Home » Defendant » Sinopsis Defendant Episode 9 – 1

Sinopsis Defendant Episode 9 – 1

Your ads will be inserted here by

Easy Plugin for AdSense.

Please go to the plugin admin page to
Paste your ad code OR
Suppress this ad slot.

Sinopsis Defendant Episode 9 – 1, bercerita tentang kejadian sebenarnya pada malam itu. Dimana Sung Kyu membawa Ha Yeon ke rumahnya dan setelah itu Min Ho membunuh Ji Soo lalu menyuruh Jung Woo mengakui kalau dia yang sudah membunuh Ji Soo. Kalau Jung Woo tak melakukannya, Min Ho mengancam akan membunuh Ha Yeon yang saat itu sudah tak ada lagi di rumah. Tak punya pilihan lain, Jung Woo pun menuruti permintaan Min Ho, namun tanpa Min Ho tahu, Jung Woo menyimpan pisau yang Min Ho gunakan untuk membunuh, karena disana ada darah Min Ho.

Sinopsis Defendant Episode 9 – 1

sumber gambar dan konten dari SBS

== Hari Insiden Pembunuhan di Wolha-dong, pukul 01:20==

Setelah Joon Hyuk keluar apartemen Jung Woo, Sung Kyu mengambil Ha Yeon dan memindahkannya ke rumahnya. Ji Soo baru selesai mencuci wajah dan melihat kamar Ha Yeon kosong. Namun Ji Soo tak curiga sedikitpun, dia mengira Ha Yeon sedang berada di kamar ayahnya.

Saat dia akan masuk kamar, Min Ho muncul. Ji Soo ketakutan dan hendak membangunkan Jung Woo, namun dari kamar Jung Woo keluar Kim Suk. Sepertinya Kim Suk sudah membius Jung Woo hingga membuat Jung Woo tak bangun walau Ji Soo memanggilnya.

Ternyata Min Ho tahu tentang konferensi pers yang hendak Jung Woo adakan, jadi karena itulah Min Ho melakukan semua ini. Ji Soo pun tahu situasinya dan dia memohon pada Min Ho untuk tak membunuh Jung Woo. Min Ho kemudian berkata kalau dia tak akan membunuh Jung Woo, karena dia akan menjadikan Jung Woo sebagai pelaku yang telah membunuh istrinya sendiri.

Min Ho menggunakan pisau dapur untuk menusuk Ji Soo dan Kim Suk ditugaskan untuk membekab mulut Ji Soo dan memeganginya. Saat menusuk, Min Ho bahkan tak lupa untuk mengganti tangannya. Dia menusuk dengan tangan kiri karena Jung Woo kidal.

Setelah ditusuk beberapa kali, Ji Soo pun pingsan dan rencana selanjutnya adalah mengobrak-abrik rumah Jung Woo agar terlihat kalau mereka berdua habis bertengkar. Saat menurun-nurunkan barang, Kim Suk juga menurunkan handycam ke lantai dan tanpa sepengetahuan Min Ho , Ji Soo meraih handycam lalu menyalakannya.

Seseorang membangunkan Jung Woo dan Jung Woo pun terbangun. Jung Woo shock saat melihat Ji Soo terkapar dilantai dengan bersimbah darah. Jung Woo langsung menghampiri Ji Soo dan saat itu Ji Soo masih sadarkan diri. Dengan kekuatan terakhirnya, Ji Soo mengatakan kalau Ha Yeon hilang. Setelah mengatakan itu, Ji Soo pun menghembuskan nafas terakhirnya.

Min Ho muncul dan tentu saja Jung Woo emosi. Namun dia tak bisa melakukan apapun terhadap Min Ho, karena Min Ho mengancam akan membunuh Ha Yeon. Dia menyuruh Jung Woo mengaku sebagai pembunuh Ji Soo, kalau tidak…. Min Ho akan membunuh Ha Yeon.

“Aku sudah menikamnya dengan tangan kiriku, hanya untukmu,” ucap Min Ho dan menunjukkan tangan kirinya. Jung Woo melihat tangan kiri Min Ho terluka dan darahnya ada di gagang pisau.

==Defendant Episode 9 ==

Min Ho masuk sel yang sama dengan Jung Woo dan ketika melihat Min Ho, Jung Woo langsung marah dan saking marahnya, Jung Woo sampai mau muntah, sehingga membuat Jung Woo langsung berlari ke toilet.

Jung Woo ingat semuanya, dia ingat kalau orang yang sudah membunuh Ji Soo adalah Min Ho. Dia juga ingat kalau sebelum kejadian terbunuhnya Ji Soo, dia sedang berencana menangkap Min Ho. Jung Woo sangat emosi, namun dia harus menahan dirinya, karena dia tahu kalau Min Ho mengetahui dia ingat semuanya, Min Ho pasti akan membunuh dirinya.

Jung Woo keluar toilet dan berkata kalau dia muntah karena makan malam yang dia makan. Mendengar itu, Wooruk langsung berkata kalau Jung Woo semalam tidak makan. Tak mau membuat Min Ho curiga, Jung Woo bertanya pada Milyang, tentan apa yang dia makan hari ini dan Milyang menjawab kalau hari ini Jung Woo makan dengan buru-buru. Jung Woo kemudian menggunakan alasan itu untuk menjadi penyebab dia muntah.

Kedatangan penghuni baru, Bangjang dan kawan-kawan ingin melakukan ritual penyambutannya, tapi karena sudah malam, jadi Milyang  pun menyarankan agar hal tersebut di lakukan esok hari.

Jung Woo tidur di samping Min Ho dan dia kemudian bangun lalu mencekik Min Ho. Tapi ternyata itu hanyalah mimpi Min Ho saja. Pada kenyataannya Jung Woo masih tidur. Mendapati Jung Woo yang tak ingat siapa dirinya, Min Ho pun merasa tak asik.

Karena Bangjang bertanya kenapa Min Ho tak tidur, Min Ho pun langsung kembali tidur tanpa berkata apapun. Saat Min Ho kembali tidur, Jung Woo terbangun dan dia mengingat kembali tentang apa yang dia lakukan pada pisau yang Min Ho gunakan untuk membunuh. Ternyata pisau yang ada darah Min Ho-nya, Jung Woo simpan dalam plastik, sedangkan yang digeletakkan di lantai untuk senjata pembunuhan, Jung Woo ambil lagi pisau di dapur. Jung Woo sengaja menyimpan pisau itu untuk menjatuhkan Min Ho suatu hari nanti. Dia memang tak bisa begitu saja mengungkapkan semuanya karena nyawa Ha Yeon dalam bahaya.

Waktunya absen dan Moongchi memberitahu Min Ho untuk mengatakan “enam selesai” saat pengambsenan nanti. Min Ho hanya diam tak menjawab ucapan Moongchi, tapi disaat absen dilakukan, Min Ho melakukan apa yang Moongchi katakan.

Karena Min Ho anak baru, jadi Wooruk pun mengajarkan padanya tentang bagaimana cara menerima air dari petugas. Namun Min Ho tak mendengarkannya, tentu saja hal itu membuat Wooruk kesal padanya. Bangjang pun menyuruh Wooruk berhenti marah-marah, karena dia bahkan sudah membuat Sung Kyu menangis ketika pertama kali Sung Kyu datang. Membahas tentang Sung Kyu, Jung Woo dalam hati bertanya kenapa Min Ho melibatkan Sung Kyu dalam kejahatannya.

Tak mau Min Ho curiga karena dia mengatakan itu sambil melihat ke arah Min Ho, Jung Woo pun langsung mengalihkan pandangannya dan bertanya kapan sarapannya datang pada Miryang. Miryang pun menjawab kalau sarapannya akan datang beberapa menit lagi.

Wooruk dan Moongchi langsung kesal pada Min Ho, karena Min Ho sudah menghabiskan jatah air panas mereka. Min Ho menggunakannya untuk mandi. Bangjang yang mendengar hal itu, langsung setuju agar Wooruk dan Moongchi memberi Min Ho pelajaran. Namun sebelum mereka sempat memberi Min Ho pelajaran, Miryang memberitahu mereka kalau pria yang baru masuk sel itu adalah Cha Sun Ho, Presdir Chamyung Group. Tentu saja mereka berdua tak jadi melakukan apa-apa.

Mereka berdua bahkan langsung memuji-muji Min Ho karena dia adalah seorang Presdir dan mereka tambah memujanya setelah Min Ho memberikan barang-barang baru untuk mereka semua. Miryang lalu bertanya kenapa Min Ho tidak ditempatkan di sel khusus orang kaya dan Min Ho menjawab kalau dia memilih ditempatkan di sel itu, karena ada seseorang yang harus dia temui. Saat mengatakan hal itu, Min Ho sengaja melihat ke arah Jung Woo.

Bangjang kemudian mengajak semuanya untuk saling memperkenalkan diri, karena mereka kedatangan orang baru. Sambil memperkenalkan diri, dia ingin Wooruk membuatkan coklat panas untuk mereka semua. Saat membuat coklat panas, Wooruk dan Moongchi pun berkata tentang Sung Kyu yang pintar membuat coklat panas. Membahas tentang Sung Kyu dan kabar adiknya, Bangjang lalu bertanya pada Jung Woo yang pernah mengunjungi Jung Woo beberapa hari lalu.

“Kata Sung Kyu, operasinya berjalan lancar. Dia senang bisa ada di sana untuk mengurus adiknya. Dia datang berterimakasih,” jawab Jung Woo dan kemudian berkata kalau Sung Kyu akan datang lagi nanti.

Perkenalan dimulai dari Moongchi yang mengaku kalau dia bekerja di bidang keuangan. Mendengar itu Wooruk pun berkomentar kalau Moongchi langsung mengubah kata rentenir jadi bidang keuangan semenjak Min Ho datang. Moongchi lalu berkata kalau masa hukumannya tinggal 2 minggu lagi dan dia mengatakan hal itu sambil mendesah.

“Kau mendesah lebih dari biasanya padahal kau bebas 2 minggu lagi. Kau tidak ingat hari pertama kau datang ke sini?” tanya Bangjang.

Flashback!

Moongchi masuk sel dengan begitu semangat dan langsung memperkenalkan dirinya, “Halo. Aku Napi 2114, Cheon Pil Jae. Kalian bisa panggil aku Moongchi. Aku Moongchi. Senang bertemu kalian. Terima kasih.”

Flashback End!

Bangjang mengingatkan Moongchi kalau dia saat itu terlihat sangat bahagia, Milyang pun membenarkan. Bahkan selama 20 tahun di penjara, dia tak pernah melihat orang sebahagia Moongchi. Sepertinya ada sesuatu hal yang saat itu membuatnya sangat bahagia.

loading...

Flashback!

Moongchi ditangkap dan dimasukkan ke dalam sel. Tepat disaat itu pembacaan lotre diumumkan dan mengagumkan, nomornya sama persis dengan nomor milik Moongchi. Tentu saja Moongchi sangat senang akan hal itu.

Flashback End!

Kembali lagi ke Moongchi yang sekarang, dimana dia berkata kalau hakim memberinya hukuman satu tahun. Dia sangat berharap hakim mengurangi hukumannya sebanyak 3 hari saja, agar dia bisa mencairkan lotrenya.

Sekarang giliran Jung Woo yang memperkenalkan diri. Karena Jung Woo masih diam, Min Ho yang pura-pura tak tahu langsung bertanya kenapa nametag Jung Woo berwarna merah. Wooruk dengan tersenyum berbisik pada Min Ho kalau Jung Woo adalah terpidana mati.

Kabar tentang Min Ho dipenjara sudah sampai ke telinga Tuan Cha dan dia bertanya-tanya kenapa Min Ho bisa dipenjara hanya karena hal sepele. Tuan Kim kemudian membisikkan sesuatu pada Tuan Cha dan Tuan Cha langsung meminta Tuan Kim untuk memanggil Yeon Hee.

Yeon Hee sendiri sedang melukis untuk melupakan semuanya. Namun dia terus terngiang dengan suara teriakan Jenefer saat dibunuh oleh Min Ho. Emosi, Yeon Hee pun langsung merobek-robek lukisan yang sudah dia buat. Tepat disaat itu, dia mendapat telepon dari Tuan Kim.

Yeon Hee pun menemui Tuan Cha di ruangannya dan baru masuk ruangan, Tuan Cha langsung melempar gelas ke dinding yang ada di sebelah Yeon Hee, sehingga pecahannya hampir melukai Yeon Hee. Tuan Cha menyuruh Yeon Hee menyerahkan diri, karena dia tak mau Sun Ho/ Min Ho yang menggantikan dirinya di penjara.

“Aku sudah bantu pulihkan perusahaan keluargamu. Ini caramu balas budi?” ucap Tuan Cha dengan marah.

“Memulihkan keluargaku? Kau pikir aku tidak tahu? Kau orang yang membuat keluargaku hancur,” jawab Yeon Hee tak kalah emosi.

“Apa katamu? Apa kau gila?”

“Jika bukan karenamu, keluargaku dan aku tidak akan bermasalah. Jika kau tidak memisahkan kami, takkan ada yang terjadi.”

“Beraninya kau berkata begitu?”

“Apa yang harus kuberitahu pada polisi? Apa kau ingin aku beritahu mereka… bahwa anakmu…..sudah membunuh kakaknya dan Jennifer Lee?” ungkap Yeon Hee yang kemudian menyebut kalau Tuan Cha hanya perduli dengan Chamyung Group saja, jadi dia pura-pura tak tahu kalau Min Ho yang sudah membunuh Sun Ho. Yeon Hee juga menambahkan kalau Tuan Cha lah yang sudah membuat Min Ho melakukan semua itu.

“Apa yang kau lakukan? Duduklah,” ucap Tuan Cha dengan lembut dan ternyata apa yang terjadi tadi hanyalah halusinasi Yeon Hee. Tuan Cha bahkan tak melempar gelas pada Yeon Hee.

Tuan Cha memanggil Yeon Hee untuk memberitahunya agar tidak khawatir tentang Sun Ho/ Min Ho karena Min Ho akan segera di keluarkan. Tuan Cha juga berpesan agar Eun Soo tak tahu apa yang terjadi pada ayahnya. Tepat disaat itu Tuan Kim masuk dan memberitahukan kalau Ny Myung/ Ibu Min Ho menghilang.

Para narapidana sedang menghabiskan waktu di lapangan dan Min Ho kemudian menghampiri Jung Woo. Dia bertanya apa Jung Woo benar-benar hilang ingatan dan Jung Woo menjawab, “Ntahlah.” Min Ho lalu mengaku kecewa, dia berkata kalau mereka berdua ini sangat dekat.

“Kita?” tanya Jung Woo dan memasang wajah tersenyum. Tentu saja itu adalah senyum yang dipaksakan.

“Mungkin, kau pura-pura tidak mengenalku?”

“Apa ada alasan aku harus begitu? Aku hanya tidak ingat apa pun,” jawab Jung Woo dan Min Ho pun pergi.

Baru beberapa langkah Min Ho pergi, Chul Sik menghampiri Jung Woo dan bertanya apa Jung Woo akan pergi sendiri. Jung Woo tak boleh meninggalkan dia sendiri di penjara itu. Karena Min Ho belum terlalu jauh dan bisa mendengar pembicaraan mereka, Jung Woo pun menyuruh Chul Sik diam dan menunjuk Min Ho dengan gerakan wajahnya.

“Apa dia dipindahkan?” gumam Min Ho dan kemudian berjalan pergi.

Setelah Min Ho menjauh, Chul Sik bertanya apa dia orang yang selama ini ingin Jung Woo tangkap dan Jung Woo mengiyakan. Jung Woo berkata kalau dia membutuhkan Chul Sik untuk menangkap Min Ho. Tahu kalau Min Ho yang sudah membuat dirinya ditahan, Chul Sik pun emosi dan hendak memukulnya, namun langsung di cegah oleh Jung Woo, karena sekarang belum saatnya mereka menghukum Min Ho.

“Berjanjilah. Jika kau berhasil kabur dari penjara, kau akan membebaskan aku,” pinta Chul Sik dan Jung Woo mengiyakan.

Kepala Penjara menghampiri Min Ho dan mengajaknya pergi. Di ruangannya, Kepala Sipir bergumam tentang Min Ho yang sekarang ada di sel yang sama dengan Jung Woo. Melihat semua itu, si Kepala Sipir pun merasa kalau semuanya jadi semakin menarik.

Kepala Pernjara membawa Min Ho karena Kim Suk ingin menemuinya. Kim Suk datang untuk memberitahu kalau dia belum bisa menemukan Sung Kyu, selain itu… selain mereka juga ada orang yang sedang mencari keberadaan Sung Kyu. Kim Suk lalu bertanya tentang Jung Woo, apa dia harus mencari seseorang yang bisa mengurusnya.

“Dia tidak mengingatku. Ini tidak akan menyenangkan jika aku membunuhnya sekarang,” jawab Min Ho.

“Tapi tepat setelah insiden, kau mengampuninya ketika dia kehilangan ingatan.”

“Itu menyelamatkan hidupnya. Tapi kali ini berbeda. Aku akan buat dia mengingatku,” ucap Min Ho dan tersenyum senang.

Tuan Cha menemukan istrinya di ruang abu Sun Ho. Keduanya tahu kalau Sun Ho yang meninggal dan Min Ho yang membunuhnya, namun mereka berdua tidak bisa berbuat apa-apa selain menutupi dan merahasiakan semua itu, karena Tuan Cha tak mau kehilangan kedua putranya. Ny Myung kemudian menanyakan keberadaan Min Ho, tapi Tuan Cha tak bisa menjawabnya.

Jung Woo menemui dokter psikiaternya dan dia berhasil memasang permainan puzzle yang di dokter berikan. Si dokter pun tahu kalau Jung Woo sudah mendapatkan semua ingatanya kembali. Jadi dia pun mengingatkan Jung Woo untuk berhati-hati, karena di saat semua ingatannya sudah kembali maka dia akan hilang ingatan lagi. Semua itu terjadi karena Jung Woo ingin melindungi dirinya dari ingatan yang menyakitkan. Itulah sebabnya Jung Woo hilang ingatan berulang-ulang kali selama 5 bulan terakhir. Mengetahui hal itu, Jung Woo bertanya apa ada cara baginya untuk tidak hilang ingatan lagi.

“Kau bilang, kau sempat bermimpi sebelum kau kehilangan ingatan,” ucap si dokter.

“Iya. Istri dan putriku… mencoba menbangunkanku di dalam mimpi itu,” jawab Jung Woo dan si dokter menganalisa kalau Jung Woo memimpikan saat-saat dimana dia ingin kembali. Jung Woo membenarkan.

“Tepat sebelum kau hilang ingatan. Mungkin ada jawaban dalam mimpi itu,” ungkap si dokter dan Jung Woo pun mulai memikirkannya.

bersambung

 

bersambung

 

loading...

Yang banyak dicari

  • sinopsis defendant episode 9
  • sinopsis defendant eps 9
  • defendant episode 9
  • sinopsis defendant episode 9 part 1
  • sinosis defendant oisode 9 art1
  • skinopsis defendant 9
  • defendant 9 sinopsis
  • sinopsis defendant 9
No Comments

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *