Home » Ahn Jae Hyun » Sinopsis Cinderella and Four Knights Episode 10 – 1

Sinopsis Cinderella and Four Knights Episode 10 – 1

Sinopsis Cinderella and Four Knights Episode 10 – 1, bercerita tentang Ha Won yang mencoba mencari tahu bagaimana sebenarnya perasaan Ji Woon padanya. Karena menurut Ja Young, Ji Woon dan Hye Ji pasti sekarang sudah jadian, karena memang Ji Woon menyukai Hye Ji dan sekarang Hye Ji menembaknya. Disisi lain, Hyun Min mulai memperhatikan Hye Ji setelah Hye Ji berkata tak akan lagi menangis karenanya. Ingin tahu cerita lengkapnya? Yuk baca sinopsis dibawah ini:

Sinopsis Cinderella and Four Knights Episode 9 – 2

Sinopsis Cinderella and Four Knights Episode 10 – 1

sumber konten dan gambar dari tvN

Hye Ji pun mengatakan perasaanya pada Ji Woon, hal itu tentu saja membuat Hyun Min dan Ha Won terkejut. Hyun Min pun langsung kembali masuk ke dalam kamarnya. Hye Ji memberitahu Ji Woon kalau ia tidak perlu mengatakannya sekarang. Hye Ji mengucapkan selamat malam lalu pulang kerumahnya, sedangkan Ha Won ia tampak terkejut. Ha Won pun melihat kearah jam tangan Ji Woon yang masih ada padanya.

Saat Ji Woon ingin kembali ke kamarnya, Ha Won memanggil Ji Woon. Ia pun memberikan jam tangan itu pada pemiliknya. Ji Woon pun mengambilnya, Ha Won mengatakan kalau malam itu Ji Woon tidak akan bisa tidur dengan nyenyak, karena ia tahu kalau Ji Woon juga menyukai Hye Ji. Ha Woon pun menyarankan untuk Ji Woon berpacaran dengan Hye Ji saja. Setelah mengatakan itu semua Ha Won pun kembali masuk ke kamar dengan wajah sedih. sedangkan Ji Woon ia juga masuk ke kamar dan memikirkan perkataan Hye Ji tadi.

{Flashback}

Saat itu sudah malam, Ji Woon keluar sambil membawa sebuah kamera yang sudah lama tidak dipakai. Tanpa sengaja ia menekan tombol dan menangkap sebuah gambar, ternyata di sana ada Hye Ji yang sedang duduk sendirian sambil menumpukan tangannya di paha. Hye Ji melihat kearah Ji Woon, Ji Woon langsung memalingkan wajahnya dan masuk ke ruang pribadinya.

Ternyata Hye Ji mengikuti Ji Woon sampai kedalam, ia mendekati Ji Woon dan menanyakan siapa Ji Woon. Ternyata tanpa sengaja Ji Woon tadi mengambil foto Hye Ji, namun Ji Woon menentang hal itu. Hye Ji mengambil kamera Ji Woon dan ternyata di sana memang tidak ada foto Hye Ji karena kamera itu mati. Hye Ji menanyakan siapa Ji Woon dan kenapa Ji Woon ada di sana, namun Ji Woon tidak mengatakan hal yang sebenarnya. Ji Woon kembali bertanya kenapa Hye Ji menangis sendirian, bukannya menjawab Hye Ji hanya diam saja. Ji Woon pun mengatakan kalau Hye Ji boleh menangis di sana dan dirinya akan keluar.

Hye Ji pun menangsi di dalam ruangan itu, sedangkan Ji Woon bisa mendengar isak tangis Hye Ji dari luar. Ji Woon pun duduk smbil bersandar di dinding, dan teringat saat ia masih kecil dulu, ia mendengar suara tangisan ibunya.

Ji Woon pun akhirnya ketiduran, Hye Ji keluar dari ruangan itu. melihat Ji Woon ia meletakkan jasnya di tubuh Ji Woon lalu pergi dari sana. ternyata Ji Woon tidak tertidur, ia pun melihat Hye Ji yang semakin menjauh.

{Flashback end}
Ji Woon masih terdiam, namun tak lama ia pun mengambil selimutnya dan menutupi tubuhnya dengan selimut lalu tidur.

Sedangkan Hyun Min, ia kini sedang duduk di sofa sambil memandangi ponselnya. Ternyata ia sedang memandangi foto smile yang Hye Ji buat di tangannya saat mereka pergi berlibur. Hyun Min pun memalingkan wajahnya dan melihat kearah foto masa kecilnya dengan Hye Ji.

Keesokannya, Ja Young sudah ada di kamar Ha Won dan Ha Won menceritakan tentang saudara sepupunya yang sudah di tembak oleh wanita yang selama ini dia suka dan wanita itu punya wajah yang cantik. Mendengar cerita itu, Ja Young menebak kalau sepupu Ha Won pasti menerimanya dan merekapun jadian. Karena pasangan baru sudah lahir, Ja Young pun berkata kapan kira-kira dia mendapat kesempatan dengan Seo Woo.

Namun Ha Won tetap beranggapan kalau sepupunya itu belum pacaran, secara si pria belum memberikan jawaban karena menurutnya, si pria harus berkata, “Ayo kita pacaran!” setelah itu barulah mereka berdua resmi pacaran secara resmi.

Ja Young kemudian berpendapat kalau ada satu cara untuk mengubah perasaan pria yang dulunya merasakan cinta bertepuk sebelah tangan dan caranya adalah si pria menyukai perempuan lain. Setelah mendapat ide dari Ja Young, Ha Won pun langsung mulai mencari cara menarik perhatian Ji Woon. Dia bahkan memposting ceritanya di internet dan bertanya apa kira-kira si pria juga menyukai dirinya. Rata-rata komentar menyuruh Ha Won menyerah kalau dia merasa tidak lebih cantik dari wanita yang si pria suka. Di tengah rasa putus asanya, Ha Won kemudian menemukan komentar yang mengatakan kalau si pria tidak pernah marah atas kelakuan Ha Won, maka si pria pasti menyukainya juga, karena pria takkan pernah marah dengan perempuan yang dia sukai.

Setelah membaca komentar itu, Ha Won pun jadi penasaran dan langsung mempraktekkannya. Dia sengaja membuat Ji Woon marah. Hal pertama yang Ji Woon lakukan adalah melempar buku ke kepala Ji Woon dan Ji Woon hanya mengaduh kesakitan lalu pergi. Yang kedua, Ha Won sengaja mendorong minuman yang sedang Ji Woon pegang sehingga membuat minuman itu tumpah ke baju Ji Woon.

Ji Woon pun berteriak kesal dan Ha Won langsung minta maaf. Dengan perasaan kesal, Ji Woon langsung pergi. Masih penasaran, Ha Won pergi ke gudang tempat biasa Ji Woon menyendiri. Ha Won mengobrak abrik barang disana, dia sengaja membuatnya berantakan.

Ji Woon masuk dan terkejut melihat tempatnya berantakan. Karena sebelumnya Ha Won memang selalu mencari gara-gara dengannya, jadi Ji Woon pun bisa tahu kalau orang yang sudah membuat tempatnya berantakan adalah Ha Won. Dengan nada marah dan kesal, Ji Woon pun berteriak, “EUN HA WON!”

Tahu kalau Ji Woon akan marah padanya, Ha Won langsung bersembunyi di balik selimut. Tak lama kemudian Ji Woon masuk dan dengan nada marah bertanya ada apa sebenarnya dengan Ha Won, kenapa dia melakukan semua itu. Dengan ekspresi memelas Ha Won pura-pura tak tahu maksud Ji Woon, dia juga bertanya kenapa Ji Woon kasar sekali dengan orang sakit.

“Kau pura-pura sakit saja kan?” tanya Ji Woon yang sudah terlanjur kesal. “Kalau kau bosan hidup, tidur saja kau. Mengerti?” ucap Ji Woon dan berjalan pergi tapi dengan cepat di lempar bantal oleh Ha Won. Tentu saja hal itu tambah membuat Ji Woon kesal dan langsung meneriaki Ha Won.

“Apa? Toh kau juga tidak khawatir waktu aku sakit,” ucap Ha Won kesal. “Kau tidak pernah khawatir denganku atau membelikan makanan untukku!”

Mendengar itu amarah Ji Woon pun hilang dan malah dia sekarang yang merasa bersalah pada Ha Won.


loading...

Hye Ji bersiap-siap pergi dan sebelum pergi dia melihat kembali foto kanak-kanaknya bersama Hyun Min. Dia kemudian mengirim sms pada Ji Woon dan mengajaknya ketemua. Di luar rumah, Hye Ji melihat isi kotak pos-nya dan disana terdapat banyak surat, namun tak ada satupun yang Hye Ji buka. Dia memasukkan kembali surat-surat itu dan berjalan pergi. Tanpa Hye Ji sadari, Hyun Min ada di sekitar rumahnya. Hmmm…. Hyun Min sepertinya kembali suka pada Hye Ji, gara-gara Hye Ji berkata ingin melupakan dirinya dan berpaling pada Ji Woon.

Hyun Min menemui Hye Ji dan mengajaknya bicara, tapi Hye Ji tak mau. Hyun Min kemudian bertanya apa Hye Ji kembali memanfaatkan Ji Woon karena dirinya. Hye Ji pun menjawab kalau semua itu dia lakukan karena dia sudah sadar, bahwa orang yang selama ini ada di sampingnya adalah Ji Woon, bukan Hyun Min. Tepat disaat itu, Ji Woon muncul dan mengajak Hye Ji pergi.

Saat sarapan Yoo Na bertanya pada ibunya tentang perkembangan proses pendekatan dengan Hwa Ja. Namun belum ada perkembangan, walau Soo Kyung sudah memijatnya setiap kali dia datang. Yoo Na pun menyemangati ibunya untuk terus berusaha, karena kalau nanti dia berhasil menikah dengan salah satu Kang bersaudara, dia akan memberikan perawatan botox setiap hari pada sang ibu.

Soo Kyung kemudian berkata kalau dia mendengar rumor tentang Hwa Ja yang sebenarnya sudah pernah menikah, tapi Soo Kyung belum tahu kebenarannya. Mengetahui hal itu, Yoo Na pun menyarankan agar Soo Kyung menggunakan rumor itu untuk mendekati Hwa Ja, dia bisa menjadi sekutu Hwa Ja dengan menceritakan semua berita tentang dia. Merasa itu adalah ide yang bagus, Soo Kyung pun setuju melakukannya.

Hye Ji kemudian bertanya tentang pendapat Ji Woon tentang ungkapan perasaannya. Ji Woon pun bertanya apa Hye Ji benar-benar tulus ketika mengatakan semua itu dan sebelum menjawabnya, Hye Ji teringat kembali pada Hyun Min yang bertanya apa Hye Ji memanfaatkan Ji Woon gara-gara dirinya.

“Ya, aku tulus saat itu,” jawab Hye Ji dan Ji Woon sedikit terkejut mendengarnya.

Hyun Min pulang dan langsung naik ke tempat tidurnya, dia teringat kembali saat Ji Woon mengajak Hye Ji pergi, padahal saat itu Hye Ji sedang bicara dengannya. Mengingat hal itu, membuat Hyun Min kesal. Disisi lain, Ha Won juga tak bisa tidur karena kepikiran Ji Woon. Ingin menuntaskan rasa penasarannya, Ha Won pun memutuskan untuk menanyakannya langsung pada Ji Woon, tentang siapa yang Ji Woon suka sebenarnya.

Hyun Min sudah berada di kamar Ji Woon dan dengan sengaja dia menghancurkan miniatur mobil milik Ji Woon. Tepat disaat itu, Ha Won masuk dan melihat semuanya. Seperti biasa, Ha Won pun memarahi Hyun Min yang sudah bertikah seperti anak SD, dia menyuruh Hyun Min minta maaf pada Ji Woon saat Ji Woon pulang nanti, tapi Hyun Min tak mau.

“Kau seperti ini karena Hye Ji kan?” tanya Ha Won dan Hyun Min tak menjawab. “Aku kebetulan melihat Hye Ji menyatakan perasaannya pada Ji Woon waktu itu. Tapi tetap saja, kau tidak bisa menyalahkan Ji Woon!” ucap Ha Won dan Hyun Min menjawab kalau dia tidak perduli mau Ji Woon dan Hye Ji pacaran atau tidak. Namun Ha Won bisa menebak kalau Hyun Min tak serius mengatakan hal itu.

Sebelum pergi, Hyun Min kemudian bertanya alasan Ha Won masuk kamar Ji Woon. Tentu saja Ha Won bingung menjawabnya, tapi Hyun Min tak terlalu menanggapi kebingungan Ha Won, dia langsung berkata kalau Ji Woon sekarang sedang bersama Hye Ji. Mendengar itu, tentu saja membuat Ha Won sedih dan kesal.

Seo Woo menghampiri Ha Won yang sedang duduk sendirian, dia mengajak Ha Won jalan-jalan, tapi Ha Won menolak. Pada Seo Woo, Ha Won kemudian bertanya apa semua pria selalu menyukai wanita cantik dan feminin seperti Hye Ji. Tak menjawab, Seo Woo malah balik bertanya kenapa Ha Won menanyakan hal itu dan Ha Won menjawab kalau dia hanya penasaran apa akan ada pria yang menyukai perempuan seperti dirinya.

Seo Woo pun berkata kalau tak ada yang salah dengan Ha Won, bahkan menurutnya Ha Won lebih cantik dari pada Hye Ji. Mendengar pernyataan itu, tentu saja Ha Won merasa senang.

“Oh, kau ini! Mungkin karena kau sudah banyak menulis lagu…. kau jadi pintar begini memuji orang!,” ucap Ha Won dan mengacungkan jempolnya pada Seo Woo lalu pergi.

Ji Woon berhenti di lampu merah dan dia teringat kembali pada pengakuan Hye Ji kalau ucapannya yang semalam benar-benar tulus. Walaupun mengingat Hye Ji, tapi saat melihat roti yang di jual di pinggir jalan, Ji Woon malah teringat pada Ha Won, karena sebelumnya Ha Won berkata kalau Ji Woon tak memperhatikannya saat dia sakit. Namun Ji Woon tak mau terus memikirkan Ha Won, dia memilih langsung pergi.

Saat istirahat Kang Young Jin tak sengaja melihat berita tentang Ketua Kang di surat kabar dan diapun bergumam kalau Ketua Kang pasti punya banyak uang. Mendengar itu, temannya membenarkan bahkan gedung yang sedang mereka kerjakan adalah salah satu aset Haneul Group.

Seo Woo melakukan pemotretan dan kemudian di wawancara dengan pembahasan album terbaru Seo Woo, dimana lagu utamanya di beri judul “Pengakuan”. Si reporter bertanya apa lagu itu ditulis untuk seseorang dan saat Seo Woo hendak menjawab, manager-nya langsung maju dan berkata kalau Seo Woo tidak menulis lagu untuk seseorang. Karena melihat kekhawatiran manager, si reporter pun mengakhiri sesi tanya jawabnya.

Sireporter kemudian memberikan hadian untuk Seo Woo atas pembuatan album barunya. Dia memberi sebuah tempat untuk meletakkan cangkir dan si reporter menjelaskan kalau dia meletakkan cangkir panas di tempat itu, maka akan muncul sebuah tulisan.

Hwa Ja menyiapkan obat untuk Ketua Kang dan memintanya untuk rajin minum obat, kalau tidak dia akan marah. Diperhatikan seperti itu tentu saja membuat Ketua Kang senang. Tepat disaat itu Yoon Sung masuk dan Ketua Kang memintanya untuk menemani Hwa Ja besok, karena besok Hwa Ja harus menghadiri sebuah pertemuan. Karena itu permintaan Ketua Kang, Yoon Sung pun tak bisa menolak.

Penasaran, Seo Woo pun mencoba tempat cangkir yang diberikan reporter padanya. Dia menuangkan kopi panas di cangkir yang sudah di letakkan di atas tempat tersebut. Dalam hitungan ketiga, Seo Woo mengangkat cangkir untuk melihat tulisannya, tapi tepat disaat itu Ha Won muncul dan membuat Seo Woo kaget, alhasil kopi tumpah ke tempat tersebut. Tak mau Ha Won melihat tulisan yang muncul di tempat tersebut, Seo Woo pun langsung meletakkannya ke tempat cuci piring dan membalikknya. Dia sendiri harus segera pergi kekamar.

 

bersambung ke sinopsis Cinderella and Four Knights Epsiode 10 – 2

loading...

Yang banyak dicari

  • cinderella and 4 knights episode 10 synopsis
  • sinopsis drakor cinderella and four knight eps 10-1
  • sinopsis cinderella and four knights eps 10 bagian 1
  • pengakuan lagu kang seo woo cinderella and four knighte
  • lagu yang ada di drakor Cinderella and four Knight yang ditulis oleh Kang SEO woo untuk
  • lagu saat eun ha won ditembak kang seo woo
  • lagu pengakuan seo woo untuk ha won
  • gambar ja young di cinderella and four knights
  • eps 10 part 1 cinderella and four knights
  • cinderella and four knights eps 10 part1 sinopsis
No Comments

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *