Joo, karena Nyonya Joo baru mau teken kontrak kalau dia membawa Go Ho. Nyonya Joo sangat menyukai Go Ho. Sedangkan untuk urusan izin, dia sendiri nanti yang akan ijin pada Tae Ho. Mendengar nama Tae Ho, Go Ho pun mengingatkan Tuan Choi kalau dia sekarang sudah berada di tim yang berbeda.

Ketika Tuan Choi bertanya tentang Ji Hoon, Go Ho malah menjawab kalau dia ingin balik lagi ke tim A. Mendengar itu, Tuan Choi pun heran dan bertanya kenapa? Karena selama ini Go Ho selalu menyumpahi Tae Ho dan saat Tae Ho meminta Go Ho dipindah ke tim lain, Go Ho malah mau balik lagi ke tim Tae Ho. Tuan Choi kemudian berkata kalau untuk urusan pindah tim, itu hanya masalah waktu saja, karena yang terpenting sekarang, Go Ho mau atau tidak ikut menemui Nyonya Joo. Tentu saja Go Ho tak bisa menolak permintaan Tuan Choi karena Tuan Choi sudah begitu baik padanya.

Go Ho menceritakan apa yang sudah Tuan Choi lakukan dan Hee Yeon merasa iri mendengarnya. Mendengar Hee Yeon iri, Go Ho pun bertanya apa Hee Yeon menyukai Tuan Choi dan Hee Yeon menjawab kalau tak ada yang tak menyukai Tuan Choi, malah Tuan Choi punya fans club dan ketika Tuan Choi ulang tahun, mereka semua mengatakan fans meeting.

“Hmm….. kurasa aku suka beliau sejak hari itu,” aku Hee Yeon.

Flahback!
Seorang klien yang bersikekeuh mengubah konsep, namun setelah hasilnya hancur, dia malah marah-marah ada Hee Yeon dan timnya. Si klien berkata kalau dia tak pernah menyuruh untuk mengubah konsep. Tepat disaat itu, Tuan Choi muncul dan membela pegawainya. Dia bahkan tak takut jika harus di tuntut oleh si klien.

“Kau dan aku tahu mereka tidak melakukan kesalahan. Kau bilang akan bertanggung jawab, jadi bertanggung jawablah,” ucap Tuan Choi dan kemudian mengajak pegawainya pergi.

Saat mereka keluar kantor, di luar kebetulan sedang hujan dan angin bertiup kencang. Namun mereka tetap melanjutkan langkah mereka, mereka menerjang hujan.
Flashback End!

Hee Yeon yang ternyata manager fans club Tuan Choi kemudian mengaku kalau saat itu dia belum berkencan dengan suaminya, maka dia pasti akan jatuh cinta dengan Tuan Choi.

Saat ditanya kenapa Go Ho menanyakan semua itu, Go Ho pun menjawab kalau dia hanya sedang berpikir, kenapa Tuan Choi bisa lebih baik dari mereka yang sudah tua dan pengecut.


loading...

“Ayahku sudah meninggal. Karena itu aku ingin tahu apa dia bagus jadi…..”

“No, no, no, no. Itu sangat benar,” jawab Hee Yeon memotong omongan Go Ho.

Go Ho menlanjutkan pekerjaannya dan tiba-tiba dia mendapat telepon yang berhubungan dengan proyeknya. Namun saat hendak memberitahu Ji Hoon, Go Ho bingung, karena dia harus menjaga jarak sejauh 1 meter dengan Ji Hoon.

Dengan suara pelan, Go Ho memanggil JI Hoon dan karena jarak mereka lumayan jauh, Ji Hoon pun hendak menghampiri Go Ho, namun Go Hoo malah mundur. Dia tetap konsisten untuk menjaga jarak sejauh 1 meter dengan Ji Hoon. Dari mejanya, Tae Ho melihat apa yang keduanya lakukan. Karena Go Ho tak mau di dekati, Ji Hoon pun menyuruhnya bicara dengan jarak seperti itu.

Go Ho memberitahu kalau mereka diminta menunda syuting untuk iklan es krim, karena si model, Song Dae Gi punya masalah dengan agensinya. Mendengar itu, Ji Hoon langsung bergerak untuk mencaritahunya langsung. Namun karena Go Ho tak mau dekat-dekat dengan dia, jadi Ji Hoon pun mengajak Gong Hee pergi, sedangkan Go Ho membantu dari kantor saja. Melihat Ji Hoon pergi dengan Gong Hee, Go Ho pun merasa tak senang.

Dia kemudian curhat dengan Hee Yeon melalui akun mereka. Tae Ho melewati mereka dan dia bisa tahu kalau mereka berdua sedang chatting namun, dia tak berkata apa-apa. Go Ho kesal karena seharusnya Ji Hoon pergi dengannya, karena itu adalah pekerjaannya. Dia meyakinkan dirinya kalau semua itu karena pekerjaan, bukan karena cemburu walau dia sempat kepikiran kalau Ji Hoon dan Gong Hee pergi berdua untuk bersenang-senang.

Tepat disaat itu, Chung Kyung menelpon dan minta ketemuan, karena Chun Kyung sudah berada di cafe dekat kantor Go Ho. Ibu Go Ho datang untuk memberitahu Go Ho kalau dia sudah menemukan pria yang cocok dengan Go Ho. Pria itu bernama Park Kwang Soo dan sang ibu meminta Go Ho untuk menemuinya besok.

Chung Kyung menasehati Go Ho melupakan Ji Hoon dan bertemu dengan pria yang baik lalu pamerin ke Ji Hoon. Namun Go Ho tidak bisa berpikir seperti itu, dia tak bisa menyembuhkan sakit hatinya karena pria dengan menggunakan pria lain. Tapi…. prinsip itu langsung pudar saat Go Ho melihat pria tampan bertubuh ideal ada di depannya. Pria-pria itu adalah para model yang akan membintangi iklan make up. Go Ho merasa senang melihat pria tampan-tampan itu.

Saking senangnya, saat Go Ho memfoto kopi, dia terus melihat mereka semua dari luar ruangan. Saat Go Ho sedang asik memelototi pria tampan, tiba-tiba Tae Ho muncul dan memberitahu Go Ho kalau sepertinya matanya hampir copot melihat model-model itu.

Mendengar Go Ho berencana melihat para model-model itu terus, dengan nada tak suka Tae Ho menyuruh Go Ho pulang tepat waktu. Tapi Go Ho terus melihat mereka semua dan itu membuat Tae Ho sengaja berdiri di depan Go Ho untuk menghalangi pandangan Go Ho terhadap mereka semua. Karena dia tak bisa terus-terusan menghalangi pandangan Go Ho, Tae Ho pun memutuskan untuk memberi Go Ho pekerjaan, agar Go Ho pergi darii tempat itu. Dia menyuruh Go Ho untuk menganalisa sebuah dokumen.

Go Ho pun mengerjakan apa yang Tae Ho minta. Tae Ho kemudian menghampiri dia dengan membawakan secangkir kopi. Dia bertanya apa Go Ho bisa menyelesaikan analisa itu sebelum jam 5. Tak menjawab, Go Ho malah mengatakan tentang apa yang Tuan Choi lakukan setiap kali meminta bantuan atau meminta Go Ho lembur. Tuan Choi selalu mentraktirnya makan.

“Jangan asal bicara. Akan kutraktir akhir pekan nanti, jadi cepat selesaikan,” ucap Tae Ho dan Go Ho menjawab kalau dia tak bisa akhir pekan ini, karena dia punya janji dengan ibunya. Tae Ho terlihat kecewa, jadi dia menutupinya dengan berbicara sedikit kasar dan menyuruh Go Ho cepat mengerjakan tugas darinya.

Melihat sikap Tae Ho, Go Ho merasa kesal. Dia berkata kalau Tae Ho memberi mentahnya saja, dari pada mengajaknya makan. Go Ho mengatakan semua itu sambil melaukan gerakan-gerakan hendak memukul dan tiba-tiba Tae Ho menoleh ke arahnya, jadi Go Ho pun langsung mengubah tangannya jadi gerakan, “fighting”. Tae Ho berbalik dan dia tersenyum.

=Go Ho: Kencan palsu dengan ibu=
Dengan langkah ringan, Go Ho pergi ke acara kencan butanya. Sebelum bertemu dengan si pria, Go Ho mengecek penampilannya di kaca sambil bergumam kalau dia datang karena ibunya yang meminta. Dia akan meneruskan hubungannya kalau dia suka dengan pria itu, tapi kalau tidak ya sudah.

Mengejutkan, pria yang dijodohkan dengan Go Ho, wajahnya sangat mirip dengan Tae Ho. Yang membedakannya hanya penampilannya saja, Kwang Soo ini lebih jadul jika di bandingkan dengan Tae Ho. Melihat wajah pasangan kencannya mirip Tae Ho, Go Ho langsung terlihat tak suka.

Tepat disata itu, Tae Ho muncul di tempat itu karena dia baru bertemu dengan seorang klien. Dia kemudian sengaja berdiri tak jauh dari tempat Go Ho duduk, agar Go Ho melihat dirinya. Tak lama kemudian, Go Ho memang melihat ke arah Tae Ho. Tentu saja Go Ho langsung kaget ketika melihat Tae Ho ada disana. Kaget bercampur takut karena dia kemarin sudah berbohong pada Tae Ho, Go Ho pun sampai keringat dingin.

Kang Tae Ho dan aku pasti punya hubungan yang mengerikan di kehidupan sebelumnya,” ucap Go Ho dalam hati dan dia juga jadi tak fokus pada obrolannya dengan pasangan kencannya. Tae Ho kemudian memutuskan pergi tanpa berkata apapun pada Go Ho.

Tepat disaat itu, Go Ho mendapat telepon dari seseorang yang membuatnya kaget.

Di luar hotel, Tae Ho terlihat gelisah antara mau masuk lagi ke hotel atau tidak. Setelah berpikir beberapa saat, Tae Ho langsung melangkahkan kakinya menuju hotel.
bersambung

loading...

Yang banyak dicari

  • sinopsis go ho the stary night episode 4
  • sinopsis go ho the starry night episode 4
  • go ho dan kang tae ho
  • sinopsis go
  • go hos starry night sinopsis episode 3
  • sinosis go ho the stray episode 3
  • kata kata mutiara di drakor go ho starry
  • Sinopsis drama korea tiga pria menyukai satu wanita bekerja satu perusahaan
  • sinopsis go ho starry night ep 3
  • Sinopsis go ho the starry night episode 3
No Comments

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *