Home » Ahn Jae Hyun » Sinopsis Cinderella and Four Knights Episode 9 – 1

Sinopsis Cinderella and Four Knights Episode 9 – 1

Sinopsis Cinderella and Four Knights Episode 9 – 1 berisi tentang Ha Won yang mengalami gagar otak ringan akibat terpeleset sabun mandi yang ia lempar pada Ji Woon. Serta di episode ini juga terungkap kalau Ketua Kang mengidap penyakit namun ia tidak mau keluarganya sampai tahu kalau dirinya dalam kondisi yang tidak baik. Serta kali ini kita akan melihat kang Bersaudara yang terlihat sangat peduli dalam merawat Ha Won, ingin tahu cerita lengkapnya yuk baca sinopsisnya di bawah ini.

Sinopsis Cinderella and Four Knights Episode 8

Sinopsis Cinderella and Four Knights Episode 9 – 1

Ha Won baru saja bangun tidur, ia mengira kalau adegan di makan ia berciuman dengan Ji Woon adalah mimpi. Ha Won pun memegang kepalanya lalu bangkit dari tempat tidur.

Ha Won keluar dari kamar sambil memegang kepalanya, saat di luar ia melihat Ji Woon yang sedang tertidur. Ha Won terhenti dan memandang ke arah Ji Woon, ia melihat tepat di bagian baju Ji Woon yang basah akibat Ji Woon meminum anggur dan juga saat di mana Ji Woon menciumnya. Ji Woon terbangun dan Ha Won secara perlahan-lahan pergi dari Ji Woon.

Ha Won masuk ke kamar mandi, Ha Won terhenti dan tiba-tiba saja tersenyum. Namun Ha Won langsung memukul pipinya dan bertanya kenapa ia senang. Karena melompat-lompat Ha Won terjatuh karena terpeleset sabun mandi yang ia lemparkan pada Ji Woon.

Mendengar suara sesuatu yang jatuh membuat semua yang ada di rumah itu terkejut, dan langsung menuju ke tempat asal suara. Semua orang datang dan mengelilingi Ha Won yang sudah jatuh pingsan. Ji Woon terdiam dan memandanng ke arah pakaiannya.

Kini Yoon Sung dan Ja Young sudah berada di rumah sakit. Tak lama dokter keluar dari ruangan Ha Won, ia memberitahu Yoon Sung kalau Ha Won terkena gagar otak ringan, dan Ha Won hanya tertidur sekarang. Yoon Sung bertanya apa mereka boleh memindahkan Ha Won ke rumah sakit Seoul, dan dokter itu pun mengiyakannya.

Yoon Sung menelepon Seo Woo dan mengatakan kalau ia akan memindahkan Ha Won ke seoul dan juga Yoon Sung menyuruh mereka untuk pulang sendiri ke rumah. Yoon Sung juga meminta Seo Woo dan yang lainnya untuk tidak khawatir.

Setelah memutuskan panggilan, Seo Woo memberitahu semua yang ada di sana kalau Ha Won baik-baik saja ia hanya mengalami gagar otak ringan dan Yoon Sung akan membawa Ha Won ke Seoul. Hyun Min pun mengomentari Ha Won, namun ia terhenti saat melihat Hye Ji dan mengatakan kalau Ha Won adalah wanita aneh lalu berdiri dan masuk ke kamarnya.

Hye Ji menyarankan untuk mereka berkemas-kemas saja dulu baru pulang. Seo Woo mengiyakannya lalu pergi untuk membereskan barang-barangnya. Hye Ji pun mengajak JI Woon untuk mengemas barang-barangnya, namun Ji Woon mengatakan nanti saja, Hye Ji pun mengatakan kalau ia akan mengemas barang-barang milik Ji Woon.

Di rumah sakit, kini Ha Won sudah sadar, Ha Won langsung bertanya pada suster yang ada di sana hari itu adalah tanggal berapa. Suster itu mengatakan kalau hari itu adalah tanggak 15, mendengar itu membuat Ha Won terkejut karena biasanya orang yang sakit akan bangun sekitar satu minggu kemudian.

Tak lama Ja Young datang dan langsung menghampiri Ha Won, Ja Young sangat khawatir dengan Ha Won. Ja Young memberitahu Ha Won kalau Yoon Sung membawa Ha Won kerumah sakit dengan terburu-buru. Ha won bertanya bukankah orang yang jatuh pingsan biasanya mengalami amnesia sementara, mendengar itu membuat Ja Young bingung. Ha Won pun teringat dengan kejadian dimana Ji Woon menciumnya.

Saat itu Yoon Sung lewat dan langsung mengampiri Ha Won, Yoon Sung mengatakan kalau ia sangat mengkhawatirkan Ha Won dan merasa sangat berdyukur karena Ha Won sudah sadar. Ha Won pun meminta untuk segera kembali ke rumah, namun Yoon Sung melarangnya. Yoon Sung memberitahu Ha Won kalau ia akan memindahkan Ha Won ke seoul dan kaki Ha Won harus di gips. Ia juga  sudah membuat janji dengan dokter RS kepunyaan Haneul grup. Mendengar itu Ha Won langsung membuka selimutnya dan melihat kakinya yang di perban. Ja Young membeitahu Ha Won kalau kaki Ha Won juga keseleo. Yoon Sung pun mengambil kursi roda untuk Ha Won.

Kembali ke villa, Ji Woon berjalan di depan kamar Ha Won, ia terhenti saat melihat kamar Ha Won yang masih tedapat pakaian Ha Won. Ji Woon mengambil kertas-kertas yang ada di atas tempat tidur, ia tersenyum dan mengatakan kalau Ha Won selalu fokus pada hal-hal yang tidak penting.

Tak lama Hye Ji datang dan bertanya apa yang Ji Woon lakukan di sana. Ji Woon terdiam, ia mengatakan kalau ia tidak melakukan apapun. Ji Woon pun meletakkan kertas-kertas itu di atas tempat tidur lalu ia mengajak Hye Ji untuk pergi.

Yoon Sung kini sudah berada di dalam mobil bersama dengan Ha Won dan Ja Young. Yoon Sung memberitahu kalau semua sudah naik mobil lain dan sedang jalan pulang ke Seoul. Ha Won bertanya apa di sudah merusak liburannya, Yoon Sung mengatakan tidak apa-apa karena jika bukan karena Ha Won maka mereka tidak akan datang. Ha Won pun tersenyum, dan mengatakan kalau sepetinya Yoon Sung tidak bisa minum banyak alkohol, karena tadi malam Yoon Sung hanya minum sedikit tapi Yoon Sung pingsan. Dan karena itu Ha Won dapat melihat sisi dirimu yang belum pernah kulihat.

Mendengar itu Yoon Sung meminta Ha Won untuk melupakan kejadian itu. Ha Won pun mengatakan kalau wajah Yoon Sung menjadi merah, Yoon Sung bertanya apa semalam Ha Won tidak mabuk. Ha Won ingin menjawab namun ia terhenti dan mengatakan kalau ia super mabuk tadi malam. Oleh karena itu ia tidak ingat apa pun yang terjadi semalam. Mendengar itu Yoon Sung bertanya apa ada yang tejadi semalam, Ha Won menjawab tidak dengan gugup.

\

Kini mereka sudah sampai di RS Seoul, Ha Won juga sedang di gips kakinya. Dokter memberitahu Ha Won kalau tendon Ha Won melebar, di sekitar pergelangan kaki, namun ini bukan cedera serius jadi Ha Won akan baik-baik saja selama Ha Won berhati-hati. Dokter pun memberikan kruk untuk Ha Won sebagai alat bantu jalannya.

Saat mereka berjalan keluar, mereka melihat Yoon Sung namun. Ha Won memanggil Yoon Sung namun Yoon Sung tidak mndengar Ha Won. Mereka pun mengikuti arah perginya Yoon Sung. Yoon Sung pergi ke bagian Transplantasi Organ.

Ternyata Yoon Sung mencarikan pedonor organ untuk seseorang. namun sayangnya tidak ada pendonor organ yang Yoon Sung cari. Yoon Sung pun meminta dokter untuk menghubunginya jika ada yang mau mendonorkannya.

Saat Yoon Sung membantu Ha Won masuk ke dalam mobil, ada yang ingin Ha Won katakan pada Yoon Sung namun Ha Won tidak jadi mengatakannya.

Di kediaman haneul, Kang bersaudara dan Hye Ji sedang berada di ruang tengah, mereka menunggu kepulangan Ha Won. Hyun Min berdiri lalu pergi.

Ternyata ia pergi ke dapur, terlihat dari belakang Hye Ji yang mengikuti Hyun Min. Hye Ji berdiri di samping Hyun Min dan mengatakan kalau mereka harus bicara mengenai hal semalam. Hyun Min mengingatnya, ia meminta Hye Ji untuk melupakan hal itu dan pura-pura saja kalau hal itu tidak pernah terjadi. Mendengar itu membuat Hye Ji terkejut. Setelah mengatakan hal itu Hyun Min pu kembali ke ruang tengah.

Hyun Min duduk di sofa dan Hye Ji juga ikut keluar. Melihat Hye Ji, Ji Woon berjalan mendekati Hye Ji dan bertanya apa ada yang ternjadi, namun Hye Ji tidak mengatakan yang sebenarnya pada Ji Woon.

Tepat pada saat it Ha Won pulang, Ha Won pun langsung memandang ke arah Ji Woon begitu juga dnegan Ji Woon. Namun Ji Woon langsung mengalihkan pandangannya. Melihat Ha Won datang, Seo Woo langsung mendekati Ha Won. Saat Ha Won menuruni tangga ia sempat kehilangan keseimbangannya, namun dengan segap Ji Woon langsung memegang tangan Ha Won begitu juga dengan Seo Woo.

Ha Won pun langsung memandang kearah Ji Woon, dan Ji Woon langsung memalingkan pandangannya. Ternyata Hye Ji melihat tingkah Ha Won dan Ji Woon yang terbilang aneh itu. Hye Ji bertanya apa kaki Ha Won sakit, Ha Won mengatakan tidak. Hyun Min membuka suaranya dengan mengatakan kalau ia akan membantu Ha Won dengan menjadi Kruk manusianya Ha Won.

Namun Seo Woo langsung menghalang Hyun Min, Seo Woo mengatakan kalau Ha Won bukan tunangan Hyun Min. Seo Woo pun mengatakan kalau ia akan menjadi kruk manusia Ha Won. Namun Ha Won tidak mau, Ha Won mengatakan kalau ia hanya belum terbiasa saja. Yoon Sung pun mengangkat tangannya dan mengatakan kalau ia yang akan menolong Ha Won. Ha Won memberikan kruk itu pada Yoon Sung dan Ha Won berjalan dengan cara melompat menggunakan satu kaki, melihat Ha Won, Yoon Sung pun mengikuti Ha Won.


loading...

Mereka semua melihat Ha Won yang melompat-lompat. Seo Woo bertanya kenapa Ha Won bertingkah seolah ia menghindari mereka. Seo Woo dan Hyun Min pun memandang kearah Ji Woon, Ji Woon langsung menoleh ke arah Hye Ji dan mengatakan kalau ia akan mengantar Hye Ji pulang.

Yoon Sung masuk ke sebuah ruangan, di mana di dalam sana ada Ketua Kang dan Hwa Ja. Yoon Sung mengatakan kalau ia sudah mengantar Ha Won pulang ke kediaman Haneul. Ternyata yang butuh donor organ adalah Ketua kang, ia ingin menyembunyikan penyakitnya dari Kang Bersaudara sampai ia mati. Ketua Kang menderita penyakit hati, dan sirosis hatinya semakin parah takkan lama lagi fungsi hatinya gagal sepenuhnya. Jalan satu-satunya adalah Ketua Kang harus melakukan transplantasi. Ketua kang terlihat tidak mau terlalu mempermasalahkan tentang penyakitnya itu, ia pun berdiri untuk pergi.

Saat Hwa Ja ingin membawa tasnya, Yoon Sung langsung mengambil tasnya itu dan mengatakan kalau ia yang akan membawanya itu merupakan tugasnya, melihat itu Hwa Ja tersenyum. Melihat itu Ketua Kang mengatakan kalau ia akan merasa senang kalau ia memiliki anak seperti Yoon Sung.

Di jalan menuju rumah Hye Ji, Hye Ji bertanya apa ada yang terjadi antara Ha Won dan Ji Woon, mendengar itu membuat Ji Woon menjadi salah tingkah. Hye Ji mengatakan itu karena Ha Won terlihat menghindari Ji Woon. Ji Woon pun mengatakan kalau ia mungkin malu karena tersandung jatuh. Untungnya Hye Ji mengiyakannya, ia mengatakan kalau  mereka semua terlalu banyak minum. Hye Ji mengatakan kalau Ji Woon sangat lucu saat sedang mabuk, karena ia sudah lama tidak melihat senyuman di wajah Ji Woon seperti kemarin.

Mendengar itu Ji Woon langsung belagak Cool, mereka pun sampai di depan rumah Hye Ji. Tak lam datang 2 orang pria yang menanyakan ayah Hye Ji, sayangnya ayah hye Ji sedang tidak ada di rumah karena ia memiliki perkerjaan. Melihat 2 orang itu, Ji Woon langsung membelakangkan Hye Ji, melihat it 2 orang itu pun mengatakan kalau ia tidak akan melakukan apa-apa lalu pergi dari sana. Hye Ji pun masuk kedalam untuk beristirahat, Hye Ji juga tak lupa mengucapkan terima kasih.

Keesokannya, Yoon Sung mendapat telepeon dari seseorang, entah apa yang mereka bicarakan setelah mendapat telepon itu. Yoon Sung terlihat sangat senang, ia juga mengatakan kalau ia akan segera kesana.

Ji Woon kini sedang olahraga yaitu lari pagi. Namun tiba-tiba saja Ji Woon berhenti, ia melepas kacamatanya, ia teringat dengan saat ia menolong Ha Won saat tersandung di tangga, dan juga pertanyaan Hye Ji tadi malam. Ji Woon terdiam sebentar, lalu ia kembali memasang kacamatanya dan melanjutkan olahraga.

Hyun Min sedang menuju ke kamarnya, namun ia terhenti saat mlihat Ha Won dari luar. Hyun Min tersenyum lalu berjalan menuju ke kamar Ha Won. Ia masuk ke kamar Ha Won dan menawarkan bantuan, Ha Won mengatakan kalau ia akan mengganti pakaian dan menyuruh Hyun Min untuk keluar, namun Hyun Min tidak mau.

Beralih ke dapur dimana bibi beolgyo sedang menaruh banyak sekali makanan untuk di bawa ke kamar Ha Won. Tepat pada saat itu Seo Woo datang dan mengatakan kalau ia yang akan membawa semua makanan itu untuk Ha Won.

Hyun Min keluar dari ruang pakaian Ha Won, Hyun Min terlihat aneh ia juga tidak membawa pakaian untuk Ha Won. Ha Won pun bertanya dimana pakaiannya, Hyun Min mengatakan kalau di sana tidak ada pakaian yang layak di pakai. Mendengar itu Ha Won mengatakan kalau di sana banyak pakaian. Namun Hyun Min tidak mendengarkan Ha Won, ia pun ingin pergi. Melihat Hyun Min ingin pergi, Ha Won bertanya kenapa Hyun Min ingin pergi. Hyun Min mengatakan kalau ia akan membeli baju.

Saat Hyun Min ingin keluar, ia berpapasan dengan Seo Woo yang sedang membawa makanan untuk Ha Won. Hyun Min pun mendorong dorongan itu kebelakang lalu pergi dari sana. sedangkan Seo Woo masuk kedalam kamar Ha Won.

Ha Won tersenyum melihat tingkah Hyun Min dan Seo Woo tadi. Ia juga terkejut saat melihat makanan yang Seo Woo bawa. Seo Woo pun memasangkan alas makan di leher Ha  Won, Seo Woo pun memperhatikan Ha Won yang sedang makan, ia tampat aneh karena Ha Won hanya makan sedikit.

Ha Won mengatakan kalau ia tidak nafsu makan, mendengar itu Seo Woo langsung memegang dahi dan tangan Ha Won. Seo Woo terlihat tidak percaya saat Ha Won mengatakan kalau ia tidak nafsu makan, Seo Woo pun memeriksa kepala Ha Won, ia takut gagar otaknya mempengaruhi cara kerja otaknya. Ha Won tersenyum dan mengatakan kalau ia baik-baik saja. Seo Woo pun mengambil satu makanan lalu memakannya, Seo Woo juga memuji makanan itu yang enak. Ha Won berterima kasih pada Seo Woo karena sudah mengkhawatirkannya.

Seo Woo pun memperhatikan wajah Ha Won, ia bertanya apa Ha Won sudah memcuci wajahnya. Ha Won tersenyum dan mengatakan kalau ia belum mencuci wajahnya. Mendengar itu Seo Woo tersenyum, ia mengambil alas makan dari leher Ha Won lalu memasukannya ke tempat minum. Seo Woo menyuruh Ha Won untuk membersihkan wajahnya menggunakan itu. Ha Won pun terdiam, Seo Woo bertanya apa dia harus mengambil kan air untuk Ha Won. Mendengar itu Ha Won memuji Seo Woo yang jenius.

Seo Woo meminta ponsel Ha Won, ternyata Seo Woo ingin mengubah sandi pola yang ada di ponsel Ha Won. Ternyata Seo Woo juga mendownloadkan game yang seru untuk Ha Won, ia mengetahui game seru adalah saat ia sedang menunggu untuk naik ke atas panggung ia selalu bermain game agar tidak bosan. Tujuan Seo Woo men downloadkannya adalah karena besok ia ada jadwal dan tidak akan ada di rumah. Melihat itu Ha Won pun mengucapkann “Terima kasih, teman” mendengar Ha Won hanya menganggapnya teman membuat Seo Woo terdiam sebentar.

Ternyata Yoon Sung mendapat telepon dari seseorang yang mencarikannya donor organ. pegawai itu mengatakan kalau dari daftar tunggunya Ketua Kang harus menunggu selama 2 – 3 tahun lagi. Namun jika ada kerabatnya yang mau mendonorkannya maka ketua Kang tidak perlu menunggu selama itu, Yoon Sung memberitahu pegawai itu kalau ia menyuruhnya menjaga rahasia ini dari keluarganya. Pegawai itu pun menoleh kearah lain, di ikuti Yoo Sung.

Yoon Sung keluar ternyata di sana sudah ada seseorang.

Kini Yoon Sung dan orang itu sedang berada di sebuah meja.

“Orang yang membutuhkan donor sangat keras kepala…,tapi ternyata tidak ada cukup donor. Orang yang peduli padanya pasti cukup khawatir. Tapi, dia tidak mau kondisi kesehatannya diketahui anggota keluarganya?” tanya orang itu dan Yoon Sung mengiyakannya. “Jika donornya adalah keluarganya, dia bisa dioperasi duluan…, tanpa perlu menunggu.” Ucap orang itu dan hal itu membuat Yoon Sung terkejut. “ Saat ini ada lebih dari 200 pasien kelumpuhan otak yang potensial menjadi donor. Namun, ada ribuan pasien juga yang menunggu transplantasi. Tapi, jika penerima donor berhubungan darah dengan si pendonor… maka pasien itu tidak perlu menunggu dalam daftar tunggu. Itu juga berlaku untuk keluarganya. Tapi tentu saja, membuat dokumen seperti itu pasti memakan biaya. Kau tahu, hal itu tidak bisa kulakukan sendiri. Bukankah menyelamatkan nyawa seseorang hal yang paling penting saat ini?” ucap orang itu.

Kini Seo Woo terlihat sedang termenung, tak lama ia mendapat telepon dari manajernya. Seo Woo pun mengangkatny, manajer Seo Woo terlihat sangat marah. Manajer Seo Woo menyuruh Seo Woo untuk segera menuju ke sana.

Kini Ha Won sudah berada di luar kamarnya, ia sedang berolahraga karena seharian terus di kamarnya membuatnya kram. Ha Won pun melihat ke arah kamat Ji Woon, terlihat Ji Woon yang baru datang. Ji Woon bertanya apa Ha Won senang mengintip ke kamar seseorang. namun Ha Won menyangkalnya, saat Ji Woon ingin masuk Ha Won langsung memanggilnya. Ha Won ingin mengatakan tentang semalam, Ji Woon mengatakan kalau itu adalah pertama kalinya. Mendengar itu membuat Ha Won terkejut, ternyata itu adalah pertama kalinya Ji Woon mabuk dan pingsan.

Ji Woon bertanya bagaimana dengan Ha Won. Dengan sedikit gugup Ha Won mengatakan kalau ia mengalami gagar otak dan tidak terlalu mengingat semuanya. Ji Woon pu mengacak rambut Ha Won dan ia meminta Ha Won untuk mengendalikan asupan alkoholya dari sekarang. Setelah mengatakan itu Ji Woon pun masuk ke kamarnya meninggalkan Ha Won.

Beralih ke ketua Kang yang sedang berada di mall bersama dengan Hwa Ja, ia meminta Hwa Ja untuk membeli barang yang ia sukai. Namun Hwa Ja tidak mau, sayangnya ketua kang memaksa Hwa Ja untuk membeli beberapa barang. Ketua kang pun mengajak Hwa Ja ketoko asesoris.

Hwa Ja melihat-lihat beberapa dasi, tak lama datang pelayan. Hwa Ja meminta dasi yang cocok untuk seseorang yang masih muda. Ternyata dari belakang Ketua kang melihat Hwa Ja. Pelayan itu pun merekomendasikan sebuah dasi dan Hwa Ja menyukainya. Ternyata Ketua kang menyangka kalau Hwa Ja sedang membelikannya sebuah dasi.

Seo Woo datang ke sebuah gedung di mana di sana sudah ada manjernya. Manajer Seo Woo terlihat tidak senang. Manajer Seo Woo pun memberikan sebuah amplop dan meminta Seo Woo untuk melihatnya sendiri. Seo Woo pun membukanya, ternyata itu adalah foto dirinya dan Ha Won. Seo Woo terlihat sangat marah melihat itu, karena semua itu tidak benar.

“Kita tidak bisa berbuat apa-apa lagi karena foto-foto ini memang ada. Jadi jika mereka memang merilis foto ini, kau harus bilang kau tidak punya pacar. Oke?” ucap manajer. Dan seseorang yang berada di samping manajer mengatakan kalau mereka akan merilis foto-foto itu besoj pagi.

“Tidak. Ini tidak boleh dirilis.” Ucap Seo Woo.

“Aku yakin kita pasti akan dihubungi banyak orang, tapi itu semua akan reda sendirinya. Tapi aku yakin ini tidak akan menyakitimu. Toh ini bukan foto kau menciumnya. Yang harus kaukatakan adalah, “Kami tidak berkencan!” “ ucap manajer.

“Tidak bisa! Apa kalian tidak mempertimbangkan bagaimana hal itu akan berpengaruh pada Eun Ha Won? Sebelum ini, dia menderita karena berita antara dia dan Hyun Min! Menurut kalian bagaimana dia akan melewati hal seperti ini lagi?” ucap Seo Woo marah.

“Hei, kenapa kau mendadak seperti ini?” tanya manajer, Seo Woo pun meminta manajernya untuk mencari cara lain. “Hey, paparazi ini tak bisa dan tak mau berhenti! Kau tahu mereka itu gila jika ada berita heboh muncul!” ucap manajer.

“Benarkah? Kalau begitu berikan saja hal yang lebih heboh lagi.” Ucap Seo Woo.

“Dan apa itu? Apa maksudmu “itu”?” tanya manajer.  “Ya. Aku foto itu.” ucap Seo Woo lalu berdiri “Jangan biarkan imajinasimu mempengaruhimu.” Ucap Seo Woo lalu pergi dari tempat itu.

“Hatiku sangat berdetak kencang sekarang. Kapan Seo Woo-ku jadi  dewasa begitu?” tanya manajer lebay sambil memegang dadanya.

bersambung Sinopsis Cinderella and Four Knights Episode 9 – 2

loading...

Yang banyak dicari

  • sinopsis cinderella and four knights ep 9
  • sinopsis cinderella and four knight episode 9
  • sinopsis cinderella and four knights eps 9
  • sinopsis cinderella and four knights episode 9
  • sinopsis cinderella and four knight ep 9
  • sinopsis cinderella and four knight eps 9
No Comments

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *