Home » Doctors » Sinopsis Doctors Episode 19 – 1

Sinopsis Doctors Episode 19 – 1

Sinopsis Doctors Episode 19 – 1, bercerita tentang Seo Woo yang akhirnya tahu masalah yang terjadi pada Hye Jung dan ayahnya. Sebagai anak, Seo Woo berada di pihak Myung Hoon, menurutnya adalah hal wajar ketika dokter bedah melakukan kesalahan. Di episode 19 part 1 ini juga, Hye Jung tahu kalau alasan Ji Hong pergi ke pusat penelitian itu karena ingin melindungi Hye Jung. Sebab Myung Hoon mengancam akan menuntut Hye Jung yang sudah mengancamnya. Ingin baca sinopsis lengkapnya? yuk baca dibawah ini:

Sinopsis Doctors Episode 18 – 1

Sinopsis Doctors Episode 18 – 2

Sinopsis Doctors Episode 19 – 1

sumber konten dan gambar dari SBS

“Cinta yang paling hebat yang bisa diperlihatkan siapapun pada orang lain adalah pengorbanan. Tapi pengorbanan itu tidak membuat seseorang hebat,” ucap Hye Jung bernarasi dan kemudian dia bertanya tentang apa yang sebenarnya Myun Hoon katakan pada Ji Hong. Ji Hong pun akhirnya mengaku kalau dia hanya ingin mundur selangkah untuk maju dua langkah, dia ingin membuat Myun Hoon relaks sejenak.

“Aku mencari kelemahan direktur Jin sekarang. Segera setelah aku menemukannya, aku akan menyerang, jadi jangan khawatir,” jawab Ji Hong dan Hye Jung berkata kalau tak ada hal yang bisa dia lakukan selain bekerja. Ji Hong pun merasa senang dengan keputusan Hye Jung, walau hanya memutuskan untuk bekerja seperti biasa. Hye Jung pun menyebut Ji Hong selalu memberinya pelajaran di keadaan yang paling penting.

“Dulu guru, sekarang dokter,juga profesor. Apa kau pikir karirku akan pergi kemanapun?” tanya Ji Hong.

“Jika kau menemukan kelemahannya, kau harus memberitahukanku,” pinta Hye Jung dan Ji Hong pun tersenyum.

Soon Hee menyuruh Seo Woo pulang karena dia tak bisa memberitahunya tentang masalah yang terjadi antara Hye Jung dan Myugn Hoon. Sebab menurut Soon Hee, Seo Woo lebih baik tidak mengetahui semua itu. Tapi karena Seo Woo memaksa, Soon Hee pun akhirnya memberitahunya. Setelah mendengar semuanya, Seo Woo merasa berat untuk percaya, jadi dia memutuskan langsung pergi dari cafe Soon Hee.

Tuan Jin berkunjung ke rumah Myung Hoon, ketika Myung Hoon hendak mengambil tomat cerry, tangannya gemetar dan tak bisa menusuk tomat cerry dengan garpu. Melihat itu, Tuan Jin bertanya apa Myung Hoon sakit dan Myung Hoon hanya menjawab kalau semua itu hanya efek stres. Karena Myung Hoon memang melewatkan pemeriksaan tahun lalu, jadi Tuan Jin menyuruh Myung Hoon secepatnya melakukan pemeriksaan.

Myung Hoon kemudian berkata pada sang ayah kalau dia ingin berinvestasi lebih pada Sangil Pharmaceuticals, tapi dia tak punya cukup dana, sebab mereka harus menjadi pemegang saham yang terkuat. Myung Hoon berpendapat kalau mereka harus punya bisnis yang dapat diandalkan selain rumah sakit, agar dapat mendukung mereka berdua. Setelah mendengar penjelasan Myung Hoon, Tuan Jin pun menyanggupi untuk memberikan dana, karena mereka berdua memang punya dana gelap yang bisa digunakan kapan saja. Tentu saja hal itu membuat Myung Hoon senang, saking senangnya dia membuat rencana untuk mengajak semua keluarga Jin jalan-jalan dengan kapal pesiar ketika pusat kesehatan senior sudah selesai. Namun Tuan Jin menolak rencana itu, karena ibu tiri Myung Hoon sudah terlalu sering jalan-jalan. Tuan Jin kemudian bertanya apa Myung Hoon ingin melihat dengan ibu kandungnya, karena tak ada wanita yang seperti ibu Myung Hoon. Membahas tentang ibu, Myung Hoon pun jadi merindukannya.

“Aku harus membiarkanmu hidup dengan baik dan makmur sehingga ketika aku bertemu ibumu yang meninggal aku bisa mengangkat kepalaku. Jangan khawatir,” janji Tuan Jin pada Myung Hoon.

Setelah mengetahui semua cerita tentang ayahnya dan Hye Jung. Seo Woo pun terlihat sedih dan merenung di bangku taman. Dia teringat ketika nenek Hye Jung datang ke rumah sakit dan meminta maaf atas apa yang sudah Hye Jung lakukan pada Seo Woo.

Tak lama kemudian Young Kook datang dan Seo Woo memintanya untuk melakukan sesuatu yang tak seharusnya Young Kook lakukan pada Seo Woo. Mendengar permintaan itu, Young Kook terdiam sejenak dan secara perlahan, dia merangkul Seo Woo dan menyenderkan kepala Seo Woo kebahunya.

“Itu akan baik-baik saja,” ucap Young Kook yang sudah bisa menebak kalau Seo Woo sedang ada masalah.

Hye Jung dan Kyung Joon masuk ke ruang Hee Young yang masih terbaring tak sadarkan diri. Sambil memegang tangan Hee Young, Hye Jung pun berkata kalau Hee Young sangat mengesankan.

Hee Young kemudian masuk ke dalam daftar pasien yang dibahas di konferensi para dokter dan Seo Woo yang memberikan penjabarannya di depan. Dr Kim kemudian bertanya tentang bayi-nya dan Hye Jung menjawab kalau bayinya tumbuh tanpa masalah sejauh ini. Dr Kim pun menyuruhnya untuk terus mengawasi pasien dan kalau terjadi masalah mereka harus segera mengeluarkan bayinya. Pembahasan selesai dan dr Kim mengakhiri konferensinya. Saat berdiri dr Kim, dia melihat Ji Hong yang melambai padanya.

Dr Kim kemudian berkata, “Ada yang ingin kusampaikan hari ini pada semuanya. Untuk beberapa tahun belakangan ini, ada banyak hal yang terjadi di departemen bedah saraf. Teman sejawat sakit, dan teman sejawat menerima tindakan disipliner. Karena seorang pasien politik, orang tidak memandang kita dengan sangat baik. Mulai sekarang, kita mungkin harus bertahan di periode yang berat untuk sementara. Namun, kali ini yang akan bertahan di waktu yang sulit adalah kita. Departemen bedah saraf fokus pada otak. Otak mengendalikan seluruh tubuh. Dengan demikian….”

“Departemen bedah saraf mengendalikan semuanya!” sambung semua dokter bedah saraf yang ada di ruangan itu.

Tuan Yoo pergi menemui Pa Ran untuk memeriksakan dirinya. Dari hasil tes yang sudah dilakukan, Pa Ran melihat peradangan pada hati Tuan Yoo. Saat ditanya dari mana Tuan Yoo mengenal Yoon Do, Tuan Yoo pun menjawab kalau Yoon Do adalah pelanggan di kedainya, selain itu Yoon Do juga yang sudah mengoperasi istri Tuan Yoo.

Ji Hong mengaku pada dr Kim kalau dia belum bisa menyerang Myung Hoon sekarang ini karena Myung Hoon memegang Hye Jung sebagai jaminannya. Dr Kim pun akhirnya mengerti kenapa Ji Hong memutuskan pergi ke pusat penelitian. Dia merasa senang dengan apa yang Ji Hong lakukan dan dia berharap hubungannya dengan Hye Jung akan berhasil.

Tapi, dr Kim berpendapat kalau mereka tidak punya banyak waktu. Setelah pusat geriatri mengambil langkah awal, rumah sakit akan menghadapi terlalu banyak kerugian. Siapapun yang mengambil posisi Myung Hoon, harus mulai dengan beban defisit yang besar di pundaknya. Ji Hong pun menjawab kalau dia tahu hal tersebut dan sekarang dia sedang memikirkannya.

Seo Woo kemudian mengajak Hye Jung bicara dan menanyakan apa yang semua Soon Hee katakan padanya benar. Tak mau menutupinya lagi, Hye Jung pun membenarkannya. Bahkan rumah sakit saat itu juga sudah berdamai dengan Tuan Yoo atas kasus tersebut.

Seo Woo kemudian menemui Pa Ran, karena Hye Jung bertanya pada Pa Ran tentang rekaman medis nenek Hye Jung. Tanpa mau ada yang di tutupi, Pa Ran memberitahu Seo Woo kalau dari hasil rekaman medis, terlihat jelas kalau dokter bedahnya yang melakukan kesalahan. Seo Woo semakin merasa terpukul setelah dia tahu kalau Ji Hong dan Yoon Do juga tahu tentang masalah tersebut.

Seo Woo kemudian mengajak Yoon Do ketemu dan bertanya apa alasan Yoon Do menjadi direktur adalah karena Hye Jung. Yoon Do pun mengiyakan, namun dia tak hanya melakukannya untuk Hye Jung, tapi juga untuk Ji Hong.


loading...

“Kau mengejutkanku lagi dan lagi. Kau bukan orang seperti ini. Kau tidak terlibat dalam masalah orang lain. Kau tidak mengambil inisiatif. Kau tidak suka manajemen maupun politik,” ucap Seo Woo dan Yoon Do mengaku kalau hal itu dia lakukan untuk bisa lebih dekat dengan Hye Jung.

“Apa hanya menjadi dekat dengan Hye Jung yang penting? Bagaimana denganku? Aku mengenalmu sudah lama. Kita berteman. Kau mengandalkanku pada waktu sulit. Bagaimana bisa kau seperti ini padaku?” tanya Seo Woo dengan nada emosi.

“Maafkan aku.”

“Jika kau menyesal maka buktikan dengan tindakan yang tepat,” ucap Seo Woo dan meminta Yoon Do untuk tidak lebih mempersulit ayahnya. Karena Seo Woo tahu, Yoon Do berpihak pada Hye Jung untuk menjatuhkan Myung Hoon. Namun sayang, Yoon Do tak bisa melakukan permintaan Seo Woo. Seo Woo masih beranggapan kalau ayahnya bukan orang jahat.

Karena masih dalam proses penyembuhan, jadi Kang Soo pun menghabiskan waktunya untuk membuat komik, dia membuat cerita dimana dia dioperasi. Saat Joong Dae meminta bantuannya untuk mengisi tinta printer, Kang Soo menolak karena dia sedang banyak mendapat ide-ide untuk komiknya. Tak lama kemudian Kyung Joon datang dan menanyakan apa kah Joong Dae sudah mengambil CT scan pasien dan dengan tersenyum Joong Dae menjawab sudah. Tepat disaat itu Young Kook muncul dan memberitahu Joong Dae kalau dia sudah mengabil hasil CT scan-nya. Mendengar itu Kyung Joon terlihat kesal, karena Joong Dae memberikan tugasnya pada orang lain.

Young Kook pun membela Joong Dae dengan mengatakan kalau Joong Dae memang banyak tugas setelah Kang Soo sakit. Melihat teman-temannya kepusingan karena banyak tugas setelah dia sakit, Kang Soo pun menawarkan diri untuk membantu. Mendengar itu ketiganya pun bersorak senang, karena memang itulah tujuan mereka membicarakan masalah pekerjaan di depan Kang Soo, agar Kang Soo membantu mereka.

Pa Ran menelpon Hye Jung dan mengatakan kalau dia punya hasil tes kesehatan Tuan Yoo. Dia memberitahu Hye Jung karena merasa Hye Jung akan cemas, tapi ternyata Hye Jung tidak tahu kalau ayahnya memeriksakan diri.

Tuan Yoo merasa lega karena penyakitnya tidak parah, dia hanya harus terus kontrol pada Pa Ran dan minum obat. Saat Tuan Yoo keluar dari ruangan Pa Ran, Hye Jung melihatnya dari jauh, namun dia masih tak mau menemui sang ayah.

Hye Jung kemudian mengajak Ji Hong ketemuan untuk melakukan konsultasi dengan Ji Hong. Pada Ji Hong, Hye Jung mengaku cemas pada ayahnya, karena ayahnya datang ke rumah sakit untuk memeriksakan diri pada Pa Ran. Dia cemas memikirkan sang ayah sakit yang serius. Ji Hong pun menjawab kalau akan sulit bagi Hye Jung untuk menghindari ayahnya ketika ayahnya sakit.

Menurut Ji Hong, hubungan keluarga biasanya yang paling sulit, “Kau terluka karena mereka, tapi tetap merasa paling dekat dengan mereka,” ucap Ji Hong dan Hye Jung mengaku kalau dia tak ingin dekat dengan ayahnya. Ji Hong pun menjawab kalau tak ada seorang pun yang meminta hye Jung melakukan hal itu. Tentu saja Hye Jung merasa senang, karena Ji Hong tak memaksanya untuk lebih dekat dengan ayahnya.

Tepat disaat itu, Yoon Do lewat dan Ji Hong menyapanya karena mereka sudah lama tak bertemu, semenjak Yoon Do tak lagi menerobos ke rumahnya. Yoon Do terlihat sedang tak mood ngobrol, jadi diapun langsung pergi ke ruangannya. Saat Yoon Do sudah duduk di kursinya, tiba-tiba Ji Hong muncul dan menyuruh Yoon Do datang ke rumahnya malam ini. Ji Hong mengajak Yoon Do makan malam bersama, tapi Yoon Do yang harus bawa wine-nya.

Seo Woo hendak menemui ayahnya, tapi karena sang ayah tak ada di ruangannya, jadi Seo Woo pun menunggunya sambil duduk di kursi sang ayah. Kaki Seo Woo tak sengaja menyenggol laci dan saat laci dibuka, Seo Woo menemukan pena perekam dan mendengar semua isi rekamannya. Itu adalah rekaman, dimana Hye Jung mengancam Myung Hoon.

Myung Hoon datang dan Seo Woo langsung menyembunyikan pena itu ke dalam saku jas dokternya. Seo Woo kemudian hendak membahas masalah Hye Jung dengan ayahnya, tapi sang ayah langsung memotongnya dengan mengatakan kalau dia sudah tak mau mendengar nama Hye Jung. Lagi pula semua itu hanyalah kecelakaan, membicarakan hal itu lagi membuat Myung Hoon merasa stres dan kepalanya sakit. Seo Woo pun kemudian pergi karena ingin mencari tahu sesuatu.

Seo Woo mendengarkan semua rekaman sampai akhir dan dia terlihat khawatir pada sang ayah, setelah itu Seo Woo menemui Hye Jung dan berkata kalau dia hanya akan berfikir dari sudut pandang ayahnya. Hye Jung pun tak mempermasalahkannya. Berkat Seo Woo, akhirnya Hye Jung tahu kalau Myung Hoon sudah merekam ancamannya.

Seo Woo kemudian berkata kalau hal wajar seorang dokter melakukan kesalahan saat operasi, jadi Hye Jung tak perlu bersikap berlebihan begitu. Hye Jung sendiri faham dengan hal itu, namun yang membuatnya marah pada Myung Hoon karena setelah operasi, Myung Hoon berkata, “Aku sudah melakukan yang terbaik, jadi aku tidak takut terhadap apapun.” Selain itu, kalau memang Myung Hoon merasa bersalah, dia akan datang ke pemakaman nenek Hye Jung, tapi sampai sekarang Myung Hoon tak melakukannya.

Seo Woo kemudian bertanya kenapa Hye Jung tak memberitahunya, kalau saja Hye Jung memberitahunya diawal, Seo Woo tidak akan salah paham padanya.

“Aku memikirkanmu,” jawab Hye Jung dan Seo Woo bertanya kenapa. “Karena kebaikanmu padaku, aku melakukan dengan sangat baik di ujian matematika. Dan itu menjadi pemicu bagiku untuk mengetahui cara belajar. Kau memberikanku banyak hal dalam hidup dengan itu. Itu sebabnya aku menyembunyikannya,” aku Hye Jung dan kemudian pergi.

Saat sendirian, Hye Jung memikirkan Ji Hong. Dia akhirnya sadar kalau Ji Hong memutuskan pergi ke pusat penelitian karena rekaman yang miliki Myung Hoon.

Walaupun awalnya menolak, Yoon Do tetap pergi ke rumah Ji Hong dengan membawa wine dan Ji Hong sendiri sudah memasak steak. Sebelum makan Ji Hong mengajak cheers dan minum wine, namun Yoon Do tak mau melakukan hal tersebut, dia tak minum wine miliknya. Dia bergumam kalau dia merasa canggung makan malam berdua dengan Ji Hong seperti itu.

Ji Hong mengajak Yoon Do makan malam karena ingin berterima kasih atas apa yang sudah Yoon Do lakukan untuk ayahnya dan juga sudah mau mendukungnya di rapat dewan. Ji Hong pun bertanya apa Yoon Do menyukai dirinya, tentu saja Yoon Do langsung membantah dengan mengatakan kalau dia melakukan semua itu bukan untuk Ji Hong, tapi untuk Hye Jung. Walaupun begitu Ji Hong tak marah, dia malah senang dan mengaku kalau dia menyukai Yoon Do.

Ji Hong kemudian bertanya apa Yoon Do tak bisa memperbaiki hubungannya dengan Seo Woo dan Yoon Do menjawab kalau Seo Woo hanya teman baginya. Yoon Do merasa kalau dia hanya harus menjaganya. Jadi itulah sebabnya Yoon Do memutuskan untuk berhenti menempatkan hidupnya dalam urusan Ji Hong.

Yoon Do mengaku kalau dia bisa membantu Ji Hong untuk menemukan kelemahan Myung Hoo, tapi dia tak bisa melakukannya karena Seo Woo. Ji Hong pun menjawab kalau Yoon Do tak perlu melakukannya, karena Ji Hong sudah menemukannya sendiri. Saat ditanya kenapa Ji Hong tak menggunakan kelemahan itu untuk menjatuhkan Myung Hoon, Ji Hong tak menjawab.

Hye Jung menemui dr Kim dan bertanya apa dr Kim tahu tentang JI Hong yang pergi ke pusat penelitian karena dirinya. Tak mau menutupi, dr Kim pun menjawab kalau dia tahu dan secara blak-blakan dr Kim bertanya kapan Hye Jung akan menikahi Ji Hong. Tentu saja Hye Jung kaget dengan pertanyaan itu.

“Tolong selamatkan pria tua itu dari penderitaan,” ucap dr Kim yang tak bercanda dengan pertanyaannya. Namun Hye Jung mengubah topik dengan mengatakan alasan dia datang adalah untuk mencari tahu apa saja yang sudah Ji Hong lakukan untuk dia.

“Presdir Jin memberitahuku bahwa aku halangan bagi kehidupan profesor Hong. Aku menghargaimu, ketua. Aku percaya padamu. Kau tidak akan membuatku menjadi halangan profesor Hong, kan?” tanya Hye Jung dan dr Kim berkata kalau Hye Jung sudah menempatkannya ke posisi yang sulit.

Di rumah, Hye Jung teringat kembali disaat Ji Hong mengatakan kalau yang diinginkan nenek Hye Jung adalah Hye Jung bahagia. Si nenek tak ingin Hye Jung menyerah dalam hidup seperti sang nenek. Hye Jung juga teringat ketika Hye Jung sudah mulai giat belajar dan saat itu sang nenek sangat bahagia.

Hye Jung kemudian pergi ke gedung krematologi untuk memberikan bunga pada tempat kremasi sang nenek. Pada sang nenek, Hye Jung mengaku kalau dia merasa tidak begitu baik.

“Seperti yang kau tahu, nenek… aku tahu cara untuk fokus pada satu hal di satu waktu. Aku terlalu terobsesi akan kejadian dalam hidupku, tapi aku tidak bahagia. Aku tidak menjadi bahagia. Tapi kau tahu pak guru Hong, kan? Orang yang tinggal di rumah kita. Ketika aku bersamanya, aku tertawa dan aku mulai merasa lebih baik. Kau menyukainya ketika aku bahagia, kan nenek? Bisakah aku hanya memikirkanmu dari waktu ke waktu?” tanya Hye Jung dengan mata berkaca-kaca.
Bersambung

loading...

Yang banyak dicari

  • Doctors sinopsis eps 19
  • proses operasi di dr romantic ep 6
  • sinopsis doctors 19
  • sinopsis doctors episode 19 part 1
No Comments

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *