Home » Ahn Jae Hyun » Sinopsis Cinderella and Four Knights Episode 11 – 1

Sinopsis Cinderella and Four Knights Episode 11 – 1

Your ads will be inserted here by

Easy Plugin for AdSense.

Please go to the plugin admin page to
Paste your ad code OR
Suppress this ad slot.

Sinopsis Cinderella and Four Knights Episode 11 – 1, bercerita tentang Hye Ji yang tinggal di kediaman Haneul dan tidur di kamar Ha Won. Tinggal bersama Hye Ji, Kang bersaudara terlihat langsung berubah. Seo Woo merasa malu ketika dia terlihat dengan baju tidur dan Hyun Min merasa malu ketika bibi membahas tentang pakaian dalam. Sedangkan Ji Woon bersikap lembut padanya padahal, Ji Woon terkenal tak pernah lembut pada wanita manapun. Ingin tahu bagaimana cerita lengkapnya? yuk baca sinopsis dibawah ini:

Cinderella and Four Knights Episode 10 – 2

Cinderella and Four Knights Episode 11 – 1

sumber konten dan gambar dari tvN

Ji Woon membawa Hye Ji ke kediaman Ha Neul, tepat di sana Hyun Min dan Ha Won sedang berdiri berdua. Ji Woon pun memberitahu mereka kalau Hye Ji akan tinggal di sana untuk sementara. Mendengar itu tentu saja membuat Ha Won dan Hyun Min terkejut.

Ha Won pun mengajak Hye Ji masuk ke kamarnya, Hye Ji merasa tidak enak dengan Ha Won, karena Ha Won harus berbagi kamar dengannya. Namun Ha Won mengatakan kalau itu bukan masalah, karena kamar itu juga bukan miliknya dan kamar itu terlalu besar untuk dirinya sendiri. Hye Ji pun berterima kasih pada Ha Won karena sudah mau membagi kamarnya dengan dirinya. Hye Ji juga memberitahu kalau ia sangat senang Ji Woon langsung datang karena tadi ia dalam keadaan yang sangat menyedihkan. Dan setiap ia dalam keadaan seperti itu Ji Woon adalah orang yang selalu menolongnya. Mendengar itu membuat Ha Won sedih, Hye Ji pun mengatakan kalau ia akan keluar untuk minum air.

Hyun Min sekarang berada di ruang tengah, melihat Hye Ji lewat ia langsung berdiri mendekati Hye Ji. Hyun Min ingin memberi penjelasan kenapa ia tidak mengangkat telepon dari Hye Ji tadi. Namun Hye Ji tidak mendengarkan Hyun Min dan mengatakan kalau Hyun Min berada selangkah di belakang Ji Woon lagi hari ini.

Ha Won sekarang sedang membereskan tempat tidurnya, ia pun teringat dengan kata-kata Hye Ji tadi. Tak lama Ji Woon datang sambil membawa tas Hye Ji yang tertinggal di dalam mobilnya, Ha Won pun menyuruh Ji Woon untuk meletakkan tas itu di atas meja dan dirinya yang akan memberikan itu pada Hye Ji. Ji Woon pun meletakkannya dan bertanya apa Ha Won kembali dengan selamat. Ha Won mengiyakannya, Ji Woon pun meminta Ha Won untuk menjaga Hye Ji untuknya. Setelah Ji Woon keluar, Ha Won menanyakan apa hanya Hye Ji saja yang Ji Woon pedulikan.

Keesokanya, Ha Won masih tidur di kamar namun Hye Ji sudah tidak ada di sana.

Di dapur bibi beolgyo mengatakan kalau sangat aneh, tak lama Ha Won datang dan bertanya apa yang aneh. Ha Won melihat kesekeliling dan bertanya kenapa sangat sepi sekali. Bibi beolgyo mengatakan kalau ada alasannya, bibi beolgyo pun tersenyum.

1. Saat Seo Woo keluar dari kamar, ia dalam keadaan baru bangun tidur dan masuk berantakan. Seo Woo pergi ke dapur untuk mengambil minum. Ia juga mengucapkan selamat pagi. Seo Woo langsung bingung saat mendengar suara Hye Ji. Ternyata Hye Ji sedang makan di meja makan. Seo Woo pun bertanya kenapa Hye Ji ada di sana, dan apa ada sesuatu yang terjadi semalam dan ia tidak mengetahuinya. Hye Ji tidak menjawab dan mengatakan kalau ada yang berbeda dengan Seo Woo, mendengar itu membuat Seo Woo bingung. bibi beolgyo menunjuk penutup mata yang ada di leher Seo Woo. Seo Woo pun baru ingat kalau dirinya baru saja bangun tidur dan belum membersihkan tubuhnya. Seo Wo berteriak lalu berlari masuk ke kamarnya. Bibi beolgyo dan Hye Ji hanya ternyum melihatnya.

2. Saat itu Hye Ji sedang duduk di sofa sambil membaca buku. Tak lama Bibi beolgyo datang sambil membawa tempat pakaian, pada saat itu juga Hyun Min datag. Bibi beolgyo pun bertanya pada Hyun Min apa pakaian dalam itu milik Hyun Min sambil memgang pakaian dalam itu untuk ditunjukan pada Hyun Min. melihat itu Hye Ji langsung menutup wajahnya menggunakan buku. Hyun Min terlihat sangat malu, ia pun mengambil pakaian dalam itu lalu masuk ke kamarnya. Setelah Hyun Min masuk, bibi beolgyo bertanya pada Hye Ji apa dia melakukan kesalahan. Hye Ji tidak menjawab dan malah menutup wajahnya menggunakan buku, melihat itu bibi beolgyo meyakini kalau ia melakukan kesalahan. Di balik buku Hye Ji terlihat menyesal melihat kejadian tadi.

3. Ji Woon sedang berolah raga lari, saat Ji Woon selesai berolah raga. Ia ingin kembali ke kamanya dan ternyata di sana ada Hye Ji yang berdiri sambil membawa segelas air. Ji Woon pun meminumnya dan Hye Ji mengelap keringat Ji Woon, Hye Ji juga beterima kasih pada Ji Woon karena sudah membawanya ke kediaman Haneul. Ji Woon tersenyum dan mengajak Hye Ji untuk sarapan bersama.

Kembali ke bibi beolgyo dan Ha Won, bibi beolgyo pun mengatakan kalau itu sangat aneh, situasi di rumah itu menjadi aneh hanya karena ada satu perempuan. Ha Won mengatakan kalau saat ia pertama kali datang itu juga terjadi, Kang bersaudara berjaga jarak dengannya. Namun bibi beolgyo menyangkalnya, karena saat Ha Won datang sifat kang bersaudara tidak berubah sama sekali. Bibi beolgyo jug mengatakan kalau itu adalah kali pertamanya melihat Ji Woon baik pada perempuan, namun itu wajar saja karena Hye Ji merupakan wanita yang cantik.

Bibi beolgyo mengatakan kalau Hye Ji secantik bonekah. Tapi Hye Ji melihat salah satu tuan muda yang habis bangun tidur dan juga melihat pakaian dalam mereka. karena kejadian itu pasti tuan muda menjadi merasa canggung.

Ha Won keluar dari dapur dengan keadaan kesal karena bibi beolgyo memuji Hye Ji. Ha Won terhenti saat melihat Hye Ji yang terlihat sangat cantik. Ha Won terlihat seperti terpesona dengan Hye Ji tanpa ia sadari Ha Won tersenyum melihat Hye Ji. Namun Ha Won langsung menyadarkan dirinya ia pun melihat pakaian dan mengatakan kalau mereka memang cukup berbeda.

Di kamar Ha Won kini sedang menilai kalau pria itu sama saja, mereka menilai wanita hanya dari penampilannya.Ha Won pun tanpa dengaja membaca sebuah buku yang di sana tertulis “3. Pesona dan Karisma, Pesona yang melekat padamu akan menarik jodoh yang ditakdirkan untuk bersamamu.” Ha Won pun memandang dirinya dari cermin dan mengatakan kalau ia sudah punya banyak karisma, Tak lama ia pun tersenyum.

Ha Won pindah ke meja rias, ia mencoba berbagai asesoris kepala dan juga antingan. Setelah menemukan antingan yang pas, Ha Won memilih-milih pakaian. Ia pun memilik sebuah dress berwarna biru hitam.

Ha Won keluar dari kamarnya, dan tepat pada saat itu ia melihat Seo Woo yang sedang menonton Tv. Melihat penampilan Ha Won, Seo Woo terlihat sangat terkejut ia bahkan manjatuhkan remot yang sedang ia pegang. Melihat itu Ha Won bertanya kenapa, dengan sedikit gugup Seo Woo mengatakan kalau Ha Won terlihat berbeda. Ha Won pun bertanya apa dirinya terlihat aneh, Seo Woo mengatakan tidak tahu dan meminta Ha Won untuk menanyakannya pada yang lain. Seo Woo pun berteriak sambil memanggil nama Kang Hyun Min dan Kang Ji Woon. Mendengar Seo Woo memanggil mereka, Ha Won langsung mendekati Seo Woo dan menutup mulut Seo Woo.

Tak lama terlihat Ji Woon datang, ia langsung salah tingkah saat melihat ada Ha Won di sana. Ji Woon pun bertanya kenapa Seo Woo memanggil mereka. Ha Won langsung telihat bingung, dan Seo Woo berpura-pura tidak melakukan kesalahan. Ha Won pun kembali berlari masuk ke kamarnya. Melihat itu Seo Woo mengatakan kalau kelakuan Ha Won aneh.

Ha Won masuk ke dalam kamarnya, ia merasa sangat malu dengan kejadian tadi.

Kini Ji Woon sudah berada di ruang pribadinya, ia teringat dengan Ha Won yang belakangan ini cuek dan menghindarinya. Ji Woon bertanya pada dirinya apa Ha Won masih marah dengannya, dan apa yang harus ia lakukan.

Kini beralih ke Ketua Kang dan Hwa Ja yang sedang makan bersama. Hwa Ja terlihat mengambil foto makanan yang mereka makan, karena ia merasa kalau hidangan itu sangat indah. Ketua Kang menyuruh Hwa Ja untuk berhenti, karena ia akan membelikan semua makanan yang Hwa Ja inginkan. Hwa Ja pun memberitahu kalau tujuannya melakukan itu adalah karena ia ingin mengingat saat mereka makan makanan indah itu bersama dengan Ketua kang. Tak lama Hwa Ja mengatakan kalau ia sudah membelikah sbeuah hadiah untuk Ketua Kang, Hwa Ja pun mengeluarkan sebuah kotak lalu menyuruh Ketua Kang untuk menutup matanya.

Ternyata di dalamnya adalah sebuah kemeja, Ketua kang terlihat tidak senang. Hwa Ja mengatakan kalau desain dan materialnya sangat mewah dan itu sempurna untuk Ketua kang. Ketua Kang hanya diam sambil tersenyum, ia pun teringat saat Hwa Ja membeli sebuah dasi untuk seseorang yang cukup muda. Untuk menutupinya Ketua Kang pun mengatakan kalau ia sangat menyukainya.

Mereka pun selesai makan, saat diluar Hwa Ja mengatakan kalau ia ingin kembali makan di sana lagi. Namun ketua kang hanya diam saja, Hwa ja bertanya apa ada sesuatu di wajahnya. Ketua Kang menjawab kalau Hwa Ja cantik, mendengar itu Hwa Ja langsung menggandeng Ketua Kang.

Hye Ji datang ke kantor polisi untuk menemui ayahnya, namun polisi tidak mengizinkannya. Jangankan untuk bertemu menitipkan barang saja tidak boleh.

Hye Ji kini sudah berada di kediaman Haneul, Hye Ji mengeluarkan poselnya dan mengetik nomor seseorang. ternyata ia menelepon pamannya ia ingin meminta bantuan pamannya. Namun pamannya sedang sibuk dan tidak bisa membantu Hye Ji. Hye Ji pun meminta maaf karena sudah menggangu lalu menutup teleponnya. Ternyata dari belakang Hyun Min sedang memerhatikan Hye Ji. Hyun Min pun menelepon seseorang.

Kini Hyun Min sudah berada di sebuah club. Tak lama ada seorang laki-laki, yang tak lain adalah teman Hyun Min.

“Hei, kau sebaiknya berhutang budi padaku. Mobil dan kartu kreditku disita. Kau tahu sendiri aku lagi bertengkar dengan ayahku. Tapi, aku dengan mengesampingkan harga diriku, aku memohon padanya.” Ucap teman Hyun Min.

“Beritahu aku dulu.” ucap Hyun Min cuek.

loading...

“Aku sudah cari tahu, sepertinya…hakim yang bertugas atas kasus ayahnya Park Hye Ji adalah senior ayahku. Jadi dia akan berusaha membela ayahnya.” Ucap teman Hyun Min.

“Dia tidak sakit, ‘kan?” tanya Hyun Min.

“Aku biasanya tidak mau melakukan hal-hal seperti ini, tapi… Aku melakukannya karena kau. Kau tahu itu, ‘kan?” ucap teman Hyun Min sambil memberikan sebuah surat untu Hye Ji.

“Aigoo, tapi… tuduhan penggelapan? Memalukan sekali! Bagaimana bisa Park Hye Ji akan menunjukkan wajahnya kemana-mana?” ucap teman Hyun Min, mendengar itu Hyun Min langsung melempar gelas yang ia pegang ke dinding sampai pecah. “Hei, kau kenapa?” tanya teman Hyun Min.

“Ayahmu juga mendirikan firma hukum belum lama ini… setelah kehilangan pekerjaannya karena tuduhan korupsi, ‘kan? Kau juga belum lama ini dihina, ‘kan? Kalau memang itu memalukan, kau diam saja.” ucap Hyun Min lalu pergi meninggalkan temannya itu.

Hyun Min masuk ke rumah, tepat pada saat itu ia melihat Hye Ji yang sedang menontop Tv. Hye Ji pun berdiri ingin pergi, “Kau tidak perlu khawatir lagi.” Ucap Hyun Min membuat Hye Ji diam. Hyun Min mendekati Hye Ji, ia mengambil tangan Hye Ji dan memberikan surat itu pada Hye Ji. Hyun Min mengatakan kalau itu adalah surat dari ayah Hye Ji. Melihat itu Hye Ji bertanya bagaimana cara Hyun Min mendapatkannya, Hyun Min pun mengatakan kalau tidak ada yang tidak bisa ia lakukan di dunia ini.

“Tidak perlu berterimakasih padaku. Tapi kalau kau mau tahu alasan aku melakukan ini…karena aku tidak mengangkat telepon darimu waktu itu, jadi aku merasa tak enak…” ucap Hyun Min namun di potong oleh Hye Ji.

“Kau tidak perlu pergi melakukan ini untukku. Aku tidak nyaman menerima bantuan darimu. Bagaimanapun, aku berterima kasih  untuk ini.” Ucap Hye Ji lalu pergi meninggalkan Hyun Min. Hyun Min pun melihat sebuah kunci yang ada di tangannya.

Hyun Min masuk ke dalam kamar Ji Woon, ia memberikan kunci itu pada Ji Woon dan memberitahu Ji Woon kalau barang-barang Hye Ji ada di sana semua dan Ji Woon bisa mengambil barang-barang itu. mendengar itu membuat Ji Woon bingung, Hyun Min mengatakan kalau Ji Woon yang membawa Hye Ji ke kediaman Haneul. Hyun Min ingin pergi namun ia berhent, ia meminta Ji Woon untuk tidak mengatakan pada Hye Ji kalau dia lah yang memberikan kunci itu. setelah Hyun Min keluar, Ji Woon pun tersenyum kecil.

Saat Hyun Min keluar dari kamar Ji Woon, Ha Won melihatnya. Ha Won memanggil Hyun Min namun Hyun Min mengabaikan Ha Won. Ha Won pun bingung dan bertanya apa Hyun Min bertengkar lagi dengan Ji Woon. Saat Ha Won ingin pergi, ia terhenti saat meihat sesuatu.

Ternyata Ha Won melihat Hye Ji yang sedang membaca sebuah surat sambil menangis. “Hye Ji. Ayah baik-baik saja. Yang hanya bisa kukatakan cuma satu. Maafkan Ayah. Jangan khawatirkan Ayah, dan lanjutkanlah hidupmu. Hidupmu tidak akan berubah sedikit pun karena Ayah. Tunggulah sebentar lagi. Ayah akan segera kembali.” Isi surat yang diberikan ayah Hye Ji.

Tepat pada saat itu Ji Woon keluar dari kamarnya dan melihat Hye Ji yang sedang menangis, dan Ha Won melihat mereka berdua.

Keesokannya, Hye Ji sedang menyiapkan makanan, setelah roti matang, Ji Woon mengambilnya dan memakannya. Ji Woon mengajak Hye Ji keluar.

Ji Woon mengajak Hye Ji pergi ke sebuah tempat, ternyata itu adalah tempat yang Hyun Min maksud. Ji Woon membuka sebuah ruangan yang di dalamnya adalah barang-barang menjahit milik Hye Ji. Hye Ji terlihat sangat senang, ia juga berterima kasih pada Ji Woon karena sudah membawanya kesana. Ji Woon pun mengambil sebuah kotak dan menyuruh Hye Ji untuk mngambil barang-barang yang ia perlukan. Terlihat wajah Ji Woon yang tidak enak, karena itu semua Hyun Min lah yang menemukannya. Saat Ji Woon ingin memberitahu Hye Ji, Hye Ji langsung mengajak Ji Woon untuk makan bersama, dan dia yang akan mentraktirnya.

Ternyata Ji Woon mengajak Hye Ji untuk makan mie cup di sebuah mini market.

“Sepertinya kau sering makan ini, ya?” tanya Hye Ji dan Ji Woon mengiyakannya. “Dengan siapa?” tanya Hye Ji.

“Eun Ha Won. Dia suka sekali ini.” Jawab Ji Woon.

“Sepertinya kalian berdua sangat dekat. Sangat jelas sekali kau peduli pada Ha Won.” Ucap Hye Ji.

“Apa maksudmu?” tanya Ji Woon.

“Apa kau baik padaku sama halnya kau baik pada Ha Won?” tanya Hye Ji.

“Entahlah. Aku tidak banyak berbuat baik untuknya.” Jawab Ji Woon. Ji Woon pun mngalihkan pembicaraan dengan menawarkan sebuah kofi pada Hye Ji.

Saat di dalam minimarket, Ji Woon membaca sebuah tulisan “[14 Maret – White Day. Ekspresikan cintamu pada seseorang yang spesial!]” Ji Woon pun melihat-lihat dan membeli sebuah kotak. Ji Woon melihat kearah Hye Ji lalu memasukan kotak itu kedalam sakunya. Ji Woon kembali ke tempat Hye Ji, ternyata Hye Ji melihat kotak hadiah yang ada di saku Ji Woon, Hye Ji pun mengatakan kalau Ji Woon lumayan lama beli kopinya.

Kita beralih ke dapur, di mana bibi beolgyo sedang menyiapkan makanan untuk Ha Won. Ha Won bertanya kemana yang lain pergi. Bibi beolgyo pun mengatakan kalau Seo Woo pergi berkerja, sedangkan Ji Woon dan Hye Ji pergi bersama. Mendengar itu membuat Ha Won terkejut. Namun ia berusaha menutupi kecemburuannya.

“Oh, kasihan sekali. Kau selalu sendirian sejak Nn. Hye Ji datang.” ucap bibi beolgyo namun Ha Won menyangkalnya. “Apa maksudmu, tidak? Tuan Muda Ji Woon seharusnya tidak memperlakukanmu seperti itu! Mana bisa kepribadiannya berubah jadi 180 derajat begitu saja? Apa satu-satunya orang yang dia pedulikan cuma Hye Jin apa?” ucap bibi beolgyo dan Ha Won pun mengatakan kalau ia akan kekamar Hyun Min. “Aigoo. Banyak perempuan di rumah pasti jadi banyak masalah!” ucap bibi beolgyo setelah Ha Won pergi.

Ha Won masuk kekamar Hyun Min, ternyata Hyun Min sedang main game. Ha Won mengajak Hyun Min untuk makan bersama namun Hyun Min tidak mau karena ia sedang sibuk bermain game. Karena kesal Hyun Min menolaknya, Ha Won pun mematikan game Hyun Min. Hyun Min marah kenapa Ha Won mematikannya. Dengan ekspresi sedih Ha Won mengatakan kalau ia tidak ingin makan sendiri, melihat Ha Won, Hyun Min mengiyakannya.

Saat akan keluar, Hyun Min mengatakan kalau ia sebentar lagi akan menang. Namun Ha Won mengatakan kalau Hyun Min memang sudah kalah. Mendengar itu Hyun Min bertanya kenapa Ha Won sangat kasar.

Mereka pun kini sudah berada di meja makan.

“Makananmu bertambah tiga kali lipat. Tidak, tidak. Malah lebih dari 3 kali lipat. Apa kau akhir-akhir ini sering kelaparan, atau apa?” tanya Hyun Min.

“Itu karena hatiku terasa kosong. Bukan perutku, tapi hatiku.” Jawab Ha Won.

“Kenapa? Kau rindu pada tunangan palsumu, ya?” tanya Hyun Min.

“Bisa sakit perut aku mendengarmu! Jangan bicara padaku.” Jawab Ha Won. Dan Hyun Min bertanya kanapa Ha Won mengajaknya makan. “Aku sudah bilang. Aku tidak ingin makan sendirian.” Jawab Ha Won.

“Kau ingin aku makan dengan kau,tapi aku tidak boleh bicara denganmu? Terserahlah. Suruh saja Kang Ji Woon duduk di sini.” Ucap Hyun Min sambil berdiri dan ingin pergi namun ia berhenti dan kembali duduk saat Ha Won memberitahunya kalau Ji Woon pergi bersama dengan Hye Ji.

“Kenapa, sepertinya kau tiba-tiba tertarik…karena aku bilang dia pergi bersama Kang Ji Woon.” Tanya Ha Won.

“Apa maksudmu? Aku tidak tertarik kok.” Ucap Hyun Min.

“Kalau kau tertarik atau penasaran, bilang saja! Nanti kau bisa sakit perut kalau kau terus merenungkan hal itu sendirian.” Ucap Ha Won.

“Terus kau, apa kau kesal mereka selalu meninggalkanmu?” tanya Hyun Min mengejek.

“Hei, apa maksudmu? Aku tidak ditinggalkan!” ucap Ha Won.

“Buktinya kau makan sendirian sekarang! Itu artinya “ditinggalkan!” “ ucap Hyun Min.

“Aku tidak ditinggalkan.” Ucap Ha Won.

“Aku tidak ditinggalkan.” Ejek Hyun Min.

Aku tidak ditinggalkan, dasar kau anak nakal!” ucap Ha Won.

“”Aku tidak ditinggalkan, dasar kau anak nakal!” Terserahlah. Makan saja kau.” Ucap Hyun Min.

“Dasar! Main game lagi saja kau!” ucap Ha Won kesal. “Ya, ya, ya.” Ejek Hyun Min.

Tak lama Hye Ji dan Ji Woon sampai di rumah, saat mereka berjalan mereka berpapasan dengan Hyun Min dan Ha Won, Hye Ji langsung berpandangan dengan Hyun Min, sedangkan Ji Woon ia juga berpandangan dengan Ha Won. Hye Ji pun mengatakan kalau Ji Woon membantunya mengambil barang-barang di studionya. Namun Hyun Min malah pergi tanpa mengatakan apa-apa. Dan diikuti oleh Ha Won, terlihat sekali Ji Woon yang melihat ke Ha Won. Ji Woon pun mengatakan pada Hye Ji kalau ia akan meletakkan itu di tempat penyimpanan, dan Hye Ji mengikuti Ji Woon.

Bersambung Sinopsis Cinderella and Four Knights Episode 11 – 1

loading...
No Comments

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *