Home » Ahn Jae Hyun » Sinopsis Cinderella and Four Knights Epsiode 12 – 1

Sinopsis Cinderella and Four Knights Epsiode 12 – 1

Sinopsis Cinderella and Four Knights Epsiode 12 – 1, bercerita tentang Ha Won yang merasa bimbang antara percaya atau tidak dengan pengakuan Young Jin. Disisi lain, Ji Woon mulai bersikap tegas pada Hye Ji, dia mengaku pada Hye Ji kalau dia punya perasaan khusus pada Ha Won. Sedangkan untuk cerita Yoon Sung, dia akhirnya tahu kalau ibunya sedang berencana mengambil alih Haneul Group dan ibunya mengaku kalau semua itu dia lakukan demi Yoon Sung.

Sinopsis Cinderella and Four Knights Epsiode 11 – 2

Sinopsis Cinderella and Four Knights Epsiode 12 – 1

sumber konten dan gambar dari tnN

Ha Won pergi ke tempat kremasi ibunya, disana dia teringat pada Young Jin yang mengaku ayah kandungnya dan juga Tuan Eun yang mengatakan kalau Ha Won bukan putri kandungnya. Ha Won menangis dan meminta sang ibu berkata kalau semua itu tidak mungkin. Tak lama kemudian Ji Woon datang dan menemui Ha Won. Dia mengaku khawatir pada Ha Won, karena dia berpikir Ha Won sedang menangis di tempat itu, jadi diapun datang. Namun Ha Won masih tak mau memberitahu apa yang terjadi, dia berkata pada Ji Woon kalau dia datang ke tempat itu karena ingin mengunjungi ibunya.

Tak perduli dengan apa yang Ha Won katakan, Ji Woon langsung memeluknya. “Kau tidak perlu berkata apapun. Menangislah. Aku akan di sini menemanimu,” ucap Ji Woon dan Ha Won pun menangis dalam pelukan Ji Woon.

Beralih ke kediaman Haneul, dimana bibi memberitahu Hyun Min dan Seo Woo kalau pria yang mengaku ayah Ha Won datang, tapi Ha Won memanggilnya “ahjussi”. Setelah bertemu dengan pria itu, Ha Won pun pergi.

Kita kembali pada Ha Won yang sudah merasa tenang dan dia menceritakan apa yang terjadi pada Ji Woon. Dia mengaku kalau sekarang dia punya dua ayah. Ji Woon pun juga mulai bercerita tentang apa yang terjadi padanya setahun yang lalu, dimana Yoon Sung tiba-tiba datang menemuinya dan bilang kalau dia adalah cucunya Ketua Haneul Group. Selain itu, Yoon Sung juga berkata kalau nama Ji Woon yang sebenarnya adalah Kang Ji Woon. Ji Woon sendiri belum pernah melihat ayahnya seperti apa, dia hanya tahu sedikit tentang sang ayah dari ibunya.

“Kupikir….perasaanku saat itu mirip dengan perasaanmu sekarang ini. Karena itulah sepertinya aku mengerti kenapa reaksimu seperti ini. Meski aku tidak mengerti segalanya,” ucap Ji Woon dan Ha Won bertanya apa saat itu, Ji Woon bisa menerima semua kenyataannya. Ji Woon pun menjawab “tidak” karena sebelumnya Ji Woon hidup dengan nama “Han Ji Woon” tapi tiba-tiba di ubah menjadi “Kang Ji Woon” jadi diapun merasa sulit mempercayainya.

“Benar ‘kan? Wajar saja kau akan sulit percaya pada hal yang baru kauketahui. Sejujurnya, aku agak penasaran. Pada saat pria yang kukira ayahku…yang hidup bersamaku selama dua puluh tahun…berkata kalau aku bukan putri kandungnya… Aku hanya berpikir kalau dia berkata begitu karena dia sudah sangat marah. Tapi aku ingin tahu… apa aku memang punya ayah kandung yang berbeda….dan orang seperti apa dia? “Aku ingin bertemu dengannya, setidaknya sekali.” Itulah yang kupikirkan saat itu. Tapi kemudian, dia muncul tepat di depanku. Aku tidak tahu apa yang harus kulakukan. Sejujurnya, aku masih tidak bisa percaya, tapi..,”

“Jangan berlebihan,” potong Ha Won. “Kau belum siap. Jadi, memaksakan diri untuk mempercayai kenyataan itu….hanya akan membuat semuanya lebih sulit bagimu. Tunggulah sampai perasaanmu siap untuk menerima kenyataan itu,” ucap Ji Woon dan Ha Won berterima kasih. Ha Won kemudian mengaku kalau sebenarnya dia merasa takut kembali ke kediaman Haneul sendirian dan Ha Won pun merasa senang karena Ji Woon kebetulan muncul.

“Kau pasti super senang melihatku, kalau begitu,” ucap Ji Woon.

“Yah… “Oh, berarti Kang Ji Woon ada gunanya juga!” …itulah yang kupikirkan,” jawab Ha Won dan Ji Woon merasa kalau Ha Won sudah kembali seperti biasanya.

Hye Ji berjalan sendiri, sepertinya dia tak jadi berbelanja setelah di tinggal oleh Ji Woon dengan cara seperti itu. Tentu saja Hye Ji merasa sedih dengan perlakuan Ji Woon, padahal selama ini Ji Woon selalu baik padanya.

Ji Woon dan Ha Won sudah berada di rumah dan dnegan pengertiannya, Ji Woon mengantar Ha Won sampai di depan kamar. Ji Woon bahkan membukakan pintu kamar Ha Won dan setelah Ha Won masuk kamar, Ji Woon baru pergi.

Yoo Na membuang cincinnya dan berkata kalau dia tak butuh lagi Kang Hyun Min, karena Hyun Min menyukai Ha Won dan menurut Yoo Na, Hyun Min punya selera yang jelek. Sedangkan dia tak suka dengan pria yang punya selera jelek. Soo Kyung pun setuju dengan keputusan Yoo Na dan dia bertanya apa mereka tak usah lagi mengincar Haneul Group mulai sekarang?

“Tidak bisa,” jawab Yoo Na yang kemudian berkata kalau mulai sekarang dia akan mengincar Kang Seo Woo dan Yoo Na sangat yakin bisa mendapatkan mendapatkan Seo Woo.

Hwa Ja menemui Ketua Kang yang pergi ke kantor tanpa bilang-bilang padanya padahal dia sudah menyiapkan sarapan untuk Ketua Kang. Melihat Hwa Ja sedikit kesal, Ketua Kang pun meminta maaf. Melihat ekspresi Ketua Kang tak seperti biasanya, Hwa Ja pun bertanya apa Ketua Kang sakit?

“Aku merasa sepertinya kau tak bicara banyak akhir-akhir ini. Dan kau sepertinya juga agak lesu. Apa ada yang membuatmu gelisah?” tanya Hwa Ja dan Ketua Kang langsung menarik tangannya dari genggaman Hwa Ja.

“Kau tahu, sebenarnya aku bohong padamu,” ucap Ketua Kang yang kemudian mengaku kalau dia berangkat pagi bukan karena ada rapat, tapi karena Ketua Lee ingin pergi ke sauna bersama. Karena Hwa Ja tak suka kalau Ketua Kang pergi ke sauna, jadi karena itulah tadi Ketua Kang berbohong. Hwa Ja pun tak mempermasalahkannya, Ketua Kang boleh pergi ke sauna seminggu sekali, hanya jangan terlalu sering saja.

“Aku sudah jujur denganmu, jadi kau harus jujur denganku juga….jika ada sesuatu yang kaurahasiakan dariku. Aku akan memaafkanmu kalau kau mengatakannya sekarang,” ucap Ketua Kang dan Hwa Ja mengaku kalau tak ada yang dia rahasiakan dari Ketua Kang. Tentu saja Ketua Kang merasa kecewa mendengar jawaban itu.

Ha Won mendapat telepon dari pengurus krematorium dan memberitahunya kalau sewa tempat kremasi ibunya bulan ini dibayar dua kali dan yang membayarnya adalah Kang Young Jin. Mendapat informasi itu, Ha Won pun bertanya-tanya kenapa Young Jin melakukan semua itu.

Tepat disaat itu Seo Woo muncul dan Ha Won keluar kamar. Mau kemana mereka? Ternyata Seo Woo mengajak ke dapur, dia membuatkan garlic spaghetti khusus buat Ha Won. Seo Woo sengaja membuatkannya, karena Ha Won sudah melewatkan sarapannya. Ha Won mencicipi dan dia suka dengan rasanya. Melihat Seo Woo menatapnya dengan tatapan iba, Ha Won pun memintanya berhenti menatapnya seperti itu.

“Kau selalu saja yang berusaha memperbaiki masalah keluarga kami. Tapi, rasanya kami tidak pernah berbuat apa-apa untuk membantumu,” ucap Seo Woo dan Ha Won mengaku baik-baik saja kemarin karena Ji Woon menemaninya. Tentu saja mendengar Ji Woon menemani Ha Won, Seo Woo sedikit terkejut.

“Ya. Dia selalu menyuruhku jangan dekati dia….tapi dia aslinya ternyata orang yang baik. Dan sekarang, bintang top Kang Seo Woo membuat sarapan untukku! Sepertinya ada gunanya juga bekerja di Kediaman Haneul!” ucap Ha Won yang kemudian memuji masakan Seo Woo.

Ha Won mengageti Hyun Min yang sedang menundukkan kepalanya di dinding kamar Ha Won. Dia kemudian bertanya apa Ha Won sudah makan dan sambil menepuk perutnya, Ha Won menjawab “tentu saja”. Hyun Min pun paham karena Ha Won adalah tipe orang yang tidak bisa kelaparan.

“Kang Seo Woo sepertinya cukup khawatir denganmu. Karena itulah aku bilang padanya kalau kau itu sangat kuat secara mental,” ucap Hyun Min dan Ha Won membenarkan. Ha Won masuk kamar, tapi Hyun Min masih juga belum pergi, dia melihat ke dalam kamar Ha Won. Hmmm…. sepertinya Hyun Min sedang mencari Hye Ji. Tapi Hye Ji tak ada disana.

Hyun Min melihat baju olahraga Ha Won yang sudah di lipat di atas meja, melihat baju itu Hyun Min langsung teringat dengan apa yang sudah dia lakukan pada Hye Ji. Karena hal itu, dia pun menyuruh Ha Won untuk tidak menggunakannya lagi, dengan alasan baju itu norak. Tentu saja Ha Won tak mau, dia berteriak kalau dia akan selalu memakainya.

Ji Woon sudah berada di gudang dan dia teringat kembali dengan percakapannya dengan Hye Ji, sebelum dia menyuruh Hye Ji turun dari mobilnya.


loading...

Ji Woon kemudian menemui Hye Ji yang sedang sibuk menggambar dan dia pun meminta maaf karena sudah meninggalkannya kemarin. Hye Ji pun tak mempermasalahkannya, karena dia dengar kemarin Ha Won mendapat masalah. Walaupun terlihat kasar di luar, Hye Ji tahu kalau JI Woon punya sisi lembut yang tak akan mengabaikan orang yang butuh bantuan.

“Aku tidak menemui Ha Won karena aku merasa seperti itu,” ucap Ji Woon yang kemudian mengaku pada Hye Ji kalau dia punya perasaan khusus dengan Ha Won.

“Kalau kau menemui Ha Won karena kau punya perasaan padanya…kenapa kau menemuiku langsung saat rumahku disita? Apa kau kasihan padaku?” tanya Hye Ji dan Ji Woon menjawab dia tak bermaksud seperti itu. Hye Ji emosi dan bertanya kenapa Ji Woon bersikap baik padanya? Kenapa Ji Woon membuatnya merasa lebih menyedihkan?

Ji Woon kemudian mengaku kalau dia baik pada Hye Ji karena Hye Ji duluan yang baik padanya disaat dia pertama kali tinggal di kediaman Haneul. Ji Woon pun meminta maaf kalau semua itu membuat Hye Ji marah.

“Berhenti berkata kau menyesal. Kaulah orang yang selalu berada di sisiku tiap kali Hyun Min menyakitiku. Aku selalu merasa sedih. Jadi apa yang harus kulakukan, jika kau selalu berkata maaf padaku? Kali ini, aku sungguh ingin mengandalkanmu,” aku Hye Ji.

“Sungguh? Kau hanya terbiasa berada di sisiku…bukannya Kang Hyun Min. Kau sungguh berpikir aku bisa mengisi kehampaan dalam hatimu itu?” tanya Ji Woon dan Hye Ji tak bisa menjawabnya, jadi Ji Woon memilih pergi. Tanpa keduanya sadari, Hyun Min mendengar percakapan mereka dari kamar.

Flashback 1 tahun lalu!
Hye Ji langsung memeluk Hyun Min yang baru pulang ke Korea dan dia berkata kalau dia sangat merindukan Hyun Min. Namun Hyun Min menjawab kalau dia sama sekali tak merindukan Hye Ji dan mulai saat itulah, Hyun Min terus menyakiti Hye Ji.
Flashback End

Young Jin kembali ke kediaman Haneul dan membawa bukti kalau dia sudah membayar uang sewa krematorium untuk ibu Ha Won. Dia melakukan semua itu agar Ha Won percaya kalau dia adalah ayah kandungnya. Hmmm…. di lihat dari caranya, sudah bisa ditebak kalau Young Jin bukanlah ayah kandung Ha Won.
Tepat disaat itu Ji Woon keluar dan dia melihat Young Jin, dia pun menghampirinya. Melihat Ji Woon, Young Jin teringat kalau Ha Won pernah pergi bersamanya, jadi Young Jin pun langsung memperkenalkan diri kalau dia adalah ayah Ha Won.

Mereka berdua kemudian pergi ke sebuah tempat makan untuk bicara. Tentu saja Young Jin merasa senang bisa bicara dengan salah satu cucu Ketua Kang dan pada Young Jin, Ji Woon mengaku kalau dia adalah teman Ha Won.

“Aku sudah dengar semuanya dari Ha Won. Sudah 10 tahun sejak kalian terakhir saling bertemu,” ucap Ji Woon dan Young Jin membenarkan. Dia beralasan kalau selama ini dia dikejar-kejar rentenir dan itu membuat keuangannya sangat tidak aman.

“Aku tadinya mau menjemput Ha Won kalau aku sudah mampu memberikan makanan dan pakaian untuknya. Tapi situasi keuanganku tidak pernah membaik. Dan aku merasa aku takkan pernah bisa melihat Ha Won, jika seperti ini terus. Aku sudah menjadi ayah yang mengerikan, jadi aku tidak pernah mampu membeli pakaian untuknya….atau memberikannya makanan,” aku Young Jin dan Ji Woon pun kemudian memberikan uang pada Young Jin untuk membelikan pakaian dan makanan untuk Ha Won. Dengan alasan untuk Ha Won, Young Jin pun menerima uangnya. Selain memberi uang, Ji Woon juga memberikan nomor teleponnya untuk Young Jin hubungi jika membutuhkan bantuannya.

Yoon Sung masih menngikuti Hwa Ja kemanapun dia pergi dan ternyata Hwa Ja menemui Jaksa Kim untuk meminta salinan surat wasiat yang dibuat oleh Ketua Kang. Setelah Hwa Ja keluar dari ruang pertemuan, Yoon Sung langsung menghampirinya dan bertanya apa yang sebenarnya Hwa Ja rencanakan dengan surat wasiat itu. Namun Hwa Ja tak memberitahu, dia hanya meminta Yoon Sung tutup mulut sampai apa yang Hwa Ja inginkan sudah berada di telapak tangannya.

“Kau berpura-pura tidak kenal anakmu sendiri, yang belum pernah kau lihat selama sepuluh tahun….dan kau melakukan semua ini, hanya demi uang?” tanya Yoon Sung dan Hwa Ja menjawab kalau dia melakukan semua itu demi Yoon Sung.

“Kau mendedikasikan seluruh hidupmu demi Haneul Group. Apa kau akan mengalah pada anak berandal itu setelah Ketua meninggal? Karena itulah aku melakukan semua ini! Ini semua demi kau!” ucap Hwa Ja.

“Berhentilah jadi orang munafik!” potong Yoon Sung dan Hwa Ja berkata kalau dia akan tetap melakukan rencananya sampai akhir.

“Dan sampai kapan ini “berakhir”? Kalau kau sudah membuangku, seharusnya kau tak perlu lagi mencariku. Tidak… jika kau sungguh ingin muncul di hadapanku…kau seharusnya tidak muncul di hadapanku dengan sikap yang seperti ini,” ucap Yoon Sung dan pergi. Setelah Yoon Sung pergi, Hwa Ja menelpon seseorang dan minta dilakukan rapat dewan secepatnya.

Ha Won mendapat sms dari Young Jin yang bertanya apa Ha Won pulang dengan selamat semalam. Karena masih bingung untuk percaya atau tidak, Ha Won pun tak membalasnya.

Flashback!
Ha Won kecil membela temannya yang di ledek oleh anak laki-laki. Tak terima ditendang Ha Won, anak laki-laki itu pun mengejek Ha Won yang tak punya ayah. Tentu saja Ha Won berkata kalau dia punya ayah, ayahnya akan kembali 10 hari lagi. Tepat disaat itu, Young Jin muncul dan berkata, “Ha Won! Ayahmu ada di sini.”

Awalnya Ha Won hendak memanggil Young Jin dengan sebutan “ahjussi” tapi karena ingin membuat anak laki-laki itu malu, Ha Won pun berlari memeluk Young Jin dan memanggilnya dengan sebutan ayah. Young Jin kemudian mengangkat Ha Won ke pundaknya dan berkata “berubah”.

“Aku bisa berubah bersama ayahku! Jadi jangan main-main denganku!” ucap Ha Won pada anak laki-laki nakal itu dan anak laki-laki itupun langsung berlari ketakutan.

Flashback End!

Ha Won kemudian menelpon Young Jin yang saat itu sedang bermain game, tapi pada Ha Won, Young Jin mengaku sedang bekerja. Ha Won menelpon untuk mengajaknya makan malam bersama.

Mereka sekarang sudah bersama di sebuah kedai makan. Ha Won kemudian membahas tentang Young Jin yang sudah membayar biaya sewa kremasi ibu Ha Won dan Young Jin pun menjawab kalau memang sudah seharusnya dia melakukan semua itu. Ha Won lalu bertanya apa yang Young Jin katakan kemarin memang benar?

“Sesuatu terjadi antara ibumu dan aku. Kami membuka kursus Tae Kwon do bersama karena kami satu kuliah bareng….tapi kami tahu perasaan kami sudah terlambat. Cinta terkadang bisa menjadi hal yang mengerikan,” aku Young Jin.

“Tapi, kenapa kau menungguku selama ini datang dan menemuiku?” tanya Ha Won.

“Setelah apartemenku terbakar dan kursus Tae Kwon Do itu runtuh…aku dililit banyak utang, dan hidupku kesulitan semenjak itu. Kupikir aku akan menjemputmu kalau keuanganku sudah membaik…dan akhirnya aku baru bisa menemuimu kemarin,” ucap Young Jin yang kemudian menggenggam tangan Ha Won. “Kau sangat mungil, tapi kau sudah dewasa. Waktu memang cepat berlalu. Rasanya seperti baru kemarin aku bermain dan menggendongmu. Kau tidak ingat itu? Kau pasti berteriak, “Berubah!” saat aku menaruhmu di atas bahuku…dan kau menyukainya!” tambah Young Jin mencoba mengingatkan Ha Won tentang kebersamaan mereka.

Ha Won melepaskan tangannya dan izin pergi sebentar untuk menjemput temannya. Setelah Ha Won pergi, Young Jin bergumam kesal, kenapa Ha Won buru-buru pergi sebelum dia sempat membahas tentang uang.

Bersambung ke sinopsis Cinderella and Four Knights Episode 12 – 2

loading...

Yang banyak dicari

  • sinopsis cinderella and four knights ep 12
  • sinopsis cinderella and four knights episode 12 part 2
  • sinopsis cinderella and four knight episode 12
  • Sinopsis cinderella and four knight ep 12
  • sinopsis cinderella episode 12
  • sinopsis cinderella ep 12
  • sinopsis cinderela and four knights episode 12
  • sinopsis cin
  • sinopsis cinderella and four knights episode 12 part 1
  • kdramatized cinderela and four knight episode 14
No Comments

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *