Home » Ahn Hyo Seop » Sinopsis Entertainer Episode 13 – 1

Sinopsis Entertainer Episode 13 – 1

Sinopsis Entertainer Episode 13 – 1 bercerita tentang Ji Young dan Joo Han yang diadili, tapi kebaikan Ha Neul dan Jinu, mereka pun dibebaskan dari kesalahan mereka. Ha Neul dan Jinu memaafkan mereka berdua. Selesai masalah Ji Young dan Joo Han, Jinu memutuskan belajar ke luar negeri dan entertainer band mendapat tawaran untuk membintangi iklan mie instan. Ingin mengetahui cerita lengkapnya? Yuk kita baca sinopsis dibawah ini:

Sinopsis Entertainer Episode 12 – 2

Sinopsis Entertainer Episode 13 – 1

Ha Neul memasangkan cincin di jari manis Geu Rin. Ia kemudian menyatakan rasa sukanya dan mengajak Geu Rin pacaran. Tapi tiba-tiba Geu Rin bertanya, “Apa yang sedang kau lakukan?” dan “Apa yang kau pikirkan?” Ternyata Ha Neul belum melakukan apa-apa, dia belum memasangkan cincin di jari manis Geu Rin. Apa yang terjadi tadi, hanya khayalan Ha Neul saja dan pada kenyataannya dia belum melakukan apa-apa.

Ha Neul kemudian hendak mengambil cincinnya, tapi sebelum dia melakukan hal tersebut, Kayle mengacau. Dia memanggil Geu Rin karena kaki Jae Hoon terkilir. Ha Neul mengembalikan cincinnya kedalam saku dan Geu Rin pun langsung lari ke tempat Kayle dan Jae Hoon.

Suk Ho sudah berada di kantor polisi, namun sebelum dia menemui polisi, dia menelpon Tuan Lee terlebih dahulu. Dia memberitahu Tuan Lee kalau dia akan melaporkan semuanya pada polisi karena dia sudah mendapatkan bukti video dari Ji Young. Tentu saja Tuan Lee geram karena Ji Young lebih memilih dipihak Suk Ho dibandingkan ke pihaknya.

Suk Ho memperlihatkan video dari Ji Young pada polisi dan kemudian bertanya apa mereka bisa membuka kembali kasus itu. Si polisi pun hanya menjawab, kalau semua itu benar maka hal itu sangat luar biasa.

Dalam perjalanan pulang, Kayle dan Jae Hoon tidur pulas. Melihat itu, Geu Rin pun berkata kalau mereka berdua pasti lelah karena terus berlari kemana-mana.

“Mereka mungkin besar, tapi mereka semua masih anak-anak,” ucap Geu Rin dan Ha Neul langsung berkata kalau dia tidak seperti mereka berdua. Tapi Geu Rin menimpali kalau Ha Neul sama saja dengan mereka berdua, Ha Neul bahkan baru lulus dari SMU.

“Yun Soo bertemu dengan cinta pertamanya dan memiliki Chan Hee ketika ia berusia 20 tahun,” ucap Ha Neul.

“Dia bisa dipercaya dan dewasa,” jawab Geu Rin.

“Apakah kau mengatakan bahwa aku belum dewasa?” tanya Ha Neul dengan nada sedikit kesal.

“Bukan itu yang aku maksud. Itu karena kau terus bersikap seperti kau sudah dewasa. Kau, Jae Hoon dan Kyle semuanya sama,” ucap Geu Rin dan Ha Neul kemudian mencari tahu tentang perasaan Geu Rin padanya. Diapun membuat perumpamaan dengan mengatakan kalau dia membaca pacar yang cantik dan memperkenalkannya pada Geu Rin, bagaimana perasaannya. Bukannya menjawab bagaimana perasaannya, Geu Rin malah menasehati Ha Neul untuk mencari wanita yang berhati baikm karena itu lebih baik daripada wanita cantik.

“Apakah kau sedang berkencan?” tanya Geu Rin kaget.

“Kenapa? Kau cemburu?” ucap Ha Neul senang karena dia mengira Geu Rin cemburu.

“Bagaimana jika paparazzi mendapatkan sesuatu tentang kau? Kau sudah cukup menarik perhatian publik,” ucap Geu Rin panik.

“Jadi… aku hanya mengatakan “jika”. Jika? Bagaimana jika aku membawa pulang…seorang gadis yang terlihat sepertimu dan mengatakan aku berkencan dengannya? Bagaimana perasaanmu? Apakah kau akan marah atau terganggu atau sesuatu?” tanya Ha Neul lagi.

“Aku akan terganggu. Itu berarti aku akan mati,” jawab Geu Rin dan Ha Neul tak mengerti maksudnya. “Mereka mengatakan setiap orang memiliki… kembarannya. Tetapi jika kau bertemu kembaranmu lebih dari tiga kali, kau mati. Jika kau membawa seseorang yang terlihat seperti aku, aku akan melihat dia lebih dari tiga kali, yang berarti aku akan mati. Aku mulai takut,” jelas Geu Rin.

“Kau lebih menakutkan, karena mengatakan hal seperti itu. Kau menakutkan,” ucap Ha Neul dan kemudian berkata ingin tidur. Seperti tak sedang membahas apa-apa, Geu Rin pun mempersilahkan Ha Neul tidur dan akan dibangunkan jika sudah sampai. Melihat reaksi Geu Rin yang sepertinya tidak pernah peka padanya, Ha Neul pun hanya bisa menghela nafas kesal.

Yun Soo sedang menemani Chan Hee tidur saat Suk Ho datang menemuinya. Suk Ho bertanya hasil pertemuan Yun Soo dan Ga Eun. Dengan ekspresi sedih, Yun Soo menjawab kalau Ga Eun akan menikah dengan orang lain. Mendengar itu Suk Ho pun terlihat kesal dan mengajak Yun Soo untuk menggagalkan acara pernikahannya. Namun Yun Soo hanya tertawa mendengarnya.

Melihat Yun Soo tertawa Suk Ho pun berkata kalau mereka hanya perlu menertawakan masalah itu. “Memangnya apa yang terjadi dalam hidup? Semua berubah. Aku yakin gadis-gadis akan berbaris, mengatakan kau sangat keren. Ga Eun akan meratapi penyesalannya.”

“Itu tidak baik. Dia harus bisa bahagia,” jawab Yun Soo dan melihat sikap Yun Soo itu, Suk Ho pun menyebut Yun Soo sebagai orang yang pasifis.

Tepat disaat itu Geu Rin dan yang lain pulang. Suk Ho terkejut melihat kaki Jae Hoon terluka dan Geu Rin pun mengatakan kalau dokter yang memeriksa berkata kalau luka Jae Hoon tidak parah.

“Tendonnya mengalami radang, dan itu akan memakan waktu sekitar tiga hari sebelum membaik,” jelas Geu Rin.

“Syukurlah bukan lengannya, benar bukan? Dalam waktu sesingkat itu, dia datang kepadaku. ‘Bukan lengannya. Tangkis dia dengan kakimu’. “ tambah Jae Hoon.

“Kau memiliki keterampilan. Kau memilih bagian tubuh mana yang harus dilukai,” ucap Suk Ho dan Geu Rin meminta maaf karena semua itu terjadi akibat keteledorannya. Tak mau Geu Rin semakin merasa bersalah, Ha Neul langsung mengubah topik pembicaraan tentang pertemuan Yun Soo dan ibunya Chan Hee.

Karena Yun Soo tak mau bicara, akhirnya Suk Ho yang menceritakan kalau Ga Eun akan menikah dengan orang lain. Respon yang Kayle dan Jae Hoon berikan sama seperti Suk Ho sebelumnya, mereka berniat menghancurkan pernikahan Ga Eun. Sedangkan Ha Neul dan Geu Rin, bertanya apa Yun Soo baik-baik saja. Namun mereka juga marah pada Ga Eun.

Yun Soo tertawa dan bertanya, “Kenapa kau bisa mengatakan hal yang sama persis seperti tuan Shin?”

“Ini adalah respon alami dari setiap manusia. Kau yang aneh,” ucap Suk Ho.

“Kurasa… Aku tidak harus bernyanyi di pernikahannya, bukan?” ucap Yun Soo dengan polosnya dan itu membuat semuanya berteriak tak terima. LOL. Selesai membahas masalah Yun Soo, Suk Ho mengajak Ha Neul dan Geu Rin bicara.

Sebelum ngobrol bertiga, Geu Rin membeli minuman untuk mereka bertiga. Suk Ho mengajak mereka berdua bicara adalah untuk membahas tentang kasus Ha Neul. Dia memberitahu mereka kalau kasus itu akan disidangkan kembali dengan membawa bukti video dari Ji Young. Jadi, Ha Neul harus siap-siap jika nanti dipanggil untuk menjadi saksi.

Suk Ho menelpon Jinu dan bertanya apa dia sudah melihat video yang Suk Ho kirim. Jinu mengiyakan. Suk Ho mengatakan kalau seluruh percakapan antara Joo Han dan Ji Young ada di video itu, percakapan dimana mereka memang bermaksud untuk memanfaatkan Jinu.

“Mereka menyelidiki kembali kasus tersebut, jadi jangan khawatir… dan tidur yang nyenyak,” ucap Suk Ho dan menutup telepon.

Keesokanharinya Joo Han ditangkap polisi dengan tuduhan melakukan pengancaman terhadap Jinu dan menjebak Joo Ha Neul. Karena ada resiko Joo Han menghancurkan barang bukti, jadi polisi pun menggeledah kantor Joo Han.

Sebelum dibawa ke kantor polisi, Joo Han menelpon Tuan Lee, namun Tuan Lee enggan mengangkat telepon dari Joo Han. Karena Tuan Lee sedang makan siang dengan rekan kerjanya. Rekan kerjanya itu mengucap kagum pada Tuan Lee karena berhasil mendapatkan Asia Award sebagai produser terbaik. Award itu akan diadakan di Taiwan dan artis KTOP diundang untuk meramaikan acara.

Karena Tuan Lee tak mengangkat teleponnya, Joo Han pun tak bisa melawan lagi. Dia membiarkan dirinya dibawa ke kantor polisi. Sesampainya di kantor polisi, Joo Han langsung di interogasi.

“Kau pasti sudah menyingkirkan…sepatu sneaker ini,” ucap polisi sambil memperlihatkan gambar sepatu sneaker yang ada di video. “Kami menggeledah kantor dan rumahmu, tapi kami tidak bisa menemukannya.”

“Kurasa itu bukan milikku,” jawab Joo Han mengelak.

“Tentu, itu satu kemungkinan. Berikutnya adalah…foto ini,” polisi menunjukkan foto dimana Joo Han berada di belakang Ji Young dan Jinu. Sipolisi sudah bisa menebak kalau Joo Han pasti akan menjawab kalau dia tidak ingin mengganggu kehidupan pribadi artisnya. Jadi si polisi kemudian menunjukkan video yang adik Ji Young rekam.

“Kita tidak perlu membuang waktu dengan basa-basi. Apa kau melakukan sendirian, atau ada seseorang di belakangmu? Jika ada seseorang, bisakah kau membuktikannya? Itulah yang diperlukan,” ucap polisi.

“Aku tidak merencanakan ini. Aku serius,” jawab Joo Han meyakinkan.

“Apakah kau menyiratkan bahwa agensi tersebut memerintahkanmu untuk melakukan hal ini…untuk menekan Jackson memperbaharui kontrak mereka denganmu?”

“Aku tidak….merencanakan ini.”

“Itu ambigu. Lalu, siapa yang merencanakan ini? Apakah kau punya bukti untuk mendukungnya?” tanya si polisi dan Joo Han teringat pada pertanyaan Suk Ho tentang berapa lama Tuan Lee sudah menjaganya. Joo Han kemudian memberitahu pak polisi kalau dia ingin berbicara dengan Tuan Lee dan pak polisi menjawab kalau Tuan Lee sudah tahu kalau Joo Han di bawa ke kantor polisi. Tentu saja Joo Han terlihat kecewa ketika mengetahui Tuan Lee benar-benar ingin membuang dirinya.

Kita beralih pada Suk Ho yang diprotes Man Sik karena menyembunyikan masalah Ha Neul yang sebenarnya.

“Aku sendiri tidak yakin. Aku baru saja menyerahkan videonya ke polisi kemarin… dan sudah tidak ada lagi padaku. Tuan Byun telah memberi bantuan yang sangat besar,” jawab Suk Ho.

“Aku? Aku datang ke sini karena aku tidak ingin makan sendirian dan akhirnya memberimu tumpangan,” jawab Tuan Byun dan Suk Ho merangkulnya dari berlakang dengan ekspresi senang.

Keesokanharinya, Geu Rin bersama Suk Ho dan Ha Neul pergi ke pengadilan. Dalam perjalanan, Suk Ho menelpon Jinu dan bertanya apa dia juga sudah di jalan. Dia berpesan pada Jinu agar tidak takut ataupun gugup.

“Apakah Jinu datang sendirian?” tanya Ha Neul ketika Suk Ho menutup teleponnya.

“Tidak, manajernya juga menemaninya,” jawab Suk Ho. “Apakah kau punya sesuatu untuk dimakan? Apa kau merasa baik-baik saja?” tanya Suk Ho dan Geu Rin menjawab kalau Ha Neul tidak mau makan apapun, padahal Geu Rin ingin Ha Neul paling tidak makan bubur.

“Aku akan makan nanti,” jawab Ha Neul.

“Ayo kita makan sesuatu yang enak nanti,” ajak Suk Ho dan meminta Ha Neul bertahan sedikit lagi karena semuanya akan berlalu.

“Aku baik-baik saja sekarang. Aku benar-benar sudah baik-baik saja,” ucap Ha Neul dan menatap langit.

Ji Young juga datang ke pengadilan dan di depan gedung dia diserbu pertanyaan oleh para wartawan. Namun Ji Young tak mau menjawab, dia terus berjalan dan tiba-tiba dilempar telur oleh seseorang. Ternyata yang melempar telur pada Ji Young adalah para fans Jinu dan Ha Neul yang marah padanya.

Tepat disaat itu ayah Ji Young muncul dan melindungi Ji Young dari lemparan telur. Sang ayah berkata pada Ji Young kalau semuanya akan baik-baik saja karena ada ayah yang melindungi Ji Young. Ji Young menangis dan kemudian masuk gedung bersama sang ayah.

Dari kejauhan…. Ha Neul, Geu Rin dan Suk Ho melihat apa yang terjadi pada Ji Young. Sebelum para reporter menyerbu Ha Neul, Suk Ho pun mengatakan pada mereka semua kalau Mango Entertainer akan melakukan konferensi pers untuk memberikan pernyataan resmi. Jadi, dia minta agar para reporter memberi jalan pada Ha Neul untuk lewat.

Di dalam gedung, mereka bertemu dengan ibu Ji Young yang memohon pada Ha Neul untuk menyelamatkan Ji Young. Ha Neul sendiri hanya diam dan yang marah malah Geu Rin. “Apa yang sedang kau lakukan?” tanya Geu Rin dengan nada tak senang.

“Ji Young baru saja memasuki usia 20 tahun. Apakah kau akan membiarkan dia berakhir di balik jeruji besi? Aku sudah menyelidikinya. Mereka mengatakan dia tidak akan pergi ke penjara jika Ha Neul meminta pengampunan pada hakim,” ucap ibu Ji Young.

“Ingat apa yang kau katakan kepadaku? Saat aku pergi ke rumahmu dan memintamu untuk meyakinkan Ji Young, Apa yang kau katakan kepadaku saat itu?” ucap Geu Rin mengingatkan.

Flashback!
Geu Rin menemui orang tua Ji Young dan sang ibu berkata dengan sinis, “Apakah kau mengatakan dia tidak akan melakukan sesuatu seperti ini? Kita jujur saja. orang tuamu meninggal karena dia jadi kau tidak pernah tahu.”
Flashback End!

“Apa yang kau katakan tentang dia? Kau mengatakan semua hal yang mengerikan… dan memandang rendah Ha Neul. Dan apa yang baru saja kau katakan? Meminta pengampunan?” teriak Geu Rin dan ibu Ji Young langsung berlutut pada Geu Rin. Ibu Ji Young memohon pada Geu Rin untuk membantu Ji Young.


loading...

Saat ibu Ji Young hendak mendekati Ha Neul, Geu Rin langsung menjauhkannya. “Kami tidak akan pernah meminta pengampunan pada hakim,” teriak Geu Rin.

“Kau berteman dengan Ji Young.”

“Dia dimasukkan ke dalam masa percobaan sementara dia tidak bersalah. Ada apa denganmu? Kau tidak punya hak! Bisakah kau menyebut dirimu manusia?” teriak Geu Rin dan Suk Ho langsung menjauhkan Geu Rin dari ibu Ji Young. Dalam dekapan Suk Ho, Geu Rin masih benar-benar emosi, dia terus memaki ibu Ji Young. Ha Neul sendiri hanya bisa diam melihat Geu Rin seperti itu.

“Pada tanggal 11 September 2015, terdakwa Kim Joo Han dan Lee Ji Young setuju…untuk menjebak Lee Jinu, yang sedang dalam keadaan mabuk. Mereka menyeretnya ke tempat kejadian… dan berencana untuk menuduhnya memperkosa Lee Ji Young. Namun, Jo Ha Neul muncul di tempat kejadian, jadi mereka memukulnya dan melaporkannya ke polisi. Pada akhirnya, dia dituduh sebagai pemerkosa,” ucap jaksa membuka peradilan.

“Terdakwa Lee Ji Young memiliki ambisi untuk menjadi seorang penyanyi. Dia bersungguh-sungguh tapi itu mimpi yang sulit dijangkau, jadi akhirnya dia membuat pilihan yang salah. Dia tahu dia salah, dan karena itulah dia menyerahkan sebuah bukti penting… untuk saksi,” ucap pengacara Ji Young.

“Terdakwa Kim Joo Han berada di dekat Jinu… selama 10 tahun. Dia menjaga Lee Jinu, yang sedang berusaha untuk pulih, dan menemui dokter secara teratur. Dia setia kepada agensinya dan akhirnya membuat kesalahan. Namun, dia tulus saat menjaga Lee Jinu…sebagai seorang manajer,” ucap pengacara Joo Han.

Setelah kedua pengacara terdakwa membacakan pembelaan mereka, sekarang giliran Ha Neul yang memberikan kesaksian. “Hari itu, aku pergi ke tempat dimana Lee Ji Young dan aku sering kesana untuk mengobrol. Pintunya terbuka. Aku masuk ke dalam… dan melihat seseorang… mencoba memperkosanya,” ucap Hae Neul menyatakan kesaksiannya.

Video yang di rekam adik Ji Young mulai di putar di proses persidangan. Dalam video itu Joo Han menyuruh Ji Young untuk menelpon polisi dan menuduh Ha Neul memperkosanya, agar Ha Neul tidak melaporkan apa yang mereka lakukan. Geu Rin terlihat emosi melihat video itu dan Suk Ho dengan pengertiannya, menenangkan Geu Rin dengan menggenggam tangannya.

Ha Neul kembali bersaksi dan menyatakan pada hakim kalau dia tak ingin Lee Ji Young dihukum karena tuduhan palsu. Semua orang terkejut mendengar pengakuan Ha Neul, namun Ji Young tak menyukai keputusan itu.

“Memangnya kau pikir siapa kau? Siapa kau berani memutuskan apakah aku dihukum atau tidak? Kau pikir siapa kau? Kau ingin aku mati,” teriak Ji Young dan Geu Rin ikut emosi, namun sebelum dia tak bisa mengontrol emosinya lagi, Suk Ho langsung menenangkannya dengan menggenggam erat tangan Geu Rin.

“Kenapa kau memaafkanku?” teriak Ji Young dan pengacaranya langsung menyuruh Ji Young duduk.

“Aku juga tidak ingin Kim Joo Han dihukum… untuk penyerangan,” tambah Ha Neul dan semua orang bertanya-tanya kenapa Ha Neul melakukan semua itu. Ha Neul kemudian melihat ke arah Suk Ho, untuk mendapatkan dukungan kalau apa yang dia putuskan itu benar. Suk Ho pun memberikan senyumannya pada Ha Neul.

Selesai persidangan, Suk Ho dan Ha Neul bicara berdua. Suk Ho mengaku kecewa pada Ha Neul. “Aku ingin kau mempermalukan mereka di depan semua orang. Aku berjuang begitu keras untuk membuatmu mendapatkan foto dan video itu. Aku merencanakan semuanya. Aku sudah melakukan semuanya dan menunggu hari ini. Kau bermain menjadi “pria yang baik”. Baiklah, kau bosnya,” keluh Suk Ho pada Ha Neul.

“Ya ampun, kau terdengar sangat tua. Siapa yang menggunakan ungkapan itu sekarang ini?” tanya Ha Neul dan tertawa senang.

“Terserah,” jawab Suk Ho dan hendak memukul Ha Neul. Kenapa kau membiarkan mereka berdua bebas? Aku mengerti tentang Ji Young, Karena dia memberiku videonya dan semua. Tetapi kau tidak seharusnya membiarkan Joo Han bebas.”

“Kenapa kau mengomel padaku? Jinu juga tidak ingin dia dihukum,” jawab Ha Neul.

“Kalian berdua membuatku gila. Bagaimana kau bisa membiarkan mereka bebas dari hukuman setelah semua yang kau lalui? Menghajar mereka sampai menjadi bubur tidak akan cukup. Lakukan lagi. Batalkan apa yang sudah kau lakukan!” ucap Suk Ho kesal dan Ha Neul malah mengatakan kalau Suk Ho begitu lucu. Merekapun tertawa bersama.

“Kau membuatku marah. Geu Rin akan membunuhmu,” ucap Suk Ho dan Ha Neul tak mempermasalahkannya. Dia malah tersenyum senang.

Geu Rin benar-benar marah pada Ha Neul dan Ha Neul hanya bisa bersembunyi dibelakang badan Suk Ho. “Apakah kau Tuhan? Apakah kau Buddha?” teriak Geu Rin.

“Mereka berdua mengajarkanmu untuk memaafkan,” jawab Ha Neul.

“Memaafkan? Jangan membuatku tertawa, Jo Ha Neul,” ucap Geu Rin dengan tatapan kesal, sampai-sampai Ha Neul berkomentar Geu Rin begitu seram. Saking kesalnya pada Ha Neul, Geu Rin langsung mengambil miniatur Eifel dan hendak memukulkannya pada Ha Neul. Namun Suk Ho mencegahnya dengan berkata kalau Geu Rin memukulnya dengan benda itu, dia akan melukai wajah Ha Neul dan membuat Ha Neul tidak bisa tampil di depan kamera. Jadi Suk Ho memberikan kotak tisu saja sebagai gantinya, Geu Rin boleh memukul Ha Neul dengan kotak tisu itu.

Ha Neul langsung lari karena tak mau kena pukul dan Geu Rin pun mengejarnya. Mereka kejar-kejaran di sekitar Man Sik dan Min Joo. Ribet, melihat Geu Rin dan Ha Neul kejar-kejaran, Man Sik pun langsung menangkap Ha Neul dan menyuruh Geu Rin memukulnya. Dengan sekuat tenaga, Geu Rin mengayunkan kotak tisunya dan reflek Ha Neul menunduk, sehingga membuat si kotak tisu terkena ke wajah Man Sik. Geu Rin terdiam dan merasa tak enak pada Man Sik.

Di rumah, Geu Rin bersama 4 anggota Entertainer band plus Chang Hee melakukan perayaan atas bersihnya nama Ha Neul. Bahkan mereka membeli kue tart untuk merayakannya. Ha Neul pun berterima kasih pada Kayle karena sudah mau membeli kuenya. Seperti halnya merayakan hari ulang tahun, Ha Neul juga diberi lilin untuk ditiup. Mereka berenam kemudian bersulang untuk merayakannya.

Suk Ho menemui Tuan Lee dan berkata kalau dia tak ingin berurusan lagi dengan Tuan Lee, jadi dia akan berkata untuk terakhir kalinya. “Joo Han… berakhir dengan masa percobaan satu. Orang-orang dewasa mencoba… mendorong anak-anak ke dalam lubang, tapi Ha Neul dan Jinu membayarmu dengan cara ini,” ucap Suk Ho.

“Lalu?”

“Jadi, kita tiadk perlu mengganggu satu sama lain lagi. KTOP dan Mango Entertainment… harus menjalani jalan masing-masing dan bermain adil,” tambah Suk Ho.

“Lucu mendengarmu mengatakan “bermain adil”. Ini adalah perlombaan tikus. Aku tidak yakin jika “bermain adil” berlaku untuk industri ini. Kau lakukan saja tugasmu. Aku akan melakukannya seperti bagaimana aku selalu melakukannya,” jawab Tuan Lee.

“Kuharap kita tidak perlu berselisih lagi,” ucap Suk Ho dan pergi. Setelah Suk Ho pergi, Tuan Lee pun bertanya-tanya, “Apakah itu… mungkin? Setelah kau mengetahui ada masalah yang lebih besar di antara kita, kau yang akan tersingkir, bukan aku. Baiklah. Bermain adil sesuai yang kau mau sekarang,” ucap Tuan Lee dengan nada meremehkan.

Jinu dan Suk Ho makan mie disebuah kedai. Melihat Jinu makan mie, Suk Ho pun bertanya apa hanya mie instan yang ingin Jinu makan. Jinu lalu bertanya pada Suk Ho apa dia boleh belajar ke luar negeri dan dia keluar negeri bukan untuk melarikan diri, melainkan untuk belajar musik.

“Lupakan,” ucap Jinu karena melihat ekspresi Suk Ho yang tak percaya pada dirinya. “Coba kulihat apa yang bisa kulakukan.” Ralat Jinu.

“Yah, aku bisa melakukannya untukmu. Tapi kenapa kau harus… Baiklah. Aku akan melakukan penelitian dan memberikan informasinya kepadamu,” ucap Suk Ho. “Hei, orang-orang mengatakan kau harus berhenti minum alkohol dan pil tidur.”

“Aku tidak minum alkohol lagi dan aku mengurangi pil tidurnya. Aku tidak bisa berhenti jika tidak melakukannya perlahan,” jawab Jinu dan Suk Ho bertanya bagaimana bisa Jinu pergi ke luar negeri dengan kebiasaan itu. Jinu pun menjawab kalau dokter mengatakan itu adalah ide yang bagus.

Kita kemudian beralih ke kantor Mango Entertaiment, dimana Geu Rin sedang bersama Man Sik dan Min Joo. Tak lama kemudian Suk Ho muncul sambil menelpon dan membahas tentang mie instan. Ternyata Entertainer Band mendapat iklan mie instan.

“Aku hanya makan mie instan. Rasanya sangat lezat hari ini,” ucap Suk Ho.

“Benarkah? Kalau begitu saat kau mulai mengemudi lagi, kita mungkin akan mendapatkan iklan mobil,” ucap Geu Rin pada Suk Ho dengan penuh semangat.

“Kenapa kau melakukan ini kepadaku?” tanya Suk Ho yang sepertinya merasa tidak senang.

“Apa? Kenapa?” tanya Geu Rin bingung, namun Suk Ho tak mau membahasnya. Dia menyuruh Geu Rin untuk memberitahu anggota Entertainer Band mengenai iklan dan juga menyuruh mereka untuk berhenti makan mie instan, karena mereka harus langsing agar mereka terlihat baik di TV. Tak mau membuang waktu lagi, Geu Rin langsung pergi untuk memberitahu Ha Neul dan kawan-kawan.

Setelah Geu Rin pergi, Min Joo langsung berkata kalau lagu mereka terus menaiki tangga lagu dan Man Sik merasa sepertinya yang mulai mengalir masuk untuk mereka.

Geu Rin memberitahu anggota Entertainer Band mengenai iklan dan tentu saja mereka senang mendengarnya. “Kami sedang syuting iklan sekarang. Ini semua berkat Ha Neul. Karena kau, kita jadi super terkenal. Aku senang kau mendapatkan tuduhan palsu,” ucap Kayle asal.

“Berpikirlah dulu sebelum berbicara. Tolong berpikir sebelum berbicara,” ucap Ha Neul kesal dan Kayle langsung meminta maaf.

“Bagaimanapun, tuan Shin mengatakan kalian semua harus berdiet dan berolahraga. Jadi, tidak ada makanan ringan untukmu,” jelas Geu Rin.

“Tidak ada Tteokbokki?” tanya Jae Hoon.

“Tidak ada gorengan juga,” tambah geu Rin.

“Kalian bertiga harus melakukan syuting iklan,” ucap Jae Hoon dan mereka langsung bersorak senang, mereka tetap happy walau harus berhenti makan Tteokbokki karena mereka akan membintangi iklan.

Syuting iklan dimulai dan anggota entertainer band di tuntut makan mie terus. Tapi karena disuruh makan mie terus, saking kenyangnya Kayle sampai mau muntah sehingga pak sutradara meng-cut adegan.

Suk Ho langsung menghampiri Kayle dan menyuruhnya berpikir untuk menjadi seorang seniman yang kelaparan, jadi Kayle jangan terlihat begitu sombong.

“Aku mengatakan kepadanya kau bisa makan 100 mangkuk,” ucap Suk Ho.

“Aku sudah makan selama tiga jam. Lihatlah perutku. Aku tidak akan makan mie instan selama 10 tahun ke depan,” protes Kayle dan Suk Ho menyuruh Kayle untuk makan mie seperti yang Jae Hoon lakukan. Ya, dari semuanya hanya Jae Hoon yang masih begitu menikmati makan mie-nya.

Pak sutradara juga menghampiri Kayle dan bertanya dengan nada kesal. Dia bertanya apa Kayle lelah? Atau Kayle kekeyangan?

“Tidak tuan. Aku bisa makan gratis dan aku bisa mendapatkan uang. Ini menakjubkan,” jawab Kayle dan syuting pun di lanjutkan.

Geu Rin memberi minum untuk keempat anggota entertainer band dan menyemangati mereka untuk tetap bertahan. Ha Neul mengeluh kalau dia sudah makan 10 mangkuk dan Geu Rin menyuruh Ha Neul berpikir kalau setiap kali dia makan satu gigit mie, maka itu akan menjadi uang.

“Kau benar-benar terdengar seperti seorang manajer. Bagaimana kau bisa berubah seperti ini?” ucap Ha Neul kesal.

“Aku berkembang menjadi manajer yang baik. Apakah kau ingin pergi ke kamar mandi? Setelah kau mengosongkan perutmu, kau bisa makan lebih banyak,” saran Geu Rin.

“Apa? Apa maksudmu “mengosongkan perutmu”? Kau yang benar-benar aneh,” potes Ha Neul dan kemudian dia merasa sakit perut. Geu Rin pun langsung memijat-mijat pundak Ha Neul dan bertanya apa Ha Neul baik-baik saja.

Melihat Geu Rin sudah bisa menjadi manager yang baik, Suk Ho pun mengacungkan jempolnya untuk Geu Rin dan Geu Rin malah membalasnya dengan jari yang dibentuk hati plus kedipan mata. Melihat itu Suk Ho pun terkejut dan mencoba melakukan hal yang sama. Tapi ketika dia mengangkat tangannya, tiba-tiba orang yang ada di depannya berdiri, sehingga Geu Rin tidak bisa melihat bentuk hati di tangan Suk Ho.

Bersambung ke sinopsis Entertainer ep 13 – 2

loading...

Yang banyak dicari

  • blog drama populer
  • drama populer
  • sinopsis jackpot
  • sinopsis drama korea entertainer ep 13
  • entertainer jadi iklan sinopsis
  • Sinopsis drama entertainer episode 13
  • Sinopsis entertainer geu rin kekasih siapa
  • sinopsis entertainer jadi iklan mie

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *