Home » Defendant » Sinopsis Defendant Episode 5 – 1

Sinopsis Defendant Episode 5 – 1

Your ads will be inserted here by

Easy Plugin for AdSense.

Please go to the plugin admin page to
Paste your ad code OR
Suppress this ad slot.

Sinopsis Defendant Episode 5 – 1, bercerita tentang Joon Hyuk lah orang yang datang ke rumah Jung Woo pukul 00.30. Namun ketika Ji Soo di nyatakan meninggal di waktu 00.30 – 01.30, Joon Hyuk pun menyembunyikan semua bukti yang menyatakan kalau dia datang kerumah Jung Woo pukul 01.00 dini hari. Eun Hye akhirnya bisa mendaftarkan dirinya ke pengacara umum untuk menangani kasus Jung Woo dan orang pertama yang EUn Hye tanyai adalah Detektif Ko, dia adalah detektif yang selama ini bekerja sama dengan Jung Woo.

Sinopsis Defendant Episode 4 || Part 1 || Part 2

Sinopsis Defendant Episode 5 – 1

sumber gambar dan konten dari SBS

== HARI KEJADIAN PEMBUNUHAN DI WOLHA-DONG, PUKUL 00:30 DINI HARI==

Joon Hyuk datang ke rumah Jung Woo jam 00.30  dini hari dan kebetulan Ji Soo belum tidur, jadi dialah yang membukakan pintunya. Joon Hyuk datang  membawakan hadiah ulang tahun untuk Ha Yeon. Tentu saja Ji Soo mempersilahkan Joon Hyuk masuk dan ketika Ji Soo hendak membangunkan Jung Woo, Joon Hyuk langsung mencegahnya dengan alasan kalau dia hanya mampir sebentar.

Joon Hyuk lalu bertanya kenapa Jung Woo cepat tidur dan Ji Soo menjawab kalau Jung Woo akan melakukan pertemuan penting besok, jadi dia harus bangun jam 6 pagi. Ji Soo kemudian melihat boneka Nemo yang Joon HYuk bawa untuk hadiah Ha Yeon. Ternyata di boneka itu terdapat perekam suara, jadi Ji Soo pun meminta Joon Hyuk merekam suaranya untuk Ha Yeon.

“Ha Yeon, Paman Joon Hyuk datang ke sini untuk mengantarkan hadiahmu,” ucap Ji Soo sebagai pembuka rekaman.

“Apa? Apa memang bisa dipakai merekam?” tanya Joon Hyuk yang masih tak percaya kalau boneka itu bisa digunakan untuk merekam.

“Joon Hyuk, ayolah.”

“Ha Yeon. Ini Paman Joon Hyuk. Sudah jam 1, nih. Aku minta maaf karena sekarang sudah lewat sejam sejak ulang tahunmu berakhir. Selamat ulang tahun, Ha Yeon,” ucap Joon Hyuk selesai merekam suaranya.

Joon Hyuk menyempatkan datang karena dia tak bisa melakukannya tahun depan. Semua itu karena Jung Woo mendapat tawaran bekerja sebagai petugas Yudisial untuk PBB. Sebelum pulang, Joon Hyuk menemui Ha Yeon di kamarnya dan meletakkan bonekan Nemo di meja kamar Ha Yeon.

Paginya, boneka itu dijadikan barang bukti ke 15 dan sudah berada di kantor polisi. Sedangkan Joon Hyuk mengumumkan pada media kalau Jung Woo tertangkap di lokasi kejadian, jadi kejaksaan akan melakukan berbagai cara untuk menemukan jasad Ha Yeon yang disimpan di koper.

Setelah melakukan koferensi pers, Joon Hyuk di panggil atasannya dan dia minta menangani kasus Jung Woo dengan benar, sebagai imbalan posisi sebagai petugas Yudisial untuk PBB. Karena sebenarnya yang seharusnya berangkat adalah Jung Woo dan hal ini terjadi, jadi Joon Hyuk lah yang menggantikannya.

Keluar dari ruang atasannya, Joon Hyuk bertemu dengan Kepala Jaksa yang memberitahukan kalau waktu kematian Ji Soo adalah sekitar pukul 00.30 sampai 01.30. Mendengar itu, Joon Hyuk pun teringat pada waktu kedatangannya ke rumah Jung Woo, namun dia tak mengatakan apapun pada kepala Jaksa, tentu saja karena dia takut kalau dia yang akan dituduh menjadi pembunuhnya. Apalagi kelapa Jaksa menyuruhnya untuk mencari tahu orang yang datang pada jam itu, karena Kepala Jaksa sangat yakin kalau bukan Jung Woo yang melakukannya. Si kepala Jaksa kemudian memberitahu Joon Hyuk kalau semua barang bukti sudah di kirim oleh pihak polisi ke kantor mereka. Mendengar itu, Joon Hyuk terlihat panik dan langsung pergi ke sana.

Joon Hyuk melihat daftar barang bukti dan disana dia menemukan boneka ikan darinya tercatat disana. Mereka juga dikirimkan kamera CCTV-nya dan si penyidik akan menyerahkannya pada Joon Hyuk setelah menganalisisnya. Mendengar itu, Joon Hyuk reflek berkata, “tunggu.” Dengan alasan kalau mereka harus lebih hati-hati menangani kasus Jung Woo, jadi mereka semua harus istirahat makan dulu, sedangkan dia akan tetap berada di ruangan itu untuk memeriksa semuanya. Saat sendirian, Joon Hyuk langsung mencari boneka ikannya dan juga rekaman CCTV.

Selesai makan, para jaksa langsung melakukan penyelidikan kembali dan mereka tak menemukan siapapun yang datang ke rumah Jung Woo setelah Tae Soo. Kepala Jaksa bertanya-tanya apa memang benar Jung Woo yang melakukannya? Dia kemudian bertanya apa kamera mobil sudah diperiksa dan Joon Hyuk langsung berkata kalau dia sendiri yang akan memeriksanya. Hmmm…. sepertinya Joon Hyuk hendak menghapus dan menyembunyikan kedatangannya ke rumah Jung Woo. Tak hanya menghapus rekaman CCTV, Joon Hyuk juga membuang barang bukti boneka ikan.

== Terdakwa Yang Tidak Bersalah==

==Masa Sekarang==

Joon Hyuk menemui Jung Woo dan Jung Woo langsung bertanya apa Joon Hyuk sudah menemukan orang yang datang ke rumahnya malam itu? Joon Hyuk tentu saja menjawab tidak, dia bahkan memberitahu Jung Woo kalau bel rumah Jung Woo rusak, jadi Joon Hyuk menyimpulkan kalau Jung Woo pasti sudah salah dengar. Selain itu tak ada orang yang terekam dalam rekaman CCTV.

Selesai Jung Woo bertemu dengan Joon Hyuk, Sung Gyu juga keluar sel untuk menemui pengacaranya. Pengacara Sung Gyu menyatakan kalau dia tidak bisa membantu Sung Gyu bebas, karena selain Sung Gyu melakukan tabrak lari, dia juga memukul petugas polisi. Sung Gyu pun menjawab kalau dia tidak memukul polisi dan selain itu si pengacara sebelumnya berjanji akan membantu membebaskannya. Namun dengan entengnya si pengacara tak mau membantu Sung Gyu. Mendengar itu Sung Gyu emosi dan berteriak kalau dia harus keluar dari pen jara. Si pengacara yang hendak lepas tangan dari kasus Sung Gyu, tak mau mendengarkan Sung Gyu. Dia pun pergi sambil berkata kalau Sung Gyu harus mencari pengacara lain.

Di sel, Jung Woo masih penasaran apakah bel rumahnya benar-benar rusak. Tak lama kemudian Sung Gyu masuk dengan perasaan marah. Sung Gyu pun berkata kalau dia harus keluar penjara karena adiknya sedang sakit. Mendengar itu, Jung Woo pun meminta lihat berkas tuntutan jaksa pada Sung Gyu. Tentu saja Sung Gyu memperlihatkannya.

Sambil melihat berkas Sung Gyu, Jung Woo juga meminta Sung Gyu menceritakan apa yang sebenarnya terjadi. Sung Gyu pun bercerita kalau sebelumnya dia diberitahu kalau adiknya sakit, jadi dia buru-buru untuk melihatnya, namun dalam perjalanan ke rumah sakit, Sung Gyu mengalami kecelakaan lalu lintas.

Tak diperdengarkan pada cerita Sung Gyu keseluruhannya, kita melihat Eun Hye yang dengan semangatnya menuju kantor pengacara umum untuk mendaftarkan dirinya menjadi pengacara Jung Woo.

Flashback!

Eun Hye akhirnya mendapat tanda tangan persetujuan dari Jung Woo. Sebelum itu, Jung Woo bertanya apa Eun Hye mempercayainya dan Eun Hye menjawab tidak, karena Jung Woo sendiri yang bilang untuk tidak percaya 100% pada kliennya. Yang akan Eun Hye percaya hanyalah kebenarannya, jadi Eun Hye pun akan mulai mencari tahu apa yang sudah Jung Woo alami. Jung Woo pun berterima kasih pada Eun Hye.

Flashback End!
Eun Hye dengan langkah riang keluar gedung karena dia merasa kalau dia akhirnya bisa mendapatkan pekerjaan lagi sebagai pengacara.

Moongchi menyalahkan Sung Gyu atas apa yang dia lakukan, menurutnya Sung Gyu tak seharusnya melarikan diri, sedangkan Wooruk beranggapan kalau yang Sung Gyu lakukan sudah benar dan bukan kasus tabrak lari, karena si korban tidak terluka dan Sung Gyu juga memberikan nomor teleponnya sebelum pergi. Namun pendapat Wooruk langsung berubah dan juga menyalahkan Sung Gyu ketika Moongchi berkata kalau memang Sung Gyu yang salah karena dia juga bertengkar dengan polisi.

Sung Gyu mengaku kalau dia memang salah, namun dia tak pernah berpikir akibatnya akan masuk ke dalam penjara. Jung Woo lalu bertanya apa Sung Gyu sudah bicara dengan jaksanya? Dan Sung Gyu menjawab kalau dia merasa takut ketika bertemu dengan jaksanya, sebab si jaksa meneriaki dan memarahinya dengan kejam.

Jung Woo kemudian berkata kalau jaksa yang menangani kasus Sung Gyu adalah juniornya dan menurut Jung Woo si jaksa bukannya menakutkan, dia hanya sedikit agresif.

“Dia sering kumarahi karena berulang kali membuat kesalahan. Mungkin aku harus memeriksa lagi siapa tahu dia membuat kesalahan lagi kali ini,” ucap Jung Woo.

loading...

“Bagaimana kalau dia salah? Bisakah aku keluar dari sini?” tanya Sung Gyu dan Jung Woo menjawab kalau dia harap bisa begitu. Tentu saja Sung Gyu merasa lega mendengarnya dan langsung berterima kasih padanya.

Semua narapidana sudah berada di luar sel, mereka mencuci selimut bersama. Jung Woo kemudian menghampiri Chul Sik untuk menanyakan tulisan apa lagi yang dia baca di lantai sel isolasi tersebut. Namun Chul Sik tak mau mengatakannya dengan gratis, dia ingin Jung Woo memberinya rokok, karena yang dia tahu, di penjara ada narapidana yang menjual rokok.

Sung Gyu mengajak Jung Woo bermain bola, karena para penjaga terus menatap curiga padanya. Jung Woo pun mau bergabung dalam permainan dan saat berada di lapangan bola, Jung Woo mendekati Bangjang dan bertanya dimana dia bisa mendapatkan rokok.

Bangjang terkejut mendengar Jung Woo ingin rokok, tapi karena Jung Woo begitu ingin mendapatkan rokok, Bangjang pun memberitahunya kalau rokok di penjara seharga 30 dolar perbatang. Harga rokok bahkan semakin naik setiap kali ada narapidana yang tertangkap basah sedang merokok. Narapidana yang menjualnya bernama Rakun dan narapidana itu adalah orang yang pernah Jung Woo pukuli agar Jung Woo bisa masuk ke dalam sel isolasi. Melihat Rakun and gank masih dendam padanya, Jung Woo pun terlihat bingung harus berbuat apa.

Jung Woo dan kawan-kawan sudah kembali ke sel dan mereka mendapatkan buku tabungan mereka. Jung Woo terkejut ketika melihat buku tabungannya terisi dan orang yang mengisinya adalah sang ibu mertua. Mendengar itu, Milyang memberitahu Jung Woo kalau ibu mertua Jung Woo datang beberapa kali untuk mengunjunginya, namun Jung Woo menolak untuk bertemu. Tentu saja Jung Woo terkejut mendengarnya.

Tae Soo mendatangi ibunya yang saat itu sedang merapikan rumah makannya. Saat Tae Soo makan, sang ibu bertanya kabar Jung Woo, namun Tae Soo malas membahas tentang Jung Woo, bahkan dia meminta ibunya untuk tidak menyebut nama Jung Woo. Sang ibu kemudian mengajak Tae Soo untuk memaafkan Jung Woo, tentu saja Tae Soo tak bisa melakukanya, mengingat apa yang Jung Woo lakukan pada Ji Soo dan Ha Yeon. Namun sang ibu merasa kalau Jung Woo bukan orang yang seperti itu, dia sangat yakin kalau bukan Jung Woo yang membunuh Ji Soo dan Ha Yeon, karena selama ini Jung Woo selalu baik dalam memperlakukan Ji Soo, Ha Yeon dan ibu mertuanya.

“Hentikan. Aku akan segera menemukan Ha Yeon. Bajingan itu.. bilang kalau dia sudah ingat,” ucap Tae Soo dan beranjak pergi.

“Apa? Jangan pergi, Tae Soo.”

“Ibu, kau hanya ingin percaya kalau Ha Yeon masih hidup sekarang di suatu tempat. Kau lebih ingin.. agar dia tidak usah ditemukan,” ucap Tae Soo dan pergi. Setelah Tae Soo pergi, sang ibu melihat bayangan Jung Woo sedang makan masakannya dan dia begitu menyukainya. Sang ibu menangis membayangkan Jung Woo.

Jung Woo sendiri tak bisa tidur, dia terus melihat buku tabungannya dan juga teringat pada harga rokok yang harus dia beli untuk Chul Sik.

Min Ho begitu geram dan marah ketika melihat undangan penyambutan atlet anggar. Dia kemudian keluar ruangan dan disana dia melihat Yeon Hee sedang membacakan cerita pada anak mereka. Melihat itu, Min Ho teringat kembali pada masa lalunya.

Flashback!

Min Ho protes karena Tuan Cha akan menikahkan Sun Ho dengan Yeon Hee untuk mengatasi masalah perusahaan mereka, padahal selama ini Yeon Hee berpacaran dengan Min Ho dan Min Ho sangat mencintainya.

Mendengar itu, Tuan Cha menantang MinHo untuk menunjukkan kemampuannya terlebih dahulu. Setelah itu, tak hanya merestui hubungan Min Ho dan Yeon Hee, Tuan Cha bahkan juga akan memberikan Chamyung Group pada Min Ho. Ditantang seperti itu, Min Ho ciut dan Tuan Cha pun langsung memukulinya, karena Min Ho tak bisa melindungi wanitanya.

Min Ho melihat keluar ruangan dan ternyata Yeon Hee menyaksikan semua yang Min Ho lakukan. Yeon Hee terlihat kecewa dan diapun langsung pergi.

Flashback End

Eun Soo menghampiri Min Ho dan dengan lembut Min Ho menyuruh Eun Soo melanjutkan bacaan ceritanya bersama Yeon Hee. Eun Soo pun kembali pada Yeon Hee untuk melanjukan cerita yang mereka baca. Melihat Yeon Hee dan Eun Soo, Min Ho kemudian bergumam kalau tak ada seorang pun yang boleh mengambil semuanya dari Min Ho, termasuk ayahnya.

Jung Woo memberanikan diri menghampiri Rakun CS dan secara terang-terangan dia meminta rokok pada Rakun. Awalnya si Rakun enggan menjual rokok pada Jung Woo, setelah apa yang sudah Jung Woo lakukan padanya. Namun, karena Jung Woo akan melaporkan pada petugas tentang bandar rokok di penjara, si rakun pun bersedia menjual rokok pada Jung Woo, dengan syarat harga jadi dua kali lipat dari biasanya dia menjual. Jung Woo kemudian memberitahu si Rakun kalau dia bisa membayar rokok itu dengan sesuatu yang lebih berharga dari pada uang.

Dari kejauhan Chul Sik melihat Jung Woo bersama Rakun CS dan dia pun menebak kalau Jung Woo sedang membeli rokok dari mereka.

Eun Hye merayakan dapat klien baru dengan minum bir bersama bibinya. Sang bibi kemudian menasehati Eun Hye untuk masuk firma hukum saja dan menikah, dari pada menjadi pengacara pembela umum. Namun Eun Hye yak menanggapi, dia malah mengajak sang bibi untuk membuat biro jodoh, tentu saja si bibi menolak dengan alasan kalau mereka tak punya uang untuk melakukan hal tersebut.

Selesai minum bir dan makan sandwich, Eun Hye kembali mempelajari kasus Jung Woo. Dia menulis silsilah keluarga Jung Woo, dimana ada istri dan anak Jung Woo yang menjadi korban pembunuhan.

Besoknya, Eun Hye pergi ke kantor jaksa Jung Woo dan memberitahu semuanya kalau mulai sekarang, dialah yang akan menjadi pengacara Jung Woo.

Eun Hye kemudian bicara berdua dengan Detektif Ko di bangku taman. Dia memang sengaja ke kantor jaksa untuk bertemu dengan Detektif Ko, karena detektif Ko lah yang selama ini bekerja dengan Jung Woo. Sebenarnya Eun Hye sudah berusaha menemui beberapa kenalan Jung Woo, namun mereka semua menghindar karena kasus Jung Woo. Detektif Ko lalu mengaku kalau dia sudah melupakan semua tentang Jung Woo, jadi tak ada yang bisa dia katakan pada Eun Hye. Eun Hye pun tahu kalau Detektif Ko bohong, karena dari buku kunjugan, detektif Ko baru-baru ini mengunjungi Jung Woo, jadi sangat mustahil kalau dia sudah melupakan semua tentang Jung Woo.

“Kau tidak percaya padaku, kan? Aku menjadi lawannya di pengadilan beberapa kali saat dia masih jadi jaksa… tapi aku selalu kalah. Kali ini, aku ingin menang. Minggu depan adalah hari persidangannya. Mohon beritahu aku kalau kau mengingat sesuatu,” ucap Eun Hye dan memberikan kartu namanya lalu pergi. Tepat disaat itu, Detektif Ko mendapat telepon dan dia pun langsung pergi.

bersambung

 

 

loading...

Yang banyak dicari

  • sinopsis defendant ep 5
  • jalan cerita defendat episode 5