Home » Ahn Hyo Seop » Sinopsis Entertainer Episode 16 – 1

Sinopsis Entertainer Episode 16 – 1

Your ads will be inserted here by

Easy Plugin for AdSense.

Please go to the plugin admin page to
Paste your ad code OR
Suppress this ad slot.

Sinopsis Entertainer Episode 16 – 1, bercerita tentang Joon Ha yang menolak permintaan Suk Ho sampai akhirnya Ha Neul sendiri yang menemui Joon Ha dan meminta Joon Ha untuk mengakui semuanya. Namun Joon Ha masih tetap kekeuh pada pendiriannya, ketika sendirian Joon Ha membuka USB yang diberikan Suk Ho, yang ternyata isinya adalah video dimana Sung Hyun sedang melakukan rekaman. Ingin tahu cerita lengkapnya? Yuk baca sinopsis dibawah ini

Sinopsis Entertainer Episode 15 – 2

Sinopsis Entertainer Episode 16 – 1

Di rumahnya ternyata Joon Ha sudah menerima pesan yang Suk Ho berikan, ia memikirkan apakah dia harus menemui Suk Ho atau tidak. Ternyata Joon Ha datang namun ia tidak langsung masuk, ia melihat Suk Ho dari luar restorant itu. saat Suk Ho ingin pergi akhirnya dia masuk ke dalam restorant itu untuk menemui Suk Ho. Mereka pun duduk kembali dambil membicarakan mengenai lagu dari Sung Hyun.

“Kupikir kau tidak akan datang. Aku yakin pasti sulit, Terima kasih sudah datang.” ucap Suk Ho.

“Tahun ini, begitu banyak orang yang mencariku. Apa sudah waktunya? Aku takut.” Ucap Joon Ha. Suk Ho merasa tidak enak ia memanggil Joon Ha, namun Joon Ha Langusng mengatakan “Aku tahu apa yang kau inginkan. Semakin lama kau menunggu, kau akan semakin kecewa. Aku tidak bisa melakukan… apa yang kau mau. Aku datang untuk memberitahumu itu.”

“Bisa kau pikirkan lagi? Aku tahu aku tidak punya hak untuk mengatakan ini. Bukankah kau… pensiun dan hidup dalam persembunyian karena itu terlalu berat untukmu?” tanya Suk Ho.

“Aku sangat suka bernyanyi. Tapi, satu pilihan yang salah… membuatku mustahil untuk bisa menyanyi lagi. Aku berpikir tentang apa yang akan terjadi… untuk tahun-tahun ke depan jika aku membersihkan namaku sekarang. Akan lebih menyedihkan.” Jawab Joon Ha.

“Tolong. Tolong, aku mohon. Beberapa waktu yang lalu, aku membuat janji. aku berjanji suatu hari Ha Neul akan menyanyikan lagu Sung Hyun di atas panggung. Aku mengatakan itu seperti sebuah lelucon, tapi sekarang, janji itu… sudah menjadi hidupku. Tolong. Tolong, aku mohon.

“Aku tidak ingin keluargaku tahu tentang perbuatan tercelaku. Ini adalah… semua royalti yang aku terima dari “Go Ahead, Cry”.” Ucap Joon Ha sambil memberikan sebuah amplop pada Suk Ho. “Aku tidak menggunakannya sepeser pun. Ini mungkin tidak banyak. Sebelum aku tahu tentang Jo Ha Neul, aku menyimpannya untuk menyumbangkannya ke suatu tempat. Tolong berikan kepada Jo Ha Neul, adik dari Jo Sung Hyun. Aku datang untuk memberikan ini. Kalau begitu, selamat tinggal.” Ucap Joon Ha dan ingin pergi namun Suk Ho menahannya, Suk Ho memberikan amplop itu dan meminta Joon Ha untuk memberikannya sendiri pada Ha Neul. Suk Ho juga memberikan nomornya pada Joon Ha. Joon Ha mengatakan kalau ia akan pergi besok kalau Ha Neul tidak mau menerimanya maka sumbangkan saja ke suatu tempat dan meletakkn amplop itu kembali lalu pergi dari restorant itu.

Di rumah member Entertainer Band terkejut karena Geu Rin masak makanan yang sangat lezat. Mereka bertanya apa ini hari ulang tahun Ha Neul. Geu Rin menjawab kalau hari ini adalah hari ulang tahun kakak Ha Neul, Jo Sung Hyun. Ha Neul menyuruh Geu Rin untuk berhenti melakukan itu setiap hari, karena mereka akan ke rumah pemakaman Sung Hyun. Geu Rin mengatakan kalau ibu Ha Neul selalu mempersiapkan lebih banyak saat dia masih hidup. Perkataan Geu Rin membuat Ha Neul tersenyum.

Kayle kecewa karena Ha Neul tidak mengajak yang lain untuk ikut pergi ke tempat Sung Hyun dan memperkenalkan mereka. Member yang lain mengiyakan apa yang baru saja Kayle ucapkan. Jae Hoon mengajak untuk pergi besok pagi, Ha Neul mengatakan kalau itu tidak perlu dan mengajak mereka untuk latihan saja. Namun Kayle membantahya, Kayle mengatakan pada Geu Rin kalau Ha Neul akan latihan besok jadi Geu Rin mengajak Kayle, Yun Soo, dan Jae Hoon saja.

Geu Rin mengajak Ha Neul untuk pergi, dan Ha Neul mengalihkan pembicaran dengan mengatakan kalau makanannya akan dingin. Semuanya pun makan, Ha Neul berterimakasih pada Geu Ri, namun Geu Rin mengatakan kalau itu tidak lah sebanding dengan apa yang telah ibu Ha Neul lakukan pada orang tua Geu Rin, Yun Soo berkomentar kalau semua keluarga Ha Neul sangat baik. Dan tak lama ponsel Geu Rin berbunyi, ternyata itu adalah telepon dari Suk Ho.

Beralih ke kantor mango, dan Geu Rin juga sudah ada di sana. Suk Ho memberitahu kalau ia baru saja bertemu dengan Choi Joon Ha. Suk Ho mengatakan kalau ia gagal, Man Sik berkata kalau ini akan sulit karena Joon Ha di kenal sebagai penyanyi dan penulis lagu, untuk meminta Joon Ha emberitahu dunia kalau lagunya ditulis oleh orang lain adalah sepert meminta Joon Ha untuk telanjang di depan publik.

“Jika dia mengatakan dia tidak bisa melakukannya sendiri, bagaimana jika kita bermain kotor… dan membiarkan Ha Neul tampil dengan aransemen asli dari Sung Hyun?” tanya Min Joo.

“Siapa yang akan percaya itu? Tidak ada cara untuk membuktikan tanggal pembuatannya.” Ucap Man Sik.

“Ada.” Ucap Tuan Byun. “Suk Ho… memintaku merekam Sung Hyun memainkan lagu itu.” tambah Tuan Byun.

“Tunggu. Apa kau merekamnya? Kau mengatakan kalau kau tidak bisa.” Ucap Suk Ho bingung.

“Joon Suk juga tidak tahu aku merekamnya. Aku malu, Seharusnya aku menceritakan semuanya, tapi aku tidak bisa, Aku tidak seberani dirimu.” Ucap Tuan Byun dann Suk Ho teringat pada kata-kata Tuan Byun, “Saat aku masih seusiamu, kenapa aku lari?”.

“Apa kau mengatakan video itu memiliki catatan waktu dan tanggal?” tanya Geu Rin.

“Video itu seharusnya memiliki catatan tanggal dan waktu.” jawab Tuan Byun.

“Kalau begitu sudah ditetapkan. Kita memiliki lembaran musik dan video sebagai bukti.” Ucap Man Sik.

“Suk Ho, kau tidak terlihat seperti kau ingin melakukannya.” Ucap Min Joo sambil memandang ke arah Suk Ho.

“Kenapa tidak? Ini adalah satu-satunya cara untuk mengembalikan lagu milik Sung Hyun. Ini adalah satu-satunya cara agar Ha Neul bisa menyanyikan… lagunya dengan bebas di “Legend Again”.” Ucap Geu Rin mulai emosi.

“Sebaiknya kita tidak melakukan itu.” ucap Suk Ho.

“Tuan Shin.” Ucap Geu Rin kesal karen tiba-tiba saja Suk Ho mundur.

“Pikirkan baik-baik. Kita menemukan caranya. Kenapa kita tidak melakukannya?” tanya Man Sik.

“Jika kita melakukan itu, itu akan menghancurkan seluruh kehidupan Choi Joon Ha,bukan hanya karirnya. Kita tidak perlu membunuh Choi Joon Ha hanya untuk menyelamatkan lagu milik Sung Hyun. Choi Joon Ha akan meninggalkan negara ini besok, Kita perlu mencari cara lain.” Ucap Suk Ho kesal.

“Kita tidak punya waktu. Bukankah kau mengumpulkan kami karena kau punya ide? Apa itu? Apa yang harus kami lakukan?” tanya Man Sik mulai kesal dengan kelakuan Suk Ho.

“Sebuah kesempatan. Kita perlu menemukan kesempatan. Kita harus membuat dia ingin bernyanyi lagi.” Jawab Suk Ho.

“Aku yakin dia hanya bersembunyi tapi masih sangat ingin bernyanyi.” Ucap Tuan Byun.

“Bagaimana kita bisa menemukan kesempatan itu? Dia akan berangkat besok. Kita tidak punya banyak waktu.” tanya Man Sik.

“Itu sebabnya aku mengumpulkan kalian semua. Kita perlu memeriksa sepanjang malam. Memeriksa semua portal dan menemukan setiap wawancara, acara TV, setiap lagu yang pernah dia nyanyikan, apa pun itu. Temukan cara untuk membawa keluar… semangat entertainer dalam dirinya.” Jawab Suk Ho.

“Itu sangat sulit.” Ucap Min Joo mencoba untuk sabar.

“Kita harus menemukannya.” Ucap Suk Ho.

“Berapa banyak laptop yang kita miliki? Tablet? Kita tidak punya waktu, jadi kita bagi berdasarkan tahun.” Ucap Min Joo dan langsung mengerjakan tugasnya bersama Man Sik. Suk Ho melihat Geu rin yang kesal, ia pun mengajak Geu Rin untuk bicara di luar.

Suk Ho bertanya pada Geu Rin apa dia kecewa, Geu Rin menjawab iya. Suk Ho mengatakan pada Geu Rin jika Geu Rin hanya melihat hasilnya, mereka akan menjadi seperti Lee Joon Suk. Suk Ho benar-benar ingin meyakinkan Choi Joon Ha, maka dari itu Suk Ho meminta bantuan Geu Rin. Geu Rin bertanya bagaimana Jika mereka tidak bisa meyakinkan dia dan dia pergi, dan bisakah Suk Ho mempertimbangkannya kembali. Suk Ho menjawab kalau mereka akan melakukannya, mereka harus percaya. Suk Ho memberikan amplop pada Geu Rin, ia menyuruh Geu Rin untuk memberikannya pada Ha Neul.

Kembali ke dalam, Geu Rin sedang membuatkan minuman vitamin untuk yang lain agar mereka tidak sakit karena harus terjaga sepanjang malam. Geu Rin bergabung untuk mencari berita tentang Choi Joon Ha.

Sedangkan Suk Ho sedang bersama dengan Tuan Byun, mereka membicarakan tentang video rekaman Jo Sung Hyun, yang waktu itu Tuan Byun rekam. Tuan Byun memberikan USB yang berisi rekaman audio Sung Hyun, Tuan Byun menyuruh Suk Ho untuk mendengarkannya saat ia menginginkannya. Tuan Byun meminta maaf karena ia tidak bisa memberikannya dengan cepat, karena ia pikir kalau ia akan selalu menyimpannya untuk dirinya sendiri.

Geu Rin berkata Teater Kesenian Seoul dengan keras, membuat semuanya mendekat ke arah meja Geu Rin dan Man Sik. Geu Rin mengatakan kalau itu adalah konser pertama Joon Ha, saat itu Salju turun sangat banyak, jadi lalu lintas lumpuh. “Aku sangat marah, Tiketnya terjual habis, tapi aku bertanya-tanya apa para fans akan datang. Jalan-jalan macet dan cuacanya mengerikan.Aku bertanya-tanya apa setengahnya akan datang. Tidak, jika bahkan 10 orang yang datang. Tapi aku benar-benar terharu. Semua kursi terisi, Aku mulai menangis, Butuh waktu untuk menenangkan emosiku dan memulai lagu pertama.Ini adalah konser dua jam, tapi kurasa aku bernyanyi selama lima jam, Aku bersedia untuk tetap terjaga sepanjang malam bersama para penggemarku, Begitulah. Aku tidak akan pernah melupakan hari itu,” ucap Geu Rin yang membaca berita di artikel. Suk Ho tersenyum pada Geu Rin, dan mereka pun bertos.

Suk Ho menyuruh Min Joo untuk mencari tahu jam penerbangan Joon Ha, ia juga menyuruh Geu Rin untuk menunggu bersama Ha Neul, karena Ha Neul pasti khawatir. Suk Ho mengajak Man Sik untuk pergi ke bandara bersamanya. Dan Tuan Byun mendapat tugas untuk pergi ke Teater Kesenian Seoul, karena Suk Ho ingin menunjukan pada nya panggung itu lagi. Suk Ho pun memandang USB berisi rekaman audio Sung Hyun.

Di rumah seperti yang Suk Ho minta, Geu rin memberikan amplop itu pada Ha Neul, ternyata amplop itu adalah amplop yang di berikan oleh Joon Ha, berisi Royaliti dari “Go Ahead, Cry”. Ha Neul bertanya apa Suk Ho bertemu dengan Choi Joon Ha, dan apa yang ia katakan. Geu Rin menjawab kalau, Suk Ho menjelaskan dan memohon, tapi Joon Ha mengatakan dia tidak bisa membatalkannya. Ha Neul menghela nafas berat, ia pun meremat amplop itu. Ha Neul bertnya kenapa Joon Ha memberikan itu padanya, Geu rin menjawab kalau Joon Ha tidak memakainya sepeserpun dan dia merasa kalau ia akan menyumbangkannya ke suatu tempat.

Ha Neul mengatakan kalau Joon Ha sangat egois, dan setiap orang egois akan mati dengan menderita. Ha Neul sangat marah dan bertanya kenapa Suk Ho menerimanya dengan berteriak, hal itu membuat semua member Entertainer bangun, melihat itu Ha Neul membanting amplop itu di meja dan masuk ke kamar. Kayle bertanya apa mereka akan berangkat sekarang, Geu Rin menjawab kalau mereka harus memberi Ha Neul sedikit waktu.

Yun Soo menyanyakan apa terjadi sesuatu, dan Jae Hoon bertanya amplop apa yang berada di meja. Geu Rin mengambil amplop itu, ia mengatakan kalau ia akan menjelaskannya nanti, dan menyuruh member Entertainer Band untuk kembali tidur, semuanya pun menurut dan kembali kekamar mereka masih masing.

Keesokannya di mobil, Suk Ho menunton rakeman audio Sung Hyun, ia menangis saat menontonnya, Suk Ho benar-benar terlihat sedih. Man Sik hanya memandang Suk Ho, mereka pun berhenti di pinggir jalan. Suk Ho ingin menenangkan dirinya terlebih dahulu.

Sesampainya di bandara, Man Sik memberitahu kalau ada tiga penerbagan sepanjang hari, tapi mereka tidak tahu yag mana. Suk Ho mengatakan kalau mereka haru menunggu. Man Sik mengeluh, dan mengatakan kalau ia berharap mereka bisa bertemu dengan Joon Ha, namun Man Sik masih ragu untuk meyakinkan Joon Ha.

Sedangkan di Teater Kesenian Seoul, Tuan Byun sedang berbiacara dengan petugas di sana. Ia bertanya apa mereka bisa pergi ke panggung. Pegawai itu menanyakan untuk apa, Tuan Byun menjawab dengan gugup, kalau seseorang benar harus melihat panggung itu. pegawai itu menanyakan apa mereka akan membuat pertunjukan, Tuan Byun menjawab tidak, pegawai itu mengatakan kalau menunjukannya kepada Tuan Byun tidak sulit, namun Tuan Byun harus memberitahunya sebelumnya jika ingin melakukan pertunjukan, karena panggung itu akan di robohkan tahun ini dan dibangun kembali. Tuan Byun pun masuk dan melihat ruangan itu.

loading...

Kembali ke bandara, Man sik mengeluh dan mengatakan kalau mereka pasti sudah masuk, Man Sik Mengajak Suk Ho untuk makan, karena mereka membutuhkan energi. Tiba-tiba saja ponsel Suk Ho berbunyi dan itu adalah telepon dari Gil Joo atau Tuan Byun. Tuan Byun memberitahu kalau panggung itu akan di rekonstruksi. Suk Ho berharap Choi Joon Ha bisa melewati semuanya dan mengadakan konser di sana sebelum proses pembangunan kembali.

Di rumah semua sedang menunggu Ha Neul yang belum keluar dari kamarnya. Tiba-tiba saja Ha Neul keluar dan menanyakan dimana Suk Ho dan amplop itu, Geu Rin menjawab kalau Suk Ho sedang berada di bandara dan amplop itu berada di laci. Geu Rin bertanya kemana Ha Neul akan pergi, Ha Neul mengatakan kalau ia akan pergi sendiri, ia juga meminta yang lain untuk tidak khawatir dan tetap berada di rumah.

Di bandara Suk Ho dan Man Sik masih menunggu Joon Ha, tiba-tba saja Suk Ho melihat Joon Ha, ia langsung mendekati Joon Ha. Joon Ha menghela nafas saat melihat Suk Ho, Joon Ha mengatakan kalau ia mengerti Jo Ha Neul dan Jo Sung Hyun sangat penting bagi Suk Ho, namun ia hanya bersedia untuk memahami sampai sejauh ini. Suk Ho mengatakan semua yang perlu ia katakan, ia akan memberikan amplop itu kepada Joon Ha, Suk Ho juga memberikan USB berisi rekaman Sung Hyun kepada Joon Ha dan memintanya untuk melihat video itu. Joon Ha mengatakan kalau ia akan mencari tempat yang tenang dan melihatnya. Saat Joon Ha ingin pergi tiba0-tiba saja Ha Neul muncul dan langsung menghadang Joon Ha.

“Aku Jo Ha Neul.” ucap Ha Neul, dan semua fans Entertainer Band, meneriaki nama Ha Neul saat dan ingin mendekatinya saat mengetahui Ha Neul ada di sana. Namun mereka langsung di tahan oleh suk Ho dan Man sik. Suk Ho sangat terkejut melihat Ha Neul ada di sana, begitu pula dengan Joon Ha.

“Maafkan aku.” Ucap Joon Ha.

“Tentang apa? Apa kau menyesal tentang apa yang terjadi pada tahun 2005… atau untuk tidak menetapkan catatan lurus sekarang? Aku tidak yakin.” Tanya Ha Neul.

“Aku minta maaf tentang keduanya.” Jawab Joon Ha.

“Apa kau mencoba untuk meminta maaf dengan ini?” tanya Ha Neul sambil menunjukan amplop yang tadi malam Geu Rin berikan padanya

“Aku mengembalikan uang itu… karena uang itu bukan milikku.” Jawab Joon Ha.

“Tapi kenapa kau tidak mengembalikan lagunya? “Go Ahead, Cry” masih tetap lagumu. Bahkan setelah kau meninggal, Lagu itu akan tetap menjadi milikmu, tuan. Kenapa… kau tidak bisa mengembalikan lagunya?” tanya Ha Neul.

“Jangan panggil aku “tuan”. Aku tidak layak mendapatkan… penghormatan semacam itu. Juga, aku tidak memiliki keberanian. Ini adalah yang terbaik yang bisa aku lakukan.” Jawab Joon Ha.

“Aku tidak memintamu untuk menghidupkan kembali kakakku. Aku tidak ingin uang ini. Menerima uang ini tidak akan mengembalikan kakakku. Aku tidak butuh ini, Aku tidak membencimu. Aku menyalahkan diriku sendiri… karena terlalu muda dan tidak mampu untuk… membantu kakakku yang lemah.” Ucap Ha Neul.

“Maafkan aku. Sudah waktunya bagiku untuk check-in. Jika kau tidak mau menerima uangnya, aku akan menyumbangkannya untuk amal atas namamu.” Ucap Joon Ha sambil memakai kaca matanya.

“Go Ahead, Cry, Aku akan menyanyikannya. Aku akan menyanyikannya di acara “Legend Again”. Mereka akan bertepuk tangan dengan berpikir bahwa itu lagumu. Tapi aku tahu, kau tahu… dan Lee Joon Suk tahu… lagu siapa itu sebenarnya. Aku akan berdoa sampai menit terakhir sebelum naik ke atas panggung. Bahwa kau akan keluar dari… penderitaanmu sendiri. Aku akan berdoa bahwa lagu yang aku nyanyikan… menemukan pemiliknya yang sebenarnya. Tolong, buktikan bahwa kau berbeda… dari Lee Joon Suk.” Ucap Ha Neul, sambil memberikan amplop itu, Ha Neul pun memberi hormat pada Joon Ha, dan pergi mendekati Suk Ho. Joon Ha memandang kepergian mereka bertiga.

Kini Ha Neul sudah sampai di rumah, semua langsung mendekati Ha Neul. Geu Rin bertanya apa Ha Neul sudah bertemu dengan Suk Ho. Ha Neul mengatakan kalau ia kan memberitahunya nanti, karena Ha Neul ingin tidur. Kayle menghela nafas dan mengajak yang lain untuk latihan, mereka pun mengiyakan dan pergi sendiri, mereka menyuruh Geu Rin untuk tidur.

Di bandara ternyata Joon Ha tidak jadi pergi, ia melihat video itu melalui tabletnya.

Sedang kan Suk Ho kini sedang bersama dengan Jinu di dalam mobil Jinu.

“kekhawatiranku bukan masalah. Kau dan Ha Neul… Ini mengerikan.” Ucap Jinu.

“Bagaimana denganmu? Apa yang terjadi dengan KTOP? Aku membatalkan kontrakku dan pergi. Akan segera ada siaran pers. Bagaimana dengan Jackson?” tanya Suk Ho.

“Mereka mengatakan bahwa mereka akan ikut bersamaku. Aku mengatakan kepada mereka bahwa mereka harus tetap tinggal. Mereka hanya perlu menemukan vokalis yang baru.” Jawab Jinu.

“Mereka tidak mau melakukan itu. Karena kepercayaan mereka pasti telah hancur.” Ucap Suk Ho.

“Khawatirkan saja tentang dirimu sendiri dan Ha Neul. Ini semua bencana. Aku sibuk bersiap-siap untuk pergi studi ke luar negeri tanpa mengetahuinya.” Ucap Jinu.

“Aku akan mencari tahu untukmu. Kemana kau akan pergi?” tanya Suk Ho.

“Ke Inggris. Itu adalah negara asal The Beatles.” Jawab Jinu.

“Jinu. Ayo kita… kembalikan “Don’t Touch”. Kita kembalikan lagu itu kepada komposernya.” Ucap Suk Ho.

“Hyung, aku… aku tidak memiliki keberanian untuk melakukan itu. Aku tidak yakin apa aku bisa melakukannya. Maaf, Hyung.” Ucap Jinu.

“Kakak dari Ha Neul, Sung Hyun… Aku melihat video saat dia bernyanyi dan merekam lagu. Setelah melihat video tersebut, aku teringat komposer yang menulis “Don’t Touch”. Aku minta maaf karena membuatmu merasa terbebani. Maafkan aku.” Ucap Suk Ho.

Beralih ke apartemant Man Sik, Man Sik kini sedang bersama dengan Min Joo. Man Sik terlihat tidak senang saat melihat Min Joo membawakan sesuatu untuk Suk Ho.

“Apa itu? Apa itu untuk Suk Ho lagi? Tubuhku juga terasa sakit.” Ucap Man Sik kesal.

“Apa kau tidak lihat kalau ada dua?” ucap Min Joo sambil memukul-mukul kotak tersebut.

“Kau menjaga Suk Ho dan aku. Hanya itu saja? Menjadi seorang ahli waris membuatmu sangat bermurah hati.” Ucap Man Sik lembut.

‘Sudah kukatakan untuk tidak menyebutkan itu.” ucap Min Joo kesal.

“Baiklah, aku akan mencoba.” Ucap Man Sik.

“Jangan mencoba. Jangan pernah menyebutkan itu. Jika kau mengatakan itu lagi, aku tidak akan berbicara denganmu.” Ucap Min Joo kesal.

“Aku akan mengambil ini.” Ucap Man Sik sambil mengambil kotak yang Min Joo bawa.

“Di mana Suk Ho? Apa dia belum kembali?” tanya Min Joo.

“Belum. Aku tidak tahu di mana dia, Apa dia tidur di kantor lagi? Masalah ini sudah hilang bersama asap, Dia tidak akan bisa menemukan solusi.” Jawab Man Sik.

“Aku akan pergi.” Ucap Min Joo lalu berdiri.

“Kau sudah akan pergi?” tanya Man Sik.

“Aku perlu beristirahat. Aku belum tidur sama sekali.” Ucap Min Joo sambil meregangkan tubuhnya. “Oh, ya ampun. Hujan. Aku tidak membawa payung.” Ucap Min Joo saat melihat keluar jendela.

“Sebuah payung? Aku ada satu. Tunggu sebentar.” Ucap Man Sik lalu mencari payung.

“ Itu dia.” Ucap Min Joo saat melihat payung berwarna hijau.

“Maaf? Tidak, tidak. Kau tidak boleh membawa yang satu itu.” ucap Man Sik.

“Apa masalahnya? Ini hanya sebuah payung.” Tanya Min Joo.

“Aku akan memberikanmu payung lain. Kau tidak boleh membawa yang itu.” jawab Man Sik.

“Apa ini milikmu?” tanya Min Joo.

“Suk Ho sangat menyukainya.” Jawab Man Sik.

“Ini hanya sebuah payung.” Ucap Min Joo.

“Aku tidak tahu apa itu. Kupikir dia hanya mengoleksi topi baseball, tapi payung itu sangat penting baginya. Dia mengeringkannya agar tidak berkarat.” Ucap Min Joo.

“Apa dia mengoleksi payung? Dia aneh, Kalau begitu carikan satu lagi untukku. Mobilku diparkir cukup jauh.” Ucap Min Joo.

“Oh, baiklah.” Ucap Man Sik. Min Joo terus memandangi payung tersebut.

loading...

Yang banyak dicari

  • sinopsis doctor
  • sinopsis beautiful gong shim
  • sinopsis entertainer episode 16
  • sinopsis entertainer ep 16
  • Sinopsis kdrama entertainer episode 16
No Comments

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *