Home » Ahn Hyo Seop » Sinopsis Entertainer Episode 13 – 2

Sinopsis Entertainer Episode 13 – 2

Your ads will be inserted here by

Easy Plugin for AdSense.

Please go to the plugin admin page to
Paste your ad code OR
Suppress this ad slot.

Sinopsis Entertainer Episode 13 – 2 bercerita tentang flashback tentang kakak Ha Neul yang ternyata sudah dijebak oleh Tuan Lee tanpa sepengetahuan Suk Ho. Yang membuat Tuan Lee hanya menggunakan lagu Sung Hyun tanpa ingin menampilkan Sung Hyun ke hayalak ramai, semua itu karena Sung Hyun kakinya cacat. Namun SUk Ho tidak mengetahui semua itu, sebab Suk Ho di kirim untuk perjalanan bisnis ketika Sung Hyun melakukan rekaman. Ingin membaca cerita lengkapnya? yuk baca sinopsis dibawah ini.

Sinopsis Entertainer Episode 13 – 1

Sinopsis Entertainer Episode 13 – 2


Geu Rin pergi mengambil air mineral untuk member entertainer band, saat Geu Ri ingin pergi tiba-tiba seorang pria memanggil Geu Rin dan meminta Geu Rin untuk memberi tahu alat peraga untuk membawa beberapa mangkuk. Geu Rin bingung dan menanyakan mangkuk jenis apa, pria itu mengatakan kalau Geu Rin itu bodoh karena sudah jelas kalau mangkuk itu adalah mangkuk mie.

Geu Rin sangat kesal karena pria itu mengatakan kalau Geu Rin keras kepala, saat Geu Rin berbalik ia terkejut karena melihat Suk Ho yang sudah ada di belakangnya. Suk Ho meminta Geu Rin untuk memasangkan cambang untuk member entertainer band, karena mungkin saja keringat sudah membuatnya jatuh. Geu Rin bingung karena Suk Ho memanggilnya dengan sebutan kepala Jeong, namun saat ia menoleh ke belakang ia mengatakan kalau ia harus mendapatkan mangkuk, Suk Ho berkata kalau Suk Ho yang akan menyampaikan pesan itu, dan Geu Rin pun pergi.

Suk Ho pergi menemui pria tadi dan mengatakan kalau pria itu pasti lelah karena membuat mie terus. Suk Ho memberitahu kalau pria itu harus bertingkah baik kepada Geu Rin si wanita cantik. Pr itu menjadi sedikit malu dan pergi untuk mencari mangkuknya sendiri.

Saat Suk Ho berbalik untuk pergi ia terkejut karena melihat Geu Rin yang sedang berdiri di hadapannya. Geu Rin mengatakan kalau cambang nya tidak jatuh, Suk Ho mengatakan mungkin saja seseorang sudah memperbaikinya. Suk Ho pun pergi meninggalkan Geu Rin.

Kembali ke member entertainer band yang sedang melakukan syuting iklan untuk mie instan. Sutradara kelihatan senang melihat akting entertainer band yang bagus, meski sebelumnya mereka telah melakukan banyak sekali percobaan. Setelah syuting selesai member entertainer band kecuali Jae Hoon langsung menahan mual, karena akting mereka yang tidak baik membuat mereka sudah banyak memakan mie instan.

Suk Ho dan Geu Rin senang karena akhirnya syuting selesai dengan baik, mereka pun bertos. Suk Ho menyuruh Geu Rin untuk membawa member untuk pulang duluan, karena Direktur Produser mengajaknya untuk menghadiri sebuah pertemuan. Geu Rin menanyakan apa mereka akan masuk TV lagi, dan Suk Ho mengatakan kalau itu hebat. Suk Ho memegang bahu Geu Rin dan meminta Geu Rin untuk pulang dengan selamat, lalu Suk Ho pergi, dan Geu Rin tersenyum lalu pergi.

Suk Ho pergi untuk menemui seorang wanita, wanita itu mengatakan kalau ia akan membuat sebuah program yang di sebut Legend Again. Di program itu ia akan mengundah penyanyi muda untuk menyanyikan lagu-lagu dari tahun 1990 sampai 2000. Suk Ho menanyakan kenapa tidak penyanyi aslinya saja, namun wanita itu mengatakan kalau mereka akan memiliki para penyanyi muda untuk mengaransemen ulang lagu dan menyanyikanya. Suk Ho tampat terkejut dan sangat senang, wanita itu mengatakan kalau ia akan mengundah entertainer band.

Suk Ho tampat seperti berfikir karena ia sedikit ragu. Namun wanita itu langsung mengatakan kalau entertainer band benar-benar akan di udah karena mereka telah melakukan voting. Dan semua itu mungkin karena kasus Jo Ha Neul dan mereka mendapatkan banyak suara, dan mungkin itu adalah suarah simpati. Suk Ho mengatakan kalau itu bukan suara simpati tapi itu adalah suara dukungan. Suk Ho menanyakan lagu apa yang akan entertainer band nyanyikan.

Beralih ke Tuan Byun yang sedang makan sendirian di sebuah restorant. Ia mengatakan kalau akan lebih jika makan bersama-sama. Tuan Byun terkejut saat mendengar siaran seorang yang mengatakan kalau ia menyukai lagu Choi Joon Ha “Go Ahead, Cry” lagu itu adalah lagu Jo Sung Hyun kakak Jo Ha Neul yang dicuri olehh Tuan Lee. Ia teringat saat Suk Ho mengajaknya bertemu dengan Jo Sung Hyun


[Flashback]

Saat itu Tuan Byun masik bekerja di kantor KTOP. Suk Ho mempertemukan Sung Hyun kepada Tuan Byun unruk merilis lagu nya. Sung Hyun terlihat sangat merendah kan dirinya, Suk Ho menyuruh Sung Hyu untuk memberikan sebuah lirik lagu yang ia tulis sendiri kepada Tuan Byun. Tuan Byun meminta Sung Hyun untuk tidak terlalu menutup diri dan belajar lah memiliki sifat seperti Suk Ho yang sangat santai, Sung Hyun mengatakan kalau ia juga iri dengan Suk Ho.

Tuan Byun mengatakan apa Sung Hyun membawa demo, Sung Hyun mengatakan kalau itu belum siap untuk direkan jadi ia hanya membawa lembaran musinya saja. Tuan Byun mengatakan kalau mereka bisa merekamnya di studio. Tuan Byun menanyakan apa itu lagu balada, seperti lagu balada rakyat.

Sung Hyun menjawab kalau itu bukan lagu balada, dan mengatakan kalau Suk Ho menyuruhnya untuk mencobanya, jadi Sung Hyun hanya membawa apa yang ia punya. Suk Ho menyuruh Sung Hyun untuk memperlihatkan musiknya. Sung Hyun pun memberikan lembaran musik yang sudah ia buat.

Tuan Byun mengatakan kalau ia seperti mengetahui sesuatu saat membaca musiknya, kemudian ia mengatakan kalau ia tidak mengetahui apa-apa dan itu membuat Sung Hyun dan Suk Ho tertawa. Tuan Byun mengatakan kalau ia akan memberikan itu pada tim rekaman, dan jika bagus maka mereka akan segera merekam demonya. Tuan Byun juga megatakan kalau ia akan menghubungu Sung Hyun melalui Suk Ho. Suk Ho dan Sung Hyun pun pergi, Tuan Byun terkejut saat melihat kaki Sung Hyun yang cacat.

Beralih ke Tuan Byun dan Suk Ho yang kini sedang makan di sebuah restorand. Suk Ho menanyakan apa Tuan Byun sudah memperlihatkannya pada Tuan Lee dan juga ia menanyakan apa yang dikatakan Tuan Lee. Dengan sedikit ragu Tuan Byun mengatakan kalau Tuan Lee menyukainya dan mengatakan kalau itu adalah musik yang luar biasa. Tuan Lee bertanya apa Sung Hyun menulis lagu-lagu lain, dan mereka harus membuat album jika ada yang lain.

Suk Ho bertepuk tangan senang mendengar apa yang Tuan Byun katakan. Suk Ho memberitahu kalau Sung Hyun menulis beberapa lagu dan ia juga akan menyuruh Sung Hyun untuk membawa semuanya. Tuan Byun menyarankan kalau mereka harus rekaman dulu untuk yang ini, dan katakan jika terdengar bagus. Suk Ho mengatakan kalau Tuan Byun akan langsung jatuh cinta ketika mendengarnya.

Tuan Byun berkata kalau Suk Ho jangan salah sangka, Tuan Byun mengatakan kalau ia belum mengetahui tentang cacat yang ada pada Sung Hyun. Suk Ho bertanya kenapa, Tuan Byun menjawab kalau Tuan Byun ingin Tuan Lee menilai lagu tersebut murni karena nilainya. Suk Ho setuju karena jika Tuan Lee melihat Sung Hyun memiliki cacat maka Tuan Lee tidak akan mendengarkan lagunya.

Tuan Byun menanyakan apa Sung Hyun baik-baik saja, Suk Ho menjawab kalau Sung Hyun menyembunyikan bakatnya karena itu. Suk Ho memberitahu kalau Sung Hyun memiliki toko kaset kecil sudah 3 tahun, pada saat itu Suk Ho ingin membeli rekaman, Sung Hyun tidak menyadari kalau Suk Ho ada di sana, Suk Ho mendengar saat Sung Hyun bernyanyi sambil bermain gitar, dan Suk Ho langsung jatuh cinta dengan suaranya, mulai dari saat itu Suk Ho terus pergi ke tokonya untuk mendengarkan Sung Hyun bernyanyi dan begitu lah awal dari perteman mereka.

Suk Ho terus menyuruh Sung Hyun untuk mengikuti audisi menanyi namun karena cacatnya yang membuat Sung Hyun tidak mau. Suk Ho menyuruh Tuan Byun untuk mendengarkan lagu dengan telinga dan hati bukan dengan mata. Suk Ho menyarankan untuk menghibur orang-orang dengan lagu-lagunya dan mengungkapkan wajahnya setelah orang-orang mulai bertanya-tanya. Tuan Byun mengangguk dan mengatakan kalau mereka harus membicarakannya dengan Tuan Lee terlebih dahulu.

Kini Tuan Byun sedang berada di ruangan Tuan Lee.

“Kau juga suka lagu-lagu Sung Hyun yang lain? Kenapa Suk Ho sangat lama untuk membawa permata seperti dia? Produser kami bermain-main sedikit dengan lagunya, dan dia sangat bersemangat tentang hal itu. Dia pikir kami akan membuat lagu yang luar biasa. Kami belum melakukannya dengan baik, jadi aku berharap ini akan menyelamatkan kami.” Ucap Tuan Lee senang.

“Ya… Ada hal lain yang harus kau ketahui.” Ucap Tuan Byun

“Tentu.” Ucap Tuan Lee masih dengan senyuman di wajahnya

“Ini tentang Sung Hyun. Aku punya kesempatan untuk berbicara dengannya. Dia terlihat cukup baik dan dia sangat tinggi.” Ucap Tuan Byun

“Itulah lapisan manisnya pada kue!” ucap Tuan Lee

“Benar, tapi masalahnya adalah… bahwa dia… menderita polio sejak anak-anak. Dia sedikit pincang.” Ucap Tuan Byun

“Astaga, Dia sangat muda, Sial Itu sayang sekali.” Ucap Tuan Byun

loading...

“Jika kau ingin melanjutkannya, kau harus mengingatnya. Jika kau tidak mau melakukannya, tidak ada gunanya merekam lagu bersamanya. Dia akan terluka.” Ucap Tuan Byun

“Apa yang dikatakan Suk Ho?” tanya Tuan Lee

“Suk Ho dekat dengannya, jadi dia menganggap itu tidak akan menjadi masalah. Dia merasa Sung Hyun akan sukses setelah dia mengeluarkan sebuah album. Dia ingin mengungkapkan wajahnya setelah publik mengakui dia. Dia pikir mereka akan bersimpati kepadanya.”Jawab Tuan Byun

“Itu bagiannya. Kurasa Suk Ho tidak sepenuhnya salah. Kita tidak tahu seberapa baik suaranya… atau bagaimana hal itu akan menggerakan hati semua orang. Jadi mari kita melakukan beberapa rekaman…dan mencoba untuk melakukannya.” Ucap Tuan Lee dan itu membuat Tuan Byun senang.

“Aku berpikiran yang sama. Aku takut kau akan menentangnya. Suk Ho akan senang mendengar ini.” Ucap Tuan Byun senang.

Tuan Byun memberi tahu kalau Sung Hyun akan segera melakukan rekaman. Suk Ho meminta untuk melakukan nya sebulan kemudian, karena Suk Ho saat ini akan berada di Moskow untuk melakukan pembuatan sebuah film dokumenter tentang musisi sementara Sung Hyun ada di sini. Suk Ho mengatakan kalau ia harus berada di sisi Sung Hyun. Tuan Byun mengatakan kalau sudah memiliki pemahaman yang saling menguntungkan dengan Sung Hyun. Tuan Byun mengatakan kalau dia akan membantu Sung Hyun.

Namun Suk Ho mengatakan kalau ia harus berada di sisi Sung Hyun. Tuan Byun mengatakan kalau ia akan membuat video saat Sung Hyun rekaman agar Suk Ho bisa melihatnya sendiri seberapa baik Sung Hyun melakukannya. Suk Ho meminta Tuan Byun untuk memastikan kalau Tuan Byun karus mengambil Video yang sempurnya, dan meminta Tuan Byun untuk berhenti minum karena Kameranya akan berguncang jika tangannya bergetar.

Di ruang rekaman Tuan Byun memerkatikan tangannya ia mengatakan kalau ia tidak memiliki tremor sedikitpun. Tuan Byun pun mulai merekam rekaman Sung Hyun. Sebelum Sung Hyun mulai bernyanyi Tuan Byun memberi semangat pada Sung Hyun, Sung Hyun membalasnya dengan senyuman.

Sung Hyun pun memulai rekamannya. Tuan Byun yang awalnya sedang fokus dengan rekamannya agar sempurna pun langsung menurunkan sedikit kameranya agar ia bisa melihat langsung rekaman Sung Hyun yang bernyanyi dengan sangat baik. Tuan Byun sangat terkejut dengan suara Sung Hyun yang sangat bagus. Sangking bagusnya suara Sung Hyun membuatkan Tuan Byun meneteskan air matanya.

Di ruangan Tuan Lee sedang mendengarkan hasil rekaman Sung Hyun melalui leptopnya. Tuan Lee pun teringat dengan tawaran yang di berikan oleh seorang dari agensi lain yang meminta agar lagu yang Sung Hyun buat itu di jual, dan akan di jadikan sebagai lagu dari Choi Joon Ha. Orang itu meyakinkan Tuan Lee dengan mengatakan kalau agensi Tuan Lee sedang tidak baik maka dari itu ia akan membayarnya tiga kali lipat harga lagu itu.

Keesokannya di ruangan Tuan Lee, Tuan Byun sangat terkejut karena Tuan Lee menjual lagu yang Sung Hyun buat. Tuan Byun sangat marah karena Tuan Lee tidak memikirkan perasaan Sung Hyun. Tuan Lee langsung berdiri dan mengatakan kalau ini agar ia bisa bertahan hidup ia tidak bisa membiarkan KTOP bangkrut. Taun Lee mengatakan kalau buka ini yang Tuan Byun inginkan maka ia boleh pergi, tapi Tuan Lee masih menginginkan Tuan Byun untuk tetap di sini. Tuan Lee pun keluar dari ruangannya meninggalkan Tuan Byun yang masih terkejut sambil memegang CD Joon Ha.

Di sebuah ruangan Sung Hyun terkejut melihat sebuah CD yang berisi lagunya yang jadikan lagu milik orang lain.

“Tidak. Tidak, tuan. Ini adalah laguku. Aku tidak perlu merilis sebuah album. Tolong kembalikan laguku.” Ucap Sung Hyun gemetar lalu meletakkan CD yang ia pegang ke meja

“Lihat, kau tidak bodoh, hanya karena kau cacat fisik.” Ucap Tuan Lee

“Apa?” tanya Sung Hyun terkejut mendengar apa yang Tuan Lee katakan

“Pikirkan tentang itu. Kau tidak bisa menyanyikan lagu-lagumu di depan umum, Industri ini tidak sefleksibel itu. Lagu ini akan membusuk bersamaan denganmu bernyanyi untuk dirimu sendiri. Kami akan meminta penyanyi terkenal menyanyikannya untuk didengar seluruh dunia, dan kau akan mendapatkan uang yang banyak. Apa kau tidak bisa berpikir sejauh itu? Berapa banyak yang kau buat dengan membuka toko kaset kecil itu? Dengan keadaanmu, kau perlu uang… untuk bertemu seorang gadis dan menikah. Sudah jelas…apa pilihan yang terbaik.” Ucap Tuan Lee yang mulai kesal.

“Tidak. Tidak Ini… ini adalah laguku. Lihat, Ini “musik dan lirik oleh Jo Sung Hyun”, bukan Choi Joon Ha. Tolong kembalikan Aku tidak butuh uang, Aku sudah mendapatkan cukup untuk bertahan hidup.” Ucap Sung Hyun sambil meneteskan air matanya

“Sung Hyun. Mari kita bersikap rasional. Gunakan bakatmu yang luar biasa itu dan terus menulis musik. Aku akan membeli semuanya, Tidak. Jika aku tidak bisa membelinya, aku akan menjualkan semuanya untukmu. Berikutnya, kami akan membuat album dengan namamu di atasnya. Sekali ini saja. Sekali ini saja, Tolong bermurah hatilah. Ya?” ucap Tuan Lee

“Adikku…orang tuaku dan adikku sedang menunggu… laguku. Adikku menandai kalendernya… dan menghitung mundur hari sampai albumku dirilis. Tuan, Aku tidak butuh album. Kembalikan saja laguku, Ini untuk adikku, Tolonglah tuan.” Pinta Sung Hyun

“Sial. Kau bahkan tidak bisa berjalan lurus.” Ucap Tuan Lee kesal

“Apa… apa yang kau katakan?” tanya Sung Hyung yang terkejut dengan apa yang Tuan Lee ucapkan

“Bisakah kau berjalan ke panggung? Bagaimana kau bisa menjadi musisi dengan kondisi seperti itu? Apa? Apakah kau mengancamku karena lagu ini sudah dirilis? Silakan. Siapa yang akan percaya bahwa itu adalah lagumu? Kau tidak dalam keadaan baik, jadi aku memanjakanmu untuk membantumu menghasilkan uang. Apakah kau pikir aku tolol? Sial. Astaga.” Marah Tuan Lee.

Mendengar apa yang Tuan Lee ucapkan membuat Sung Hyun sedih. Sung Hyun berdiri dan pergi meninggalkan ruangan itu sambil membawa SD album itu. di dalam ruangan Tuan Lee berteriak, Tuan Lee terlihat sangat kesal.

Sung Hyun berjalan di pinggir jembatan, ia terlihat sangat frustasi. Sung Hyun meletakkan gitarnya dan duduk sambil bersandar di pinggi pagar jembata. Sung Hyun mengelus-elus dan menekan kakinya yang cacat, Sung Hyun menangis di sana.

Sung Hyun berdiri, ia mengeluarkan dompetnya dan memandang foto keluarganya, Sung Hyun tersenyum melihat foto itu. Dan tak berselang lama kita tidak melihat Sung Hyun, kita hanya di perlihatkan dengan gitar dan CD yang Sung Hyun letakan tadi.

[Flashback end]

Kembali ke Suk Ho, wanita itu memberikan sebuah CD kepada Suk Ho, itu adalah CD lagu pertama di album kedua Choi Joon Ha “ Go Ahead, Cry”.lagu itu adalah lagu yang harus di nyanyikan oleh Entertainer band. Namun Suk Ho tidak mengetahui kalau lagu di dalam CD itu adalah lagu yang Sung Hyun ciptakan.

Suk Ho terkejut ia sangat senang, wanita itu menanyakan apa entertainer band bisa menyanyikannya. Suk Ho menjawab kalau lagu itu sangat cocok dengan vokalis entertainer band, Jo Ha Neul. Suk Ho melihat ke CD itu ia tampak sangat senang.

loading...

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *