Home » Ahn Hyo Seop » Sinopsis Entertainer Episode 18 – 2 Final

Sinopsis Entertainer Episode 18 – 2 Final

Sinopsis Entertainer Episode 18 – 2 Final bercerita tentang Jae Hoon memutuskan keluar dari Entertainer Band karena ingin fokus dalam study-nya. Ha Neul kemudian melihat Soo Yun di kampus Geu Rin dan melihat kecantikan Soo Yun, Ha Neul langsung terpesona. Secara kebetulan Suk Ho menemukan drummer baru dan drummer yang dibawa Suk Ho adalah Soo Yun. Tentu saja melihat Soo Yun, Ha Neul merasa senang. Ingin tahu cerita lengkapnya? Yuk baca sinopsisnya di bawah ini :

Sinopsis Entertainer Episode 18 – 1

Sinopsis Entertainer Episode 18 – 2 Final


Kini member Entertainer Band sudah berada di kantor Mango, Suk Ho membicarakan kalau kegiatan album kedua akan berakhir setelah pertemuan penggemar di Shanghai. Suk Ho Juga mengatakan kalau Ha Neul akan memulai dramanya. Kayle bertanya apa yang akan mereka lakukan, Suk Ho berfikir, ia kemudian mengingatkan Yun Soo kalau Chan Hee juga perlu perhatian dari Yun Soo. Suk Ho mengatakan kalau waktu libur mereka harus di gunakan untuk beristirahat bukannya untuk pergi ke club, mendengar kata clup semua yang ada di sana pun melirik ke arah Kayle. Kayle yang kesal pun bertanya kenapa Suk Ho melakukan itu. Suk Ho menjawab kalau ia mempercayai Kayle.

Suk Ho melemparkan senyumnya pada Jae Hoon, ia kemudian mengatakan kalau Jae Hoon tidak akan bersama dengan Entertainer Band lagi, mendengar itu membuat member Entertainer Band terkejut Jae Hoon pun menjelaskan kalau ia ingin kembali belajar, karena waktu itu ia sudah berjanji pada ibunya kalau ia akan memperbaiki nilainya. Namun dengan dia bekerja seperti ini dia tidak akan bisa memperbaiki nilainya. Jae Hoon memutuskan untuk kembali mengikuti jalan ibunya.

Kayle menanyakan siapa yang akan bermain drum, Suk Ho mengatakan kalau akan ada pemain drum baru. Kayle mengatakan kalau ia tidak bisa bekerja dengan seseorang yang baru, melihat cara Kayle membuat Suk Ho ragu dan menanyakan apa Kyale pergi ke club lagi. Kayle mengatakan kalau ia tidak ingin Jae Hoon pergi.

Ha Neul meminta yang lain untuk menghormati keputusan Jae Hoon, Yun Soo menambahkan kalau pertemuan penggemar di Shanghai akan menjadi jadwal terakhir mereka bersama dengan Jae Hoon. Suk Ho menambahkan kalau Asia Awerds akan di adakan di seoul tahun ini, dan Entertainer Band sudah dinominasikan. Mendengar itu membuat member Entertainer Band senang. Suk Ho menambahkan kalau mereka akan menutup album kedua dengan Asia Awerds.

Kayle mengatakan kalau ia akan mengatakan pidato penerimaan, Jae Hoon mengatakan kalau Kayle tidak boleh melakukannya, karena ia yang akan melakukannya. Suk Ho mengatakan kalau mereka sudah dinominasikan, mereka belum memenangkan penghargaan, Suk Ho meminta untuk jangan menghitung ayam sebelum semua menetas. Dengan serentak mereka berempat pun mengatakan kalau “ itu karena Suk Ho” mereka pun tertawa bersama.

Geu Rin pergi ke sebuah tempat, ia berkata pada seorang penjaga kalau ia mencari sebuah apartemen studio. Pegawai itu pun mengatakan kalau tidak ada yang sekat sekolah, Geu Rin meminta satu di dekat kereta bawah tanah.

Suk Ho pergi menemui sutradara film, Suk Ho menanyakan apa ia sudah mendapatkan aktris untuk pemeran wanitanya. Sutradara itu menjawab kalau Ha Neul menerimanya akan banyak aktris yang mengantri. Suk Ho mengatakan kalau pemeran pria tidak terlalu penting.

Sutradara itu mengatakan kalau semua aktris menolak untuk main d filmnya, ia mencari aktris yang berani mengambil resiko dalam hidupnya karena pemeran wanitanya memiliki karakter yang cukup berbahaya. Suk Ho mengatakan kalau ia tahu siapa yang pantas dan cocok untuk bermain dalam drama tersebut. Sutradara itu pun menanyakan siapa orang itu, Suk Ho menjawab kalau dia adalah Lee Ji Young.

Awalnya sutradara itu tidak mau, karena Ji Young sudah sangat di benci masyarakat karena ia sudah menuduh Jinu dan Ha Neul. namun setelah Suk Ho bujuk akhirnya ia mau menjadikan Lee Ji Young sebagai pemeran utama wanita.

Beralih ke tempat tinggal Lee Ji Young, kini Ji Young menjadi gadis yang baik, ia tinggal bersaa orang tuanya dengan kehidupan yang sederhana. Saat itu ayah Ji Young baru pulang dari berkebun, ia meminta makan pada ibu Ji Young. Ibu Ji Young mengeluh karena ayah Ji Young tidak membawa sayuran. Ayah Ji Young mengatakan kalau ia ingin makan daging. Setelah lama berbincang tiba-tiba saja ponsel milik ayah Ji Young berbunyi.

Ayah Ji Young pun mngangkatnya, dan saat megetahui kalau itu adalah Suk Ho manajer Ha Neul, ayah Ji Young langsung bicara dengan nada yang pelan dan juga sopan. Suk Ho memberi tahu ayah Ji Young mengenai film yang ia bicarakan dengan penulis film tadi, Suk Ho menyuruh ayah Ji Young untuk membicarakannya dulu dengan JI Young dan setelah itu bicara dengan direktur. Ayah Ji Young mengerti, ia juga berterima kasih pada Suk Ho atas keprihatinannya pada anaknya. Suk Ho menyuruh Ayah Ji Young untuk mendukung Ji Young karena itu bisa jadi kesempatan terakhir Ji Young.

Setelah menerima telepom ayah Ji Young mengajak Ji Young untuk bicara berdua.

“Apa kau ingin menemuinya? Jika kau tidak mau, lupakan saja. Kau sedang berusaha untuk membuka pusat perawatan kuku di pusat kota. Hidup tenang seperti ini sudah cukup baik.” Ucap ayah Ji Young.

“Apa kau mau tetap di sisiku?” tanya Ji Young.

“Ji Young, kemanapun kau pergi, ayahmu akan selalu berada di sisimu. Jadi… jangan takut… dan lakukan apapun yang kau mau.” Ucap ayah Ji Young dan mereka pun tersenyum.


Beralih ke Ha Neul yang datang ke kampus Geu Rin, dengan menggunakan kacamata dan topi ia keluar dari mobil. Ha Neul bingung di mana letak gedung kedokteran hewan, saat Ha Neul menoleh ia melihat seorang wanita yang sedang berjalan sendirian, Ha Neul terpaku melihat kecantikan wanita itu. Ha Neul pun memanggil Gadis itu, ia menanyakan di mana letak gedung departemand kedokteran hewan.

Namun Ha Neul tidak berfokus pada apa yang gadis itu katakan, ia terlalu fokus dengan sang gadis. Ia memerhatikan sang gadis yang sedang menjelaskan di mana letak gedung Kedokteran Hewan. Ha Neul terpukau dengan kecantikan sang gadis, setelah selesai menjelaskan Ha Neul pun berterima kasih dan gadis itu pun pergi meninggalkan Ha Neul, Ha Neul terus memandangi kepergian sang gadis dan ia pun pergi masuk ke dalam mobil.

Di dalam mobil ia bungung apa saja yang di katakan sang gadis kemudian Ia tersenyum. Dan tak lama kaca mobilnya di ketuk oleh seseorang, dan orang itu adalah gadis yang di tanya Ha Neul tadi. Gadis itu bertanya apa dia bisa ikut dengan Ha Neul, karena ia juga ingin pergi ke gedung sebelahnya. Dengan senang hati Ha Neul mengizinkan itu. gadis itu pun masuk ke mobil, ia menoleh ke arah Ha Neul karena Ha Neul tidak menjalankan mobil.

Ha Neul meminta maaf dan meminta sang gadis untuk menjelaskannya lagi. Gadis itu tersenyum, ia menyuruh Ha Neul untuk lurus. Ha Neul tersenyum dan menjalankan mobil.

Ha Neul pun sampai menghantar sang gadis, mereka sama-sama mengucapkan terima kasih dan membalas senyum.

Saat Geu Ri ingin pulang, tiba-tiba saja ia mendengar buny klakson mobil, Geu Rin menoleh dan melihat Ha Neul di sana, ia tersenyum saat melihat Ha Neul melambaikan tangannya padanya. Ha Neul sudah tidak lagi menggunakan topi dan kaca mata. Mahasiswi dan mahasiswa yang berada di sana sangat senang saat melihat Ha Neul, mereka pun mengambil foto Ha Neul. melihat itu Geu Rin pun turun, ia memegang tangan Ha Neul, dan mengatakan kalau ia adalah Noona nya Ha Neul.

Gadis-gadis itu mendekat dan mengatakan kalau mereka sangat lah dekat dengan Geu Rin. Ha Neul pun menarik Geu Ri dan membawanya masuk ke dalam mobil.

Di dalam mobil Geu Rin terus saja tertawa, Ha Neul senang melihat Geu Rin gembira. Ha Neul menanyakan apa Geu Rin sebahagia itu, Geu Rin dengan tawanya bertanya apa Ha Neul tidak melihat mereka bersikap seakan-akan mereka teman dekat Geu Rin. Geu Ri mengatakan kalau stelah berita itu menyebar, sisa semesternya sudah pasti, Geu Rin memuji Ha Neul dengan mengatakan kalau Ha Neul adalah adik yang baik.

Ha Neul memberitahu Geu Rin kalau pemain drumnya akan datang hari ini. Ha Neul mengatakan kalau Kayle berkata mereka harus berlatih dulu, untuk mengitimidasinya, ia menganggap Kayle sangat lucu. Geu Rin mengatakan kalau ia sangat bersemangat dan ia juga ingin melihatnya. Ha Neul berkata kalau Geu Rin waktu itu mengatakan tidak ada gasi cantik di kampusnya. Geu Rin menanyakan apa Ha Neul melihatnya, Ha Neul mengatakan kalau mungkin ada satu. Geu Rin cemberut, ia membuka jendela mobil sambil mengtakan kalau Ha Neul ada di dalam mobil. Ha Neul tersenyum dan menyuruh Geu Rin untuk berhenti.

Di studio Kayle terlihat sedang memukul-mukul udara menggunakan gitarnya, semua yang ada di sana hanya memandang ke arah Kayle.

“Haruskah kau melakukan itu?” tanya Jae Hoon.

“Ada perintah untuk segalanya. Anggota baru adalah pemula. Kita harus menunjukkan kepadanya posisinya dari awal. Itu akan menjadikan masa depan yang lebih damai.” Jawab Kayle.

“Ini bukan angkatan bersenjata, kau tahu. Kita harus membuat dia nyaman.” Ucap Yun Soo.

“Tepatnya. Tapi aku khawatir. Jika dia tidak sebaik aku, itu akan merusak penampilan Kayle.” Ucap Jae Hoon membenarkan jasnya.

“Jadi kau cukup melakukannya saja. Memikirkan Entertainer Band tanpamu membuatku sedih. Aku patah hati.” Ucap Kayle.

“Seharusnya kita mencari gitaris baru.” Ucap Geu Rin tiba-tiba.

“Geu Rin, kau tidak pergi ke perpustakaan? Bagaimana mungkin kau bisa memberikan suntikan ke anak anjing kami yang lucu… jika kau tidak belajar?” tanya Kyale.

“Aku bisa memberikanmu satu suntikan untuk rabies.” Jawab Geu Rin.

“Apa? Baiklah, berikan kepadaku di sini.” Ucap Kayle sambil menepuk-nepuk pantatnya.

Tak lama Suk Ho dan Man Sik datang, ia bertanya kenapa Geu Rin ada di sini, Geu Rin Mengatakan kalau ia harus ada di sini untuk menyambut anggota baru. Man Sik membenarka itu, karena Geu Rin juga pernah menjadi menejar untuk Entertainer Band. Man Sik mengatakan kalau mereka harus lebih menghormati sang maestro yang memberikan album kedua yang sangat meledak.

Man Sik sudah mengatakan kepada mereka untuk memujinya setiap kali mereka melihat Man Sik dengan mengangkat tangannya dan mengatakan hore. Jae Hoon spontan langsung mengangkat tangannya dan mengatakan hore, ia juga bersalaman dnegan Man Sik, Man Sik kelihatakan sedih karena yang paling menyenangkan adalah yang akan pergi, dan itu membuatnya sangat sedih.

Suk Ho menelepon manajernya, untuk bertanya di mana dia, namun Sang manajer sudah berada di sana. Suk Ho menanyakan di mana drummernya, manajernya pun menyuruh sang drummer untuk masuh. Ternyata drummer baru mereka adalah gadis yang Ha Neul tanya saat di kampus Geu Rin tadi gadis yang telah membuatnya salah tingkah.


Saat gadis itu masuk, semua yang ada di sana terkejut, karena gadis itu sangat cantik. Kayle langsung mendekati gadis itu dan mengatakan kalau ia senang bisa bertemu dengannya. Man Sik tertawa ia melepaskan tangan Kayle yang sedang bersamalam dengan gadis itu, ia memperkenalkan diri sebagai penulis lagu terbaik di korea. Melihat itu Kayle langsung melepaskan tangan Man Sik. Saat melihat Ha Neul mereka berdua sama-sama tersenyum.

Jae Hoon bertanya apakah gadis itu bisa bermain drum karena tangannya terlihat terlalu kurus. Suk Ho pun menyuruh Soo Yun untuk memperlihatkan bakatnya, ternyata nama gadis itu adalah Soo Yun. Soo Yun pun tersenyum, ia mengatakan semoga saja mereka menyukanya.

Soo Yun pun memainkan drum, semua yang ada di sana tersenyum saat mendengarkan suara drum yang di mainkan oleh Soo Yun, permainan Soo Yun sangat bagus, Ha Neul berusaha untuk terlihat biasa saja, karena ia terus saja tersenyum lebar saat melihat Soo Yun . Setelah selesai bermain drum, kayle langsung mengatakan kalau mereka harus cepat-cepat membuat album ketiga dengan semangat.

“Apa yang kau katakan tadi? Bukankah kau mengatakan Entertainer Band tidak ada artinya tanpa Jae Hoon?” ucap Geu Rin.

“Jae Hoon harus belajar.” Ucap Kayle sambil tersenyum.

“Terima kasih untuk perjalanan sebelumnya.” Ucap Soo Yun kepada Ha Neul, melihat itu membuat semua yang ada di sana melihat ke arah Ha Neul.

“Kau… kau tahu?” tanya Ha Neul.

“Kau tidak bisa menyembunyikan wajah tampan dengan topi dan kacamata hitam.” Ucap Soo Hyun. Mendengar apa yang dikatakan Soo Yun membuat senyuman di wajah Kayle dan Man Sik memudar.

“Aku kakak Ha Neul. Hai.” Ucap Geu Rin tiba-tiba.

“Senang bertemu denganmu.” Ucap Soo Yun sambil tersenyum.

“Kau juga.” Ucap Geu Rin membalas senyuman Soo Yun, begitu juga dengan Ha Neul senyuman diwajahnya tidak pudar, setelah mengatakan itu Geu Rin pun memberikan senyuman pada Suk Ho sambil mengacungkan jempol.

Malamnya di kantor mango hanya ada Min Joo, Min Joo pun mengambil minum. Lalu Chan Hee datang bersama dengan Yun Soo, wajah murung Min Joo langsung berubah saat melihat Chan Hee ada di sana.

Chan Hee langsung berlari dan memeluk Min Joo. Chan Hee mengatakan kalau ia merinduka Min Joo, Min Joo mengatakan kalau ia juga merindukan Chan Hee.

Min Joo bertanya kenapa Yun Soo pergi ke kantor, karena ia pikir semua orang pergi keluar untuk menyambut pemain drum yang baru. Yun Soo mengatakan kalau semua orang keluar tapi Min Joo tidak ada di sana, oleh karena itu Yun Soo datang ke kantor, ia juga membawakan minuman untuk Min Joo. Min Joo tersenyum dan mengatakan kalau ia sangat tersentuh. Chan Hee memperlihatkan mainan barunya yang di belikan oleh Yun Soo. Min Joo mengatakan kalau itu sangat keren, ia juga memuji kalau Yun Soo adalah appa yang baik.


loading...


Chan Hee sedang bermain sendiri, ia berlari-lari di kantor mango, sedangkan Min Joo dan Yun Soo, mereka sedang duduk di meja.

“Aku mendengar pemain drum yang baru benar-benar cantik. Semuanya pasti bersemangat.” Ucap Min Joo.

“Dia cantik. Dia juga pintar bermain drum.” Ucap Yun Soo.

“Seberapa cantiknya dia?” tanya Min Joo.

“Dia hanya… Kau jauh lebih cantik.” Jawab Yun Soo.

“Kenapa kau terus mengatakan itu?” tanya Min Joo. “Seharusnya kau tidak mengatakan itu kepada wanita. Jika kau mengatakan itu kepada gadis seusiamu, bisa timbul perselingkuhan.” Tambah Min Joo.

“Benarkah? Aku berharap.” Ucap Yun Soo.

“Apa ada orang yang kau sukai? Ada. Ada. Siapa ini? Apa aku kenal dia?” tanya Yun Soo.

“Iya.” Jawab Yun Soo.

“Benarkah? Geu Rin dikhususkan untuk Suk Ho, jadi siapa dia? Pemain drum yang baru?”tanya Min Joo.

“Tidak.” Jawab Yun Soo gugup.

“Siapa lagi yang aku tahu?” tanya Min Joo.

“Sudah kukatakan sebelumnya, bukan? Bahwa cinta adalah bola cepat.” Ucap Yun Soo.

“Ya, aku ingat.” Ucap Min Joo.

“Aku akan mencoba melemparkan bola cepat sekarang.” Ucap Yun Soo.

“Keren sekali.” Ucap Min Joo.

“Aku… menyukaimu.” Ucap Yun Soo gugup, dan itu membuat Min Joo terkejut. “Aku tidak tahu kapan… Aku mulai menyukaimu. Pada awalnya, kupikir kau benar-benar keren. Mungkin itu sebabnya, tapi aku tertarik kepadamu.” Tambah Yun Soo.

“Yun Soo, aku…” ucap Min Joo namun di potong oleh Yun Soo. “ Seseorang pernah berkata… setelah kau memberitahu seseorang bagaimana kau perasaanmu, tidak terserah padamu lagi. Terserah pada seseorang yang sudah kau beritahu. Sudah kukatakan bahwa mencintai seseorang bukanlah sesuatu yang bisa kau tahan… tanpa memberitahu orang itu. Apa kau ingat? Kurasa aku harus mengubur perasaanku jauh di dalam, karena aku tidak layak. Tapi… Aku tahu aku tidak layak, tapi ini juga cinta, jadi aku tidak bisa menyimpannya. Aku menyukaimu.” Jelas Yun Soo.

“Yun Soo, Aku 35 tahun. Kau 26 tahun. Aku sembilan tahun lebih tua, lalu kenapa?” tanya Min Joo.

“Aku menghitung perbedaan usia kita setiap hari. Untungnya, satu jari dari 10 jari masih tetap ada. Aku tahu aku tidak cukup baik untukmu. Kau cantik dan sukses. Dan kau dari keluarga kaya. Aku masih muda dan memiliki seorang putra. Terlebih lagi, kau tahu tentang cinta pertamaku.” Ucap Yun Soo.

“Itu berlaku untuk kita berdua. Terima kasih sudah memikirkanku dengan cara seperti itu, tapi…” ucap Min Joo dan Yun Soo kembali memotongnya, “ Aku tidak meminta apapun sekarang. Satu-satunya senjataku adalah masa mudaku. Aku tahu aku bisa menunggu. Aku sudah mengatakan apa yang sudah aku simpan dalam hatiku, jadi aku bisa tidur nyenyak.” Ucap Yun Soo.

“Kalau begitu, apa itu artinya aku tidak akan bisa tidur mulai malam ini? Agar aku bisa berpikir?” tanya Min Joo.

“Jangan berpikir terlalu lama. Kau akan mendapatkan keriput jika kau tidak tidur.” Ucap Yun Soo.

“Apa? Astaga.” Ucap Min Joo lalu ia tertawa. Dan pada saat itu Yun Soo datang, ia duduk di pangkuan Min Joo. Yun Soo terus memerhatika Min Joo yang sedang bermain bersama dengan Chan Hee.

Keesokannya, ternyata Joo Han sudah membuka sebuah tempat mekan, saat ia sedang membereskan barang – barang, tiba-tiba ada orang yang meletakkan buket bunga, Joo Han mengatakan kalau orang itu tidak boleh meletakkannya di sana, orang yang membawa buket bunga itu pun menanyakan apa tempat itu benar Ramyeon Kim, Joo Han menjawab iya, dan orang itu pun membuka pita yang tergulu, dan ternyata buket bunga itu di berikan oleh Entertainer band sebagai ucapan selamat untuk pembukaannya. Melihat itu Joo Han tersenyum.

Saat Suk Ho sedang berada di mobil, ia mendapat sms dari Joo Han yeng berisikan ucapan terima kasih. Suk Ho tersenyum dan berkata kalau Joo Han harus menghasilkan uang yang banyak.

Kini Geu Rin sudah mendapat teman, saat ia ingin pulang tiba-tiba saja hujan turun. Mereka pun berlari untuk berteduh, mereka mengeluh karena hujan turun secara tiba-tiba, Geu Rin bertanya pada temannya apa ia membawa payung, temannya menjawab kalau ia tidak membawa payung.

Geu Rin menghela nafas, ia memutuskan untuk berlari, teman-temannya tekejut dan meneriaki Geu Rin. Saat Geu Rin baru pergi beberapa langkah, tiba-tiba saja Suk Ho datangb dengan membawakan payung untuk Geu Rin.

Geu Rin tersenyum saat melihat Suk Ho, Suk Ho meminta Geu Rin untuk memeriksa ramalan cuaca. Geu Rin pun menoleh ke arah teman-temannya, ie melambaikan tangannya dan di balas oleh ketiga temannya, mereka terlihat iri pada Geu Rin.

Geu Rin pun pergi bersama Suk Ho, Suk Ho memberikan lengannya, dan Geu Rin pun menggandeng lengan Suk Ho.

Keesokannya ada lah hari pelaksanaan Asia Awards pertama Entertainer Band. Di mobil Min Joo terlihat ada Man Sik, Tuan Byun, Geu Rin, Chan Hee dan Soo Yun.

“Soo Yun juga akan berjalan di karpet merah, lain kali. Sayang sekali kau tidak akan melakukannya hari ini.” Ucap Min Joo.

“Aku baru saja mulai. Mereka sangat tampan memakai tuxedo.” Ucap Yun Soo.

“Mereka semua tampan.” Ucap Geu Rin.

“Tidak. Ha Neul yang paling tampan.” Tambah Yun Soo.

“Biar aku ulangi. Aku kakak dari Ha Neul.” ucap Geu Rin.

“Itu sebabnya aku ingin bisa bergaul.” Ucap Yun Soo.

“Bukankah seharusnya agensi… memastikan tidak ada yang berkencan dalam band yang sama? Apa yang Suk Ho lakukan?” tanya Man Sik yang cemburu mendengar Yun Soo memuji Ha Neul,

“Masa muda itu bagus. Masa muda mengenal rasa ragu.” Ucap Tuan Byun.

“Anak-anak hari ini semua tentang bola cepat.” Ucap Man Sik.

“Bola cepat? Bola cepat itu bagus.” Ucap Min Joo sambil tersenyum. “Aku juga suka baseball.” Tambah Chan Hee.

Beralih ke mobil van Entertainer Band.

“Kita coba menjadi bermartabat. Bermartabat. Jae Hoon, ini adalah perpisahan, jadi bersenang-senanglah.” Ucap Suk Ho.

“Iya. Aku juga sudah mempersiapkan pidato untuk kedatangan pertama.” Ucap Jae Hoon.

“Hei. Entah aku akan mengatakannya atau tidak aku akan mempersiapkan pidato?” ucap Kayle.

“Jangan sampai jatuh di wajahmu saat berjalan di atas karpet merah.” Ucap Yun Soo.

“Kyle adalah yang paling berisiko.” Ucap Ha Neul.


Mobil van Entertainer Band pun sampai mereka, mereka terlihat sangat tampan. Min Joo dan yang lainnya juga sudah sampai di sana mereka tersenyum saat melihat member Entertainer band. Mereka pun melangkah, berjalan di atas karpet merah. Sedangkan Suk Ho berjalan di belakang para penggemar.

Namun saat di pertengahan member Entertainer Band berhenti, hal itu lantas membuat Suk Ho dan yang lainnya bingung, mereka menoleh ke arah Suk Ho yang berada di belakang pada wartawan. Suk Ho menyuruh mereka untuk terus berjalan, namun mereka tidak berjalan dan menyuruh Suk Ho untuk berjalan bersama di atas karpet merah. Suk Ho tidak mau, tapi mereka semua memaksa Suk Ho begitu pula dengan Man Sik yang menyuruh Suk Ho untuk masuk.

Melihat itu Geu Rin, Min Joo, dan Soo Yun pun tersenyum. Para wartawan pula langsung mengalihkan kameranya ke arah Suk Ho. Suk Ho pun berjalan masuk, ia berdiri di tengah-tengah member Entertainer band. Suk Ho juga sempet mengatakan kalau mereka semua idiot. Namun Ha Neul mengatakan kalau mereka adalah Entertainer.

Suk Ho pun mengajak mereka untuk berjalan, mereka berjalan dengan elegan, dengan senyuman yang tak pernah luntur dari wajah mereka.

Foto-foto pemain Entertainer di Episode Ending

loading...

Yang banyak dicari

  • backsound entertainer eps 18 entertainer 18 saat haneul bertemu drummer baru
  • pemain drum cewe di entertainer
  • pemain entertainer episode 18
  • pemeran cewe di eps terakhir entertainer
  • sinopsois enterteirner
One Comment

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *